Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN PJOK INKLUSIF MEWUJUDKAN PENDIDIKAN JASMANI YANG MERATA DI ERA DIGITAL Tomasoa, Yellia; Apituley, Vicktor Henry Rony
German für Gesellschaft (J-Gefüge) Vol 4 No 2 (2025): German für Gesellschaft (J-Gefüge)
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jgefuege.4.2.55-59

Abstract

Pendidikan jasmani inklusif merupakan pendekatan dalam dunia pendidikan yang memberikan peluang kepada semua siswa termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus—untuk terlibat secara aktif dalam berbagai aktivitas fisik dan olahraga. Prinsip utama dalam pembelajaran PJOK adalah mendorong keterlibatan aktif siswa serta menumbuhkan rasa senang selama melakukan aktivitas fisik. Dalam konteks pendidikan inklusif, layanan pendidikan jasmani diberikan kepada seluruh anak dengan berbagai karakteristik, termasuk peserta didik berkebutuhan khusus (ABK). Di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif, terdapat siswa dengan beragam jenis hambatan, seperti hambatan penglihatan, pendengaran, motorik, komunikasi, perhatian, emosi, perilaku, maupun sosial. Setiap siswa berhak memperoleh pendidikan jasmani yang mampu mendukung kebutuhan dan mengatasi hambatan yang mereka miliki. Oleh karena itu, proses pembelajaran pendidikan jasmani menjadi lebih menantang bagi guru, karena mereka harus memastikan bahwa setiap anak mendapatkan kesempatan bergerak yang sesuai dan mampu mengembangkan potensi dirinya secara optimal. Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dirancang berorientasi pada aktivitas yang mencakup berbagai bentuk gerak jasmani, olahraga, serta upaya menjaga kesehatan yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Namun, dengan adanya kemajuan teknologi yang begitu cepat, penting bagi sekolah-sekolah untuk tetap berusaha mengintegrasikan kemajuan teknologi dalam proses pembelajaran. Hal ini sejalan dengan temuan penelitian yang menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dapat membantu dalam pengembangan media pembelajaran, layanan bimbingan, pembelajaran bahasa, dan layanan perpustakaan online. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk melakukan pendampingan pembelajaran inklusif di Era digital. Kata Kunci: Pendidikan Inklusif, Pendidikan Jasmani, Era Digital
The influence of physical fitness degree and understanding of the concept of fitness on the quality of physical education sports and health learning Jonas Solissa; Yellia Tomasoa; Mariana Ditboya Hukubun; Vicktor H R Apitulley; Tedi Purbangkara
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol. 22 No. 1 (2026)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v22i1.87870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh derajat kebugaran jasmani dan pemahaman konsep kebugaran jasmani terhadap mutu pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan desain korelasional. Penelitian resimental pendidikan jasmani ini menggunakan desain korelasi ganda. Derajat kebugaran jasmani diukur menggunakan tes lari 12 menit (Cooper Test), pemahaman konsep kebugaran jasmani diukur melalui angket, dan mutu pembelajaran PJOK diukur melalui angket siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah guru pendidikan jasmani di sekolah menengah pertama dan 30 siswa yang diambil secara acak. Di Kota Ambon, 30 siswa diambil dengan teknik analisis data purposive sampling menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa derajat kebugaran jasmani berpengaruh signifikan terhadap mutu pembelajaran PJOK (F = 7,945; t = 2,819; p = 0,009; R² = 0,221). Sebaliknya, pemahaman konsep kebugaran jasmani tidak berpengaruh signifikan terhadap mutu pembelajaran PJOK (t = 0,535; p = 0,597). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kebugaran jasmani guru berperan penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran PJOK, sedangkan pemahaman konsep kebugaran jasmani belum menunjukkan pengaruh yang signifikan.   Abstract:This study aims to analyze the influence of physical fitness level and understanding of physical fitness concepts on the quality of learning in physical education, sports, and health (PJOK). This study employs a quantitative approach, utilizing a survey method and correlational design. This physical education regimen study uses a multiple correlation design. The level of physical fitness was assessed using a 12-minute run test (Cooper Test). Understanding of physical fitness concepts was measured through a questionnaire, and the quality of PJOK learning was evaluated through a student questionnaire. The sample in this study consisted of a physical education teacher from a junior high school and 30 randomly selected students. In Ambon City, 30 students were selected using purposive sampling and data analysis techniques, including multiple regression analysis. The results showed that the level of physical fitness had a significant effect on the quality of PJOK learning (F = 7.945, t = 2.819, p = 0.009, R² = 0.221). In contrast, understanding of physical fitness concepts did not have a significant effect on the quality of PJOK learning (t = 0.535; p = 0.597). The conclusion of this study reveals that teachers' physical fitness plays a crucial role in enhancing the quality of PJOK learning, whereas understanding the concept of physical fitness has not shown a significant influence.
Pengaruh Metode Latihan dan Konsentrasi Terhadap Kemampuan Mendayung Jarak 1000 Meter Tomasoa, Yellia; Sukur, Abdul; Marani, Ika Novitaria; Widiastuti, Widiastuti
Journal Sport Area Vol 4 No 1 (2019): June
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2019.vol4(1).1880

Abstract

This study were aimed to analyze: (1) the difference influence of interval and fartlek training method toward the result ability of Kayak paddle at the distance of 1000 meter, (2) interaction between training and concentration method toward the ability of paddle at the distance of 1000 meter, and (3) difference influence of high concentration trained by interval and fartlek training method toward the result ability of kayak paddle at the distance of 1000 meter, (4) difference influence of low concentration trained by interval and fartlek training method toward the result ability of kayak paddle at the distance of 1000 meter. This experiment research used 2 x 2 treatment design . The subjects in this study were Kayak paddle athletes of Maluku Province which concsist of 42 people. The techniques of data analysis used was ANAVA.The results of this study are: (1) overall there are significant differences between the interval training method and the fartlek training method on the results of the ability to row 1000 meters in rowing athletes like Maluku. , (2) there is an interaction between the training methods used with concentration on the results of the ability to row 1000 meters in rowing athletes like Maluku. Conclusions: (1) interval training method is better than fartlek training method on the ability to row 1000 meters distance, (2) athletes with high concentration and trained with interval and fartlek training methods are better compared with low concentration athletes who are trained with interval training methods and fartlek.