Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PEMANFAATAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS KOMPUTER DALAM PEMBELAJARAN Stephanus Turibius Rahmat
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 7 No. 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.199 KB) | DOI: 10.36928/jpkm.v7i2.35

Abstract

Guru perlu menggunakan multimedia interaktif berbasis komputer dalam pembelajaran. Multimedia pembelajaran berbasis komputer bermanfaat sebagai alat bantu yang mempermudah guru dan siswa dalam proses pembelajaran sekaligus sebagai strategi untuk mencapai kompetensi pembelajaran yang sudah ditetapkan. Proses pembelajaran dengan bantuan multimedia menjadi lebih interaktif, efektif, efisien, menarik, serta mampu menumbuhkan motivasi belajar siswa. Pembelajaran dengan menggunakan multimedia interaktif menempatkan guru sebagai pendamping atau fasilitator bagi siswa dalam proses pembelajaran. Pembelajaran bukan lagi berpusat pada guru (teacher-centered learning), tetapi berpusat pada siswa (student-centered learning). Proses pembelajaran dengan bantuan multimedia interaktif berbasis komputer mendorong siswa supaya lebih aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran. Dengan itu, siswa dapat belajar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang dimilikinya.
AGAMA DAN KONFLIK SOSIAL Stephanus Turibius Rahmat
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 8 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.302 KB) | DOI: 10.36928/jpkm.v8i1.99

Abstract

Setiap agama hadir sebagai institusi pembawa cinta dan damai bagi para penganutnya. Walaupun demikian, agama sering diredusir sebagai penyebab dari pelbagai konflik sosial yang terjadi. Sentimen agama sering digunakan untuk kepentingan kelompok atau pihak-pihak tertentu. Agama kehilangan daya sebagai sumber inspirasi rohani bagi para penganutnya. Oleh karena itu, kita perlu mencari paradigma baru hidup beragama dengan memposisikan agama sesuai dengan visi dan misi funtamentalnya. Semua agama perlu secara terus-menerus menumbuhkan semangat toleransi dalam diri setiap penganutnya, melakukan dialog antaragama yang bersifat konstruktif, serta memperjuangan perdamaian tanpa kekerasan. Dengan demikian, agama dapat tampil sebagai institusi yang mengajarkan kebenaran dan kedamaian yang sejati
MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK Stephanus Turibius Rahmat; Theresia Alviani Sum
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 9 No. 2 (2017): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.732 KB) | DOI: 10.36928/jpkm.v9i2.123

Abstract

Usia dini merupakan periode emas (golden age) bagi perkembangan seorang anak. Pada masa ini, seorang anak harus diberi stimulus tertentu sebagai persiapan untuk memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi (school readiness). Dengan itu, seorang anak dibantu untuk merangsang perkembangan kepribadiaan, psikomotor, kognitif maupun aspek sosial. Selain itu, usia dini menjadi periode kritis bagi seorang anak. Perkembangan seorang anak selanjutnya sangat ditentukan oleh stimulasi yang dialami anak pada usia dini. Anak akan mempunyai mental yang baik jika sejak usia dini dibekali dengan hal-hal positif dan konstruktif. Bentuk layanan yang diberikan kepada seorang anak sangat menentukan perkembangan kehidupan selanjutnya. Orang tua, pendidik dan masyarakat perlu bekerja sama untuk membentuk mental anak supaya kelak menjadi anak yang berkarakter baik. Salah satu upaya untuk membentuk dan mengembangkan mental anak yang baik adalah adalah dengan mengembangkan kreativitas. Kreativitas menjadi domain yang mesti ditumbuhkembangkan dalam diri anak. Seorang anak mampu mengoptimalkan nilai-nilai potensial dalam dirinya dengan mengembangkan kreativitas.
POLA ASUH YANG EFEKTIF UNTUK MENDIDIK ANAK DI ERA DIGITAL Stephanus Turibius Rahmat
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.029 KB) | DOI: 10.36928/jpkm.v10i2.166

Abstract

Pola Asuh Yang Efektif Untuk Mendidik Anak Di Era Digital. Keluarga sebagai salah satu trisentra pendidikan merupakan tempat pendidikan yang pertama dan utama bagi pembentukan karakter anak. Keluarga sebagai locus pembentukan karakter anak perlu mengembangkan pola asuh atau pola interaksi yang edukatif dan efektif. Pola asuh yang dilakukan orang tua terhadap anak bertujuan untuk melayani kebutuhan fisik dan psikologis anak. Selain itu, pola asuh tersebut dapat diimplementasikan dalam bentuk sosialisasi norma-norma yang berlaku dalam masyarakat supaya anak-anak dapat hidup selaras dengan lingkungannya. Pola asuh anak dalam keluarga terdiri dari empat (4) kategori, yaitu pola asuh otoriter, pola asuh permisif, pola asuh yang kurang memiliki tuntutan terhadap anak dan kurang responsif terhadap kebutuhan anak (orang uninvolved), pola asuh demokratis atau authoritative. Orang tua yang hebat harus terlibat dalam mendidik anak dengan pola asuh yang demokratis, positif, efektif, konstruktif dan transformatif. Orang tua harus mendidik anak bukan dengan kekerasan atau paksaan, tetapi memberi kebebasan dengan suatu kontrol yang ketat supaya anak bertumbuh dan berkembang secara positif dan baik. Pola asuh yang dibutuhkan pada era digital adalah pola asuh yang demokratis atau authoritative. Pola asuh ini berupaya membantu anak agar bersikap kritis terhadap pengaruh-pengaruh negative dari era digital. Oleh karena itu, orangtua harus mampu berperan untuk mendidik dan membimbing anak supaya menggunakan media digital untuk tujuan yang benar dan positif.
How Teacher Creativity Brings to Indonesian Language Teaching Innovations in The Multimedia Era Mas'ud Muhammadiah; Stephanus Turibius Rahmat; Endang Fatmawati; Arif Bintoro Johan; Petrus Jacob Pattiasina
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2022): Islamic Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.553 KB) | DOI: 10.31538/nzh.v5i1.2003

Abstract

Teacher creativity determines the success of teaching Indonesian through innovative activities, especially in the multi-media era, which has become part of teaching for all subject areas. For this reason, we have conducted a literature search on several data found by experts in teaching Indonesian language education, both sourced from national and international journal publications and other sources that support Indonesian language teaching programs through creativity and innovation by involving multi-media. So that we can use the data in answering the questions and objectives of this study, we first examined the data by involving a phenomenology-based approach, an approach that seeks to explore as much data as possible to obtain comprehensive, high-quality answers to the study problem. Based on the exposure and discussion of our findings after understanding that teachers' creativity in teaching Indonesian will determine learning outcomes combined with innovative learning methods and strategies in line with the demands of the current multi-media era. Thus, the results of this study will become an essential input in supporting the study and development of teaching Indonesian as the national language in Indonesia in the technological era.
How Teacher Creativity Brings to Indonesian Language Teaching Innovations in The Multimedia Era Mas'ud Muhammadiah; Stephanus Turibius Rahmat; Endang Fatmawati; Arif Bintoro Johan; Petrus Jacob Pattiasina
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2022): Islamic Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v5i1.2003

Abstract

Teacher creativity determines the success of teaching Indonesian through innovative activities, especially in the multi-media era, which has become part of teaching for all subject areas. For this reason, we have conducted a literature search on several data found by experts in teaching Indonesian language education, both sourced from national and international journal publications and other sources that support Indonesian language teaching programs through creativity and innovation by involving multi-media. So that we can use the data in answering the questions and objectives of this study, we first examined the data by involving a phenomenology-based approach, an approach that seeks to explore as much data as possible to obtain comprehensive, high-quality answers to the study problem. Based on the exposure and discussion of our findings after understanding that teachers' creativity in teaching Indonesian will determine learning outcomes combined with innovative learning methods and strategies in line with the demands of the current multi-media era. Thus, the results of this study will become an essential input in supporting the study and development of teaching Indonesian as the national language in Indonesia in the technological era.
How Teacher Creativity Brings to Indonesian Language Teaching Innovations in The Multimedia Era Mas'ud Muhammadiah; Stephanus Turibius Rahmat; Endang Fatmawati; Arif Bintoro Johan; Petrus Jacob Pattiasina
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2022): Islamic Education
Publisher : Universitas Pesantren Kh Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v5i1.2003

Abstract

Teacher creativity determines the success of teaching Indonesian through innovative activities, especially in the multi-media era, which has become part of teaching for all subject areas. For this reason, we have conducted a literature search on several data found by experts in teaching Indonesian language education, both sourced from national and international journal publications and other sources that support Indonesian language teaching programs through creativity and innovation by involving multi-media. So that we can use the data in answering the questions and objectives of this study, we first examined the data by involving a phenomenology-based approach, an approach that seeks to explore as much data as possible to obtain comprehensive, high-quality answers to the study problem. Based on the exposure and discussion of our findings after understanding that teachers' creativity in teaching Indonesian will determine learning outcomes combined with innovative learning methods and strategies in line with the demands of the current multi-media era. Thus, the results of this study will become an essential input in supporting the study and development of teaching Indonesian as the national language in Indonesia in the technological era.
Workshop Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Di Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School Desa Waru Jaya Kecamatan Parung Kabupaten Bogor - Jawa Barat Situmorang, Robinson; Muslim, Suyitno; Sukardjo, Moch; Wibawa, Basuki; Syahrial, Zulfiati; Marsofiyati; Kandriasari, Annis; Rahmat, Stephanus Turibius; Nursetyo, Kunto Imbar; Widyaningrum, Retno
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v5i2.774

Abstract

Tidak semua guru memiliki kemampuan untuk merancang dan mengembangkan bahan ajar. Bahan ajar seperti lembar kerja peserta didik pun masih banyak guru yang memiliki keterbatasan dalam mengembangkannya. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi Dojtor Teknologi Pendidikan ini dilakukan di Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School, Desa Waru Jaya Kecamatan Parung Kabupaten Bogor - Jawa Barat, pada tanggal 26 Juni 2024 dilanjutkan dengan penugasan mandiri sampai dengan 3 Juli 2024. Tema dari kegiatan ini adalah Workshop Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Bagi Guru di Yayasan tersebut. Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah para guru yang menjadi peserta workshop memahami dan mampu mengembangkan lembar kerja peserta didik. Tahapan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dalam pelaksanaannya menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Hasil kegiatan pengabdian berupa lembar kerja peserta didik dan evaluasi workshop dengan menggunakan angket. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian ini adalah para guru peserta workshop menyatakan Sangat Baik aspek pemateri, materi, media, waktu dan penugasan. Peserta juga memberikan kesan yang positif dan saran keberlanjutan program ini di masa yang akan datang.
PEMANFAATAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS KOMPUTER DALAM PEMBELAJARAN Rahmat, Stephanus Turibius
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 7 No. 2 (2015): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jpkm.v7i2.656

Abstract

Guru perlu menggunakan multimedia interaktif berbasis komputer dalam pembelajaran. Multimedia pembelajaran berbasis komputer bermanfaat sebagai alat bantu yang mempermudah guru dan siswa dalam proses pembelajaran sekaligus sebagai strategi untuk mencapai kompetensi pembelajaran yang sudah ditetapkan. Proses pembelajaran dengan bantuan multimedia menjadi lebih interaktif, efektif, efisien, menarik, serta mampu menumbuhkan motivasi belajar siswa. Pembelajaran dengan menggunakan multimedia interaktif menempatkan guru sebagai pendamping atau fasilitator bagi siswa dalam proses pembelajaran. Pembelajaran bukan lagi berpusat pada guru (teacher-centered learning), tetapi berpusat pada siswa (student-centered learning). Proses pembelajaran dengan bantuan multimedia interaktif berbasis komputer mendorong siswa supaya lebih aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran. Dengan itu, siswa dapat belajar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang dimilikinya.