Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENINGKATAN PEREKONOMIAN KELUARGA MELALUI KETRAMPILAN WANITA GRIYA UKM CINERE DEPOK Tati Handayani; Rosali Sembiring Colia; Heni Nastiti; Yudi Nur Supriadi
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v4i1.366

Abstract

Mitra is the Cinere UKM griya which is a group of SMEs consisting of 156 SME members from Gandul village. Cinere, Pangkalan Jati and Pangkalan Jati Baru which have businesses in the fields of Culinary, Handy Craft, Fasion and Services. During the Covid-19 pandemic, SMEs experienced various problems, including facing a decrease in productivity which resulted in a significant decrease in profits, because many activities could not be done before the pandemic, therefore the service offered to make creativity from acrylic materials as an alternative to increase product variations to be sold. For this reason, training and assistance are needed in making flowers, assesories from acrylic materials. The purpose of carrying out service at the Cinere UKM griya is to provide training and assistance to Cinere SMEs, especially women to make flowers and assesories from beautiful and attractive acrylic raw materials, so that they can be an alternative to increase product variations for sale
Pemberdayaan Usaha Ekonomi Produktif Melalui Inovasi “Yogjakara” Retno Yuliyanti; Rosali Sembiring Colia; A'immatul Fauziyah
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 3 No. 1 (2022): Volume 3 Nomor 1 Juni 2022
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8359.865 KB) | DOI: 10.36590/jagri.v3i1.165

Abstract

Minuman tradisional jamu merupakan salah satu bentuk kearifan lokal di Indonesia yang perlu dilestarikan agar tidak kalah dengan minuman kemasan kekinian yang praktis dan menarik. Kondisi perekonomian yang menurun akibat pandemik COVID 19 membuat ibu rumah tangga terpaksa berjualan demi membantu keuangan keluarga dengan berjualan minuman jamu. Tujuan kegiatan PKM ini adalah agar usaha ekonomi produktif ibu rumah tangga Kampung KB melalui inovasi yogjakara memiliki kualitas dan kuantitas produk sehingga meningkatkan nilai tambah. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan PKM adalah melalui pendampingan yang dilakukan tentang pentingnya memproduksi olahan jamu menggunakan alat teknologi agar efisien dan higienis serta pengelolaan sistem manajemen yang tepat mulai dari pemilihan atau persediaan, penyimpanan bahan baku sampai pengolahan produk berjalan dengan efektif dan efisien serta mengajarkan cara menjaga kehigienisan peralatan yang digunakan karena mitra menggunakan botol plastik atau bekas sirup sebagai wadah jamu. Selain itu pendekatan penyuluhan tentang khasiat minuman herbal terutama jahe dan yoghurt bagi kesehatan. Selanjutnya pendampingan pengetahuan manajemen dasar terutama tentang pelaporan keuangan, menentuan harga jual, dan pembuatan label untuk produk. Luaran dari kegiatan PKM ini didapatkan rerata skor tinggi untuk pengetahuan dan sikap peserta terkait obat herbal, peningkatan kualitas dan kuantitas produk, sistem produksi yang lebih efisien, memahami pentingnya sterilisasi peralatan serta dapat mengatur harga penjualan produknya dan memasarkan produknya dengan menggunakan label sendiri. Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa melalui pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat lewat inovasi produk dapat meningkatkan perekonomian keluarga.
Marketing Performance of MSME 4.0 Amidst COVID-19 Transition: Marketing Mix, E-CRM and Risk Perception Miguna Astuti; Rosali Sembiring
Jurnal Organisasi dan Manajemen Vol. 20 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jom.v20i1.6127.2024

Abstract

Purpose – This study was conducted to analyze the influence of marketing mix strategy on performance through E-CRM and risk perception of COVID-19. Methodology – The study used a quantitative approach and the processed data was obtained from 302 MSME actors who have operated digitally for over three years in Indonesia. Furthermore, the data analysis was carried out using the Path Analysis. Findings – The results showed that marketing mix strategy could influence performance, independently or through E-CRM and Risk Perception of COVID-19. Meanwhile, Electronic-Customer Relationship Management (E-CRM) showed a strong influence on marketing performance. Even though mix strategy could influence an increase in performance, the impact showed a higher rate with E-CRM activities and consideration towards risk perception of the pandemic. Originality – This analysis was important because of the low study related to marketing performance in Indonesian MSME 4.0. Furthermore, this was the first study to investigate the effect of marketing mix strategy, E-CRM, and risk perception of the pandemic on performance in one model.
Penguatan Usaha Mikro Melalui Pendampingan Supply Chain dan Pemasaran Digital: Pengalaman di WUB Depok Sembiring, Rosali; Astuti, Miguna; Marlina, Marlina; Maryam, Suryani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v7i4.7457

Abstract

Penerapan teknologi digital dan strategi pemasaran digital menjadi krusial untuk mempertahankan dan memperluas pasar terutama saat menghadapi krisis. Namun, banyak UMKM yang belum memahami atau memanfaatkan secara optimal teknologi ini, salah satunya adalah Wira Usaha Baru (WUB) Depok. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Wira Usaha Baru (WUB) Depok dalam hal manajemen rantai pasokan dan pemasaran digital. Program ini melibatkan pelatihan dan pendampingan intensif yang berfokus pada tiga topik utama: manajemen rantai pasokan, pemasaran digital, dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP). Hasil dari program ini menunjukkan bahwa peserta lebih memahami dan memiliki keterampilan yang lebih baik dalam manajemen rantai pasokan dan pemasaran digital. Dengan bergabung dengan WUB Depok, pelaku UMKM lebih mampu menemukan dan mengatasi masalah operasional serta memperluas jangkauan pasar mereka. Namun, masalah seperti perbedaan pemahaman dan konsistensi kehadiran peserta masih menjadi perhatian. Meskipun program ini meningkatkan daya saing UMKM di Depok, hasilnya memerlukan dukungan terus menerus, seperti mengintegrasikan teknologi ke dalam operasi bisnis dan membangun kolaborasi strategis dengan pihak ketiga.
Segmentation and Targeting Strategy Socialization at ‘Tempe SS’ as Business Unit of Sirajussa’adah Islamic Boarding School in Limo, Depok, West Java Miguna Astuti; Heni Nastiti; Jenji G. Argo; Rosali Sembiring
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2024): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v7i4.5247

Abstract

Businesses must be able to carry out marketing activities effectively. Some marketing activities that must be implemented effectively are segmentation, targeting, and positioning strategies. Tempe SS  stands for Tempe Santri Sirajussa’adah, one of the Business Unit’s brands at the Sirajussa'adah Islamic Boarding School. It is considered one of the micro-scale businesses in the Limo Depok area. Even though they have carried out the production process for product distribution and marketing activities, it is still not financially independent and relies on donations. The priority problem based on the discussions is the lack of knowledge and skills in marketing segmentation and targeting strategies. Socialization regarding digital knowledge and segmentation and targeting strategies were conducted in two steps. The first was related to digital marketing material, and it continued with socialization on segmentation and targeting strategy. The analysis results of the segmentation and targeting strategy socialization activities were recorded as increasing partners' understanding of digital marketing by 61.68% and increasing partners' knowledge of segmentation and targeting strategy by 72.68%. In other words, this community service was able to have an impact on the increasing understanding of Partners beyond the initial target expected. This result is expected to help the management of the Tempe SS business unit increase its business income and scale from 'micro' status to 'small' business.
MANAJEMEN PENGELOLAAN BANK SAMPAH BERBASIS SOCIOPRENEUR DALAM RANGKA MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA DI WILAYAH LIMO DEPOK Rosali Sembiring Colia; Miguna Astuti; Marlina Marlina
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v2i4.333

Abstract

Beberapa tahun belakangan isu masalah lingkungan terkait sampah yang menjadi media pencemaran bagi alam dan kondisi TPA yang penuh sehingga perlu dilakukan penanggulangan salah satunya melalui pembentukan Bank Sampah. Kegiatan ini dilakukan pada Bank Sampah “Sawo kencana” dengan pendekatan partisipatif menggunakan teknik pelaksanaan pengabdian ‘participatory rural appraisal’ yang dilakukan dengan 3 (tiga) orang peserta. Pada pengabdian ini, teridentifikasikan tiga permasalahan prioritas pada Bank Sampah “Sawo Kencana” Sehingga, hasilnya memberikan solusi yang ditawarkan tim pengabdi terkait permasalahan tersebut antara lain yaitu (1) Pendampingan pengadaan alat produksi dalam hubungannya dengan supply chain berupa storage dan mesin pencacah sampah (2) pelatihan dan pendampingan sumber daya manusia dalam hal penyusunan laporan keuangan, implementasi fungsional dalam struktur serta pengetahuan sociopreneur, (3) Pelatihan dan pendampingan kegiatan pemasaran dengan website dan media sosial.
PENGARUH TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) TERHADAP KINERJA OPERASIONAL PADA PERUSAHAAN JASA PINDAHAN Pangestika, Pramesti; Sembiring, Rosali
Bussman Journal : Indonesian Journal of Business and Management Vol. 5 No. 2 (2025): Bussman Journal | Mei - Agustus 2025
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/buss.v5i2.445

Abstract

This study aims to analyze the influence of Total Quality Management (TQM) on operational performance in the moving services company Media Mover. The TQM elements examined in this research include customer focus, quality obsession, continuous system improvement, and employee involvement and empowerment. This study employs a quantitative approach using the SEM-PLS method through the SmartPLS 4.0 application. The sampling technique used is total sampling, with a total of 27 participants involving all employees of XYZ company. The results of the study indicate that: (1) Customer focus has no significant effect on operational performance; (2) Continuous system improvement has no significant effect on operational performance; (3) Employee involvement and empowerment have a significant effect on operational performance. The TQM approach can provide valuable insights for improving the company. In this context, it helps identify problem areas and anticipate further losses. Thus, the company can focus on its core competitiveness and continuously enhance its operational performance
Quality Control Analysis of Tofu Products at Sari Murni Factory Using SQC and FMEA Methods Mochamad Abiyyu Bahy; Jenji Gunaedi Argo; Rosali Sembiring Colia
Veteran Economics, Management, & Accounting Review Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59664/vemar.v3i2.11953

Abstract

This study analyzes quality control for tofu products at SM Sari Murni Tofu Factory using Statistical Quality Control (SQC) and Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) methods. The study aims to evaluate the defect level, identify key causes of defects, and propose improvement measures. The results from SQC indicate that tofu product defects are within not acceptable tolerance limits. This method utilizes statistical tools such as control charts to monitor production process variability, improve efficiency, and reduce costs. Meanwhile, FMEA successfully identified two critical processes, namely cutting and pressing, with the highest Risk Priority Numbers (RPN) of 648 and 504, respectively. These findings highlight the need for improvements, including enhanced machine reliability, operator training, and stricter production process monitoring. The combination of SQC and FMEA proved effective in reducing defect rates, improving product quality, and maintaining market competitiveness. This study provides strategic recommendations for SM Sari Murni Tofu Factory to achieve continuous quality improvement.  Keywords: Quality Control, Statistical Quality Control, Failure Mode and Effect Analysis, Product Defects, Tofu Factory   Abstrak Penelitian ini menganalisis pengendalian kualitas produk tahu di Pabrik Tahu SM Sari Murni dengan menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kewajaran cacat produk, mengidentifikasi penyebab utama kecacatan, serta memberikan usulan perbaikan. Hasil analisis menggunakan SQC menunjukkan bahwa tingkat kecacatan produk tahu berada dalam batas toleransi yang tidak dapat diterima. Metode ini memanfaatkan alat statistik seperti peta kendali untuk memantau variabilitas proses produksi, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi biaya. Sementara itu, FMEA berhasil mengidentifikasi dua proses kritis, yaitu pemotongan dan pengepresan, dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi masing-masing sebesar 648 dan 504. Temuan ini menunjukkan perlunya langkah perbaikan, seperti peningkatan keandalan mesin, pelatihan operator, dan pengawasan yang lebih ketat terhadap proses produksi. Kombinasi penerapan SQC dan FMEA terbukti efektif dalam mengurangi tingkat kecacatan, meningkatkan kualitas produk, serta menjaga daya saing produk tahu di pasar. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi Pabrik Tahu SM Sari Murni dalam meningkatkan kualitas produk secara berkelanjutan.   Kata Kunci: Pengendalian Kualitas, Statistical Quality Control, Failure Mode and Effect Analysis, Kecacatan Produk, Pabrik Tahu
PENGEMBANGAN USAHA BAGI GRIYA UKM CINERE MELALUI PEMBUATAN BUNGA AKRILIK Sembiring, Rosali; Astuti, Miguna; Argo, Jenji Gunaedi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i2.631-642

Abstract

Pandemic Covid-19 masih berlangsung pada saat pengabdian ini di laksanakan, beruntung pada saat pelatihan bisa di laksanakan secara tatap muka, namun pendampingan dilakukan secara on line, menggunakan sosial media/Whatsapp karena diberlakukannya PPKM level 4. Mitra adalah griya UKM Cinere yang merupakan kumpulan pelaku UKM yang anggotanya berasal dari UKM kelurahan gandul. cinere, pangkalan jati dan pangkalan jati baru yang memiliki usaha di bidang kuliner, handycraft, fasion dan jasa. Griya UKM Cinere  mengalami penurunan produksi yang berakibat pada penurunan profit secara signifikan, karena banyak aktifitas yang tidak bisa dilakukan masa pandemic, oleh karena itu pengabdi menawarkan membuat kreatifitas dari bahan akrilik sebagai salah satu alternatif penambah variasi produk untuk di jual. Untuk itu diperlukan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan bunga, asesories dari bahan akrilik yang cantik dan menarik, sehingga bisa menjadi salah satu alternatif untuk  penambah variasi produk untuk di jual. Pelaksanaan pelatihan kepada Griya UKM Cinere dapat terlaksana berkat adanya pertisipasi dari pihak kantor Kecamatan Cinere, ibu-ibu PKK  dan Griya UKM Cinere yang mendukung sepenuhnya program kemitraan masyarakat ini. Pelatihan pembuatan bunga akrilik di hadiri oleh 25 peserta dan pada akhir pelatihan semua mampu membuat bunga akrilik yang di bawa pulang untuk di jadikan contoh ketika ingin membuat bunga akrilik.
PENERAPAN MESIN PENGGILING KUNYIT UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA PRODUK OLAHAN JAMU Fahrudin; Budhi Martana; Rosali Sembiring Colia; Muhammad Rasyiid Wijaya; Althearae Nira Septin
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/dlppm.v6i2.16068

Abstract

Industri Rumah Tangga (IRT) produk olahan jamu berada di Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan yang tergabung dalam Forum UMKM Cikarang Selatan. Permasalahan yang dihadapi pelaku IRT jamu adalah pada proses penggilingan kunyit yang masih dilakukan secara manual yaitu menggunakan peralatan yang sederhana. Tujuan kegiatan penerapan mesin penggiling ini untuk percepatan proses produksi penggilingan kunyit sebagai bahan baku pembuatan jamu, sehingga produktivitas produksi menjadi lebih tinggi. Metode yang digunakan pada kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat ini adalah menerapkan teknologi mesin penggiling kunyit. Tahapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, mulai dari sosialisasi, review proses penggilingan kunyit yang dilakukan selama ini, pelatihan peningkatan produktivitas penggilingan kunyit, sampai praktek penggunaan teknologi mesin penggiling kunyit. Hasil yang dicapai dari penerapan mesin penggiling kunyit adanya peningkatan produktivitas produksi yang diperoleh, yaitu  proses penggilingan 10 kg kunyit secara manual membutuhkan waktu selama 6 jam, sedangkan dengan menggunakan mesin, proses penggilingan 10 kg kunyit dapat dilakukan maksimal 1 jam.    Penggunaan mesin penggiling kunyit memberikan hasil yang maksimal, menghemat waktu, meningkatkan produksi dan efisiensi.