Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Hukum terhadap Putusan Nomor 6234/Pdt.G/2020/ Pa. Badg Akibat Wanprestasi Nasabah pada Pembiayaan Murabahah Rahmat Fizran; Mohamad Andri Ibrahim; Intan Manggala Wijayanti
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.5348

Abstract

Abstract. Murabahah is an agreement to buy and sell an item by affirming its purchase price to the buyer and the buyer paying it at a higher price as an agreed profit. In murabahah financing, there are sometimes defaults, for example defaults committed by Bank Syariah Indonesia customers with case number 6234/Pdt.G/2020/ Pa. Badg. Customers in 2017 received murabahah financing, initially customers were able to fulfill their obligations, but at the beginning of 2019 customers could not fulfill their installments to the bank so the bank gave warnings one to three, but customers did not heed it. In addition, the bank had also offered restructuring, but it was rejected by the customer. Then it is appropriate for the bank to execute the bank's dependent rights as the first dependent rights holder to execute the dependent rights alone or through the KPKNL. The auction of this guarantee is considered to be detrimental to the customer because the price limit of the collateral object is too low and the execution of this auction should be carried out through the fiat of the local religious court, because this makes the customer or plaintiff sue the BSI bank to the religious court As for the judge's decision in this case is to reject the customer's lawsuit. the urgency of this study is to know the bank's handling of problematic murabahah financing in BSI and the legal analysis of the judgment number 6234/Pdt.G/2020/ Pa. Badg due to default of the client on the murbahah settlement. The methods used are qualitative, interview data collection techniques, literature studies and documentation. Data analysis techniques condense data, display data, and draw conclusions the results of this study show that the price limit determined by the bank without customer agreement does not conflict with the MUI fatwa of the National Shari'a Council No. 47 / DSN-MUI / II / 2005. Abstrak. Murabahah merupakan akad jual beli suatu barang dengan menegaskan harga belinya kepada pembeli dan pembeli membayarnya dengan harga yang lebih sebagai keuntungan yang disepakati. Dalam pembiayaan murabahah kadang terjadi wanprestasi, Sebagai contoh wanprestasi yang dilakukan oleh nasabah Bank Syariah Indonesia dengan nomor perkara 6234/Pdt.G/2020/ Pa. Badg. Nasabah ditahun 2017 mendapatkan pembiayaan murabahah, pada awalnya nasabah dapat memenuhi kewajibannya, akan tetapi diawal tahun 2019 nasabah tidak dapat memenuhi angsurannya kepada bank sehingga bank memberikan peringatan satu hingga tiga, tetapi nasabah tidak mengindahkannya. Selain itu bank juga sudah menawarkan restrukturisasi, tetapi ditolak oleh nasabah. Maka sudah selayakanya bank mengeksekusi hak tanggungan bank sebagai pemegang hak tanggungan pertama mengeksekusi hak tanggungan secara sendiri atau melalui KPKNL. Adapun pelelangan jaminan ini dirasa merugikan nasabah dikarenakan limit harga objek jaminan terlalu rendah dan seharusnya eksekusi lelang ini dilakukan melalui fiat pengadilan agama setempat, karena hal inilah membuat nasabah atau penggugat menggugat bank BSI ke pengadilan agama Adapun putusan hakim dalam perkara ini ialah menolak gugatan nasabah. urgensi penelitian ini adalah mengetahui penanganan bank terhadap pembiayaan murabahah bermasalah di BSI dan analisis hukum terhadap putusan nomor 6234/Pdt.G/2020/ Pa. Badg akibat wanprestasi nasabah pada pembiyaan murbahah. Metode yang digunakan ialah kualitatif, Teknik pengumpulan data wawancara, studi literatur dan dokumentasi. Teknik analisis data memadatkan data, menampilkan data, dan menarik kesimpulan hasil penelitian ini menunjukan bahwa limit harga yang ditentukan bank tanpa kesepakatan nasabah tidak bertentangan dengan fatwa MUI Dewan Syari’ah Nasional No 47/DSN-MUI/II/2005.
Investasi Saham Syariah dalam Perspektif Fikih Muamalah Hilda Maulida Fauziah; Mohamad Andri Ibrahim
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 1, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.182 KB) | DOI: 10.29313/jrps.v1i2.1573

Abstract

Abstract. Investment and stock is growing in Indonesia. One of them is syariah stock which grow rapidly until now. The development of Islamic stock investment is not only seen from the stock itself, but also from the understanding of the Indonesian people about Islamic stocks. Therefore, researchers will conduct research on Islamic stock investment in the perspective of muamalah fiqh. The exploration technique utilized is a subjective examination strategy utilizing the kind of writing concentrate on research. Investment is not knowing in conventional people, islam also have syariah investment. Islam strongly supports investment activities, because in Islam the resources owned should not only be stored but must used for productive activities. Sharia shares needs to match with sharia principles. Sharia shares have strict control in terms of the halal scope of business activities. The legal basis for sharia stock investment includes the Koran, the Prophet's Hadith, and the Fiqh Muamalah Rules. The prerequisites for sharia shares are controlled in Bapepam-LK guideline number II.K.1 concerning the Issuance of Sharia Protections.And a sharia share is prohibited from conducting transactions that fall into the categories of tadlis, taghrir, ba'i najasy, ikhtikar, ghisysy, ghabn fahisy, ba'i al mad'um, and may not contain usury. Abstrak. Dunia investasi dan saham semakin berkembang di Indonesia. Salahsatunya adalah saham syariah yang terus berkembang pesat hingga kini. Perkembangan investasi saham syariah tidak hanya dilihat dari saham itu sendiri, namun juga dilihat dari pemahaman masyarakat Indonesia mengenai saham syariah. Maka dari itu, peneliti akan melakukan penelitian mengenai investasi saham syariah dalam perpektif fikih muamalah. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian studi literatur. Investasi tidak hanya dikenal dalam keuangan konvensional saja, namun dalam keuangan Islam pun dikenal dengan Investasi Syariah. Islam dengan tegas mendukung umatnya untuk berinvestasi, diajarkan bahwa setiap sumber daya yang dimiliki oleh seseorang tidak boleh hanya disimpan begitu saja tetapi harus dimanfaatkan menjadi produktif. Suatu saham baru dapat dikatakan saham syariah jika sudah memenuhi ketentuan dan kriteria berdasarkan prinsip syariah. Saham syariah memiliki kontrol yang ketat dalam hal kehalalan ruang lingkup kegiatan usaha. Dasar hukum dari investasi saham syariah diantaranya ada Al-Quran, Hadits Nabi, dan Kaidah Fikih Muamalah. Syarat-syarat dari saham syariah diatur dalam peraturan Bapepam-LK nomor II.K.1 tentang Penerbitan Efek syariah. Serta suatu saham syariah dilarang untuk melakukan transaksi yang termasuk dalam katergori tadlis, taghrir, ba’i najasy, ikhtikar, ghisysy, ghabn fahisy, ba’i al mad’um, dan tidak boleh mengandung riba.
Analisis Segmenting, Targeting, dan Positioning terhadap Layanan PTP Lending Fintech Syariah UMKM Alisa Qotrunnada; Mohamad Andri Ibrahim; Intan Manggala Wijayanti
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 2, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v2i1.2002

Abstract

Abstract. PT. AS is a sharia-based FinTech company. The purpose of this study is to analyze how the implementation of the STP strategy is carried out by PT. AS and analyze the suitability of the 4p mix against the STP analysis that has been applied. With the implementation of STP, it is possible to determine a marketing strategy that is in accordance with the intended target market. The method used in this study uses qualitative methods and a case study research approach. Data collection techniques with interviews and documentation. The results of the study are that the application of segmenting, targeting and positioning of AS has not implemented complete segmentation according to each variable. Segmentation should be adjusted to the most relevant conditions, by classifying variables according to their respective segmentation. In this case, A divides the variables into demographic segmentation only on gender. In addition, psychographic segmenting should be grouped according to the classification of special variables. So that the segmentation implementation strategy can be appropriate in determining the right target. The suitability of the 4P marketing mix is only according to product, place and promotion. The price is not suitable because there is no grouping in the income variable in Demographic Segmenting. Abstrak. PT. AS merupakan perusahaaan FinTech berbasis syariah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana penerapan strategi STP yang dilakukan oleh PT. AS dan menganalisis kesesuaian bauran 4p terhadap analisis STP yang telah diterapkan. Dengan adanya penerapan STP dapat menentukan strategi pemasaran yang sesuai dengan target pasar yang dituju. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan penelitian studi kasus. Teknik pegumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu bahwa penerapan segmenting, targeting, dan positioning AS belum menerapkan segmentasi secara lengkap sesuai dengan variabelnya masing-masing. Seharusnya segmentasi disesuaikan dengan kondisi yang paling relevan, dengan mengelompokkan variabel secara klasifikasi sesuai dengan segmentasinya masing-masing. Dalam hal ini A membagi variabel pada segmenting demografis hanya pada jenis kelamin saja. Selain itu untuk segmenting psikografis seharusnya dikelompokkan sesuai dengan klasifikasi variabel khusus. Agar strategi penerapan segmentasi dapat sesuai dalam menentukan target yang tepat. Kesesuaian bauran pemasaran 4P hanya sesuai pada product, place, dan promotion saja. Untuk price tidak sesuai karena tidak ada pengelompokkan dalam variabel pendapatan pada Segmenting Demografis.
Investasi Saham Syariah dalam Perspektif Fikih Muamalah Hilda Maulida Fauziah; Mohamad Andri Ibrahim
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 1, No. 2, Desember 2022, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v1i2.1573

Abstract

Abstract. Investment and stock is growing in Indonesia. One of them is syariah stock which grow rapidly until now. The development of Islamic stock investment is not only seen from the stock itself, but also from the understanding of the Indonesian people about Islamic stocks. Therefore, researchers will conduct research on Islamic stock investment in the perspective of muamalah fiqh. The exploration technique utilized is a subjective examination strategy utilizing the kind of writing concentrate on research. Investment is not knowing in conventional people, islam also have syariah investment. Islam strongly supports investment activities, because in Islam the resources owned should not only be stored but must used for productive activities. Sharia shares needs to match with sharia principles. Sharia shares have strict control in terms of the halal scope of business activities. The legal basis for sharia stock investment includes the Koran, the Prophet's Hadith, and the Fiqh Muamalah Rules. The prerequisites for sharia shares are controlled in Bapepam-LK guideline number II.K.1 concerning the Issuance of Sharia Protections.And a sharia share is prohibited from conducting transactions that fall into the categories of tadlis, taghrir, ba'i najasy, ikhtikar, ghisysy, ghabn fahisy, ba'i al mad'um, and may not contain usury. Abstrak. Dunia investasi dan saham semakin berkembang di Indonesia. Salahsatunya adalah saham syariah yang terus berkembang pesat hingga kini. Perkembangan investasi saham syariah tidak hanya dilihat dari saham itu sendiri, namun juga dilihat dari pemahaman masyarakat Indonesia mengenai saham syariah. Maka dari itu, peneliti akan melakukan penelitian mengenai investasi saham syariah dalam perpektif fikih muamalah. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian studi literatur. Investasi tidak hanya dikenal dalam keuangan konvensional saja, namun dalam keuangan Islam pun dikenal dengan Investasi Syariah. Islam dengan tegas mendukung umatnya untuk berinvestasi, diajarkan bahwa setiap sumber daya yang dimiliki oleh seseorang tidak boleh hanya disimpan begitu saja tetapi harus dimanfaatkan menjadi produktif. Suatu saham baru dapat dikatakan saham syariah jika sudah memenuhi ketentuan dan kriteria berdasarkan prinsip syariah. Saham syariah memiliki kontrol yang ketat dalam hal kehalalan ruang lingkup kegiatan usaha. Dasar hukum dari investasi saham syariah diantaranya ada Al-Quran, Hadits Nabi, dan Kaidah Fikih Muamalah. Syarat-syarat dari saham syariah diatur dalam peraturan Bapepam-LK nomor II.K.1 tentang Penerbitan Efek syariah. Serta suatu saham syariah dilarang untuk melakukan transaksi yang termasuk dalam katergori tadlis, taghrir, ba’i najasy, ikhtikar, ghisysy, ghabn fahisy, ba’i al mad’um, dan tidak boleh mengandung riba.
Analisis Segmenting, Targeting, dan Positioning terhadap Layanan PTP Lending Fintech Syariah UMKM Alisa Qotrunnada; Mohamad Andri Ibrahim; Intan Manggala Wijayanti
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 2, No. 1, Juli 2023, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v2i1.2002

Abstract

Abstract. PT. AS is a sharia-based FinTech company. The purpose of this study is to analyze how the implementation of the STP strategy is carried out by PT. AS and analyze the suitability of the 4p mix against the STP analysis that has been applied. With the implementation of STP, it is possible to determine a marketing strategy that is in accordance with the intended target market. The method used in this study uses qualitative methods and a case study research approach. Data collection techniques with interviews and documentation. The results of the study are that the application of segmenting, targeting and positioning of AS has not implemented complete segmentation according to each variable. Segmentation should be adjusted to the most relevant conditions, by classifying variables according to their respective segmentation. In this case, A divides the variables into demographic segmentation only on gender. In addition, psychographic segmenting should be grouped according to the classification of special variables. So that the segmentation implementation strategy can be appropriate in determining the right target. The suitability of the 4P marketing mix is only according to product, place and promotion. The price is not suitable because there is no grouping in the income variable in Demographic Segmenting. Abstrak. PT. AS merupakan perusahaaan FinTech berbasis syariah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana penerapan strategi STP yang dilakukan oleh PT. AS dan menganalisis kesesuaian bauran 4p terhadap analisis STP yang telah diterapkan. Dengan adanya penerapan STP dapat menentukan strategi pemasaran yang sesuai dengan target pasar yang dituju. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan penelitian studi kasus. Teknik pegumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu bahwa penerapan segmenting, targeting, dan positioning AS belum menerapkan segmentasi secara lengkap sesuai dengan variabelnya masing-masing. Seharusnya segmentasi disesuaikan dengan kondisi yang paling relevan, dengan mengelompokkan variabel secara klasifikasi sesuai dengan segmentasinya masing-masing. Dalam hal ini A membagi variabel pada segmenting demografis hanya pada jenis kelamin saja. Selain itu untuk segmenting psikografis seharusnya dikelompokkan sesuai dengan klasifikasi variabel khusus. Agar strategi penerapan segmentasi dapat sesuai dalam menentukan target yang tepat. Kesesuaian bauran pemasaran 4P hanya sesuai pada product, place, dan promotion saja. Untuk price tidak sesuai karena tidak ada pengelompokkan dalam variabel pendapatan pada Segmenting Demografis.
Pendampingan Literasi Akad dan Produk Pembiayaan Financial Teknologi Berbasis Syariah Bagi Ibu PKK Kelurahan Kadungora Eprianti, Nanik; Srisusilawati, Popon; Ibrahim, Mohamad Andri; Wijayanti, Intan Manggala; Rahmah, Luni Nur; Rahmadani, Yunifa
Journal of Community Research and Service Vol 7, No 2: July 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v7i2.49926

Abstract

Fintech syariah merupakan layanan atau produk keuangan yang menggunakan teknologi dengan basis skema syariah, kemunculan Fintech syariah di Indonesia merupakan respon terhadap perkembangan perusahaan Fintech konvensional yang menggunakan instrumen bunga dalam operasionalnya. Berbagai produk dari financial technology didesain untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses produk dari Fintech tersebut baik berupa pinjaman, penghimpunan dana secara kolektif, pembayaran online, permodalan, investasi dan produk fintech lainnya. Di keluarahan kadungora kecamatan kadungora, masih banyak yang mengunakan bank emok, dimana Ketika meminjam pada bank emok admintrasi cukup mudah hanya aja jika masyarakat telat membayar angsuran akan dikenakan denda cukup besar dan ada tekanan dari pihak bank. Kurangnya pemahaman masyarakat tentang financial technology yang berdampak pada lambatnya perkembangan financial teknologi berbasis syariah di Indoneisa. Tujuan penelitian ini yaitu; Untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat melalui ibu PKK tentang literasi akad dan produk pembiayaan financial teknologi berbasis syariah di Desa kadungora. Dari pengabdian ini tujuan jangka panjangnya adalah meningkatkan pengguna jasa keuangan secara online (fintech) dengan suatu pembelajaran yang inovatif berbasis pendampingan untuk menambah ilmu pengetahuan dan meningkatkan usaha bagi usaha kecil menengah serta berkontribusi dalam perkembangan financial teknologi. Metode dalam pendampingan ibu PKK ini dengan cara menghubungi dan menjalin kerjasama dengan ibu lurah di desa kadungora, kemudian melakukan pendekatan dengan survey ke desa kadungora, selanjutnya mengumpulkan ibu pkk dan memberikan gambaran umum mengenai kegiatan pendampingan, serta dilakukan pendampingan kepada ibu pkk tentang financial technology mulai dari produk, akad dan manfaat yang ada di jasa keuangan financial technology.
Pengaruh BOPO, FDR, CAR, dan Modal Intelektual terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah Amelya Wulandari; Mohamad Andri Ibrahim
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 3, No. 1, Juli 2024, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrps.v3i1.3748

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah BOPO, FDR, CAR, dan modal intelektual dapat mempengaruhi kinerja keuangan Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia. Dalam Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang diukur menggunakan data panel dan metode analisis regresi linier berganda dengan eviews 12 sebagai alat pengolahannya. Hasil pengujian hipotesis uji t membuktikan bahwa Biaya Operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan (ROA), Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan (ROA), modal intelektual berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja keuangan (ROA). Secara simultan BOPO, FDR, CAR, dan modal intelektual memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel dependen. koefisien determinasi (uji R2) untuk model regresi antara variabel independent dan dependen menunjukkan bahwa variasi variabel independen yaitu BOPO, FDR dan Modal intelektual mampu menjelaskan variabel dependen kinerja keuangan perusahaan sebesar 85.2159 %, dan 14.7841%  dijelaskan atau digambarkan oleh variasi variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian ini. Abstract. Meanwhile, Return on Assets (ROA) for Islamic commercial banks has fluctuated during the period from 2019 to 2022. This research aims to determine whether BOPO (Operational Costs to Operating Income), FDR (Financing to Deposit Ratio), CAR (Capital Adequacy Ratio), and intellectual capital can influence the financial performance of Islamic commercial banks in Indonesia. The study employs a quantitative approach, measured using panel data and multiple linear regression analysis with Eviews 12 as the processing tool. The hypothesis testing results demonstrate that Operational Costs to Operating Income (BOPO) has a negative and significant impact on financial performance (ROA), while Financing to Deposit Ratio (FDR) and Capital Adequacy Ratio (CAR) have positive and significant effects on financial performance (ROA). Intellectual capital has a positive but insignificant impact on financial performance (ROA). Simultaneously, BOPO, FDR, CAR, and intellectual capital significantly influence the dependent variable.
Pengaruh BI Rate dan Ukuran Perusahaan terhadap Volatilitas Harga Saham Perusahaan Bank Syariah Periode 2019-2022 Elisa Siti Widyastuti; Mohamad Andri Ibrahim; Wijayanti, Intan Manggala
Bandung Conference Series: Syariah Banking Vol. 3 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Syariah Banking
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssb.v3i2.14319

Abstract

Abstract. This study examines the financial performance of Bank Victoria Syariah, particularly the observed increase in Non-Performing Financing (NPF) from 2019 to 2022, despite a concurrent rise in Return on Assets (ROA). This outcome contradicts Yulihapsari's theory, which posits that an increase in NPF should lead to a decrease in ROA, and vice versa. Additionally, the theory suggests that a rise in Capital Adequacy Ratio (CAR) should positively affect ROA, while a decrease in CAR should negatively impact ROA. The purpose of this research is to analyze the simultaneous and partial effects of NPF and CAR on ROA at Bank Victoria Syariah from 2018 to 2022. The study employs a quantitative approach with descriptive analysis, utilizing multiple regression analysis and classical assumption tests, including normality, multicollinearity, heteroscedasticity, and autocorrelation tests. The F-test significance value is 0.06, which is greater than 0.05, indicating that NPF and CAR do not significantly affect ROA simultaneously. However, the t-test results reveal that the NPF value is 0.038 (less than 0.05) and CAR value is 0.035 (less than 0.05), suggesting that both NPF and CAR individually impact ROA. Thus, while NPF and CAR do not have a significant combined effect on ROA, each has a distinct influence on Bank Victoria Syariah's ROA. Abstrak. Volatilitas harga saham merupakan pengukuran statistik naik turunnya harga saham dalam kurun waktu tertentu. Secara umum, volatilitas harga saham mencerminkan tingkat risiko yang akan dihadapi investor. Semakin tinggi volatilitas harga saham, semakin tinggi pula harga saham, semakin tinggi juga risikonya dengan harapan mendapatkan keuntungan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara BI Rate dan ukuran perusahaan terhadap volatilitas harga saham pada perusahaan bank syariah selama periode 2019-2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder, data yang digunakan data bulanan dari Januari 2019 hingga Desember 2022 yang diambil dari berbagai sumber dengan teknik dokumentasi. Populasi yang digunakan yaitu meliputi semua perusahaan perbankan syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh 3 perusahaan berdasarkan kriteria. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan bantuan software Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel BI Rate secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap volatilitas harga saham. Sedangkan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap volatilitas harga saham. Dan secara simultan BI Rate dan ukuran perusahaan berpengaruh dan siginifikan terhadap volatilitas harga saham perusahaan bank syariah periode 2019-2022. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0.064menunjukkan bahwa 6,4% volatilitas harga saham dijelaskan oleh BI Rate dan ukuran perusahaan, sedangkan sisanya 93,4% dijelaskan oleh variabel lain.
Pengaruh NOM, BOPO dan NPF terhadap Return On Asset (ROA) pada PT. Bank Muamalat Indonesia Periode 2019-2023 Nadya Az-Zahra; Hidayat, Yayat Rahmat; Ibrahim, Mohamad Andri
Bandung Conference Series: Syariah Banking Vol. 3 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Syariah Banking
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssb.v3i2.14353

Abstract

Abstract. This research aims to analyze the influence of Net Operating Margin (NOM), Operational Costs on Operating Income (BOPO), and Non-Performing Financing (NPF) on Return on Assets (ROA) at PT. Bank Muamalat Indonesia for the 2019-2023 period. The research method used is multiple linear regression with secondary data obtained from PT's quarterly financial reports. Bank Muamalat Indonesia. The research results show that NOM has no significant effect on ROA, BOPO has a negative and significant effect on ROA, while NPF has no significant effect on ROA. The coefficient of determination (R-squared) shows that 79.18% of the variation in ROA can be explained by the independent variables in the model (NOM, BOPO, and NPF). This research provides recommendations for Bank Muamalat Indonesia to improve operational efficiency, implement good risk management, and optimize operational income to increase bank profitability. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Net Operating Margin (NOM), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Non-Performing Financing (NPF) terhadap Return on Asset (ROA) pada PT. Bank Muamalat Indonesia periode 2019-2023. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan triwulanan PT. Bank Muamalat Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NOM tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, sedangkan NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Koefisien determinasi (R-squared) menunjukkan bahwa 79.18% variasi dalam ROA dapat dijelaskan oleh variabel-variabel independen dalam model (NOM, BOPO, dan NPF). Penelitian ini memberikan rekomendasi agar Bank Muamalat Indonesia meningkatkan efisiensi operasional, menerapkan manajemen risiko yang baik, dan mengoptimalkan pendapatan operasional untuk meningkatkan profitabilitas bank.
Pengaruh Good Corporate Governance tehadap Harga Saham Bank Syariah yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Anisa Nurul Hakim; Mohamad Andri Ibrahim; Irma Yulita Silviany
Bandung Conference Series: Syariah Banking Vol. 3 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Syariah Banking
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssb.v3i2.14391

Abstract

Abstract. This study investigates the influence of the independent board of commissioners and the size of the company on the share price of Islamic banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). Using cross-sectional data from Islamic banks over a certain period, this study uses a regression model with cross-section fixed effects to account for fixed differences between companies. The results of the calculation show that the Independent Board of Commissioners has a significant positive influence on the share price, indicating that transparency and strong oversight can increase the company's value in the eyes of investors. On the other hand, company size was not found to have a consistent significant influence on stock prices in the context of Islamic banks on the IDX. Abstrak. Penelitian ini menginvestigasi pengaruh dewan komisaris independen dan ukuran perusahaan terhadap harga saham bank syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Menggunakan data cross-sectional dari bank-bank syariah selama periode tertentu, penelitian ini menggunakan model regresi dengan cross-section fixed effects untuk memperhitungkan perbedaan tetap antara perusahaan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Dewan Komisaris Independen memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap harga saham, menunjukkan bahwa transparansi dan pengawasan yang kuat dapat meningkatkan nilai perusahaan di mata investor. Di sisi lain, ukuran perusahaan tidak ditemukan memiliki pengaruh signifikan yang konsisten terhadap harga saham dalam konteks bank syariah di BEI.