Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Silver Diamine Fluoride pada Pencegahan Early Childhood Caries: Literature Review Lasmi Dewi Nurnaini; Septriyani Kaswindiarti; Arin Oktaviani
STOMATOGNATIC - Jurnal Kedokteran Gigi Vol 20 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/stoma.v20i1.38604

Abstract

The prevalence of caries among toddlers in Indonesia was about 81.5%. The type of caries that often occurs among toddlers was Early Childhood Caries (ECC). ECC was a condition where there was one or more tooth decay, the main cause was consuming milk or sugary drinks using a bottle until fall asleep too often which not balanced by oral hygiene maintenances. ECC could be prevented by the treatment of topical application of fluor. One of the preventive agents for topical application of fluor was Silver Diamine Fluoride (SDF). SDF was an invisible solution contains fluor ions and silver ions. SDF could inhibit the demineralization of hard tissues of teeth and carbohydrate metabolism by cariogenic bacteria into acids to prevent caries. The purpose of this study was to evaluate and review Silver Diamine Fluoride as a preventive agent of Early Childhood Caries. We searched all the published literature from PubMed, Google Scholar, and Scopus. The review for 16 articles starts from May 2021 until July 2021. Keywords used were “Silver Diamine Fluoride”, “Early Childhood Caries”, “Fluoride”, and “Early Childhood Caries Prevention”, with their combinations. The conclusion of this study was Silver Diamine Fluoride rated as the most effective preventing agent to Early Childhood Caries prevention.
Pemberian Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Siswa SD Negeri Bakalan 01 Polokarto Rosyi Prabowo, Fatika Puteri; Suningdyastiningrum , Arin Oktaviani; Ferry Erwana , Agam
jurnal ABDIMAS Indonesia Vol. 3 No. 4 (2025): Desember : Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jai.v3i4.3513

Abstract

Karies gigi termasuk penyakit infeksi kronis yang biasanya terjadi akibat bakteri kariogenik yang menempel pada gigi yang akan memetabolisme gula sehingga menghasilkan asam, yang seiring dengan waktu akan mendemineralisasi struktur gigi. Anak-anak usia sekolah sangat menyukai makanan dan minuman manis dengan kandungan glukosa tinggi, dan sering kali kurang memahami teknik menggosok gigi yang benar, serta jarang memeriksakan gigi mereka ke fasilitas kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa tentang cara menggosok gigi yang baik dan benar serta pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu, 8 Oktober 2025 mulai pukul 08.00 WIB di SD Negeri Bakalan 01, Kecamatan Polokarto dengan peserta sebanyak 25 siswa. Siswa diberikan soal pre-test dan post-test untuk mengetahui pengetahuannya terhadap kesehatan gigi dan rongga mulut sebelum dan setelah diberikan edukasi, serta dilakukan demonstrasi cara menggosok gigi yang benar. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang kesehatan gigi dan mulut.
Pharmacological Properties Of Medinilla Speciosa With Potential Relevance To Oral Health: A Scoping Review Arin Oktaviani Suningdyastiningrum; Fatika Puteri Rosyi Prabowo; Agam Ferry Erwana
Jurnal Medali Vol 8, No 1 (2026): Media Dental Intelektual February 2026
Publisher : Faculty of Dentistry, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/medali.8.1.1-13

Abstract

ABSTRACT Background: Oral health is sustained under the control of a dynamic balance between oral microorganisms, host immunity, and oral tissue. Loss of this balance leads to microbial dysbiosis and inflammation associated with many oral diseases. Multitarget agents such as herbal medicine are therefore being increasingly explored, as conventional medicine can lead to some side effects. Medinilla speciosa (Parijoto), an endemic Indonesian medicinal plant, has been reported to possess diverse pharmacological activities. However, its relevance to oral health has not been systematically synthesized.Method: A scoping review was carried out using PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, and Semantic Scholar using the search keyword:  “Medinilla speciosa” AND (antibacterial OR antioxidant OR anti-inflammatory). The pharmacological activity of Medinilla speciosa was recorded in studies.Result: A total of 253 papers were found 6 papers were selected after rigorous selection process based on the PRISMA scoping review technique. Those studies shows the antibacterial impact on pathogenic bacteria, antioxidant properties, immunomodulation, anti-inflammation. Additionally, although no research has examined the impact of these extracts on oral tissues or models of oral diseases, their pharmacological properties are intriguing in terms of their local control of bacteria, modulation of inflammation, oxidative stress reduction, and tissue repair.Conclusion: Current evidence suggests that Medinilla speciosa exhibits multitarget pharmacological activities with potential relevance to oral health. However, oral-specific experimental and clinical studies  are needed for the further validation of its application in dentistry and oral medicine.
Potensi Antioksidan Ekstrak Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) sebagai Agen Preventif Inflamasi Gingiva: Kajian Literatur Anindya Rizqita Salsabila; Haura Rasyikha Alhanin; Fatika Puteri Rosyi Prabowo; Arin Oktaviani Suningdyastiningrum; Rahastuti
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v4i2.3889

Abstract

Inflamasi gingiva merupakan kondisi periodontal yang dipengaruhi oleh akumulasi biofilm plak dan peningkatan stres oksidatif akibat produksi Reactive Oxygen Species (ROS) yang berlebihan. Antioksidan berpotensi menghambat kerusakan jaringan periodontal dengan menetralisasi radikal bebas. Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) mengandung flavonoid, polifenol, vitamin C, dan betasianin yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi, sehingga berpotensi sebagai agen preventif inflamasi gingiva. Tujuan: Mengkaji potensi ekstrak buah naga merah sebagai agen preventif inflamasi gingiva berdasarkan aktivitas antioksidan dan bukti ilmiah yang tersedia. Metode: Penelitian ini merupakan studi literatur dengan pencarian sistematis pada basis data PubMed, ScienceDirect, Scopus, dan Google Scholar menggunakan kata kunci terkait Hylocereus polyrhizus, antioksidan, aktivitas antiinflamasi, gingivitis, dan stres oksidatif. Artikel yang relevan dianalisis secara naratif berdasarkan kandungan senyawa bioaktif, aktivitas antioksidan, dan efek antiinflamasi. Hasil: Ekstrak buah naga merah mengandung senyawa bioaktif dengan aktivitas antioksidan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak mampu menghambat denaturasi protein, menurunkan jumlah leukosit selama proses inflamasi, meningkatkan kapasitas antioksidan, serta berpotensi menekan mediator proinflamasi melalui penurunan stres oksidatif. Simpulan: Ekstrak buah naga merah berpotensi sebagai agen preventif inflamasi gingiva melalui mekanisme antioksidan dan antiinflamasi. Namun, uji klinis pada manusia masih diperlukan untuk memastikan efektivitas, keamanan, dosis optimal, dan formulasi yang tepat.
Pendekatan Game-Based Learning dalam Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa Sekolah Dasar Islam Al-Azhar Cairo Karanganyar Arin Oktaviani Suningdyastiningrum; Fatika Puteri Rosyi Prabowo; Erni Susanty Tahir; Perdido
jurnal ABDIMAS Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Agustus: Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jai.v4i2.3869

Abstract

Karies gigi masih menjadi masalah kesehatan gigi dan mulut yang banyak ditemukan pada anak usia sekolah sehingga diperlukan pendekatan edukasi preventif yang menarik dan melibatkan peserta secara aktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut dengan pendekatan game-based learning kepada siswa kelas 1 dan 2 SD Islam Al-Azhar Cairo Karanganyar. Kegiatan diikuti oleh 150 siswa dan terdiri atas edukasi interaktif yang dilanjutkan dengan empat pos permainan mengenai pemilihan makanan dan minuman, urutan menyikat gigi, identifikasi perilaku menyikat gigi yang kurang tepat, serta konsep gigi sehat dan gigi berlubang. Evaluasi dilakukan secara formatif melalui pengamatan terhadap respons dan penyelesaian tugas selama permainan tanpa pre-test dan post-test tertulis. Secara umum, siswa mampu mengaplikasikan kembali materi yang telah diberikan pada keempat aktivitas permainan dan menunjukkan partisipasi aktif melalui diskusi kelompok serta penyelesaian tugas bersama. Pendekatan game-based learning dapat menjadi alternatif edukasi kesehatan gigi berbasis sekolah yang aktif dan partisipatif.