Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : National Multidisciplinary Sciences

Desk Research: Rumah Layak Huni Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah Jumratul Rofikah; Haris Hermawan; Bayu Wijayantini
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): Proceeding SDC-Batch I
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.657 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i1.7

Abstract

Anggaran rehabilitasi Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) telah dianggarkan pada setiap tahun pelaksanaannya bersumber dari Dana Desa (DD) dan swadaya masyarakat, namun demikian masih terdapat faktor penghambat yaitu kurangnya anggaran dalam realisasinya dan faktor lain yang belum diketahui, sehingga penelitian ini ditujukan untuk mempelajarI faktor penghambat sekaligus mencari solusi berdasar bukti empirik dari penelitian terdahulu dengan metode desk reseach didapatkan bahwa model pembiayaan dari LKMS BMT Husnayain dapat menjadi best practice untuk diterapkan di Desa Sumberpakem untuk mencukupi kekurangan target yang diprediksi pada Rencana Strategis Kegiatan Rehabilitasi RTLH MBR Desa Sumberpakem 2021-2025
Meta analisis: Pencegahan Stunting di Desa Gumelar Dian Sulistiyowati; Haris Hermawan
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): Proceeding SDC-Batch I
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.567 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i1.9

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh yang terjadi pada balita. Pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama dari setiap lini sektor baik dari sektor pemerintahan maupun kelompok masyarakat. Pemerintah sangat memperhatikan masalah stunting melalui PERMENDESA Nomor 7 Tahun 2021 Pasal 6 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa, bahwa salah satu prioritas penggunaan Dana Desa adalah untuk pencegahan stunting untuk mewujudkan Desa Sehat dan Sejahtera, dan melalui Kementerian Sekretariat Negara RI Sekretariat Wakil Presiden melaksanakan 5 pilar program konvergensi pencegahan stunting. Pencegahan stunting di Desa Gumelar melalui cara preventif dan kuratif, hasil yang didapatkan dengan cara tersebut angka penurunan stunting direntang 55% - 60% yang terdata sejak tahun 2019,2020,2021, untuk mengurangi gap atau hambatan komunikasi dalam pencegahan stunting dilakukan dengan bantuan biaya pada ibu hamil resiko tinggi yang tidak tercover BPJS untuk USG dan pemberian alat pengukur tinggi badan dan timbangan untuk memantau tumbuh kembang anak.
Rumah Stunting Desa Tanggul Kulon Untuk Konvergensi Percepatan Pencegahan Stunting Rifki Prasetyo; Haris Hermawan
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): Proceeding SDC-Batch I
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.693 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i1.13

Abstract

Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa mengamanahkan bahwa Desa berkewajiban mendukung kegiatan-kegiatan pembangunan yang menjadi program prioritas nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya. Dengan demikian desa perlu menyusun program/kegiatan yang relevan dengan pencegahan stunting, yang didanai oleh Dana Desa, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuat konstruksi ilmiah dari teori dan penelitian terdahulu atas fenomena yang terjadi di masyarakat dimana upaya konvergensi percepatan pencegahan stunting masih belum mendapat respon positif, sehingga dibutuhkan upaya untuk memberikan literasi yang efektif atas kehadiran ibu hamil dan balita ke POSYANDU, melalui metode deskrptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi didapat hasil bahwa Rumah Stunting dapat menjadi model untuk konvergensi percepatan pencegahan stunting.