Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Geosaintek

ANALISIS BAHAYA GEMPA BUMI BERDASARKAN METODE DETERMINISTIK DENGAN PENDEKATAN PEAK GROUND ACCELERATION DAN SPECTRAL ACCELERATION DI KOTA PALU Jayadi, Harsano; Efendi, Rustan; Rewia, Rewia
Jurnal Geosaintek Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v12i2.8924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bahaya gempa bumi di Kota Palu menggunakan metode deterministik, yang mencakup pemodelan sebaran nilai Peak Ground Acceleration (PGA) dan kurva respon Spectral Acceleration (SA). Simulasi dilakukan dengan memperhitungkan dua fungsi atenuasi, yaitu Boore-Atkinson (2014) Next Generation Attenuation (NGA) dan Campbell-Bozorgnia (2014) NGA, serta mempertimbangkan parameter nilai VS30 dan mainshock gempa bumi Kota Palu pada 28 September 2018. Data yang diperoleh diolah untuk menghasilkan peta sebaran PGA dan SA. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah dengan nilai PGA tertinggi terletak di Kecamatan Tatanga, Kecamatan Palu Barat, dan bagian timur Kecamatan Ulujadi, dengan nilai PGA antara 0,43-0,44 gal dan 0,54-0,565 gal, yang menunjukkan dampak kerusakan dengan intensitas skala VIII-IX pada Modified Mercalli Intensity (MMI), kategori kerusakan sedang hingga berat. Kurva respon SA dari kedua fungsi atenuasi menunjukkan peningkatan nilai SA pada periode pendek (0,1 detik), mencapai puncak pada periode 0,3 detik, dan menurun setelah periode tersebut. Pada periode puncak, yaitu 0,3 detik, perubahan bentuk, berupa kerusakan bangunan bertingkat dapat terjadi apabila gempa bumi terjadi dengan nilai PGA yang bertepatan pada periode tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemetaan dan mitigasi risiko gempa bumi di Kota Palu
MIKROZONASI SEISMIK KOTA PALU MENGGUNAKAN INDEKS NAKAMURA DAN ESTIMASI PGA BERBASIS MIKROTREMOR Meidji, Icha; Ramadanti, Nia; Asrafil, Asrafil; Jayadi, Harsano
Jurnal Geosaintek Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v12i2.9105

Abstract

Penelitian ini menyusun peta mikrozonasi kerentanan akibat gempa di Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, menggunakan 83 titik data mikrotremor. Nilai frekuensi dominan (f₀) dan faktor penguatan (A₀) ditentukan dari hasil analisis HVSR, kemudian Indeks Kerentanan Seismik dihitung menggunakan metode Nakamura. Percepatan getaran tanah maksimum (PGA) ditentukan secara empiris melalui persamaan Kanai dengan menghitung parameter magnitudo, kedalaman (hiposenter), dan jarak dari sumber gempa, serta periode predominan tanah (T0 = 1/f0). Pemetaan spasial parameter dilakukan menggunakan interpolasi IDW, dan peta mikrozonasi Kg diklasifikasikan mengacu pada Refrizon, sedangkan peta mikrozonasi PGA mengacu pada klasifikasi BMKG. Hasil menunjukkan Kg berkisar 1,338–57,204 dan PGA berkisar 74,84–414,38 gal. Peta mikrozonasi Kg membagi wilayah menjadi dua zona (sedang dan tinggi), sementara peta mikrozonasi PGA menunjukkan dua tingkat potensi kerusakan (ringan dan sedang), dengan kecenderungan nilai PGA lebih tinggi pada bagian timur yang berasosiasi dengan perbukitan, sedangkan bagian barat yang mengarah ke pesisir didominasi PGA lebih rendah. Peta mikrozonasi ini dapat digunakan sebagai masukan mitigasi dan arahan pembangunan berbasis kondisi tapak di Kecamatan Mantikulore.