Eka Tresna Gumelar
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Islam Bandung, Indonesia

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Evaluasi dan Strategi Pengembangan Bisnis “Wates Leather Goods” Fauzan, Muhammad Dhafin Fauzan; Eka Tresna Gumelar; Rezi Muhammad Taufik Permana
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i2.9221

Abstract

Abstract. "Wates Leather Goods" is one of the new players in the leather industry, founded in 2020. Since its inception, the company has successfully attracted consumers' attention with high-quality leather products that emphasize simple, functional, and minimalist designs. In the face of increasing competition in the market, "Wates Leather Goods" has realized the importance of improving business management and implementing effective business strategies to achieve sustainability and long-term growth. This report presents the results of the "Wates Leather Goods" business project aimed at enhancing business management through various analyses and business strategies such as Market and Competitor Analysis, SWOT Matrix, Space Matrix, Five Forces, and Balanced Scorecard. Business performance evaluation and financial metric measurements have also been conducted to measure the success of the business model implementation and identify areas that require improvement in the future. The evaluation results show company position in competitive quadran, significant improvement in finance with a reasonably good business performance, and successful achievements at the national and international levels. "Wates Leather Goods" focuses on product innovation and high-quality leather branding with simple and functional designs to meet customer needs. Through online expansion and strategic partnerships in the leather industry, the company increases brand visibility and adds value to its customers. Additionally, with sustainable business practices, "Wates Leather Goods" attracts environmentally and socially conscious consumers. It is expected that by implementing the recommendations from this report, "Wates Leather Goods" can continue to grow and achieve sustainable success in the leather industry. Abstrak. Perusahaan "Wates Leather Goods" adalah salah satu perusahaan baru di industri kulit, didirikan tahun 2020. Sejak awal pendiriannya, perusahaan ini telah berhasil menarik perhatian konsumen dengan produk-produk kulit berkualitas tinggi yang menonjolkan desain sederhana, fungsional, dan bergaya simple minimalist. Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di pasar, "Wates Leather Goods" telah menyadari pentingnya meningkatkan pengelolaan bisnis dan mengimplementasikan strategi bisnis yang efektif untuk mencapai keberlanjutan dan pertumbuhan jangka panjang. Laporan ini menyajikan hasil dari proyek bisnis "Wates Leather Goods" yang bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan bisnis melalui berbagai analisis dan strategi bisnis seperti Analisis Pasar dan Kompetitor, SWOT Matrix, Space Matrix, Five Forces, dan Balanced Score Card . Evaluasi kinerja bisnis dan pengukuran metrik keuangan juga telah dilakukan untuk mengukur keberhasilan implementasi model bisnis dan mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan di masa depan. Hasil evaluasi ini menunjukkan posisi perusahaan ada pada quadran competitive, adanya peningkatan yang cukup signifikan dalam aspek keuagan, performa bisnis yang cukup baik, serta berhasil meraih prestasi di tingkat nasional dan internasional. Adapun strategi pengembangan "Wates Leather Goods" fokus pada inovasi produk sebagai merek kulit berkualitas dengan desain sederhana dan fungsional untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Melalui ekspansi online dan kemitraan strategis dalam industri kulit, perusahaan meningkatkan visibilitas merek serta nilai tambah bagi pelanggan. Selain itu, dengan praktik sustainable business, "Wates Leather Goods" mampu menarik perhatian konsumen yang peduli pada dampak sosial dan lingkungan. Diharapkan dengan mengimplementasikan evaluasi dan strategi ini, "Wates Leather Goods" dapat terus berkembang dan mencapai keberhasilan yang berkelanjutan dalam industri kulit.
Analisis Pengendalian Kualitas dengan Menggunakan Metode SQC untuk Meminimumkan Produk Cacat Maulud, Ilham; Gumelar, Eka Tresna
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v3i2.9391

Abstract

Abstract. Demada Collection Convection is a convection engaged in the convection of gamis clothes which in its production activities is still minimal on quality control so that there are still many defective products. The purpose of this research is to find out how the controls carried out by the Demada Collection Convection, and analyze using the statistical quality control (SQC) method. In this research, the research method uses descriptive quantitative with data collection techniques, namely observation, interviews, and documentation. In collecting data, it starts with making check sheets, histograms, scatter charts, pareto charts, np control charts, and fishbone charts. The results of the study show that there are three types of defects that are often encountered, namely less neat stitches, torn buttonholes, and less strong buttons. Fishbone chart provides the causes of defects in production, including machine, method, human, and media (environment) factors. The Pareto chart provides data on the dominant type of damage, namely the less neat stitches that provide 36% of the total defects and the results of the analysis of the control chart show deviations from the special cause of variation in quality control at Demada Collection Convection which is caused by not having a clear SOP. To reduce defective products produced, Standard Operating Procedures (SOPs) are needed, conduct training for employees, perform maintenance on machines, and also add lighting to the production room. Abstrak. Konveksi Demada Collection merupakan konveksi yang bergerak dibidang konveksi baju gamis yang dalam kegiatan produksinya masih minim terhadap pengendalian kualitas sehingga masih terdapat banyak produk cacat. Tujuan dari penelitan ini untuk mengetahui bagaimana pengendalian yang dilakukan oleh Konveksi Demada Collection, serta menganalisis menggunakan metode statistical quality control (SQC). Pada penelitian kali ini metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam pengumpulan data dimulai dengan membuat check sheet, histogram, scatter chart, pareto chart, control chart np, dan fishbone chart. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya tiga jenis cacat yang sering ditemui, yakni jahitan kurang rapih, lubang kancing robek, dan kancing kurang kuat. Fishbone chart memberikan penyebab kecacatan pada produksi, diantaranya adalah dari faktor mesin, metode, manusia, dan juga media (lingkungan). Pareto chart memberikan data jenis kerusakan yang dominan yakni jahitan kurang rapih memberikan 36% dari total cacat dan hasil analisis dari control chart menunjukkan penyimpangan special cause of variation pada pengendalian kualitas di Konveksi Demada Collection yang disebabkan karena tidak memiliki SOP yang jelas. Untuk mengurangi produk cacat yang diproduksi diperlukan Standar Operasional Prosedur (SOP), melakukan pelatihan pada karyawan, melakukan perawatan pada mesin, dan juga menambah penerangan pada ruangan produksi.
Optimalisasi Sosial Media Ads dan Event Sponsorship sebagai Upaya Pengembangan Usaha “Bang Sang” Bagas Bayu Adjie; Eka Tresna Gumelar; Muhamad Taufik Permana, Rezi
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v4i2.15036

Abstract

Abstract. This final report focuses on the introduction of Bang Sang business which includes business profile, business evaluation, and business development. Bang Sang is a trademark name since 2023 which is engaged in business in the field of snacks. A competition and problems will definitely occur in running a business. Bang Sang uses several analysis methods such as using SWOT analysis, porter's five forces, balanced scorecard, SMART analysis, and boston consulting group matrix to find out the problems that occur. In addition, in the analysis method, Bang Sang also got a solution in solving his problems through business development programs which included social media marketing instagram, using the instagram ads feature, and event sponsorship. In this final business report, Bang Sang has also written several developments in his business since its inception such as business legality registration to business activities that have been carried out. It is hoped that with the final business report, Bang Sang can implement evaluation and business development strategies so that it can continue to grow in the future. Abstrak. Laporan akhir ini berfokus pada pengenalan bisnis Bang Sang yang meliputi profil bisnis, evalusi usaha, hingga pengembangan bisnis. Bang Sang merupakan sebuah nama merek dagang sejak tahun 2023 yang bergerak pada bisnis dibidang makanan ringan. Sebuah persaingan dan permasalahan pasti akan terjadi dalam menjalankan sebuah bisnis. Bang Sang menggunakan beberapa metode analisis seperti menggunakan SWOT analysis, five forces porter, balanced scorecard, SMART analysis, dan boston consulting group matrix untuk mengetahui permasalahan yang terjadi. Selain itu pada metode analisis tersebut juga Bang Sang mendapatkan solusi dalam memecahkan permasalahannya melalui program-program pengembangan usaha yang meliputi social media marketing instagram, penggunaan fitur ads instagram, dan event sponsorship. Pada laporan akhir bisnis ini juga, Bang Sang telah menuliskan beberapa perkembangan dalam usahanya sejak awal didirikan seperti pendaftaran legalitas usaha hingga aktivitas-aktivitas bisnis yang telah dilaksanakan. Diharapkan dengan adanya laporan akhir bisnis, Bang Sang dapat mengimplementasikan evaluasi dan strategi pengembangan bisnisnya agar dapat terus berkembang dimasa yang akan datang.
MENDORONG PRAKTIK BISNIS BERKELANJUTAN DAN PEMASARAN DIGITAL PADA SEKTOR UMKM DI THAILAND MELALUI COMMUNITY ENGAGEMENT Saraswati, Nindya; Meirani, Nadia; Assyofa, Allya Roosallyn; Nugraha, Yudha Dwi; Gumelar, Eka Tresna; Mulyaningsih, Hendrati Dwi; Handri, Handri; Wirayudha, Aditia; Rosandi, Mochamad Malik Akbar; Permana, Rezi Muhamad Taufik
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.38008

Abstract

Abstrak: UMKM di negara berkembang masih menghadapi permasalahan rendahnya pemahaman praktik bisnis berkelanjutan dan keterbatasan pemanfaatan pemasaran digital, khususnya pada sektor usaha berbasis pasar tradisional. Pengabdian kepada masyarakat internasional ini bertujuan meningkatkan kapasitas 30 pelaku UMKM Thailand dalam mengintegrasikan praktik bisnis berkelanjutan dan pemasaran digital sebagai strategi peningkatan daya saing, mencakup peningkatan hardskill berupa kemampuan teknis penggunaan platform pemasaran digital dan penerapan prinsip bisnis berkelanjutan, serta softskill berupa kesadaran, komitmen, dan adaptasi lintas budaya dalam berwirausaha. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan dan workshop praktik kepada mitra di Save One Go Market Yaek Kor Por Aor, Thailand. Evaluasi melalui pendekatan outcome-based evaluation yang menilai capaian nyata peserta menggunakan instrumen penilaian yang terdiri dari 15 item pertanyaan. Tingkat ketercapaian keberhasilan kegiatan diukur berdasarkan tiga dimensi, yaitu: (1) perubahan sikap yang tercermin dari meningkatnya kesadaran dan komitmen peserta terhadap praktik bisnis berkelanjutan dengan tingkat peningkatan softskill sebesar 82%; (2) perubahan sosial dan budaya usaha yang terlihat dari partisipasi aktif peserta dengan capaian 78%; serta (3) adopsi awal pemasaran digital sebagai indikator peningkatan hardskill dengan capaian sebesar 74%. Kebaruan kegiatan ini terletak pada model PkM internasional berbasis pasar lokal non-wisata yang mengintegrasikan keberlanjutan dan digitalisasi secara praktis dalam konteks lintas budaya.Abstract: MSMEs in developing countries continue to face challenges related to limited understanding of sustainable business practices and low utilization of digital marketing, particularly in traditional market-based enterprises. This international community service program aimed to strengthen the capacity of Thai SMEs in integrating sustainable business practices and digital marketing as competitive enhancement strategies, encompassing the development of hard skills, including technical proficiency in digital marketing platforms and the application of sustainable business principles, as well as soft skills such as awareness, commitment, and cross-cultural entrepreneurial adaptability. The program was implemented through socialization, counseling, and hands-on workshops involving 30 MSME partners at Save One Go Market Yaek Kor Por Aor, Thailand. The evaluation was conducted using an outcome-based approach that measured participants' actual achievements through a 15-item assessment instrument. Program success was assessed across these three dimensions: (1) attitudinal change, reflected in heightened awareness and commitment toward sustainable business practices, with a soft skill improvement rate of 82%; (2) social and business-cultural transformation, evidenced by active participant engagement, achieving a score of 78%; and (3) initial adoption of digital marketing as an indicator of hard skill development, with an attainment rate of 74%. The novelty of this program lies in its international community service model conducted in a non-tourism local market, integrating sustainability and digitalization through practical, context-based interventions.
ANALISIS FAKTOR KARAKTERISTIK GURU PNS TERHADAP TELADAN PIMPINAN, BALAS JASA DAN PENGAWASAN KETAT DI SMAN 1 PATOKBEUSI DAN SMAN 1 CIASEM Martina Azzahra; Rusman Frendika; Aditia Wirayudha; Eka Tresna Gumelar
Jurnal Manajemen dan Bisnis Performa Vol. 21 No. 1 (2024)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v21i1.3625

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor karakteristik guru PNS yang berkaitan dengan Teladan Pimpinan, Balas Jasa, dan Pengawasan Ketat di SMAN 1 Patokbeusi dan SMAN 1 Ciasem. Dalam konteks ini, penting untuk menyoroti bahwa guru harus menunjukkan disiplin yang baik sebagai model atau teladan bagi siswa, sebab tanpa disiplin yang baik dari guru, siswa akan kesulitan untuk mengembangkan disiplin diri. Hasil dari observasi adanya indisipliner pada PNS di SMAN 1 Patokbeusi dan SMAN 1 Ciasem. Sehingga, diskusi mengenai disiplin guru dan faktor-faktor yang mempengaruhinya memerlukan perhatian serius. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah metode survei dalam kerangka penelitian kuantitatif. Untuk analisis data, digunakan analisis deskriptif dan MANOVA. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa Teladan Pimpinan dipengaruhi oleh jabatan dan golongan secara parsial. Berdasarkan analisis, ditemukan bahwa masa kerja merupakan faktor karakteristik guru PNS yang mempengaruhi Teladan Pimpinan, Balas Jasa, dan Pengawasan Ketat secara simultan di SMAN 1 Patokbeusi dan SMAN 1 Ciasem, Kabupaten Subang. Disamping itu, jabatan dan golongan terbukti mempengaruhi Pengawasan Ketat. Namun, karakteristik seperti jabatan, golongan, usia, jenis kelamin, dan masa kerja tidak terbukti mempengaruhi Balas Jasa. Teladan Pimpinan di kedua sekolah ini menunjukkan kinerja yang baik, khususnya dalam berlaku adil terhadap guru. Kepala sekolah harus mengembangkan perilaku adil ini serta meningkatkan interaksi dengan guru PNS di kedua sekolah tersebut.
Pengaruh Kinerja Keuangan terhadap Financial Distress pada Perusahaan Tekstil dan Garmen Harry Guna Pratama; Lasmanah; Eka Tresna Gumelar
Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis Volume 6, No. 1, Juli 2026 Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis (JRMB)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmb.v6i1.10141

Abstract

Abstract. The textile and garment industry in Indonesia faces increasing financial pressure due to intense global competition, fluctuating raw material prices, and declining company performance, which raises the risk of financial distress. This study aims to analyze the effect of financial performance on financial distress in textile and garment companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022–2024 period. This research employs a quantitative approach using panel data regression analysis. Financial distress is measured using the Altman Z-Score model, while financial performance is proxied by Return on Equity (ROE), Current Ratio (CR), Debt to Asset Ratio (DAR), and Total Asset Turnover (TATO). The data used are secondary data obtained from the companies’ annual financial reports. The results show that partially, ROE, CR, and TATO do not have a significant effect on financial distress, while DAR has a significant effect. Simultaneously, financial performance measured by ROE, CR, DAR, and TATO has a significant effect on financial distress. These findings indicate that capital structure management plays an important role in preventing financial distress in textile and garment companies. Abstrak. Industri tekstil dan garmen di Indonesia menghadapi tekanan keuangan yang semakin besar akibat persaingan global, fluktuasi harga bahan baku, serta penurunan kinerja perusahaan yang dapat meningkatkan risiko financial distress. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan terhadap financial distress pada perusahaan tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi data panel. Financial distress diukur menggunakan metode Altman Z-Score, sedangkan kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Equity (ROE), Current Ratio (CR), Debt to Asset Ratio (DAR), dan Total Asset Turnover (TATO). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ROE, CR, dan TATO tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress, sedangkan DAR berpengaruh signifikan. Secara simultan, kinerja keuangan yang diukur dengan ROE, CR, DAR, dan TATO berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Hasil ini menunjukkan bahwa pengelolaan struktur modal memiliki peranan penting dalam mencegah terjadinya financial distress pada perusahaan tekstil dan garmen.
PENINGKATAN KAPASITAS UMKM PPKM KABUPATEN BANDUNG MELALUI PELATIHAN ETIKA BISNIS ISLAM DAN PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL Mochamad Malik Akbar Rohandi; Nadia Meirani; Allya Roosallyn Assyofa; Eka Tresna Gumelar; Rezi Muhammad Taufik Permana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 4 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i4.40541

Abstract

Abstrak: Pelaku UMKM anggota Perkumpulan Pengusaha Karsa Mandiri (PPKM) Kabupaten Bandung menghadapi kendala dalam etika bisnis Islam, legalitas usaha, dan kesiapan administratif sertifikasi halal. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas UMKM dalam memahami etika bisnis Islam, menyusun dasar kerja sama usaha, serta menyiapkan pengajuan awal sertifikasi halal melalui SIHALAL. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan partisipatif pada 21-22 Mei 2026 bersama 10 tenant terpilih, didukung Tim Pusat Halal dan Inkubator Bisnis Halal Universitas Islam Bandung. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui pre-test dan post-test dengan 15 butir pertanyaan, observasi, dan pencatatan status pengajuan. Indikator keberhasilan kegiatan meliputi peningkatan skor pemahaman peserta, terdampinginya seluruh tenant hingga tahap pengajuan awal SIHALAL, serta teridentifikasinya kebutuhan pendampingan lanjutan. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 85,0 menjadi 95,4 (10,4 poin). Seluruh tenant didampingi sampai tahap pengajuan awal/proses SIHALAL, sedangkan lima tenant tanpa NIB memperoleh pendampingan legalitas dasar. Penerbitan sertifikat halal dan pembentukan kader halal internal masih memerlukan pendampingan lanjutan.Abstract: MSMEs affiliated with Perkumpulan Pengusaha Karsa Mandiri (PPKM) in Bandung Regency face challenges in Islamic business ethics, business legality, and administrative readiness for halal certification. This program aimed to strengthen MSME capacity to understand Islamic business ethics, prepare basic partnership documents, and complete initial halal certification submissions through SIHALAL. The method employed participatory training and mentoring on May 21-22, 2026, involving 10 selected tenants and supported by the Halal Center and Halal Business Incubator of Universitas Islam Bandung. Descriptive evaluation used a 15 item pre-test and post-test, observation, and submission monitoring. Success indicators included improved participant comprehension scores, assistance of all tenants up to the initial submission stage in SIHALAL, and identification of further mentoring needs. Results showed an average score increase from 85.0 to 95.4 (10.4 points). All tenants were assisted up to the initial submission/process stage in SIHALAL, while five tenants without a Business Identification Number received basic legality assistance. Halal certificate issuance and internal halal cadre formation require further mentoring. 
Analisis Peramalan Penjualan Cone Kertas dengan Menggunakan Metode Adjusted Exponential Smoothing untuk Mengoptimalkan Jumlah Produksi (Studi Kasus pada PT Papertech Indonesia di Kabupaten Subang) Parsaulian Gultom; Muhardi Muhardi; Eka Tresna Gumelar
Bandung Conference Series: Business and Management 1083-1090
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.26268

Abstract

Abstract. problem of fluctuations in the demand for paper cone products that affect production planning. This study aims to analyze demand forecasting using the Adjusted Exponential Smoothing method. The research method used is quantitative descriptive with a time series approach, using historical sales data. The analysis was carried out through forecasting calculations and error rate measurements using Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Square Error (MSE), Mean Absolute Percentage Error (MAPE), and Tracking Signal. The results of the study show that the Adjusted Exponential Smoothing method is able to produce fairly accurate forecasting with a relatively small error rate and is still within the tolerance limit. Thus, this method can be used as a basis in production planning to optimize production quantities and reduce the risk of excess and underinventory. Abstrak. PT Papertech Indonesia merupakan perusahaan industri kertas yang menghadapi permasalahan fluktuasi permintaan produk cone kertas sehingga mempengaruhi perencanaan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peramalan permintaan menggunakan metode Adjusted Exponential Smoothing. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan time series, menggunakan data historis penjualan. Analisis dilakukan melalui perhitungan peramalan serta pengukuran tingkat kesalahan menggunakan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Square Error (MSE), Mean Absolute Percentage Error (MAPE), dan Tracking Signal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Adjusted Exponential Smoothing mampu menghasilkan peramalan yang cukup akurat dengan tingkat kesalahan yang relatif kecil dan masih dalam batas toleransi. Dengan demikian, metode ini dapat digunakan sebagai dasar dalam perencanaan produksi untuk mengoptimalkan jumlah produksi serta mengurangi risiko kelebihan dan kekurangan persediaan.
Strategi Pengembangan Usaha Tea.dieu Melalui Pengembangan Produk Berbasis Potensi Lokal sebagai Upaya Meningkatkan Daya Saing Elena Eldisandra Putri; Rezi Muhamad Taufik Permana; Eka Tresna Gumelar
Bandung Conference Series: Business and Management 1143-1154
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.26286

Abstract

Abstract. Tea.dieu is a micro, small, and medium enterprise (MSME) in Subang Regency operating in the food and beverage industry, specializing in modern herbal beverages made from natural ingredients such as butterfly pea flowers, roselle flowers, and Subang pineapples as local resources. Amid the increasingly competitive beverage industry, Tea.dieu requires an appropriate business development strategy to enhance its competitiveness while ensuring business sustainability. This study aims to analyze Tea.dieu's business development strategy using an applied research approach with a descriptive qualitative method. The analysis was conducted using the Business Model Canvas (BMC), SWOT analysis, Porter's Five Forces, the Balanced Scorecard (BSC), the BCG Matrix, and business target and performance analysis. Data were collected through observation, documentation, literature review, and a preliminary survey involving 93 respondents. The results indicate that Tea.dieu's strengths lie in its natural product innovation, utilization of local resources, and business legality, as demonstrated by its Business Identification Number (NIB), Halal Certification, and Intellectual Property Rights (IPR). The proposed business development strategies include product diversification, packaging innovation, strengthening digital marketing, and increasing production capacity to enhance competitiveness and support the sustainability of Tea.dieu. Abstrak. Tea.dieu merupakan UMKM di Kabupaten Subang yang bergerak di bidang makanan dan minuman yang mengembangkan minuman herbal modern berbahan alami, seperti bunga telang, bunga rosella, dan nanas khas Subang sebagai potensi lokal. Di tengah persaingan industri minuman yang semakin kompetitif, Tea.dieu memerlukan strategi pengembangan usaha yang tepat agar mampu meningkatkan daya saing sekaligus menjaga keberlanjutan usahanya. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan usaha Tea.dieu menggunakan pendekatan penelitian terapan dengan metode deskriptif kualitatif.  Analisis dilakukan menggunakan Business Model Canvas (BMC), analisis SWOT, Five Forces Porter, Balanced Sorecard, BCG Matrix, serta analisis target dan kinerja usaha. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, studi pustaka, dan survei awal terhadap 93 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa Tea.dieu memiliki keunggulan pada inovasi produk berbahan alami, pemanfaatan potensi lokal, serta telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Halal, dan Hak Kekayaan intelektual (HKI) sebagai bentuk penguatan legalitas usaha. Strategi pengembangan yang dihasilkan meliputi pengembangan varian produk, inovasi kemasan, penguatan pemasaran digital, dan peningkatan kapasitas produksi untuk meningkatkan daya saing serta mendukung keberlanjutan usaha Tea.dieu.
Pengaruh Literasi dan Pengalaman Keuangan terhadap Penggunaan ShopeePay Later Ghefira Aulia Nurul Haq; Lasmanah Lasmanah; Eka Tresna Gumelar
Bandung Conference Series: Business and Management 1193-1202
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.26296

Abstract

Abstract. This study aims to find out the influence of financial literacy as well as financial experience of generation z on the use of paylater (Shopeepay-Later) on Shopee on Management Students of Batch 2020-2025 Islamic University of Bandung both simultaneously and partially influence each variable. This research uses a quantitative approach with descriptive and verification research types.The population in this research is the entire students of the Islamic University of Bandung (UNISBA), especially students of the Management Studies Program With a total population of 771 people obtained a sample calculation of 89 people. Data analysis performed using multiple linear regression analysis. The results of the study show that Financial Literacy, Financial Experience and Paylater usage in Generation Z are in the poor category. Results of Hypothesis testing It can be concluded that Financial literacy and financial experience simultaneously affect the use of paylater. Partially financial literacy has a negative influence on the use of PayLater and the financial experience variable has a positive and significant influence on the use of PayLater. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keunagan dan juga pengalaman keuangan generasi Z terhadap penggunaan paylater (Shopeepay-Later) di Shopee pada Mahasiswa Manajemen Angkatan 2020-2025 Universitas Islam Bandung baik secara simultan maupun secara parsial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Universitas Islam Bandung (UNISBA), khususnya mahasiswa Program Studi Manajemen dengan jumlah populasi sebanyak 771 orang, didapatkan perhitungan sampel sebanyak 89 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini melalui penyebaran kuesioner (angket), wawancara dan studi kepustakaan. Analisis data yang dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa Literasi keuangan, Pengalaman keuangan dan penggunaan Paylater pada Generasi Z berada pada kategori buruk. Hasil dari pengujian Hipotesis dapat disimpulkan bahwa Literasi keuangan dan pengalaman keuangan secara simultan berpengaruh terhadap penggunaan paylater. Secara Parsial literasi keuangan berpengaruh negatif terhadap penggunaan PayLater dan variabel pengalaman keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan PayLater.