Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kemandirian Belajar Matematika Siswa SMP Dengan Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share Nur 'Afifah; Tua Halomoan Harahap
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 4, No 2 (2023): journal Mathematics Eduaction Sigma
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v4i2.16203

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemandirian belajar matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share.  Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SMP. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII sebanyak 32 orang yang terdiri dari 16orang laki-laki dan 16 orang perempuan.  Objek penelitian adalah kemandirian belajar matematika siswa dalam pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yaitu setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Tes kemandirian belajar siswa dilakukan di awal dan akhir setiap siklus. Tes kemandirian belajar siswa terdiri dari 3 soal. Adapun hasil penelitian yaitu terdapat peningkatan kemandirian belajar siswa SMP. Didukung oleh ahsil penelitian pada aspek kognitoif yaitu hasil tes kemandirian belajar matematika siswa diakhir siklus I yitu rata-rata 58,20 dan ketintasan klasikal 50%, dan indeks gain 0,40 dengan kriteria peningkatan sedang. Hasil tes kemandirian belajar matematika siswa siakhir siklus II, yaitu rata-rata 71,20, dan ketuntasan klasikal 87,50%, dan indeks gain 0,63 dengan kriteria peningkatan sedang. Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankanpembelajaran matematika denganmenerapkanmodel pembelajaran kooperatif tipethinkpair-share, sebagai bahan masukan bagi sekolah untuk meningkatkan kemandirian belajara matematika siswa, mutu dan inovasi pembelajaran, sebagai bahan masukan bagi guru dalam upaya meningkatkan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran agar aktivitas siswa dalam pembelajaran juga meningkat, pembelajaran matematika dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share mengutamakan siswa bekerja secara mandiri, dan bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengadaptasi langkah-langkah yang ada dalam penelitian ini dan memperbaiki kekurangan-kekurangan dalam penelitian ini.
SOSIALIASI PENGAPLIKASIAN ANIMATION MATHBOOK DEAF AND MUTE UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN NUMERASI PADA PENYANDANG TUNA RUNGU WICARA DI SLB YAYASAN TAMAN PENDIDIKAN ISLAM Nur ‘Afifah; Yayang Yasinta; Ilham Umair; Sylvi Agustin; Khairuni Afriza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4388-4395

Abstract

PKM ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi pengaplikasian Animation Mathbook Deaf and Mute Berdasarkan hasil wawancara dan observasi di Yayasan SLB ABC Taman Pendidikan Islam bahwa numerasi siswa di yayasan tersebut masih rendah, karena buku yang diberian pemerintah terlalu rendah terhadap kemampuan peserta didik di yayasan tersebut dan buku matematika yang normal terlalu tinggi bagi anak tuna rungu wicara di sekolah tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan buku yang sesuai dengan kemampuan anak tuna rungu wicara di Yayasan SLB ABC Taman Pendidikan Islam. Sosialisasi pengaplikasian diikuti oleh 10 peserta didik penyandang tuna rungu wicara, 1 guru penyandang tuna rungu wicara dan kepala sekola Yayasan SLB ABC Taman Pendidikan Islam.  
Pengembangan Lkpd Berbasis Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Nur' Afifah; Tua Halomoan Harahap; Surya Wisada Dachi
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 5, No 1 (2024): JOURNAL MATHEMATICS EDUCATION SIGMA
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v5i1.18583

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar LKPD berbasis Discovery Learning materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) dikelas VIII SMP Negeri 5 Percut Sei Tuan, mengetahuikevalidan bahan ajarserta keefektifan yang diketahui dari hasil Uji coba lapangan kepada peserta didik melalui LKPD. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitianResearch and Delopment (R&D). Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D Thiagarajan dan peneliti mengembangkan LKPD berbasis model discovery learning. Produk yang dihasilkan dari penelitian ini adalah bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan menggunakan model pengembangan 4D Thiagarajan. Tingkat kevalidan LKPD berbasis Discovery Learningantaralain: a)Validator dari duaahli materi memperoleh presentasi 87%dengankategori“valid tanpa revisi”,b)Validator ahli media memperoleh presentasi 93% dengan kategori “valid tanpa revisi”. Penilaian keefektifan LKPD berbasis Discovery Learning melalui Uji Efektifitas kepada peserta didikmemperolehhasil perhitungan Uji N-Gain Score, menunjukkan bahwa nilai rata-rata N-Gain Score adalah sebesar 0.67 termasuk dalam katagori ‘sedang’. Dengan nilai NGain score minimal 0.39 dan nilai N-Gain maksimal 1.00. Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan LKPD berbasis Discovey Learning efektif dan dapat digunakan dalam pembelajaran matematika materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV).
KOLABORASI PEDULI MAHASISWA DAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERSIHAN PANTAI MELALUI AKSI BERSIH PANTAI DI DESA BAGAN KUALA, KECAMATAN TANJUNG BERINGIN KABUPATEN SERDANG BERDAGAI Sary, Fatma; Simamora, Kristiani; Indriani, Rizka; Arianti, Annisa; Afifah, Nur
JURNAL TIPS JURNAL RISET, PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : UIN SU Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah mengaplikasikan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa dan juga masyarakat setempat terhadap pentingnya kebersihan pantai objek wisata guna mendorong daya tarik wisata di Pantai merdeka. Selain itu, memberikan pemahaman kepada masyarakat pengelola objek wisata akan pentingnya menjaga kebersihan pantai dan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem serta membersihkan kawasan wisata Kebersihan lingkungan merupakan salah satu tolak ukur kualitas hidup masyarakat. Lingkungan bersih merupakan dambaan semua orang. Namun tidak mudah untuk menciptakan lingkungan kita bisa terlihat bersih dan rapi sehingga nyaman untuk dilihat. Banyak slogan yang mengajak kita untuk menjaga kebersihan dan keamanan. Namun kenyataannya, kita masih membuang sampah sembarangan. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan melakukan kerja bakti sosial melalui kegiatan membersihkan pantai. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah menjaga kebersihan pantai yang terdapat di Desa Bagan Kuala dan harapan tim pengabdian kepada masyarakat dan pemerintah setempat dalam mengedukasi dan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kawasan wisata yang ada di daerahnya guna mencipatakan pertumbuhan ekonomi dari aspek pariwisataan.
SOSIALIASI PENGAPLIKASIAN ANIMATION MATHBOOK DEAF AND MUTE UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN NUMERASI PADA PENYANDANG TUNA RUNGU WICARA DI SLB YAYASAN TAMAN PENDIDIKAN ISLAM Nur ‘Afifah; Yayang Yasinta; Ilham Umair; Sylvi Agustin; Khairuni Afriza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4388-4395

Abstract

PKM ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi pengaplikasian Animation Mathbook Deaf and Mute Berdasarkan hasil wawancara dan observasi di Yayasan SLB ABC Taman Pendidikan Islam bahwa numerasi siswa di yayasan tersebut masih rendah, karena buku yang diberian pemerintah terlalu rendah terhadap kemampuan peserta didik di yayasan tersebut dan buku matematika yang normal terlalu tinggi bagi anak tuna rungu wicara di sekolah tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan buku yang sesuai dengan kemampuan anak tuna rungu wicara di Yayasan SLB ABC Taman Pendidikan Islam. Sosialisasi pengaplikasian diikuti oleh 10 peserta didik penyandang tuna rungu wicara, 1 guru penyandang tuna rungu wicara dan kepala sekola Yayasan SLB ABC Taman Pendidikan Islam. Â