Dhiya Aulia
UIN Antasari Banjarmasin

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Manajemen Kinerja dan Produktivitas Kerja Dhiya Aulia; Zaskia; Suraijiah; Fahmi Riady; Rusdiana
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.1925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kinerja dan produktivitas kerja dalam perspektif manajemen pendidikan Islam serta mengkaji peran profesionalisme dalam meningkatkan kualitas kerja pada lembaga pendidikan Islam. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan sumber daya manusia yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian kinerja organisasi, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan moral Islam dalam praktik kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan, meliputi artikel jurnal, buku, dan hasil penelitian terdahulu mengenai manajemen kinerja, produktivitas kerja, profesionalisme, serta manajemen pendidikan Islam. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis melalui proses identifikasi, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis temuan literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa kinerja dalam perspektif Islam merupakan konsep multidimensional yang mencakup aspek produktivitas, kualitas kerja, tanggung jawab moral, dan nilai spiritual. Produktivitas kerja dipengaruhi oleh kompetensi, motivasi, pengembangan karier, serta sistem manajemen kinerja yang efektif. Selain itu, profesionalisme berperan penting dalam meningkatkan kualitas kerja melalui penguatan kompetensi, integritas, dan komitmen terhadap nilai-nilai Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi prinsip amanah, ihsan, dan itqan dengan praktik manajemen modern dapat mendukung peningkatan kinerja dan produktivitas pada lembaga pendidikan Islam. Temuan ini berkontribusi terhadap pengembangan kajian manajemen pendidikan Islam dan dapat menjadi landasan konseptual dalam perumusan strategi pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Desain Penelitian Tindakan Kelas Dhiya Aulia; Dina Hermina; Salamah
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.1927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dan implementasi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebagai strategi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru dalam praktik pendidikan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendekatan pembelajaran yang reflektif dan sistematis untuk membantu guru menyelesaikan permasalahan nyata di kelas serta meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah, buku akademik, dan berbagai hasil penelitian yang relevan dengan Penelitian Tindakan Kelas, pengembangan profesional guru, dan pembelajaran reflektif. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penelitian Tindakan Kelas memiliki peran penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa, motivasi belajar, partisipasi kelas, dan efektivitas pembelajaran. Selain itu, PTK juga berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi pedagogik, kemampuan reflektif, dan profesionalisme guru melalui proses evaluasi dan perbaikan pembelajaran yang dilakukan secara berkelanjutan. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa siklus perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi memungkinkan guru menerapkan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan adaptif sesuai kebutuhan peserta didik. PTK juga mendukung terciptanya budaya pembelajaran yang inovatif dan kolaboratif di lingkungan pendidikan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa Penelitian Tindakan Kelas merupakan pendekatan yang efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan profesional guru. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap pengembangan konsep pembelajaran reflektif dan action research, serta memberikan implikasi praktis bagi guru, sekolah, dan pengambil kebijakan pendidikan dalam menerapkan strategi perbaikan pembelajaran berbasis data dan refleksi ilmiah.
Komponen Utama dalam Instrumen Akreditasi Sekolah/Madrasah: (Mutu Lulusan dan Proses Pembelajaran) Dhiya Aulia; Abdillah Agung Himayanta; Husnul Yaqin; Hilmi Mizani
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.1928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara mutu lulusan dan proses pembelajaran dalam sistem akreditasi sekolah/madrasah serta mengevaluasi efektivitas instrumen akreditasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah masih adanya kesenjangan antara standar akreditasi dengan implementasi proses pembelajaran di lapangan yang berdampak pada mutu lulusan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Populasi penelitian terdiri atas sekolah/madrasah yang telah mengikuti proses akreditasi, dengan sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, dokumentasi, dan analisis instrumen akreditasi yang mengacu pada Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP 2020). Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan korelasi untuk mengidentifikasi hubungan antara kualitas proses pembelajaran dan mutu lulusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap mutu lulusan. Sekolah/madrasah dengan kualitas pembelajaran yang baik cenderung memiliki capaian mutu lulusan yang lebih tinggi. Selain itu, implementasi akreditasi berbasis kinerja terbukti mampu mendorong peningkatan budaya mutu, penguatan manajemen sekolah, dan perbaikan proses pembelajaran secara berkelanjutan. Namun demikian, penelitian juga menemukan adanya keterbatasan instrumen akreditasi dalam mengukur aspek karakter dan keterampilan abad ke-21 secara komprehensif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori penjaminan mutu pendidikan dan praktik akreditasi sekolah/madrasah melalui penguatan hubungan antara proses pembelajaran dan mutu lulusan sebagai indikator utama kualitas pendidikan.
Strategi Pengembangan Pendidikan Islam Berbasis Data Kebutuhan di Era Teknologi Modern Dhiya Aulia; Ahmad Salaby; Yahya Mof
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.1929

Abstract

Latar belakang penelitian ini berakar pada realitas kesenjangan yang semakin lebar antara model penyelenggaraan pendidikan Islam konvensional dengan dinamika kebutuhan peserta didik, tenaga pendidik, dan masyarakat di era revolusi industri keempat. Transformasi digital yang masif belum sepenuhnya terakomodasi dalam sistem pendidikan Islam, sehingga terjadi mismatch antara output lembaga pendidikan dengan tuntutan kompetensi abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis kesenjangan antara kondisi aktual penyelenggaraan pendidikan Islam dengan kebutuhan nyata stakeholder; (2) memetakan strategi pengembangan berbasis data kebutuhan yang relevan; dan (3) merumuskan model integratif yang menggabungkan nilai-nilai Islam dengan pemanfaatan teknologi modern secara sinergis. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur sistematis (systematic literature review) yang diperkuat dengan analisis dokumen kebijakan pendidikan nasional dan komparatif antar lembaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan pendidikan Islam yang efektif di era teknologi modern harus bertumpu pada empat pilar: analisis kebutuhan berbasis data digital, transformasi kurikulum yang mengintegrasikan literasi digital dengan nilai-nilai Islami, penguatan kapasitas sumber daya manusia pendidik melalui pelatihan berbasis teknologi, serta tata kelola lembaga yang transparan dan akuntabel berbasis sistem informasi manajemen. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan pendidikan Islam di era modern tidak terletak pada penolakan terhadap teknologi, melainkan pada kemampuan kelembagaan untuk mengadopsi inovasi sambil mempertahankan substansi nilai dan tujuan pendidikan Islam yang autentik.