Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KOMUNITAS IBU PKK MELALUI EDUKASI PENGOLAHAN MOCHITUL (MOCHI BEKATUL) SEBAGAI UPAYA PEMANFAATAN HASIL SAMPING KOMODITAS PERTANIAN MASYARAKAT DI DESA PEDURUNGAN, KABUPATEN PEMALANG Amar, Danu; Afiani, Nurida; Asiyah, Nuri; Adifa, Retno Egha; Amalia, Ritchie; Kurniawati, Ika; Indriyani, Tantri Nur; Amanda, Risa; Yulianti, Rina Dewi; Rosyid, Ghufron; Sari, Icha Puspita; Fajri, Rifqi Nurul; Izzah, Lathifatul
Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 December 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/pijpm.v3i2.66771

Abstract

One of the largest crops in Pedurungan Village is rice. The milling process produces by-products in the form of husks and bran. Currently, rice by-products are only used for animal feed. Bran is still considered waste, when in fact it has many health benefits. Bran is rich in nutrients, both macro and micronutrients. Bran has antioxidant properties, chemopreventive activity, and hypocholastrolemic activity. With the large amount of nutritional content and benefits of bran, it is a disadvantage if it is not used further. For this reason, KKN students in community service brought the idea of using bran into processed food. Bran in the form of flour is used as a substitute in making mochi. With the addition of bran, it will produce mochi products with higher nutritional content than conventional mochi. The method of making mochi uses trial and error. The target of the service program is the PKK women of Pedurungan Village in the form of material socialization. The material information presented included the benefits of bran, the nutritional content of bran, and a video on how to make bran mochi. Through socialization, information about nutrient-rich by-products can be used to process food, which can be conveyed to the community. In addition, this innovation can also make awareness of ingredients that are often overlooked and motivation to develop ideas and creativity with local food ingredients that are around.
PENDEKATAN PARSIAL-SIMULTAN DAN ANALISIS INDUKTIF: Metode Efektif Penelusuran dan Pemahaman Hadis Prasangka Izzah, Lathifatul
RIWAYAH Vol 7, No 1 (2021): Riwayah : Jurnal Studi Hadis
Publisher : Ilmu Hadis, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/riwayah.v7i1.10499

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penelusuran hadis dalam membuktikan keotentikan hadis-hadis prasangka riwayat Abu Hurairah yang di-takhrij al-Bukhari melalui pendekatan parsial dan simultan, dan menganalisis fiqhul hadits-nya. Pendekatan parsial yang dipakai dalam menguji keotentikan hadis prasangka dilakukan dengan cara menguji ke-tsiqah-an para periwayat, menguji persambungan sanad, dan menguji matan hadis. Sedang pendekatan simultan dilakukan dengan cara menelusuri, menganalisis, dan menyimpulkan peran hadis tawabi’ dan shawahid. Hadis prasangka riwayat Abu Hurairah yang di-takhrij al-Bukhari merupakan hadis yang berkualitas sahih lidhatih. Disamping itu, hadis ini juga adalah hadis masyhur berdasarkan penelitian tawabi’ dan syawahid-nya. Hadis ini juga memberikan pemahaman pada umat Islam agar menghindari prasangka buruk. Prasangka merupakan perkataan yang paling dusta. Prasangka buruk akan melahirkan ketidakpercayaan, apologetik, klaim kebenaran (truth claim), pelabelaan negatif, dan diskriminasi. Semua itu umumnya berujung pada konflik, tindak kekerasan, dan pertumpahan darah, bukan perdamaian, keharmonisan dan persaudaraan. Pemahaman ini diperoleh dengan cara analisis induktif.[Partial-Simultan Approach and Inductive Analysis: An Effective Method of Searching and Understanding Prejudicial Hadith. This paper aims to describe and analyze the tracing of the hadiths in proving the authenticity of Abu Hurairah's prejudiced hadiths that were taken by al Bukhari through partial and simultaneous approaches, and to analyze his fiqhul hadith. The partial approach used in testing the authenticity of prejudiced hadith is carried out by examining the authenticity of the narrators, examining the continuity of the sanad, and examining the obedience of the hadith. Meanwhile, the simultaneous approach is carried out by tracing, analyzing, and concluding the role of tawabi 'and shawahid hadiths. The prejudiced hadith narrated by Abu Hurairah which was takhrij al Bukhari are hadiths that has a quality sahih lidhatih. Besides that, this hadith is also a famous hadith based on the research of the tawabi 'and his syawahid. The hadith also gave an understanding to Muslims in order to avoid prejudice. Prejudice is the most lying word. Bad prejudice will give birth to distrust, apologetics, truth claims, negative labeling, and discrimination. All of this generally leads to conflict, violence and bloodshed, not peace, harmony and brotherhood. This understanding is obtained by means of inductive analysis.]
Habituasi Shalat Tahajud dan Pengendalian Diri Santri di Komplek Pesantren fadhila, lestari; Izzah, Lathifatul; Ilyasir, Fiska; Kholik, Nur
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(1).63-73

Abstract

Penelitian ini berfokus pada bagaimana habituasi shalat Tahajud dan pengendalian diri santri di Komplek Khadijah Tahfidz Pendowoharjo Sewon Bantul. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui habituasi shalat Tahajud di komplek Khadijah Tahfidz Pondok Pesantren An Nur Ngrukem. Penelitian ini menunjukkan bahwa habituasi shalat Tahajud dibagi dalam tiga indikator yang meliputi, (1) rutin, (2) spontan, (3) keteladanan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengendalian diri santri yang memiliki pembiasaan shalat Tahajud, dapat meliputi tiga jenis yaitu, (1) kontrol perilaku, (2) kontrol kognitif, (3) kontrol dalam mengambil keputusan. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa: 1) Habituasi shalat Tahajud dalam membentuk pengendalian diri santri di komplek khadijah tahfidz biasa dilakukan oleh santri dengan tiga indikator, yaitu dengan rutin, spontan dan tidak ada paksaan, serta keteladanan dalam melakukan habituasi shalat Tahajud. 2) Pengendalian diri santri di Komplek Khadijah Tahfidz Pondok Pesantren An Nur Ngrukem Pendowoharjo Sewon Bantul bagi santri yang memiliki habituasi shalat Tahajud dengan indikator rutin, spontan, dan keteladanan dapat diklasifikan menjadi tiga bentuk pengendalian diri, yaitu pengendalian diri dalam kontrol perilaku, pengendalian diri dalam kontrol kognitif, dan pengendalian diri dalam kontrol mengambil keputusan.
Kontribusi Model Pembelajaraan Kooperatif Think Pair Share pada Nalar Kritis Materi Pendidikan Agama Islam di SMA Ali Maksum Yogyakarta Azizah, Lu’lu Nur; Izzah, Lathifatul
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(2).306-321

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk menghadapi tantangan kehidupan modern. Namun, metode pembelajaran konvensional yang masih banyak digunakan cenderung membuat peserta didik pasif sehingga menghambat pengembangan kemampuan tersebut. Model kooperatif Think Pair Share (TPS) efektif meningkatkan keterlibatan dan berpikir tingkat tinggi, namun penelitian tentang kontribusinya dalam pembelajaran PAI di SMA masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi model pembelajaran TPS terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi PAI di SMA Ali Maksum Yogyakarta tahun ajaran 2023/2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperimental desain pretest-posttest control group. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Ali Maksum Yogyakarta, dengan sampel diambil menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kritis antara kelas eksperimen yang menerapkan model TPS dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model TPS memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimen sebesar 79,56 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 65,44. Kesimpulannya, model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share efektif dalam meningkatkan nalar kritis peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Ali Maksum Yogyakarta
Penguatan Keislaman Dalam Pembentukan Karakter Izzah, Lathifatul
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2015.6(2).177-190

Abstract

Abstract Islam is religion of peace, mercy religion, religious bearer of glad tidings that provide shade and compassion in the universe. His people should practice as exemplified by the teachings of the apostles, especially the prophet Muhammad. The people who claim Islam, but in life and movement resulted in misery, doom, and destruction for humans and other creatures, certainly it is not the Muslims. He only utilizes Islam and destroys Islam. Islam has a fairly simple doctrine that includes faith, Islam and charity, but capable of coloring the entire activity and life of the people. Islam can determine the human character, both lauwwama, amarah, and mutmai’nnah not necessarily Islamic deliver and pick, but with Allah’s approval man himself working on an ongoing basis, gradual and consistent. Keywords: Strengthening Islamic, character formation
Peran Guru Dalam Pembiasaan Sholat Berjamaah izzah, lathifatul; Purwaningsih, Ratna
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2017.8(1).1-10

Abstract

Article is the result of field research (field research) using qualitative methods. This article tries to explain about the kind of worship prayer in congregation usually done in public madrasah tsanawiyah (MTs N) Galur Kulon Progo DIY, also will be to explain about the role of teachers in the habit of worship prayer in congregation for students in MTs N Galur Kulon Progo DIY. Thus the conclusion of this article mention that this type of regular daily prayers in congregation is held in the MTs N is Dhuha prayer, prayer Dhuhr, and Friday prayers. The role of teachers in habituation prayer in congregation MTs N is as educators, teachers, tutors, mentors, models and example, transfer camp, as well as generating the view.Keywords : The role of teacher, habit of worship prayer, the worship congregation
Implementasi Pendidikan Akhlak dalam Pembentukan Akhlak Keseharian Santri Izzah, Lathifatul; Hanip, Muhammad
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2018.9(1).63-76

Abstract

This paper aims to determine the source of teaching and learning materials of moral in the formation of morals daily santri, explain the implementation of moral education, and want to know the supporting factors and inhibiting the implementation of moral education in the formation of the morals daily santri. With that goal, got point point about moral character formation in moral education, among which is the source of moral education in the discourse of moral students taken from some classic books, namely Taisirul Kholak, Taklim Muta'alim, Akhlak Lilbanin 4 Juz, Bidayatul Bidayah and some other books of morality tasawuf. Learning materials related to morphology are taken from Taisirul Kholak, Bidayatul Hidayah and Akhlak Lilbanin. Related to the little wash of material taken from Taisir, Bidayah and some related Fiqh books to wash, as well as so on until morals towards the environment. Some methods are quite effective in the moral education of santri in moral education is through habituation, exemplary, discipline, and sometimes reward and punishment. Factors supporting the formation of santri morality is a religious learning activity, adequate facilities, the spirit of ustad / ustadzah and santri, comfortable environment and away from the crowd, there are disciplines that must be obeyed santri. Apart from the supporting factors there are inhibiting factors, namely the presence of violations of students and the infl uence of outside the cottage.Keyword: the consept of moral education, method,  resources and teaching materials, theformation of santri morality
Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Keluarga Santri Izzah, Lathifatul
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2020.11(2).104-112

Abstract

This paper aims to describe and analyze the process and implications of the implementation of Islamic religious education learning in santri families in Wonolelo village, Pleret district, Bantul district. Qualitative methods with the type of case study research are used to reveal these expectations. Data collection was carried out by observation, interviews, and documentation. The collected data were analyzed by analytical induction.The process of implementing Islamic religious education learning in the santri family can be carried out through planning, implementation and evaluation. The third process can be successful, influenced by various factors. Among them are materials, methods, environment, technology, and cooperation or cohesiveness between family members, especially both parents. Finally, family education can have an impact or have implications for the character of family members, especially children as themselves, relating to Allah, the Lord of the Universe, God's fellow creatures. Keywords: Implimentation, learning, Islamic religious education, santri families
Habituasi Shalat Tahajud dan Pengendalian Diri Santri di Komplek Pesantren fadhila, lestari; Izzah, Lathifatul; Ilyasir, Fiska; Kholik, Nur
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 15 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(1).63-73

Abstract

Penelitian ini berfokus pada bagaimana habituasi shalat Tahajud dan pengendalian diri santri di Komplek Khadijah Tahfidz Pendowoharjo Sewon Bantul. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui habituasi shalat Tahajud di komplek Khadijah Tahfidz Pondok Pesantren An Nur Ngrukem. Penelitian ini menunjukkan bahwa habituasi shalat Tahajud dibagi dalam tiga indikator yang meliputi, (1) rutin, (2) spontan, (3) keteladanan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengendalian diri santri yang memiliki pembiasaan shalat Tahajud, dapat meliputi tiga jenis yaitu, (1) kontrol perilaku, (2) kontrol kognitif, (3) kontrol dalam mengambil keputusan. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa: 1) Habituasi shalat Tahajud dalam membentuk pengendalian diri santri di komplek khadijah tahfidz biasa dilakukan oleh santri dengan tiga indikator, yaitu dengan rutin, spontan dan tidak ada paksaan, serta keteladanan dalam melakukan habituasi shalat Tahajud. 2) Pengendalian diri santri di Komplek Khadijah Tahfidz Pondok Pesantren An Nur Ngrukem Pendowoharjo Sewon Bantul bagi santri yang memiliki habituasi shalat Tahajud dengan indikator rutin, spontan, dan keteladanan dapat diklasifikan menjadi tiga bentuk pengendalian diri, yaitu pengendalian diri dalam kontrol perilaku, pengendalian diri dalam kontrol kognitif, dan pengendalian diri dalam kontrol mengambil keputusan.
Kontribusi Model Pembelajaraan Kooperatif Think Pair Share pada Nalar Kritis Materi Pendidikan Agama Islam di SMA Ali Maksum Yogyakarta Azizah, Lu’lu Nur; Izzah, Lathifatul
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(2).306-321

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk menghadapi tantangan kehidupan modern. Namun, metode pembelajaran konvensional yang masih banyak digunakan cenderung membuat peserta didik pasif sehingga menghambat pengembangan kemampuan tersebut. Model kooperatif Think Pair Share (TPS) efektif meningkatkan keterlibatan dan berpikir tingkat tinggi, namun penelitian tentang kontribusinya dalam pembelajaran PAI di SMA masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi model pembelajaran TPS terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi PAI di SMA Ali Maksum Yogyakarta tahun ajaran 2023/2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperimental desain pretest-posttest control group. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Ali Maksum Yogyakarta, dengan sampel diambil menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kritis antara kelas eksperimen yang menerapkan model TPS dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model TPS memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimen sebesar 79,56 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 65,44. Kesimpulannya, model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share efektif dalam meningkatkan nalar kritis peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Ali Maksum Yogyakarta