Hikam Hulwanullah
Universitas Negeri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN KELEMBAGAAN KOPERASI MERAH PUTIH DAN BUMDES SEBAGAI STRATEGI PENCAPAIAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DI DESA ARJOWINANGUN, KABUPATEN PACITAN Ellectrananda Anugerah Ash-Shidiqqi; Muh. Ali Masnun; Hananto Widodo; Intan Lovisonnya; Hikam Hulwanullah; Sulaksono Sulaksono; Muklis Al'anam; Bahrul Amiq
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi Desa Merah Putih dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui penguatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan dan manajerial Koperasi Merah Putih serta BUMDes di Desa Arjowinangun, Kabupaten Pacitan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, penyuluhan hukum, pendampingan tata kelola kelembagaan, penyusunan rencana bisnis, dan evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai tata kelola koperasi dan BUMDes, kemampuan menyusun rencana bisnis, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga ekonomi desa. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran pemangku kepentingan terhadap penerapan prinsip-prinsip SDGs dalam perencanaan pembangunan desa. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan melalui pendampingan partisipatif dapat mendukung tata kelola lembaga ekonomi desa yang lebih efektif dan berkelanjutan serta menjadi praktik yang berpotensi direplikasi pada desa lain dengan karakteristik serupa.
The Blank Votes as Valid Votes in Regional Election Counting: A Constitutional Law Perspective Nanda Friska Dewita; Hikam Hulwanullah
Qistie Jurnal Ilmu Hukum Vol 18 No 2 (2025): Qistie : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jqi.v18i2.14562

Abstract

This study examines the recognition of blank votes as valid votes in Indonesia’s regional elections from a constitutional law perspective. Using a normative approach, the research analyzes the legal framework and implications of Constitutional Court Decision No. 100/PUU-XIII/2015. The findings reveal that recognizing blank votes strengthens democratic legitimacy, enhances voter sovereignty, and functions as a corrective mechanism against oligarchic party practices. However, regulatory gaps remain regarding procedures when blank votes prevail. The study recommends reformulating electoral norms to ensure consistency, transparency, and legal certainty in regional elections.