Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Lanskap Linguistik di Museum Provinsi Kalimantan Barat: The Linguistic Landscape in the West Kalimantan Provincial Museum Vina Nur Indah Sari; Dwi Desi Fajarsari; Ajeng Tina Mulyana; Desy Rufaidah
CARAKA Vol 12 No 2 (2026): JUNE
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i2.22450

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi lanskap linguistik berupa papan nama, papan informasi, dan petunjuk arah yang terdapat di Museum Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajuan data, dan penarikan kesimpulan. Analisis bentuk bahasa menggunakan teori Yendra dan Artawa (2020) sementara fungsi bahasa merujuk pada Landry dan Bourhis (1977). Dari 181 data yang dianalisis, ditemukan tiga bentuk bahasa dalam lanskap linguistik museum yaitu monolingual, bilingual, dan multilingual. Selain itu, terdapat dua fungsi bahasa yaitu fungsi informatif dan fungsi simbolis. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas kajian lanskap linguistik pada ruang publik berupa museum.  Lanskap linguistik di Museum Provinsi Kalimantan Barat tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga sebagai representasi identitas budaya dan sarana pelestarian nilai-nilai lokal di tengah dinamika globalisasi.
Evaluasi Efektivitas SKB 7 Menteri dalam Mengurangi Ketergantungan Teknologi Digital dan Kecerdasan Artifisial pada Keterampilan Menulis Teks Deskripsi di SMP Negeri DKI Jakarta Wahyuning Fatimah; Vina Nur Indah Sari; Siti Ucu Habibah; Annike Putri Wardani; Husnul Hotimah
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 5 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i5.4185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi Surat Keputusan Bersama (SKB) 7 Menteri dalam mengurangi ketergantungan teknologi digital dan kecerdasan artifisial terhadap keterampilan menulis teks deskripsi siswa SMP Negeri di DKI Jakarta. Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah memengaruhi perilaku belajar siswa, khususnya dalam aktivitas menulis, di mana banyak siswa bergantung pada mesin pencari, fitur autocorrect, dan kecerdasan artifisial generatif. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya orisinalitas ide, penguasaan kosakata, serta kemampuan berpikir kritis siswa dalam menghasilkan teks deskripsi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana implementasi kebijakan SKB 7 Menteri mampu meningkatkan kemampuan menulis siswa secara mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian evaluatif deskriptif yang melibatkan siswa dan guru Bahasa Indonesia SMP Negeri di DKI Jakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, wawancara terbatas, dan dokumentasi hasil tulisan siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis inferensial sederhana dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan memiliki tingkat efektivitas sedang hingga tinggi dalam menekan ketergantungan digital siswa. Siswa mengalami peningkatan pada aspek orisinalitas ide, pemilihan diksi, koherensi tulisan, dan fokus belajar selama proses menulis berlangsung. Selain itu, kebijakan ini juga berhasil mengurangi perilaku copy-paste dan ketergantungan terhadap teks yang dihasilkan AI. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala seperti menurunnya kecepatan menulis dan kesulitan adaptasi sebagian siswa terhadap pembelajaran non-digital. Kesimpulannya, implementasi SKB 7 Menteri memberikan kontribusi positif dalam memperkuat kemandirian berpikir dan keterampilan menulis teks deskripsi siswa melalui pendekatan detoksifikasi digital yang terukur di lingkungan pendidikan.
Reframing metaphor in translation: A cultural-linguistic analysis of Bumi Manusia and Garten der Menschheit with pedagogical insights Merry Lapasau; Ryan Hidayat; Erna Megawati; Puji Anto; Vina Nur Indah Sari; Herlina Herlina
LITERA Vol. 25 No. 1: LITERA (MARCH 2026)
Publisher : Faculty of Languages, Arts, and Culture Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v25i1.95978

Abstract

This article examines the conceptual metaphors employed in the Indonesian novel Bumi Manusia and its German translation, Garten der Menschheit, with a focus on how metaphorical expressions embody cultural cognition and how translation strategies reshape these metaphors across languages. Sixty-four conceptual metaphor was analysed in terms of their cognitive structure, type, cultural grounding, and translation technique. Drawing on Conceptual Metaphor Theory (CMT) and a comparative cultural-linguistic perspective, the study identifies dominant metaphorical domains including emotion, human character, nature and landscape, modernity, social hierarchy, physical movement, and embodiment. The analysis demonstrates how metaphors are adapted to align with the linguistic and cultural context of German-speaking readers, ensuring that the translated text preserves the depth and nuance of the original. The findings provide a qualitative mapping of metaphorical conceptualizations in both languages and offer insights into the cognitive and cultural processes involved in metaphor translation. In addition, the study outlines pedagogical implications for literary studies, intercultural competence, and metaphor awareness in multilingual classrooms.