Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Manajemen Privasi Komunikasi di Era Transparansi Informasi (Studi Pada Pelanggaran Privasi Dalam Hubungan Pertemanan) Saidah, Musfiah
INTERAKSI PERADABAN: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Program Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/interaksi.v1i2.24905

Abstract

ABSTRAKTeknologi telah mengalami perubahan yang luar biasa dalam hal keamanan, teknik akses, protokol dan standar. Manusia sebagai makhluk pencerita identik untuk berbagi informasi ke orang yang dipercaya. Dengan perkembangan media digital, wadah bercerita berpindah ke media sosial. Hal tersebut akhirnya menimbulkan tantangan dari sisi pengelolaan privasi baik dari sisi pemilik informasi maupun penerima informasi. Penelitian  ini akan menelisik lebih jauh terkait pengelolaan informasi berupa cerita pribadi dalam hubungan pertemanan.. Hal ini menjadi menarik karena pelanggaran privasi biasa terjadi karena tidak ada aturan dan kesepakatan dalam pertemanan maupun level kedekatan yang berbeda. Teori manajemen privasi komunikasi menjelaskan bahwa setiap orang memiliki hak atas informasi pribadinya. Sehingga, informasi pribadi menurut teori ini merupakan berbagai jenis informasi yang akan membuat seseorang berada pada kerentanan, oleh karenanya orang tersebut ingin mengontrol informasi yang dimiliki. Metode yang digunakan yaitu dengan pendekatan kualitatif dengan teknik studi kasus. Dalam analisanya, penulis juga mengaitkan kajian dari sisi keislaman, sehingga diharapkan ditemukan pembahasan dan solusi secara kajian teoritis maupun sudut pandang Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan jika  Manajemen privasi di era digital sangat penting. Berdasarkan temuan dalam penelitian ini tantangan privasi dalam hubungan pertemanan adalah belum adanya kesepahaman dalam makna privasi.
DRAMATURGY OF GENDER ROLES IN PERSONAL OUTREACH ON SOCIAL MEDIA THROUGH RELIGIOUS TEXTS Saidah, Musfiah; Maulidia, Maya; Ningrum, Diah Ayu Kusuma; Sahfi, Rafiq Subhi
Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender JURNAL HARKAT : MEDIA KOMUNIKASI GENDER, 19(2), 2023
Publisher : Center for Gender and Child Studies (Pusat Studi Gender dan Anak) LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/harkat.v19i2.34513

Abstract

Abstract. Social media, as a platform that allows individuals to share personal stories with a wide audience, has become an important vehicle for personal stories. Religious texts, on the other hand, are often used as a tool to articulate individual feelings and experiences, as well as provide moral and spiritual guidance. This study aims to explain how gender role dramaturgy occurs in personal accounts on social media through religious texts. Is there a difference in influence between men and women in sharing Islamic words through social media and how does dramaturgy theory answer this. This research is a type of field research. Data collection was carried out by interviewing, observing, and tracing written sources such as journals and articles related to the object of research. Meanwhile, data analysis was carried out using qualitative data analysis techniques. The results of this study found several points. First, what is the theory of dramaturgy. Second, the difference between men and women. Third, social media is a medium of da'wah. This research reveals that gender dramaturgy influences the way individuals compose and present their personal stories through religious texts on social media. This underscores the importance of understanding gender roles and social norms in social media content analysis, and the implications for how we understand individual identities and experiences in today's digital context. Abstrak. Media sosial, sebagai platform yang memungkinkan individu untuk berbagi kisah pribadi dengan khalayak luas, telah menjadi kendaraan penting untuk cerita-cerita personal. Di sisi lain, teks keagamaan sering digunakan sebagai alat untuk menyatakan perasaan dan pengalaman individu, serta memberikan panduan moral dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana dramaturgi peran gender terjadi dalam akun personal di media sosial melalui teks keagamaan. Apakah ada perbedaan pengaruh antara pria dan wanita dalam berbagi kata-kata Islami melalui media sosial, dan bagaimana teori dramaturgi menjawab hal ini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan penelusuran sumber tertulis seperti jurnal dan artikel terkait objek penelitian. Sementara itu, analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menemukan beberapa poin. Pertama, apa itu teori dramaturgi. Kedua, perbedaan antara pria dan wanita. Ketiga, media sosial sebagai medium dakwah. Penelitian ini mengungkapkan bahwa dramaturgi gender memengaruhi cara individu menyusun dan menyajikan cerita pribadi mereka melalui teks keagamaan di media sosial. Hal ini menegaskan pentingnya memahami peran gender dan norma-norma sosial dalam analisis konten media sosial, dan implikasinya terhadap pemahaman identitas dan pengalaman individu dalam konteks digital saat ini. 
Data Privacy Protection in Islamic Communication Perspective Saidah, Musfiah; Maylaffayza, Hilya
KOMUNIKA: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 18 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Dakwah UIN Saizu Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/komunika.v18i1.7847

Abstract

Technology development brings many conveniences, but on the other hand, it also provides challenges, such as data security. The phenomenon of hacking personal data that ends in fraud and other crimes seems to be evidence. Technology in the era of society 5.0 was rising to facilitate human work, but it is used to misuse big data from the individual level. Social media provides opportunities for open privacy by revealing confidential personal data. In addition to requiring self-control, it also requires security and data protection. This research aims to analyze the phenomenon of data theft in the context of Islamic communication with solutions obtained from the perspective of the Qur'an. The method utilized is qualitative research through literature study using a constructivist paradigm. The results of this study revealed that internal and external factors caused data theft. The ability to filter information and information literacy in the digital space, maintain ethics in the media space, integrate roles between government and society, and protect digital communication from the perspective of the Qur'an have a positive effect on information preservation in the digital realm. In addition, continuous integration between the government and the community is also needed to overcome the rife data theft problem.
KOMUNIKASI ORGANISASI BALADEKA RADIO DALAM MENGHADAPI TANTANGAN DAN PELUANG PERUBAHAN MASYARAKAT DI ERA DIGITAL Agustin, Elma Diah; Saidah, Musfiah
Jurnal Kommunity Online Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jko.v4i2.35214

Abstract

Penelitian ini membahas tentang strategi transformasi komunikasi organisasi yang diadopsi oleh Baladeka Radio dalam menghadapi tantangan perubahan masyarakat dan peluang di era digital. Penelitian ini menggunakan metode fenomonologi dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian diperoleh dari observasi, wawancara mendalam, kaijan studi dan dokumentasi.  Penelitian ini dikaji menggunakan teori informasi organisasi dari Karl Weick untuk menjelaskan proses masuknya informasi, serta cara organisasi Baladeka untuk mengurangi ketidakpastian informasi. Proses informasi juga dijelaskan dari dua pihak yaitu internal dan eksternal, dianalisis pada tahap penentuan, seleksi dan penyimpanan. Dalam penelitian ini juga dijelaskan strategi yang dilakukan radio Baladeka dalam menghadapi perubahan prilaku dan preferensi masyarakat di era digital.Berdasarkan hasil temuan dan analisis, anggota organisasi Baladeka menggunakan informasi yang telah diproses untuk mengembangkan Radio Baladeka dan untuk memenuhi tujuan organisasi. Dalam menghadapi tantangan di era digital, Radio Baladeka mengadopsi siaran radio digital dan memasukkan radionya ke platform noise. Baladeka juga memanfaatkan situasi ini untuk lebih menjangkau banyak orang. Sebagai radio daerah, Baladeka tetap mempertahankan kearifan lokal program hiburan ngedoblang yang diminati oleh masyarakat Bekasi.
Penguatan Literasi Digital dalam Adaptasi Teknologi Transaksi Jual Beli bagi UMKM Desa Kanekes Baduy Ellya Pratiwi; Musfiah Saidah; Isna Rahmawati
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1336

Abstract

Literasi digital merupakan keterampilan penting yang diperlukan oleh seluruh lapisan masyarakat untuk memfasilitasi adopsi teknologi. Salah satu kelompok yang membutuhkan penguatan literasi digital adalah masyarakat Baduy Luar, khususnya dalam konteks transaksi jual beli, guna meningkatkan prospek ekonomi mereka. Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan literasi digital pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Kanekes Baduy melalui pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai instrumen transaksi jual beli. Program ini memiliki kebaruan dalam pendekatannya, yaitu dengan mengintegrasikan kearifan lokal dan budaya masyarakat Baduy dalam proses pelatihan digital. Metode yang diterapkan tidak hanya berupa sosialisasi dan pelatihan teknis, tetapi juga menggunakan pendekatan komunikasi berbasis komunitas, simulasi transaksi berbasis kasus nyata UMKM, serta modul visual sederhana yang disesuaikan dengan tingkat literasi peserta. Selain itu, program ini mengkombinasikan pendampingan lapangan dan peer learning antar pelaku UMKM, sehingga tercipta ekosistem belajar yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus 2023 dengan tiga tahap utama: sosialisasi dan pelatihan, pendampingan intensif, serta evaluasi. Sasaran kegiatan ini adalah 20 pelaku UMKM dari komunitas Kanekes Baduy. Hasil program menunjukkan peningkatan kesadaran, literasi digital, dan keterampilan teknis dalam penggunaan QRIS. Faktor sosial, budaya, dan ekonomi turut memengaruhi proses adopsi, namun keberhasilan program ditunjukkan dengan bertambahnya kepercayaan diri pelaku UMKM dalam transaksi digital. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan kognitif, tetapi juga memberikan model pemberdayaan literasi digital berbasis budaya lokal.