Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Konservasi Rehabilitasi Sumberdaya Pesisir dan Laut untuk Penanaman Mangrove di Tanjung Tiram Desa Poka Ambon Soukotta, Imanuel V.T; Manuputty, Gratia Dolores; Maureen, Tuapattinaja A.; Moniharapon, Domey Lowits; Saleky, D.V; Latue, Milyan Uli; Tino, Wildan; Barcinta, Muhammad Fahrul
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v4i5.771

Abstract

The importance of mangrove forests in protecting coastlines from abrasion and erosion. The coastal mangrove area is experiencing serious problems in terms of mangrove area pollution, resulting in the death of mangrove seedlings, reducing density and abundance. Mangrove planting is often faced with several problems, such as lack of public awareness about the importance of mangrove ecosystems, environmental damage due to human activities, and lack of resources for planting and maintenance. Protection of mangrove areas is often faced with several problems, such as environmental damage due to human activities like illegal logging, pollution, and uncontrolled infrastructure development. In addition, lack of public awareness about the importance of mangrove ecosystems and lack of law enforcement also become obstacles in protecting mangrove areas. However, solutions to these problems can be done by increasing public awareness through education and campaigns, conducting mangrove planting in a structured and sustainable manner, and involving local communities in the planting and maintenance process. Thus, mangrove planting can be more effective and sustainable in maintaining the balance of coastal ecosystems and improving community welfare. This mangrove planting activity involves students and lecturers who participate actively and runs smoothly. It is expected that this activity will foster a sense of care among students in preserving and conserving mangrove areas in the future.
Edukasi mitigasi bencana pesisir bagi generasi muda melalui program penanaman mangrove di Negeri Hila, Kabupaten Maluku Tengah Pietersz, Janson Hans; Huliselan, Niette V.; Pello, Frederika S.; Tupan, Charlotha I.; Pentury, Reinhardus; Tuapattinaja, Maureen A.
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v%vi%i.37452

Abstract

Abstrak Wilayah pesisir merupakan kawasan yang rentan terhadap berbagai ancaman bencana, seperti abrasi pantai, banjir rob, dan gelombang pasang, yang semakin meningkat akibat perubahan iklim dan tekanan aktivitas antropogenik. Salah satu upaya mitigasi bencana pesisir berbasis ekosistem yang efektif adalah melalui pelestarian dan rehabilitasi hutan mangrove. Namun demikian, rendahnya pemahaman dan keterlibatan generasi muda dalam upaya pengelolaan ekosistem pesisir masih menjadi tantangan dalam mewujudkan keberlanjutan mitigasi bencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi generasi muda mengenai peran strategis ekosistem mangrove dalam mitigasi bencana pesisir serta mengimplementasikan upaya perlindungan pantai melalui aksi penanaman mangrove di pesisir Negeri Hila. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Negeri Hila Kabupaten Maluku Tengah, dengan melibatkan siswa sekolah menengah atas sebagai mitra sasaran utama dengan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 44 siswa. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan aplikatif. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 80% yang tercermin dari meningkatnya partisipasi dan ketepatan jawaban pada sesi tanya jawab setelah materi diberikan, serta tingginya antusiasme peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Selain itu, hasil monitoring pertumbuhan menunjukkan bahwa anakan mangrove yang bertahan mengalami perkembangan vegetatif yang baik, meskipun menghadapi berbagai tantangan lingkungan pesisir. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap rehabilitasi ekosistem mangrove serta memperkuat peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam mendukung mitigasi bencana pesisir berbasis ekosistem secara berkelanjutan di Negeri Hila. Kata kunci: pesisir; mitigasi bencana; generasi muda; mangrove; Hila. Abstract Coastal areas are vulnerable to various disaster threats, such as coastal abrasion, tidal flooding, and tidal waves, which are increasing due to climate change and the pressure of anthropogenic activities. One effective ecosystem-based coastal disaster mitigation effort is through the preservation and rehabilitation of mangrove forests. However, the limited understanding and involvement of the younger generation in coastal ecosystem management efforts remain a challenge to realizing sustainable disaster mitigation. This community service activity aims to educate the younger generation about the strategic role of mangrove ecosystems in coastal disaster mitigation and implement coastal protection efforts through mangrove planting actions on the coast of Negeri Hila. This community service activity was carried out in Negeri Hila, Central Maluku Regency, targeting high school students as the main partners, with a total of 44 participants. The implementation method used an educational, participatory, and practical approach. The service activity was carried out in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The results of the activity showed an 80% increase in participants' understanding, reflected in increased participation and answer accuracy during the question-and-answer session after the material was presented, as well as in participants' high enthusiasm for the entire series of activities.Furthermore, growth monitoring results indicate that the surviving mangrove seedlings are exhibiting good vegetative development despite various coastal environmental challenges. This activity makes a significant contribution to the rehabilitation of the mangrove ecosystem. It strengthens the role of the younger generation as agents of change in supporting sustainable, ecosystem-based coastal disaster mitigation in Hila State. Keywords: coastal; disaster mitigation; young generation; mangrove; Hila.
Turtle Biology Conservation at Taman Kili Kili Beach, Wonocoyo Village Juliaeta AB Mamesah; Maureen A Tuapattinaja; J. M. S Tetelepta; Mintje Wawo; Fadila Salma
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 6 (2024): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i6.7240

Abstract

Conservation is one of the activities that is expected to prevent the extinction of turtles and turtle habitats, preventing the use of turtles for commercial purposes such as selling their eggs, meat, and shells. This research was carried out in the Taman Kili Kili Beach area from January to March 2022. This research aimed to determine the management carried out at Taman Kili Kili Beach and the sustainability of turtle conservation at Taman Kili Kili Beach. The data analysis in this research is an initial analysis consisting of qualitative and quantitative analysis, while further analysis is a Rapfish analysis. The results of the research show that the management of turtles in the Kili-Kili Park Turtle Conservation area carries out several activities: Searching for turtle eggs, breeding process, hatchling rearing process, and releasing hatchlings into the sea. Sustainability based on the results of Rapfish for Conservation at Taman Kili Kili Beach is categorized as sustainable, but more attention needs to be paid to the institutional and infrastructure dimensions.
DISEMINASI INFORMASI KESEHATAN MANGROVE BERBASIS SPASIAL DALAM MENINGKATKAN LITERASI EKOSISTEM MASYARAKAT NEGERI KAIBOBU Niette V. Huliselan; Janson H. Pietersz; Prulley A. Uneputty; Maureen A. Tuapattinaja
Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i2.10112

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir serta mendukung kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Namun, keterbatasan akses terhadap informasi ilmiah menyebabkan rendahnya literasi dalam memahami kondisi dan fungsi ekosistem mangrove secara komprehensif. Kondisi ini berpotensi mempengaruhi pola pemanfaatan sumber daya pesisir yang kurang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendiseminasikan informasi kesehatan mangrove berbasis spasial sebagai upaya meningkatkan literasi ekosistem di Negeri Kaibobu, Kabupaten Seram Bagian Barat. Metode yang digunakan berupa penyuluhan partisipatif yang diperkaya dengan penyajian informasi ilmiah berbasis kondisi aktual ekosistem mangrove. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Agustus 2024 dengan melibatkan 37 peserta yang terdiri atas masyarakat dan aparatur pemerintah setempat. Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar mangrove, fungsi ekologis dan ekonomis, serta kondisi mangrove yang disajikan secara kontekstual melalui dukungan visual berbasis data spasial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam diskusi serta kemampuan menjelaskan kembali materi yang disampaikan. Selain itu, peserta mulai mampu mengaitkan informasi yang diperoleh dengan kondisi lingkungan di sekitarnya. Pendekatan penyuluhan berbasis informasi spasial terbukti efektif dalam meningkatkan literasi ekosistem masyarakat pesisir serta mendukung terbentuknya kesadaran terhadap pentingnya pelestarian mangrove secara berkelanjutan.
PEMBUATAN SABUN ECO ENZYME RAMAH LINGKUNGAN DI RUMAH BELAJAR MCC RUTONG, KOTA AMBON Novianty C. Tuhumury; Maureen A. Tuapattinaja; Frijona F. Lokollo; Yona A. Lewerissa; Daniel G. Louhenapessy; Frederik W. Ayal
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59453

Abstract

Eco enzyme merupakan solusi permasalahan sampah organik yang ramah lingkungan. Inovasi eco enzyme menjadi sabun cair dan padat dapat mengurangi masalah lingkungan baik secara lokal maupun global. Secara ekonomi, sabun berbahan dasar eco enzyme dapat mengurangi beban pengeluaran sehari-hari untuk membeli pembersih dan sabun mandi. Secara ekologi, sabun eco enzyme tidak mencemari lingkungan serta tidak memiliki kandungan bahan kimia berbahaya. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk mengajarkan cara pembuatan sabun eco enzyme sebagai teknologi sederhana mengolah sampah organik kulit buah bagi anak-anak Rumah Belajar MCC di Negeri Rutong. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan tahapan persiapan hingga pelaksanaan menggunakan metode ceramah serta diikuti dengan pelatihan pembuatan sabun eco enzyme. Kegiatan PKM dilakukan di Rumah Belajar MCC Rutong pada 17 Maret 2026 yang diikuti oleh anak jenjang sekolah dasar kelas 3 hingga kelas 5 sebanyak 20 orang. Materi yang disampaikan berupa bahan, alat serta langkah pembuatan sabun, dicetak dan diberikan kepada peserta PKM untuk dibaca dan diapahami. Selanjutnya, peserta diberikan pelatihan pembuatan sabun cair dan padat didampingi oleh tim PKM. Peserta sangat antusias mengikuti tahapan pembuatan sabun eco enzyme. Setelah pembuatan sabun selesai dilakukan, tim PKM menanyakan tentang eco enzyme dan tahapan pembuatan eco enzyme sebagai pengukuran tingkat pemahaman peserta terhadap materi kegiatan. Peserta mengetahui dengan benar tahapan serta fungsi beberapa bahan untuk pembuatan sabun eco enzyme. Sebagai penutup, peserta dan tim PKM melakukan foto bersama.