Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

WACANA HAK ASASI MANUSIA DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DAN BARAT Lathifatul Izzah; Peni Catur Renaningtyas
Al'Adalah Vol. 24 No. 1 (2021)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/aladalah.v24i1.54

Abstract

Hak asasi manusia (HAM) merupakan anugrah Tuhan yang bersifat kodrati. Ke-sadaran tentang HAM masih belum dipahami secara utuh dan merata di kalangan masyarakat. Padahal sebagai pengetahuan, HAM penting untuk ditransfer ke dalam dunia pendidikan. Dengan demikian, masyarakat dapat mempraktikkan hak yang seharusnya mereka miliki dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Artikel ini mengkaji tentang Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) di dunia Barat dan Deklarasi Kairo di dunia Islam sebagai dasar filosofi penegakan hukum atas pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia dalam dunia pendidikan Islam dan Barat. Dalam analisisnya digunakan pendekatan klasik, kultural, dan kritis atau disebut mixed approach. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa deklarasi HAM yang dilakukan oleh dunia internasional (PBB) dalam DUHAM dan Deklarasi Kairo oleh OKI, telah memberikan pengetahuan riil tentang pentingnya HAM dalam kehidupan sehingga manusia dapat mengetahui batasan-batasan dan kaidah-kaidah di dalamnya.Human rights is a natural gift from God. This awareness of human rights has not been understood well and comprehensively by all people. Whereas knowledge, human rights are important to be transformed into the realm of education. Thus, they can exercise the rights they should have in the life of society, nation and state. This article examines the Universal Declaration of Human Rights (UDHR) in the Western world and the Cairo Declaration in the Muslim world as a philosophical basis for upholding the law for human rights violations in the world of Islamic and Western education. The analysis uses classical, cultural, and critical approaches or what is called the mixed approach. The results of this study conclude that the human rights declaration carried out by the international community (UN) in the UDHR and the Cairo Declaration by the OIC has provided real knowledge of human rights in life so that humans can know the limitations and rules in it.  
Implementasi Algoritma Eclat dalam Menilai Kemampuan Membaca Al-Qur’an pada Tingkat Mahasiswa Universitas Alma Ata Nurona, Atmim; Wijaya, Dhina Puspasari; Prastowo, Wahit Desta; Izzah, Lathifatul
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 7, No 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v7i4.7844

Abstract

Abstrak - Pengimplementasian algoritma dalam sebuah website merupakan salah satu langkah yang krusial untuk mengoptimalkan fungsionalitas serta efisiensi pada suatu sistem.Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem penilaian dan pencarian pola,yakni untuk mempermudah penilaian dan membentuk pola kemampuan membaca Alquran pada Tingkat mahasiswa Universitas Alma Ata Yogyakarta. Sistem ini digunakan oleh admin LPBA dengan menginputkan nilai secara otomatis tanpa harus menginputkan secara manual. Menggunakan Algoritma Eclat berdasarkan frequent itemset yang terbentuk dan ditambahkan dengan nilai support dan nilai confidence yang bertujuan untuk mengukur hubungan antar dua atribut atau lebih, sehingga akan menentukan pola-pola, serta korelasi antar item set. Dengan menggunakan TID List di setiap item kemudian disusun secara vertikal maka akan menghasilkan kombinasi item yang terbentuk dan dilanjutkan ke perhitungan selanjutnya sampai mendapatkan rule hasilnya. Hasil penelitian ini menghasilkan sebuah website dengan mengimplementasikan Algoritma Eclat untuk menghitung dan mencari pola yang terbentuk dari nilai-nilai yang diinputkan, akan menghasilkan suatu pola yang bisa digunakan untuk memetakan bagaimana kemampuan membaca Al-Qur’an pada mahasiswa Universitas Alma Ata, sehingga ketika sudah mendapatkan polanya maka akan mempermudah pemfokusan dari suatu kriteria yang telah ditentukan berdasarkan hasil nilai yang didapatkan.Kata kunci: Algoritma,Eclat,Penilaian,Pola,Website Abstract  - Implementation of algorithm in a website is a crucial step to optimize functionality and efficiency in a system.This research aims to develop a grading and pattern search system to facilitate the assessment and form patterns of Quran reading skills at the university level at Alma Ata University, Yogyakarta. This system is used by the LPBA admin to input grades automatically without manual input. The Eclat Algorithm is used based on the frequent itemsets formed, and it is supplemented with support and confidence values to measure the relationship between two or more attributes, which will determine patterns and correlations between itemsets. By using the TID List for each item, which is then arranged vertically, it will produce item combinations that are formed and then proceed to the next calculation until the resulting rule is obtained. The result of this research is a website that implements the Eclat Algorithm to calculate and search for patterns formed from the input values, which will result in patterns that can be used to map the Quran reading abilities of Alma Ata University students. Once the pattern is obtained, it will facilitate focusing on specific criteria based on the obtained grades. Keywords: Algorithm,Eclat,Assessment,Patterns,Website
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS IBU PKK MELALUI EDUKASI PENGOLAHAN MOCHITUL (MOCHI BEKATUL) SEBAGAI UPAYA PEMANFAATAN HASIL SAMPING KOMODITAS PERTANIAN MASYARAKAT DI DESA PEDURUNGAN, KABUPATEN PEMALANG Amar, Danu; Afiani, Nurida; Asiyah, Nuri; Adifa, Retno Egha; Amalia, Ritchie; Kurniawati, Ika; Indriyani, Tantri Nur; Amanda, Risa; Yulianti, Rina Dewi; Rosyid, Ghufron; Sari, Icha Puspita; Fajri, Rifqi Nurul; Izzah, Lathifatul
Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 December 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/pijpm.v3i2.66771

Abstract

One of the largest crops in Pedurungan Village is rice. The milling process produces by-products in the form of husks and bran. Currently, rice by-products are only used for animal feed. Bran is still considered waste, when in fact it has many health benefits. Bran is rich in nutrients, both macro and micronutrients. Bran has antioxidant properties, chemopreventive activity, and hypocholastrolemic activity. With the large amount of nutritional content and benefits of bran, it is a disadvantage if it is not used further. For this reason, KKN students in community service brought the idea of using bran into processed food. Bran in the form of flour is used as a substitute in making mochi. With the addition of bran, it will produce mochi products with higher nutritional content than conventional mochi. The method of making mochi uses trial and error. The target of the service program is the PKK women of Pedurungan Village in the form of material socialization. The material information presented included the benefits of bran, the nutritional content of bran, and a video on how to make bran mochi. Through socialization, information about nutrient-rich by-products can be used to process food, which can be conveyed to the community. In addition, this innovation can also make awareness of ingredients that are often overlooked and motivation to develop ideas and creativity with local food ingredients that are around.
PENDEKATAN PARSIAL-SIMULTAN DAN ANALISIS INDUKTIF: Metode Efektif Penelusuran dan Pemahaman Hadis Prasangka Izzah, Lathifatul
RIWAYAH Vol 7, No 1 (2021): Riwayah : Jurnal Studi Hadis
Publisher : ilmu hadis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/riwayah.v7i1.10499

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penelusuran hadis dalam membuktikan keotentikan hadis-hadis prasangka riwayat Abu Hurairah yang di-takhrij al-Bukhari melalui pendekatan parsial dan simultan, dan menganalisis fiqhul hadits-nya. Pendekatan parsial yang dipakai dalam menguji keotentikan hadis prasangka dilakukan dengan cara menguji ke-tsiqah-an para periwayat, menguji persambungan sanad, dan menguji matan hadis. Sedang pendekatan simultan dilakukan dengan cara menelusuri, menganalisis, dan menyimpulkan peran hadis tawabi’ dan shawahid. Hadis prasangka riwayat Abu Hurairah yang di-takhrij al-Bukhari merupakan hadis yang berkualitas sahih lidhatih. Disamping itu, hadis ini juga adalah hadis masyhur berdasarkan penelitian tawabi’ dan syawahid-nya. Hadis ini juga memberikan pemahaman pada umat Islam agar menghindari prasangka buruk. Prasangka merupakan perkataan yang paling dusta. Prasangka buruk akan melahirkan ketidakpercayaan, apologetik, klaim kebenaran (truth claim), pelabelaan negatif, dan diskriminasi. Semua itu umumnya berujung pada konflik, tindak kekerasan, dan pertumpahan darah, bukan perdamaian, keharmonisan dan persaudaraan. Pemahaman ini diperoleh dengan cara analisis induktif.[Partial-Simultan Approach and Inductive Analysis: An Effective Method of Searching and Understanding Prejudicial Hadith. This paper aims to describe and analyze the tracing of the hadiths in proving the authenticity of Abu Hurairah's prejudiced hadiths that were taken by al Bukhari through partial and simultaneous approaches, and to analyze his fiqhul hadith. The partial approach used in testing the authenticity of prejudiced hadith is carried out by examining the authenticity of the narrators, examining the continuity of the sanad, and examining the obedience of the hadith. Meanwhile, the simultaneous approach is carried out by tracing, analyzing, and concluding the role of tawabi 'and shawahid hadiths. The prejudiced hadith narrated by Abu Hurairah which was takhrij al Bukhari are hadiths that has a quality sahih lidhatih. Besides that, this hadith is also a famous hadith based on the research of the tawabi 'and his syawahid. The hadith also gave an understanding to Muslims in order to avoid prejudice. Prejudice is the most lying word. Bad prejudice will give birth to distrust, apologetics, truth claims, negative labeling, and discrimination. All of this generally leads to conflict, violence and bloodshed, not peace, harmony and brotherhood. This understanding is obtained by means of inductive analysis.]
Habituasi Shalat Tahajud dan Pengendalian Diri Santri di Komplek Pesantren fadhila, lestari; Izzah, Lathifatul; Ilyasir, Fiska; Kholik, Nur
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(1).63-73

Abstract

Penelitian ini berfokus pada bagaimana habituasi shalat Tahajud dan pengendalian diri santri di Komplek Khadijah Tahfidz Pendowoharjo Sewon Bantul. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui habituasi shalat Tahajud di komplek Khadijah Tahfidz Pondok Pesantren An Nur Ngrukem. Penelitian ini menunjukkan bahwa habituasi shalat Tahajud dibagi dalam tiga indikator yang meliputi, (1) rutin, (2) spontan, (3) keteladanan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengendalian diri santri yang memiliki pembiasaan shalat Tahajud, dapat meliputi tiga jenis yaitu, (1) kontrol perilaku, (2) kontrol kognitif, (3) kontrol dalam mengambil keputusan. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa: 1) Habituasi shalat Tahajud dalam membentuk pengendalian diri santri di komplek khadijah tahfidz biasa dilakukan oleh santri dengan tiga indikator, yaitu dengan rutin, spontan dan tidak ada paksaan, serta keteladanan dalam melakukan habituasi shalat Tahajud. 2) Pengendalian diri santri di Komplek Khadijah Tahfidz Pondok Pesantren An Nur Ngrukem Pendowoharjo Sewon Bantul bagi santri yang memiliki habituasi shalat Tahajud dengan indikator rutin, spontan, dan keteladanan dapat diklasifikan menjadi tiga bentuk pengendalian diri, yaitu pengendalian diri dalam kontrol perilaku, pengendalian diri dalam kontrol kognitif, dan pengendalian diri dalam kontrol mengambil keputusan.
Kontribusi Model Pembelajaraan Kooperatif Think Pair Share pada Nalar Kritis Materi Pendidikan Agama Islam di SMA Ali Maksum Yogyakarta Azizah, Lu’lu Nur; Izzah, Lathifatul
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(2).306-321

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk menghadapi tantangan kehidupan modern. Namun, metode pembelajaran konvensional yang masih banyak digunakan cenderung membuat peserta didik pasif sehingga menghambat pengembangan kemampuan tersebut. Model kooperatif Think Pair Share (TPS) efektif meningkatkan keterlibatan dan berpikir tingkat tinggi, namun penelitian tentang kontribusinya dalam pembelajaran PAI di SMA masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi model pembelajaran TPS terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi PAI di SMA Ali Maksum Yogyakarta tahun ajaran 2023/2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperimental desain pretest-posttest control group. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Ali Maksum Yogyakarta, dengan sampel diambil menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kritis antara kelas eksperimen yang menerapkan model TPS dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model TPS memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimen sebesar 79,56 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 65,44. Kesimpulannya, model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share efektif dalam meningkatkan nalar kritis peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Ali Maksum Yogyakarta