Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kemandirian Belajar Matematika Siswa SMP Dengan Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share Nur 'Afifah; Tua Halomoan Harahap
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 4, No 2 (2023): journal Mathematics Eduaction Sigma
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v4i2.16203

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemandirian belajar matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share.  Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SMP. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII sebanyak 32 orang yang terdiri dari 16orang laki-laki dan 16 orang perempuan.  Objek penelitian adalah kemandirian belajar matematika siswa dalam pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yaitu setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Tes kemandirian belajar siswa dilakukan di awal dan akhir setiap siklus. Tes kemandirian belajar siswa terdiri dari 3 soal. Adapun hasil penelitian yaitu terdapat peningkatan kemandirian belajar siswa SMP. Didukung oleh ahsil penelitian pada aspek kognitoif yaitu hasil tes kemandirian belajar matematika siswa diakhir siklus I yitu rata-rata 58,20 dan ketintasan klasikal 50%, dan indeks gain 0,40 dengan kriteria peningkatan sedang. Hasil tes kemandirian belajar matematika siswa siakhir siklus II, yaitu rata-rata 71,20, dan ketuntasan klasikal 87,50%, dan indeks gain 0,63 dengan kriteria peningkatan sedang. Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankanpembelajaran matematika denganmenerapkanmodel pembelajaran kooperatif tipethinkpair-share, sebagai bahan masukan bagi sekolah untuk meningkatkan kemandirian belajara matematika siswa, mutu dan inovasi pembelajaran, sebagai bahan masukan bagi guru dalam upaya meningkatkan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran agar aktivitas siswa dalam pembelajaran juga meningkat, pembelajaran matematika dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share mengutamakan siswa bekerja secara mandiri, dan bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengadaptasi langkah-langkah yang ada dalam penelitian ini dan memperbaiki kekurangan-kekurangan dalam penelitian ini.
SOSIALIASI PENGAPLIKASIAN ANIMATION MATHBOOK DEAF AND MUTE UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN NUMERASI PADA PENYANDANG TUNA RUNGU WICARA DI SLB YAYASAN TAMAN PENDIDIKAN ISLAM Nur ‘Afifah; Yayang Yasinta; Ilham Umair; Sylvi Agustin; Khairuni Afriza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4388-4395

Abstract

PKM ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi pengaplikasian Animation Mathbook Deaf and Mute Berdasarkan hasil wawancara dan observasi di Yayasan SLB ABC Taman Pendidikan Islam bahwa numerasi siswa di yayasan tersebut masih rendah, karena buku yang diberian pemerintah terlalu rendah terhadap kemampuan peserta didik di yayasan tersebut dan buku matematika yang normal terlalu tinggi bagi anak tuna rungu wicara di sekolah tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan buku yang sesuai dengan kemampuan anak tuna rungu wicara di Yayasan SLB ABC Taman Pendidikan Islam. Sosialisasi pengaplikasian diikuti oleh 10 peserta didik penyandang tuna rungu wicara, 1 guru penyandang tuna rungu wicara dan kepala sekola Yayasan SLB ABC Taman Pendidikan Islam.  
Pengembangan Lkpd Berbasis Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa SMP Nur' Afifah; Tua Halomoan Harahap; Surya Wisada Dachi
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 5, No 1 (2024): JOURNAL MATHEMATICS EDUCATION SIGMA
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v5i1.18583

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar LKPD berbasis Discovery Learning materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV) dikelas VIII SMP Negeri 5 Percut Sei Tuan, mengetahuikevalidan bahan ajarserta keefektifan yang diketahui dari hasil Uji coba lapangan kepada peserta didik melalui LKPD. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitianResearch and Delopment (R&D). Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D Thiagarajan dan peneliti mengembangkan LKPD berbasis model discovery learning. Produk yang dihasilkan dari penelitian ini adalah bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan menggunakan model pengembangan 4D Thiagarajan. Tingkat kevalidan LKPD berbasis Discovery Learningantaralain: a)Validator dari duaahli materi memperoleh presentasi 87%dengankategori“valid tanpa revisi”,b)Validator ahli media memperoleh presentasi 93% dengan kategori “valid tanpa revisi”. Penilaian keefektifan LKPD berbasis Discovery Learning melalui Uji Efektifitas kepada peserta didikmemperolehhasil perhitungan Uji N-Gain Score, menunjukkan bahwa nilai rata-rata N-Gain Score adalah sebesar 0.67 termasuk dalam katagori ‘sedang’. Dengan nilai NGain score minimal 0.39 dan nilai N-Gain maksimal 1.00. Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan LKPD berbasis Discovey Learning efektif dan dapat digunakan dalam pembelajaran matematika materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV).
KOLABORASI PEDULI MAHASISWA DAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERSIHAN PANTAI MELALUI AKSI BERSIH PANTAI DI DESA BAGAN KUALA, KECAMATAN TANJUNG BERINGIN KABUPATEN SERDANG BERDAGAI Sary, Fatma; Simamora, Kristiani; Indriani, Rizka; Arianti, Annisa; Afifah, Nur
JURNAL TIPS JURNAL RISET, PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : UIN SU Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah mengaplikasikan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa dan juga masyarakat setempat terhadap pentingnya kebersihan pantai objek wisata guna mendorong daya tarik wisata di Pantai merdeka. Selain itu, memberikan pemahaman kepada masyarakat pengelola objek wisata akan pentingnya menjaga kebersihan pantai dan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem serta membersihkan kawasan wisata Kebersihan lingkungan merupakan salah satu tolak ukur kualitas hidup masyarakat. Lingkungan bersih merupakan dambaan semua orang. Namun tidak mudah untuk menciptakan lingkungan kita bisa terlihat bersih dan rapi sehingga nyaman untuk dilihat. Banyak slogan yang mengajak kita untuk menjaga kebersihan dan keamanan. Namun kenyataannya, kita masih membuang sampah sembarangan. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan melakukan kerja bakti sosial melalui kegiatan membersihkan pantai. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah menjaga kebersihan pantai yang terdapat di Desa Bagan Kuala dan harapan tim pengabdian kepada masyarakat dan pemerintah setempat dalam mengedukasi dan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kawasan wisata yang ada di daerahnya guna mencipatakan pertumbuhan ekonomi dari aspek pariwisataan.
SOSIALIASI PENGAPLIKASIAN ANIMATION MATHBOOK DEAF AND MUTE UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN NUMERASI PADA PENYANDANG TUNA RUNGU WICARA DI SLB YAYASAN TAMAN PENDIDIKAN ISLAM Nur ‘Afifah; Yayang Yasinta; Ilham Umair; Sylvi Agustin; Khairuni Afriza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4388-4395

Abstract

PKM ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi pengaplikasian Animation Mathbook Deaf and Mute Berdasarkan hasil wawancara dan observasi di Yayasan SLB ABC Taman Pendidikan Islam bahwa numerasi siswa di yayasan tersebut masih rendah, karena buku yang diberian pemerintah terlalu rendah terhadap kemampuan peserta didik di yayasan tersebut dan buku matematika yang normal terlalu tinggi bagi anak tuna rungu wicara di sekolah tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan buku yang sesuai dengan kemampuan anak tuna rungu wicara di Yayasan SLB ABC Taman Pendidikan Islam. Sosialisasi pengaplikasian diikuti oleh 10 peserta didik penyandang tuna rungu wicara, 1 guru penyandang tuna rungu wicara dan kepala sekola Yayasan SLB ABC Taman Pendidikan Islam.  
Pemanfaatan Media Diorama untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Materi Ekosistem pada Siswa Kelas III UPT SDN 087 Nagasaribu IV Murlan Siregar; Nur Afifah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS pada materi ekosistem di sekolah dasar akibat karakteristik materi yang abstrak dan minimnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III melalui pemanfaatan media diorama di UPT SDN 087 Nagasaribu IV tahun ajaran 2025/2026. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa, yang terdiri atas 13 siswa perempuan dan 11 siswa laki-laki. Data dikumpulkan melalui teknik tes hasil belajar, observasi aktivitas belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang konsisten pada setiap tahapnya. Pada tahap prasiklus, nilai rata-rata kelas hanya mencapai 39,17 dengan tingkat ketuntasan 0%. Setelah dilakukan intervensi pada siklus I, rata-rata kelas meningkat menjadi 58,50 dengan persentase ketuntasan 33,33%. Pada siklus II, hasil belajar mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata mencapai 80,42 dan tingkat ketuntasan klasikal mencapai 75% (18 siswa tuntas). Peningkatan ini juga dibarengi dengan meningkatnya keaktifan serta partisipasi siswa selama proses eksplorasi media diorama berlangsung. Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media diorama secara efektif mampu meningkatkan pemahaman konsep ekosistem dan hasil belajar siswa melalui visualisasi konkret yang relevan dengan tahap perkembangan operasional konkret siswa sekolah dasar.
Penguatan Karakter dan Pengetahuan Dasar Anak Usia Dini Melalui Program Pengabdian Masyarakat Abdurrahman Zuhdi; Adang Aldhila; Nur ‘Afifah; Wulan Dari; Citra Musprawita; Edisah Putra Nainggolan
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jpm.v4i3.1385

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Karisma di Kelurahan Karang Berombak, Medan Barat, pada 15 September 2025 hingga 24 september 2025 dilaksanakan untuk mendukung pengembangan potensi lokal sekaligus melestarikan tradisi masyarakat. Kegiatan meliputi pendampingan UMKM, pelestarian budaya melalui tari dan permainan tradisional, edukasi anak-anak, kegiatan keagamaan, serta kerja bakti. Program ini menggunakan metode observasi, sosialisasi, dan pendampingan masyarakat. Hasilnya menunjukkan peningkatan keterampilan UMKM, penguatan karakter anak, serta kesadaran masyarakat dalam menjaga budaya lokal. KKN ini berhasil mempererat hubungan mahasiswa dengan warga serta memberi dampak sosial, budaya, dan ekonomi. The Karisma Community Service Program (KKN) in Karang Berombak, Medan Barat, held in 2025 September 15 to 24, aimed to develop local potential and preserve community traditions. Activities included MSME assistance, cultural preservation through dance and traditional games, children’s education, religious events, and communal work. Methods used were observation, socialization, and mentoring. The results showed improvements in MSME skills, children’s character building, and community awareness of cultural preservation. This program strengthened student-community relations and created social, cultural, and economic impacts.
Self-efficacy, self-regulation, and math anxiety as predictors of elementary students’ mathematical problem-solving Arief Aulia Rahman; Nur ‘Afifah; Ahmad Rahmatika; Cesar Augusto Hernández Suárez
Jurnal Elemen Vol 11 No 4 (2025): October
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v11i4.30046

Abstract

Mathematical problem-solving is a core competency in primary education, yet how self-efficacy, self-regulation, and mathematics anxiety jointly influence performance on tasks of varying cognitive demand remains unclear. This study assessed 180 fifth-grade students from five public elementary schools in Medan City, Indonesia, using three instruments: a 10-item Mathematics Achievement Test (6 LOTS and 4 HOTS items), a 20-item Self-Efficacy and Self-Regulation Scale (10 items per subscale), and the 9-item Modified Abbreviated Math Anxiety Scale (mAMAS). Multiple linear regression showed that self-efficacy (βLOTS = 0.279; βHOTS = 0.261) and self-regulation (βLOTS = 0.214; βHOTS = 0.223) significantly predicted performance on both lower- and higher-order thinking tasks (p < 0.001), explaining 63.7% and 55.2% of the variance, respectively. Mathematics anxiety was not a significant predictor (p > 0.23). Findings suggest that fostering students’ confidence and metacognitive strategies is more effective than reducing anxiety for improving mathematical problem-solving across cognitive complexity levels. Educational interventions should prioritize strengthening self-efficacy and self-regulation to support robust mathematical development in upper primary classrooms.