Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DIMENSI PSIKIS MANUSIA: A-NAFS, AL’AQL, AR-RUH, AL-FITRAH, AS-SHODR, ALQOLBU, AL-FUAD Zilvi Syalsabillah; Nadirah Syafitri; Mikail Aydin; Khoirul Aziz; Muhammad Takrip
NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 2 No. 3 (2026): NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) STKIP Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62387/naafi.v2i3.439

Abstract

This study aims to examine the psychological dimensions of human beings from the perspective of the Qur’an using a thematic interpretation (maudhu‘i) approach. In Islamic perspective, humans consist not only of physical elements but also psychological and spiritual dimensions that influence personality and behavior. These dimensions include an-nafs, al-‘aql, ar-ruh, al-fitrah, as-shadr, al-qalb, and al-fu’ād, which have different yet complementary roles. This research uses a library research method with a descriptive analytical approach. Data were collected from relevant books and journals and analyzed through thematic interpretation by gathering Qur’anic verses related to human psychological dimensions. The findings show that these dimensions are dynamic and interconnected, where an-nafs functions as the source of impulses, al-‘aql as reasoning, ar-ruh as the spiritual element, and al-fitrah as the basic potential toward goodness, while as-shadr, al-qalb, and al-fu’ād function as centers of emotional and spiritual awareness.
Internalisasi Nilai-Nilai Iman dalam Pendidikan Agama Islam: Telaah Al-Qur'an dan Hadis tentang Hakikat dan Tingkatan Keimanan Kisti Wulan Dari; Nur Hidayah Adelia; Ranti Riani Nur Iffah; Zilvi Syalsabillah; Arin Setiani; Nadirah Syafitri; Alihan Satra
NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 2 No. 3 (2026): NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) STKIP Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62387/naafi.v2i3.450

Abstract

This study aims to analyze the concept of faith from the perspective of the Qur'an and Hadith and its relevance to the internalization of faith values ​​in Islamic Religious Education (PAI). This study is motivated by the importance of strengthening the aspect of faith as the foundation for character formation in students amidst various moral and social challenges. The method used is library research with a descriptive-analytical approach to verses from the Qur'an and Hadith related to the nature, levels, and implementation of faith. The results show that faith encompasses not only inner conviction but also is manifested through words and deeds. The Qur'an and Hadith explain that faith has levels that can increase or decrease according to the quality of one's obedience and good deeds. In the context of PAI, internalization of faith values ​​can be achieved through a learning process that emphasizes the cognitive, affective, and psychomotor aspects in an integrated manner. Thus, a comprehensive understanding of the nature and levels of faith contributes to developing students with Islamic character, noble morals, and spiritual steadfastness in everyday life
Nasikh dan Mansukh dalam Al-Qur’an: Telaah Kaidah Tafsir Zilvi Syalsabillah; Indah Salwa; Siti Dhea Luthfiyyah; Khoirul Aziz; Rifqi Annas; Ibnu Rozali
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/2d762v76

Abstract

Penelitian ini membahas konsep nasikh dan mansukh dalam Al-Qur’an sebagai salah satu kajian penting dalam ilmu tafsir dan Ulumul Qur’an. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pemahaman terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang mengalami perubahan hukum agar tidak terjadi kesalahan dalam penafsiran. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian nasikh dan mansukh, menganalisis contoh penerapannya dalam proses pengharaman khamr, serta menjelaskan relevansinya dalam kajian Ulumul Qur’an. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) melalui kajian terhadap Al-Qur’an, kitab tafsir, buku Ulumul Qur’an, jurnal, serta video kajian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep nasikh dan mansukh merupakan bentuk hikmah Allah dalam menetapkan hukum secara bertahap sesuai kondisi sosial dan psikologis masyarakat. Salah satu contoh yang paling jelas adalah proses pengharaman khamr yang dilakukan melalui tiga tahapan hingga akhirnya diharamkan secara total. Selain itu, kajian nasikh dan mansukh memiliki peran penting dalam memahami perkembangan hukum Islam, menghindari kesalahan dalam penetapan hukum, serta menunjukkan bahwa syariat Islam bersifat bijaksana, bertahap, dan relevan dengan kehidupan manusia. Dengan demikian, konsep nasikh dan mansukh menjadi bagian penting dalam memahami kesempurnaan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam.