Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pembuatan Konstruksi Biopori Yang Aman Sebagai Drainase Vertikal di Kelurahan Meruya Selatan putri elza, suci; Elza, Suci Putri; Kinasih, Reni Karno
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 06 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i06.1219

Abstract

Curah hujan tinggi, jumlah sampah yang banyak, dan banjir di Kota Jakarta melibatkan interaksi kompleks antara faktor iklim, pola konsumsi, infrastruktur, dan tata ruang perkotaan. Jakarta, sebagai kota megapolitan yang terkenal dengan curah hujan tinggi, menghadapi tantangan signifikan terkait dengan pengelolaan sampah dan risiko banjir. Biopori digunakan sebagai solusi inovatif dalam konteks urbanisasi yang tinggi dan keterbatasan lahan. Implementasi biopori di kawasan perkotaan, termasuk Jakarta, dapat membantu mengatasi masalah drainase yang buruk, peningkatan risiko banjir, dan meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan. Selain itu, konsep biopori juga mempromosikan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi air, manajemen sampah, dan pelestarian lingkungan. Dengan mengintegrasikan biopori dalam perencanaan perkotaan dan gaya hidup sehari-hari, kita dapat menciptakan kota-kota yang lebih berkelanjutan dan tahan terhadap perubahan iklim. Dalam rangka merealisasikan solusi bagi persoalan air hujan, lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar Kelurahan Kembangan Meruya Selatan tersebut maka diusulkan program pengabdian berjudul “Pembuatan Konstruksi Biopori Yang Aman Sebagai Drainase Vertikal”.
Perencanaan dan Pelaksanaan Sumur Biopori sebagai Drainase Vertikal di RPTRA Menara dan Kelurahan Meruya Selatan Rizqi Fitriansyah, Erlangga; Fitriansyah, Erlangga Rizqi; Zuchri, Rosmina; Elza, Suci Putri
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 07 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i07.1363

Abstract

Urbanisasi pesat di Jakarta telah menyebabkan masalah drainase seperti genangan air dan banjir akibat curah hujan tinggi, penurunan permukaan tanah, dan perubahan tata guna lahan. Program pengabdian masyarakat ini mengusulkan penggunaan Lubang Resapan Biopori (LRB) sebagai solusi drainase vertikal yang inovatif dan berkelanjutan. LRB menggabungkan pengolahan sampah organik dengan peningkatan infiltrasi air, mengurangi genangan, dan memperbaiki kualitas air tanah. Implementasi LRB mudah, tidak memerlukan banyak ruang, dan memberikan manfaat ganda berupa pengurangan sampah organik dan peningkatan kesuburan tanah. Program ini juga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan, menawarkan solusi holistik untuk tantangan drainase perkotaan dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Studi Komparatif Efisiensi Struktur Mall 7 Lantai pada Tanah SE dan SD terhadap Beban Gempa di Sumatera Barat Jeply Murdiaman Guci; Riko Zulhendra; Febi Putri Yastari; Suci Putri Elza
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v10i2.137

Abstract

Sumatera Barat merupakan wilayah rawan gempa, sehingga bangunan bertingkat seperti mal perlu mempertimbangkan karakteristik Kelas Situs untuk menjamin keamanan. Penelitian ini membandingkan efisiensi struktur mal 7 lantai pada dua lokasi dengan Kelas Situs berbeda, yaitu tanah lunak (SE) di Padang Pariaman dan tanah sedang (SD) di Pauh. Struktur yang dianalisis adalah beton bertulang dengan sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK), dimodelkan menggunakan ETABS berdasarkan data SPT dan beban gempa sesuai standar Indonesia (SNI). Elemen struktur (kolom, balok, pelat) dirancang dalam beberapa tipe untuk mengoptimalkan dimensi dan penulangan. Analisis mencakup partisipasi massa efektif, spektrum respons desain, dan simpangan (drift), dilanjutkan dengan evaluasi optimasi material melalui perubahan volume beton dan jumlah tulangan longitudinal serta transversal. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kelas Situs memengaruhi nilai koefisien gempa (Cs), di mana Cs lebih tinggi pada tanah lunak. Efisiensi struktur dicapai melalui pengurangan dimensi elemen, terutama pada kolom dan balok penahan beban lateral. Volume beton kolom berkurang 16%, tulangan longitudinal 13,33%, dan transversal 25,82%. Pada balok, pengurangan terbesar terjadi, yakni 17,65% untuk beton dan 44,07% pada tulangan transversal. Lokasi dengan Kelas Situs SD memungkinkan optimasi lebih besar karena beban gempa lebih rendah. Pemilihan Kelas Situs yang tepat dan penyesuaian elemen struktur terbukti meningkatkan efisiensi material tanpa mengurangi kekuatan. Variasi zonasi dan tipe elemen disarankan untuk optimasi lanjutan. Studi ini membuktikan bahwa efisiensi dapat dicapai baik dalam volume beton maupun tulangan, memberikan wawasan penting dalam perencanaan struktur.
Analisis Perbandingan Simpangan Akibat Gempa pada Bangunan 7 Lantai di Berbagai Kategori Situs Tanah di Indonesia Suci Putri Elza; Zel Citra; Tathia Edra Swasti; Det Komerdevi
MEDIA KONSTRUKSI Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jmk.v10i2.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan respons dinamik berupa simpangan lateral akibat beban gempa pada bangunan bertingkat tujuh lantai di berbagai klasifikasi tanah di Indonesia. Fokus kajian adalah pentingnya perencanaan struktur yang tidak hanya aman, tetapi juga efisien secara ekonomis. Berbeda dengan aspek arsitektural atau MEP, perencanaan struktur harus mempertimbangkan parameter lokal seperti spektrum respons gempa dan karakteristik geoteknik. Studi ini menggunakan desain bangunan perkantoran di Tangerang sebagai studi kasus, lalu memodelkannya pada tiga lokasi berbeda yaitu Denpasar, Batam, dan Merauke dengan karakteristik seismik dan tanah yang bervariasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan desain identik pada lokasi berbeda menghasilkan respons dinamik yang tidak seragam. Simpangan lateral yang melebihi ambang batas dapat membahayakan struktur, sedangkan simpangan terlalu kecil menandakan desain yang tidak efisien. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa struktur di atas tanah sedang (Site Class D) cenderung mengalami simpangan lateral lebih kecil dibandingkan tanah lunak (Site Class E). Temuan ini menegaskan pentingnya menyesuaikan parameter desain dengan kondisi lokasi proyek. Implikasi penelitian ini mendukung pendekatan berbasis kinerja (Performance-Based Design) dalam perencanaan struktur tahan gempa. Rekomendasi desain yang dihasilkan tidak hanya meningkatkan keselamatan, tetapi juga efisiensi biaya dengan mempertimbangkan kondisi lokal.
Evaluasi kondisi struktur beton bertulang dengan menggunakan half cell potential test pada bangunan kantor di pinggir Pantai Ancol Zel Citra; Yosie Malinda; Paksi Dwiyanto Wibowo; Suci Putri Elza; Risma Apdeni
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa 48-53
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pd.13.1.8621.48-53

Abstract

Measurement of half cell potential is commonly used for the assessment of the resistance of reinforced concrete where corrosion of the reinforcement is predicted. The standards used in the test are ASTM C876-91: Standard Test method for half-Cell Potential of Uncoated Reinforcing Steel in Concrete and ACI 222R-01: Protection of Metal in Concrete Against Corrosion. Furthermore, the carbonation of the reinforcement in the concrete which is caused by a chemical reaction between calcium in the concrete and sulfate salts from the outside make the concrete mass is pushed and broken. The results of testing the reinforced concrete structures of office buildings on the Ancol waterfront, some of the carbonation that occurs has exceeded the concrete cover. The results of the Half Cell Potential test 1, 2, 6, 8, 9, and 10 show that the corrosion rate of the reinforcement in the concrete is <10% with type 3, namely "humid, chloride free concrete", where the concrete is moist and not contaminated chloride, which means that the corrosion rate of steel reinforcement in concrete is quite low. The results of the Half Cell Potential 3, 4, 5, and 7 tests show that the corrosion rate of the reinforcement is between 10% - 90% with type 4, namely "humid, carbonated concrete", where the concrete is moist and carbonated but the corrosion rate is not too high.
Peningkatan Pengetahuan Tukang tentang Struktur Atas Rumah Sederhana Ramah Gempa Suci Putri Elza; Resmi Bestari Muin
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v5i3.8001

Abstract

Many simple houses in Indonesia, particularly in Menes District and its surroundings, Pandeglang Regency, are built without considering earthquake resistance principles. This is a serious problem considering that the region is prone to disasters, making the vulnerability of the buildings potentially pose a significant risk to the safety of occupants. One aspect that is often overlooked is the superstructure construction, which plays a crucial role in maintaining the overall stability of the building. Weaknesses in this section can cause severe damage and even collapse during an earthquake. This situation is exacerbated by the lack of knowledge and skills of builders regarding earthquake-resistant housing concepts and a lack of access to standard technical guidelines. To address this issue, this community service program was designed to improve the understanding and skills of builders in building earthquake-resistant simple house superstructures. The activities were carried out through a combination of theoretical and practical training covering the basic principles of earthquake resistance, appropriate material selection, and construction techniques that comply with building safety standards. This training is a collaboration between Mercu Buana University and PT. Tunas Engineering, ensuring that the approach provided is more applicable and relevant to real-world needs. The targeted program outputs include a significant increase in the level of understanding of the craftsmen as measured through pre- and post-training evaluations, the development of a simple training module as a work guide, and the formation of a community of craftsmen who care about earthquake-resistant construction.