Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Development of a Smart Quality Assurance Framework Based on Forensic Audit 5.0 with Artificial Intelligence Support to Enhance Internal Quality Assurance Systems in Higher Education: Alignment with Permendiktisaintek No. 39 of 2025 Ali Mutaufiq; Mizwar Anwar; Diana Purnamasari; Vonny Novera; Eddy Purnairawan; Desti Kumala
Pasundan Social Science Development Vol. 6 No. 2 (2026): Pasundan Social Science Development (PASCIDEV)
Publisher : Doctoral Program of Social Science Pasundan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56457/pascidev.v6i2.383

Abstract

The promulgation of the Ministry of Higher Education, Science, and Technology Regulation (Permendiktisaintek) No. 39 of 2025 institutes a systemic transformation in the governance and quality assurance paradigms of Indonesian Higher Education Institutions (HEIs). By simplifying accreditation tiers into a streamlined categorical system, decentralizing curriculum design to accommodate flexible pathways such as the Recognition of Prior Learning (RPL), and mandating absolute data integration with the national Higher Education Database (PD Dikti), the regulatory framework demands an unprecedented level of institutional agility, accountability, and data veracity. However, empirical observations indicate that traditional Internal Quality Assurance Systems (SPMI) are structurally constrained by analog workflows, fragmented data architectures, and retroactive evaluation methodologies that fail to pre-emptively mitigate compliance deviations. This comprehensive research report proposes the conceptualization and implementation of a Smart Quality Assurance (SQA) Framework, fundamentally anchored in the principles of Forensic Audit 5.0 and augmented by Artificial Intelligence (AI). The proposed framework integrates real-time continuous auditing mechanisms, machine learning-driven anomaly detection utilizing Classification and Regression Tree (CART) algorithms, and blockchain-based immutable ledgers to transform the standard Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) cycle into a proactive, predictive, and strategically aligned digital ecosystem. By leveraging real-time data analytics and Explainable AI (XAI) such as SHapley Additive exPlanations (SHAP), the SQA framework addresses inherent vulnerabilities in academic governance, demonstrating empirical potential to reduce processing latency by up to 73% while enhancing data accuracy by 89%. The findings conclusively suggest that adopting AI-driven forensic auditing not only guarantees rigid compliance with the National Standards for Higher Education (SN Dikti) but also provides a scalable, ethically governed pathway for institutions to achieve the coveted "Terakreditasi Unggul" (Excellent Accreditation) status, thereby fostering global academic competitiveness and sustainable institutional resilience.
Pendampingan Perhitungan Potensi Penerimaan Retribusi Pelayanan Persampahan di Kabupaten Bandung Eko Aristanto; Zaenal Aripin; Aspan Priana; Idris Idris; Vonny Novera; Diana Purnamasari; Wasinininingsih Wasinininingsih; Angga Sukmana
Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 3 (2026): Juli : : Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jpbmi.v4i3.995

Abstract

This community engagement program aimed to assess the revenue potential of municipal solid waste service charges based on the mapping of chargeable service users and the applicable service tariffs stipulated in Bandung Regency Regional Regulation No. 9 of 2023 on Regional Taxes and Regional Charges. The strategic partners involved in this program included the Bandung Regency Environmental Agency, the Regional Technical Implementation Unit (UPTD) for Solid Waste Collection and Transportation, Integrated Waste Processing Facilities (TPST), and the Regional Final Waste Processing Site (TPPAS). The technical assistance employed a participatory approach consisting of technical coordination meetings, and field surveys to collect data, validate findings, and formulate recommendations for optimizing municipal solid waste service charge revenue. The primary outcome of this community engagement program was the successful identification of 60,341 household chargeable units and 62,635 non-household chargeable units as the basis for estimating the revenue potential of municipal solid waste service charges in Bandung Regency. Based on the assessment, the estimated revenue potential reached IDR 13,873,338,846 under the pessimistic scenario, IDR 14,500,674,306 under the moderate scenario, and IDR 18,384,609,542 under the optimistic scenario.
Evaluasi Pengaruh Beban Kerja dan Komitmen Disiplin pada Tim Produksi Podcast Somestory di Jakarta Muhammad Ryan Nugraha; Eny Triastuti; Vonny Novera
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13778

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh beban kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Tim Produksi Podcast Somestory di Jakarta, baik secara parsial maupun simultan. Latar belakang penelitian didasarkan pada permasalahan keterlambatan unggah konten, kesalahan teknis, ketidakkonsistenan publikasi, serta tuntutan pekerjaan dalam sistem kerja remote pada industri kreatif digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif inferensial dengan metode survei melalui kuesioner berskala Likert lima poin. Populasi penelitian berjumlah 26 karyawan pada Departemen Content Production dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sensus. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien regresi 0,969 dan signifikansi 0,000, sedangkan beban kerja tidak berpengaruh signifikan dengan signifikansi 0,091. Secara simultan, disiplin kerja dan beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja, dengan R Square sebesar 0,639 atau 63,9%. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya penguatan SOP, pengelolaan beban kerja yang proporsional, serta sistem pengawasan dan penghargaan berbasis disiplin untuk meningkatkan kinerja tim produksi podcast.
Evaluasi Kinerja Keuangan PT. Hotel Sahid Jaya International Tbk. Dengan Menggunakan Rasio Likuiditas dan Rasio Solvabilitas Tahun 2020-2024 Paryanto Paryanto; Wasiningsih Wasiningsih; Vonny Novera
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13887

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi kinerja keuangan PT Hotel Sahid Jaya International Tbk yang mengalami perubahan pada kas, aset lancar, liabilitas, total aset, utang jangka panjang, dan ekuitas selama periode 2020–2024. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan berdasarkan rasio likuiditas dan rasio solvabilitas serta menilai tingkat kesehatan keuangan perusahaan dibandingkan dengan standar industri. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan PT Hotel Sahid Jaya International Tbk tahun 2020–2024. Analisis dilakukan menggunakan Current Ratio dan Cash Ratio untuk mengukur likuiditas, serta Debt to Asset Ratio dan Debt to Equity Ratio untuk mengukur solvabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Current Ratio memiliki rata-rata 244%, lebih tinggi dari standar industri 200%, sehingga berada pada kategori sehat. Sebaliknya, Cash Ratio rata-rata hanya 7,6%, jauh di bawah standar 50%, sehingga menunjukkan kondisi likuiditas kas yang tidak sehat. Pada aspek solvabilitas, Debt to Asset Ratio rata-rata 32% dan Debt to Equity Ratio 53%, keduanya berada di bawah standar industri masing-masing 35% dan 90%, sehingga tergolong sehat. Temuan ini mengimplikasikan perlunya penguatan pengelolaan kas dan likuiditas tanpa mengabaikan struktur utang yang relatif terkendali.
Dampak Motivasi Kerja dan Lingkungan Tempat Kerja terhadap Produktivitas Karyawan PT. XYZ Rachel Fianita Pande Radja; Vonny Novera; Bukhari Muslim
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13728

Abstract

Produktivitas karyawan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pencapaian tujuan perusahaan, terutama pada perusahaan manufaktur yang menghadapi tuntutan target produksi, kualitas, dan efisiensi kerja. Produktivitas tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan teknis karyawan, tetapi juga oleh motivasi kerja dan kondisi lingkungan tempat kerja yang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap produktivitas karyawan PT XYZ, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 72 karyawan sebagai responden. Data dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan dengan nilai t hitung 7,008 dan signifikansi 0,000. Lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t hitung 7,866 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, motivasi kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas dengan F hitung 40,378 dan signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,539 menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan 53,9% variasi produktivitas, sedangkan 46,1% dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan motivasi, kepastian kerja, pengembangan kompetensi, hubungan kerja yang harmonis, serta perbaikan kondisi fisik lingkungan, khususnya pengendalian kebisingan, untuk mendukung produktivitas karyawan secara berkelanjutan.
Pendampingan Penyusunan Rancangan Peraturan Bupati Tentang Tata Cara Pemungutan Retribusi Pelayanan Persampahan Kabupaten Karawang Eko Aristanto; Ade Salamah; Ade Djuanda; Muhammad Amin; Vonny Novera; Bukhari Muslim; Mizwar Anwar; Neny Hidayah Nur Imani; La Dono; Fany Siera Pitaloka
Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 4 (2026): Oktober : Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jpbmi.v4i4.1056

Abstract

The activity aimed to assist the Karawang Regency Government in formulating a draft regulatory instrument with a sound legal basis, alignment with applicable laws and regulations, and provisions responsive to local needs and conditions concerning the procedures for collecting waste management service fees. The implementation partners were the Karawang Regency Environmental Agency (Dinas Lingkungan Hidup) and the Legal Division of the Regional Secretariat. The activity adopted a Participatory Regulatory Assistance Based on Regulatory Impact Assessment (PRA-RIA) approach to ensure the substantive adequacy, regulatory consistency, and harmonization of the proposed provisions with the relevant laws and regulations cited as their legal basis. This approach was operationalized through participatory, focused discussions involving relevant stakeholders to facilitate the review of regulatory content, identify potential implementation challenges, and strengthen the regulatory framework. The primary output of the activity was the preparation of a Draft Regent Regulation on the Procedures for Collecting Waste Management Service Fees in Karawang Regency. The Karawang Regency Environmental Agency responded positively to the implementation of the activity and subsequently proceeded with the regulatory harmonization process. As a follow-up measure, a public consultation is recommended to obtain preliminary feedback from liable fee payers and other relevant stakeholders. Such consultation is expected to identify potential barriers to compliance, improve the practical applicability of the proposed provisions, and strengthen implementation readiness.