Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

MANAJEMEN HUBUNGAN ANTAR LEMBAGA BAWASLU DALAM PENGAWASAN PEMBENTUKAN BADANAD HOCKPU PADA PILKADA SERENTAK TAHUN 2020 DI KABUPATEN TUBAN Nibrosu Rohid
Al-Tsiqoh : Jurnal Ekonomi dan Dakwah Islam Vol 5 No 2 (2020): Dakwah Islam dan Komunikasi
Publisher : Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/altsiq.v5i2.1039

Abstract

BawasluKabupatenTubanmerupakan Lembaga penyelenggarayang mempunyaitugasutamamelaksanakanpengawasan pada setiaptahapanpemilihan, tidakterlepas juga denganpemilihankepaladaerah. Sebagai Lembaga negara, BawasluKabupatenTubanmempunyai Divisi HubunganAntar Lembaga yang berfungsisebagaifasilitatordengan Lembaga lainnya.PelaksanaanpengawasanBawasluKabupatenTubandalammengawasipembentukan Badan ad hoc KPU KabupatenTubandimulaidenganperencanaanpengawasan, dilanjutdenganmengorganisirsertapelaksanaanpengawasan yang diakhiridenganEvaluasi. Hasil penelitianmenunjukkanbahwadalammanajemenhubunganantar Lembaga BawasluKabupatenTubanmulaidariperencanaan dan pengorganisasianberjalandenganbaik, namunterdapatkendaladalampelaksanaanpengawasannya. KemudianBawaslumelaksanakanevaluasipascatahapanberjalan
MANAJEMEN KOMUNIKASI DALAM PELAYANAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK KEPADA MASYARAKAT DI PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) KABUPATEN TUBAN Nibrosu Rohid; Redi Panuju
Lingkar Studi Komunikasi (LISKI) Vol 3 No 2 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/liski.v3i2.1057

Abstract

Manajemen komunikasi merupakan proses pengelolaan sumber daya dalam suatu organisasi atau instusi. Dalam penelitian ini, didasar pada minimnya masyarakat yang menggunakan haknya dalam suatu lembaga Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kabupaten Tuban. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada manajemen komunikasi pelayanan keterbukaan infromasi publik. Sehingga dalam tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seluruh proses pengelolaan yang ada dalam PPID Kabupaten Tuban, mulai dari tugas, fungsi sampai pada maslah yang dihadapi dalam pelaksanaan pelayanan. penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif dengan cara audit komunikasi internal PPID Kabupaten Tuban. Metode manajemen komunikasi dalam penelitian ini meliputi Perencanaan, Pengorganisasian, Pengoordinasian, Pengomunikasian, Pelaksanaan, Pengawasan, Pengevaluasian, Pemodifikasian dengan menggunakan Teori sistem sosial. Berdasarkan hasil penelitian, pada dasarnya PPID Kabupaten Tuban sudah melaksanakan Manajemen Komunikasi, namun dalam pelaksanaanya kurang maksimal dan masih ada kendala dari internal maupun eksternal. Kendala-kendala itu diantaranya adalah kurang maskimalnya kinerja dari PPID Pembantu yang disebabkan karena kurangnya koordinasi dengan PPID Tuban, kurang maksimalnya sosialisasi keberadaan PPID. Sehingga ini berakibat pada minimnya masyarakat yang menggunakan haknya karena ketidak tahuan keberadaan PPID Tuban dan menjadikan kendala bagi pelaksanaan pelayanan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Tuban.
MANAJEMEN KOMUNIKASI BAWASLU KABUPATEN TUBAN DALAM PENGAWASAN PILKADA SERENTAK 2020 DI ERA PANDEMI COVID-19 NIBROSU ROHID
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4 No 1 (2021): Medialog: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v4i1.959

Abstract

Bawaslu Kabupaten Tuban memegang peranan penting dalam pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah 2020. Bawaslu Kabupaten Tuban mempunyai peran utama yaitu mengawasi jalannya pemilihan. Selain itu, juga mengawasi penerapan protocol kesehatan, karena Pilkada 2020 dilaksanakan ditengah pandemic Covid-19. Namun dalam pengawasan Pilkada 2020 ditengah pandemi Covid-19 Bawaslu Kabupaten Tuban bisa dikatakan sukses. Hal ini terbukti dengan proses pelaksanaan pemilu di wilayah Kabupaten Tuban berjalan dengan aman dan damai. Kesuksesan dalam menjalankan tugasnya tersebut tentu tidak lepas dengan manajemen komunikasi yang sudah dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Tuban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui menejemen komunikasi Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tuban dalam pengawasan pemilihan umum 2020 dengan metode penulisan diskriptif. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data Wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Jenis data dalam penelitian ini adalah primer dan sekunder yang dianalisis dengan empat komponen utama. Hasil Penelitian bahwa Bawaslu Kabupaten Tuban menerapkan manajemen Komunikasi yang baik mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi. Meskipun terdapat kendala dalam pelaksanan pengawasannya. Setiap pengawasan tahapan selalu dimulai dengan perencanaan pengawasan yang kemudian diorganisir untuk diaktualisasikan pada lingkup kinerjanya. Pada akhir tahapan Bawaslu Kabupaten Tuban juga melaksanakan evaluasi. Kata Kunci : Manajemen Komunikasi, Pilkada 2020, Covid-19
POLITIK UANG DAN PEMILU SERENTAK 2019 DI TUBAN Satya Irawatiningrum; Nibrosu Rohid
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 5, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v5i2.2021.353-361

Abstract

Pemilihan umum atau Pemilu merupakan proses demokrasi yang menjadi sarana kedaulatan rakyat dalam memilih wakil-wakil rakyat di tingkat kabupaten/kota hingga pusat, Peserta pemilu atau bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari Kabupaten Tuban secara keseluruhan yang terdaftar di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tuban sebanyak 569 calon. Salah satu startegi yang digunakan untuk menarik simpati masyarakat adalah adanya money politic. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan rekomendasi yang berkaitan dengan politik uang untuk lembaga terkait sehingga pemahaman masyarakat Tuban tentang politik uang akan meningkat. Metode yang digunakan adalah memberikan pertanyaan kepada responden di 20 kecamatan di Kabupaten Tuban. Pertanyaan berupa angket tertutup dan terbuka. Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat menganggap bahwa politik uang merupakan sesuatu yang wajar/biasa terjadi menjelang pemilu. Bahkan pada pemilu serentak tahun 2019 lalu, pelaksanaan politik uang merata untuk pemilihan capres/cawapres dan calon anggota DPR. Rekomendasi pada lembaga terkait adalah meningkatkan sosialisasi bahaya polirtik uang kepada masyarakat, dan menjelaskan bahwa politik uang bisa merusak demokrasi di Indonesia.Kata kunci: politik uang, pemilu serentak, Tuban 
PERENCANAAN KOMUNIKASI POLITIK PENYELENGGARA PEMILU DALAM MENGHADAPI PEMILU SERENTAK 2024 DI KABUPATEN TUBAN Nibrosu Rohid; Eka Wisnu Wardhana; Abdul Warits
Al-Tsiqoh : Jurnal Ekonomi dan Dakwah Islam Vol 7 No 1 (2022): Dakwah Islam dan Komunikasi
Publisher : Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/altsiq.v7i1.2416

Abstract

The General Elections in Tuban Regency which have been held so far have been running safely and peacefully. This can be shown from the existence of violations that do not lead to criminal. This cannot be separated from the Political Communication that has been implemented by the election organizers in Tuban Regency. Research that takes the theme of Political Communication Planning for Election Organizers in the face of the 2024 General Election in Tuban Regency is a qualitative research type. Using interview data collection methods and document studies which are then reduced, presented and conclusions drawn. The results showed that the Political Communication Planning carried out by the election organizers in Tuban Regency was divided into three, is Coordination, Voter Education and Dissemination of Information about the 2024 Election. The methods used in political communication were online and offline. In addition, the use of social media to convey information about the 2024 General Election is also carried out optimally
Perencanaan Komunikasi Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Tuban dalam Mitigasi Pelanggaran Pemilu 2024 Nibrosu Rohid; Satya Irawatiningrum
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.141 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui perencanaan komunikasi yang dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum dalam upaya memitigasi adanya pelanggaran pemilihan umum Tahun 2024. Sebagai Lembaga yang memiliki tugas besar dalam pengawasan pemilu, Bawaslu tentu memiliki rencana kerja sebagai bentuk sarana untuk menjalin komunikasi, baik dari sisi internal maupun eksternal. Penelitian diskriptif kualitatif ini mengumpulkan data penelitian dengan wawancara dan studi dokumen. Hasil dari penelitian adalah Bawaslu pada dasarnya sudah melaksanakan rencana komunikasi dalam setiap program yang tertuang dalam rencana kerja pengawasan. Mulai dari Imbauan, publikasi, partisipasi masyarakat sampai dengan supervise. Namun terdapat rencana komunikasi yang masih bersifat tentatif yaitu pada pelaksanaan rapat koordinasi dan supervisi.
Pendidikan Masyarakat melalui Kegiatan Pengawasan Partisipatif di Bawaslu Kabupaten Tuban Nabrisi Rohid; Nibrosu Rohid; M. Arifin; Handoko Sosro Hadi Wijoyo; Rangga Bisma Aditya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawaslu Kabupaten Tuban merupakan salah satu lembaga penyelenggara pemilihan umum atau pemilihan kepala daerah. salah satu tugas Bawaslu Kabupaten Tuban adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu di wilayah kabupaten/kota. Sebagai bentuk upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dapat dilakukan dalam bentuk pendidikan bagi masyarakat khususnya pemilih. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan latar Bawaslu Kabupaten Tuban periode 2018-2023. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara dan studi dokumen Bawaslu Kabupaten Tuban. Data yang diperoleh kemudian dilakukan analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan Bawaslu Kabupaten Tuban melaksanakan Pendidikan Masyarakat melalui berbagai kegiatan, antara lain (1) Rapat Koordinasi, (2) Pojok Pengawasan, (3) Sosialisasi atau Pendidikan Pengawasan Partisipatif, (4) Bawaslu Goes to Campus/School dan (5) Forum Warga.
STRATEGI CITY BRANDING KOTA TUBAN DI ERA BUPATI MILENIAL Satya Irawatiningrum; Nibrosu Rohid
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.398-405

Abstract

AbstrakKota Tuban saat ini dipimpin oleh Bupati yang masih berusia 31 tahun di tahun 2023 ini. Bupati yang menjabat sejak 2021 ini telah merubah wajah Kota Tuban menjadi lebih “remaja” melalui arsitek taman-taman kota yang lebih modern, lebih simpel, dan lebih elegan.Posisi Kota Tuban yang berada di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah di bagian utara merupakan posisi yang strategis untuk membentuk city branding. Potensi yang dimiliki oleh Kota Tuban seharusnya mampu menjadi modal untuk membranding atau melabeli Kota Tuban menjadi kota yang sesuai dengan karakternya. Manfaat city branding secara khusus membuat suatu kota bisa dikenal secara luas oleh masyarakat dan menciptakan citra kota tersebut. Selain itu city branding secara signifikan dapat mempengaruhi custumer satisfaction atau kepuasan konsumen serta customer loyalty atau loyalitas konsumen, sehingga pada akhirnya memberikan dampak yang besar terhadap strategi pemasaran suatu kawasan wisata daerahJenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan konstruktivisme.Hasil yang diperoleh bahwa strategi city branding yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tuban sudah berjalan baik. Namun, sebetulnya Bupati Tuban saat ini telah melakukan rebranding Kota Tuban tanpa mengubah city branding yang sudah ada, yaitu Tuban Bumi Wali, The Spirit of Harmony. Namun Bupati Tuban memunculkan tagline baru yang menggambarkan visi Bupati, yaitu Mbangun Deso Noto Kutho. Kata kunci: strategi, city branding, bupati milenial AbstractTuban is a city led by a regent that is still young, he’s only 31 years old this year. The regent, who has been in office since 2021, has brought the image of Tuban its own to be more ‘younger’ with its architecture of the city park that is more modernized, simple, and elegant.The position of Tuban City is between the border of East Java and Central Java in the north is a strategic position to make city branding. The potential could be the modal for branding or labeling Tuban City as its characteristic. The benefit of City Branding especially can bring a city to be better known by people and make its impression. Besides that city branding significantly can influence customer satisfaction and customer loyalty so it can bring a big effect on the marketing strategy of a regional tourism area. The type of research used is descriptive qualitative research with a constructivist approach. The results obtained from the city branding strategy that did by the Tuban Government are gone well. However, the Regent of Tuban nowadays is still doing a rebranding of Tuban City without changing the old city branding that still goes on, that’s ‘Tuban Bumi Wali, The Spirit of Harmony’. Besides that, the Regent of Tuban came up with a new tagline that illustrates his vision, which is ‘Mbangun Deson Noto Kutho’ ( re: Building villages, Organizing City) Key words: strategy, city branding, milenial regent
KOMUNIKASI BAWASLU KABUPATEN TUBAN DALAM MELAKSANAKAN PENDIDIKAN POLITIK DI MASYARAKAT Nabrisi Rohid Naha; Nibrosu Rohid; M. Arifin; Gunawan Wihandono
POLIGOVS Vol 1 No 1 (2023): JOURNAL OF POLITICAL AND GOVERNMENT ISSUES : (MEI) 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas PGRI Ronggolawe Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0005/poligovs.v1i1.675

Abstract

Bawaslu sebagai lembaga pengawas Pemilu dibentuk bertujuan untuk mengawasi seluruh tahapan penyeleggaraan Pemilu. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan komunikasi Bawaslu kabupaten Tuban dalam melaksanakan pendidikan politik kepada masyarakat khususnya pemilih (orang yang mempunyai hak pilih pada Pemilu/Pemilihan). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Latar penelitian ini adalah Bawaslu Kabupaten Tuban Periode 2018-2023. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Data Primer dan Data Sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan Ketua Bawaslu Kabupaten Tuban, sementara data sekunder diperoleh dari studi dokumen yang terkait dengan Bawaslu Kabupaten Tuban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pelaksanakan komunikasi Bawaslu kabupatenTuban untuk memberikan pendidikan politik pada masyarakat/pemilih dilakukan dengan cara melalui beberapa program, diantaranya: (1) Pengelolaan Media Sosial, (2) Sosialisasi atau Pendidikan Pengawasan; dan (3) MoU atau Kerjasama.
Strategi Diversifikasi Produk Gerabah Tuban Untuk Meningkatkan Daya Saing Pasar Irawatiningrum, Satya; Bulqiyah, Hasanul; Rohid, Nibrosu
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 7, No 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v7i4.3448

Abstract

Karang Village, which is one of the villages in Semanding Subdistrict, has diversity in the livelihoods of its people. Likewise, the community-owned businesses have not yet shown a characteristic in Karang Village, which has an area of 156,002 Ha. Therefore, the service proposal team chose one type of business to be developed, namely pottery. There are quite a lot of pottery craftsmen in Karang Village, however, their economic conditions are far from prosperous. Seeing how complex the problems faced by partners are, it is necessary to prioritize the problems that will be overcome through this service activity, namely pottery diversification training and marketing promotion strategy training. The method goes through several stages, namely socializing the importance of diversifying pottery products. Partners can work directly to produce products other than pottery, finishing the product, and the pottery marketing stage. The results of this service are that the Karang Village community who participated in the training were able to make pottery in various forms, such as piggy banks, flower vases, ashtrays, and so on. As for marketing, these pottery products are marketed through social media. Keywords: training; pottery; marketing  Abstrak: Kelurahan Karang yang merupakan salah satu kelurahan yang ada di Kecamatan Semanding memiliki keberagaman dalam mata pencaharian masyarakatnya. Begitu juga dengan usaha-usaha yang dimiliki masyarakatnya, belum menunjukkan suatu ciri khas di Kelurahan Karang yang memiliki luas wilayah 156.002 Ha. Oleh karena itu, tim pengusul pengabdian memilih salah satu jenis usaha yang ingin dikembangkan, yaitu gerabah. Pengrajin gerabah di Kelurahan Karang lumayan banyak, namun, kondisi ekonomi mereka sangatlah jauh dari kata sejahtera. Melihat betapa kompleksnya permasalahan yang dihadapi mitra, maka perlu prioritas terhadap permasalahan yang akan diatasi melalui kegiatan pengabdian ini, yaitu pelatihan diversifikasi gerabah dan pelatihan strategi promosi pemasaran. Metode yang digunakan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi pentingnya diversifikasi produk gerabah, kemudian mitra diberi kesempatan untuk berkarya secara langsung menghasilkan produk selain gendok, finishing produk tersebut, dan tahap pemasaran gerabah. Hasil dari pengabdian ini adalah masyarakat Kelurahan Karang yang mengikuti pelatihan mampu membuat gerabah dalam bentuk bermacam-macam, seperti celengan, vas bunga, asbak, dan lain sebagainya. Sedangkan masalah pemasaran, produk-produk gerabah ini dipasarkan melalui media sosial. Kata kunci: pelatihan; gerabah; pemasaran