Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Pasien Gagal Ginjal Kronik dalam Menjalani Terapi Hemodialisis Handoko, Setiawan Tri; Wijayanti, Dewi; Tukan, Ramdya Akbar; Lesmana, Hendy; Ose, Maria Imaculata
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 7, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v7i2.24266

Abstract

Abstrak: Pasien Gagal Ginjal Kronik membutuhkan perawatan berkelanjutan yang dilakukan oleh berbagai pihak terutama dari keluarga. Hal ini sangat diperlukan bagi pasien Gagal Ginjal Kronik yang harus menjalani program terapi Hemodialisis dalam jangka waktu lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien Gagal Ginjal Kronik dalam menjalani terapi hemodialisis di Ruang Hemodialisa RSUD dr H Jusuf SK. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 82 responden yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang telah menjalani tes validitas dan reliable. Analisa data yang digunakan adalah uji statistic chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa p value 0.001, berarti ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien Gagal Ginjal Kronik dalam menjalani terapi hemodialisis. Kesimpulan dari penelitian ini pasien yang menjalani terapi hemodialisis masih sangat membutuhkan dukungan dari keluarganya agar tetap disiplin menjalani terapi yang telah diprogramkan.Abstract: Chronic Kidney Failure patients need ongoing care carried out by various parties, especially from the family. This is indispensable for patients with Chronic Kidney Failure who have to undergo a Hemodialysis therapy program for a long time. The present study aimed to determine the relationship between family support and compliance of Chronic Kidney Failure patients undertaking hemodialysis therapy in the Hemodialysis Room of the Regional Public Hospital of dr. H Jusuf SK. The type of study was quantitative with a cross-sectional research design. The total number of samples consisted of 82 respondents who were selected using consecutive sampling. The instrument used is in the form of questionnaires that have undergone validity and reliable tests. The data were analyzed using a chi-square statistical test. The results showed that the p value was 0.001, which indicated that there was a significant relationship between family support and compliance of Chronic Kidney Failure patients undertaking hemodialysis therapy. It is concluded that the patients undertaking hemodialysis therapy still needed support from their families to remain disciplined in carrying out the therapy program.
Kepatuhan Kontrol Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Tukan, Ramdya Akbar; Najihah, Najihah; Wijayanti, Dewi
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.920

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang masih menjadi masalah besar tidak hanya di dunia tetapi juga di Indonesia, kasus hipertensi terus meningkat .seiring dengan berkembangnya zaman. Penyakit hipertensi.disebabkan oleh beberapa faktor seperti pola hidup yang terkait dengan .kebiasaan konsumsi makan yang.tidak sehat, perokok, kurang berolahraga, gen, serta faktor stress. Melakukan kontrol tekanan darah merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya penyakit tekanan darah tinggi atau komplikasi dari penyakit tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kontrol tekanan darah pada lansia di panti werdha Al-Marhamah Tarakan Kalimantan Utara, dengan metode deskriptif sebanyak 18 responden. Hasil di temukan sebanyak 13 responden (72%) megalami tekanan darah tinggi, dan 5 responden (28%) memiliki tekanan darah normal, dengan kepatuhan kontrol tekanan darah sebanyak 6 responden (33%) dan 12 responden (67%) tidak patuh kontrol tekanan darah. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa ketidakpatuhan kontrol tekanan darah yang tinggi sehingga diperlukan adanya edukasi berkelanjutan serta adanya educator terlatih dalam pelaksanaan pengukuran tekanan darah.
Penyuluhan Kesehatan, Pembagian Masker dan Hand Sanitizer dalam Upaya Antisipasi Penyebaran COVID-19 Pada Masyarakat Tukan, Ramdya Akbar; Darni, Darni; Rahmatuzulfia, Rahmatuzulfia; Wijayanti, Dewi
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 4 NOMOR 1 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v4i1.4912

Abstract

COVID 19 masih menjadi masalah Kesehatan didunia bahkan di Indonesia, dimana jumlah pasien yang terkonfirmasi positif setiap hari masih ada, oleh karena itu penulis tertarik untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di puskesmas Juata Permai dimana masyarakat kota Tarakan khususnya kelurahan Juata Permai, dari hasil studi pendahuluan, sebagian masih belum menerapkan protocol Kesehatan dengan baik dan benar, terbukti beberapa masyarakat ada yang tidak menggunakan masker saat di tempat umum dan sebagian masyarakat masih belum benar dalam penggunaan masker. Tujuan : diharapkan penyuluhan kesehatan ini dapat memberikan pengetahuan tentang COVID 19, pemahaman tentang pencegahan peningkatan jumlah orang yang positif COVID 19, dan pemahaman sebagai bekal para masyarakat agar disiplin dan konsisten dalam penanggulangan penyebaran COVID-19 yang terjadi di masyarakat. khususnya masyarakat di Kelurahan Juata Permai. Metode : Kegiatan PKM diawali dari tahap persiapan, tahap penyuluhan Kesehatan tentang COVID 19, pembagian masker dan hand sanitizer. Hasil PKM yang dilakukan pada bulan April tahun 2022 di Puskesmas Juata Tarakan Kalimantan Utara, didapatkan hasil bahwa masyarakat di Juata Permai mengetahui tentang COVID 19, dan hasil pembagian masker dan hand sanitizer untuk pentingnya menerapkan protocol Kesehatan. 
Milineals Care for Cancer: Peduli dan Cegah Kanker Payudara Sejak Dini dengan SADARI Paridah, Paridah; Parman, Dewy Haryanti; Tukan, Ramdya Akbar; Wijayanti, Dewi; Najihah, Najihah; Ajeng, Nimas; Sarifah, Sarifah
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v6i2.253

Abstract

Tingginya angka kejadian kanker payudara berdampak pada berbagai aspek baik secar fisik, psikologis maupun ekonomi bagi penyintas dan keluarga penyintas kanker payudara, sehingga diperlukan suatu upaya dini untuk mencegah dan menekan kejadian tersebut. Pengabdian Kepada masyarakat diharapkan dapat menjadi sarana yang efektif untuk memberikan edukasi dibidang kesehatan kepada segenap peserta didik khususnya pelajar perempuan berupa penyuluhan dan praktik mandiri tentang SADARI (Periksa Payudara Sendiri) sebagai upaya deteksi dini kanker payudara pada peserta didik remaja perempuan di SMPN 14 yang dibagi kedalam tiga bentuk kegiatan yaitu: pemberian edukasi melalui penyuluhan terkait materi faktor risiko kanker payudara dan pentingnya deteksi dini melalui SADARI, pemberian pelatihan melalui praktik tentang prosedur SADARI, dan membentuk “Milineals Care for Breast Cancer Team”. Skrining Payudara secara dini melalui SADARI sejak remaja merupakan bentuk kesadaran diri bagi remaja yang sangat penting agar dapat mendeteksi secara dini terhadap kejadian kanker payudara dimasa yang akan datang, oleh karena itu perlu dilakukan edukasi dan sosialisasi secara berkesinambungan kepada setiap unsur terkait  tentang pentingnya SADARI agar semua masyarakat paham dan menyadari pentinganya SADARI sejak dini
Resiliensi Pasien Pre Operasi Katarak di Instalasi Bedah Sentral Marta, Ayu Putu; Tukan, Ramdya Akbar; Wijayanti, Dewi; Lesmana, Hendy; Pujianto, Ahmat; Iskandar, Ayuk Cucuk
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i7.14740

Abstract

ABSTRACT The resilience of patients undergoing cataract surgery will have an impact on the patient’s ability to recover and heal after facing surgery. A Patient facing surgery that will be undergone requires high endurance, strong confidence to recover and remain productive after undergoing surgery. This study aimed to describe the resilience of pre-surgery cataract patients at the Central Surgical Installation of dr. H. Jusuf SK Hospital North Kalimantan Provincial Government. This design of research is descriptive. This study used purposive sampling techniques with a total of 81 respondents. The data collection method used a resilience questionnaire. Data analysis techniques used univariate analysis, namely frequency test. The result of this study showed that the resilience of pre surgery cataract patients has a minimum – maximum value of 30-40 which mean the patient’s resilience value was high. The results showed that the patient felt ready and comfortable while undergoing cataract surgery. Patients showed a high value resilience by not feeling depredded before undergoing cataract surgery and they can adapt to the changes that will occur after cataract surgery. Optimizing the role of nurses ang providing support to patient is one of efforts to maintain the nurse motivation in improving the quality of patient life. Keywords: Cataract, Preoperative, Resilience  ABSTRAK Ketahanan pasien yang menjalani operasi katarak akan berdampak pada kemampuan pasien untuk pulih dan sembuh setelah menghadapi operasi. Seresponden pasien menghadapi operasi yang akan dijalani membutuhkan daya tahan tubuh yang tinggi, kepercayaan diri yang kuat untuk pulih, dan tetap produktif setelah menjalani operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan resiliensi pasien pre operasi katarak di Instalasi Bedah Sentral RSUD dr. H. Jusuf SK Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling  dengan jumlah responden 81 responden. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner resiliensi. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat yaitu uji frekuensi.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa resiliensi pasien pra operasi katarak memiliki nilai minimal -maksimum 30-40 yang berarti nilai resiliensi pasien tinggi. Hasil menunjukkan bahwa pasien merasa siap dan nyaman saat menjalani operasi katarak. Pasien menunjukkan nilai resiliensi yang tinggi dengan tidak merasa tertekan sebelum menjalani operasi katarak dan dapat beradaptasi dengan perubahan yang akan terjadi setelah operasi katarak. Mengoptimalkan peran perawat dan memberikan dukungan kepada pasien merupakan salah satu upaya untuk menjaga motivasi perawat dalam meningkatkan kualitas hidup pasien. Kata Kunci: Katarak, Pre Operasi, Resiliensi
Risk Factors for Hypertension in the Coastal Area of Tarakan City Najihah; Dewi Wijayanti; Tukan, Ramdya Akbar; Arifin, Hidayat; Suhermi
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 7 No 3 (July 2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.v7i2.1295

Abstract

Hypertension is a severe medical condition and is the leading cause of premature death worldwide, significantly increasing the risk of heart, brain, kidney, and other diseases. However, not all people with hypertension are aware of their disease, and it is only discovered after complications occur. Therefore, hypertension must be prevented and controlled. Prevention and control of hypertension aims to prevent and reduce the probability of morbidity, complications, and death. Hypertension can be prevented by controlling risky behaviors. This study aims to analyze the risk factors for hypertension in coastal communities in Tarakan City. This research is quantitative research with a cross-sectional study design. The study sampled people in the working area of the Amal Beach Health Centre, Tarakan City, and met the sample criteria obtained using a purposive sampling technique. The data obtained will be processed univariate and bivariate. The results showed that there was a significant relationship between obesity (p-value 0.001), family history (p-value 0.013), and sports activity (p-value 0.009) with the incidence of hypertension. Smoking habits did not show a significant relationship (p-value 0.230) with the incidence of hypertension. This study concludes that obesity, family history, and exercise activity are risk factors for the incidence of hypertension in coastal areas of Tarakan City. Therefore, it is hoped that health promotion efforts in the form of scheduled counseling on risk factors for hypertension and preventive efforts in the form of early detection so that people can prevent or control hypertension to avoid complications.
Edukasi Kesehatan dan Senam Vertigo untuk Meningkatkan Pengetahuan Lansia tentang Vertigo Tukan, Ramdya Akbar; Darni, Darni; Wahyudi, Donny Tri; Yulis, Rahma; Safitri, Dinda
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i1.5992

Abstract

Vertigo merupakan keluhan paling umum pada lansia, yang terkadang masih sulit dibedakan dengan nyeri kepala. Vertigo bisa mengganggu keseimbangan dan meningkatkan risiko jatuh pada lansia. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan lansia tentang vertigo, penyebab, gejala, penanganan dan senam vertigo. Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari lima tahap. Tahap pertama dimulai dengan melakukan survei lapangan ke Panti Jompo untuk mengindentifikasi masalah. Tahap kedua, tim pengabdian melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pengelola panti untuk mendiskusikan solusi permasalahan. Tahap ketiga adalah persiapan peralatan dan materi edukasi oleh tim pengabdian masyarakat, yang mencakup: definsi, penyebab, gejala, penanganan dan senam vertigo. Tahap keempat pemberian edukasi dengan metode ceramah, power point, dan leaflet tentang Vertigo dan demonstrasi senam vertigo. Kegiatan ini dilaksanakan 15 Agustus 2024 di Panti Jompo Al-Marhamah, Kota Tarakan. Peserta yang berpartisipasi sebanyak 15 peserta. Diakhir kegiatan peserta diberikan kesempatan untuk bertanya terkait materi dan juga dilakukan senam vertigo bersama peserta. Tahap kelima penyusunan laporan kegiatan yang diserahkan ke pengelola panti dan LPPM universitas. Hasil evaluasi didapatkan bahwa topik yang diberikan menarik bagi peserta, diihat dari keaktifan peserta saat sesi tanya jawab. Selain itu senam vertigo menurut peserta dapat memberikan rasa nyaman dan membuat otot menjadi lebih rileks. Hal ini berarti kegiatan pengabdian masyarakat ini sesuai dengan kondisi dan kebutuhan peserta
EDUKASI HIPERTENSI DAN PENGUKURAN TEKANAN DARAH Wijayanti, Dewi; Paridah, Paridah; Tukan, Ramdya Akbar; Febrianti, Selvia
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i2.8057

Abstract

Abstrak: Hipertensi. atau tekanan. darah tinggi.yang dikenal dengan.the silent killer karena menyebabkan kematian secara tiba- tiba. Penyakit hipertensi disebabkan oleh beberapa factor seperti pola hidup.yang terkait dengan kebiasaan konsumsi makan yang.tidak sehat, perokok, kurang berolahraga, gen atau keturunan dengan hipertensi. serta  faktor stress. Kesadaran masyarakat yang minim.dalam memeriksakan tekanan darah dan kurangnya.edukasi.tentang hipertensi.sehingga penderita yang sudah merasakan gejala namun tidak mengetahui bahwa dirinya mengalami tekanan darah tinggi. Hal tersebut mengakibatkan banyaknya kasus peningkatan tekanan darah berulang kali, tidak terkontrol dan.terjadinya dampak penyakit yang tidak diinginkan. Pengabdian kepada masyarakat di lakukan di panti werdha Al-Marhamah Tarakan Kalimantan Utara, tentang edukasi hipertensi dan pengukuran tekanan darah, Tujuannya agar masyarakat mengetahui tentang hipertensi, hasil pengukuran tekanan darah, pemahaman tentang pencegahan peningkatan tekanan darah. dan membangun kesadaran hidup sehat. Kegiatan PKM di awali dari tahap.persiapan, tahap  penyuluhan edukasi hipertensi dan pengukuran tekanan darah. Hasil PKM yang dilakukan pada bulan Juni tahun 2021 di panti werdhaAl-Marhamah Tarakan Kalimantan Utara, didapatkan hasil bahwa masyarakat di panti mengetahui tentang hipertensi, hasil pengukuran tekanan darah dan meningkatkanya pengetahuan. tentang pentingnya mengontrol tekanan darah, pencegahan dan pengobatan.Abstract:  Hypertension is also called the silent.killer because.it can cause sudden death. Hypertension is caused by several factors such as lifestyle related. to unhealthy eating patterns, bad.habits, lack of.exercise, genes of high blood pressure and stressors. Lack of public awareness. By controlling.the lack of knowledge about blood pressure and high blood pressure. I don't know them. Even though they have high blood pressure are already feeling symptoms. This causes the patient to experience repeated, uncontrolled increases. in blood. the pressure and even complications. Community service was carried out at nursing home Al-Marhamah Tarakan North Kalimantan, regarding hypertension education and blood pressure measurement. The goal is for the public to know about hypertension, blood pressure measurement results, understanding of hypertension.prevention and providing.awareness..in implementing. a healthy lifestyle. during, so.as to avoid hypertension or complications. PKM activities started from the preparation stage, the stage of hypertension education counseling activities and blood pressure measurement. The results of the PKM during which was carried out in June 2021 in the village nursing home Tarakan, North Kalimantan, showed that community knew about hypertension, the results of blood pressure measurements and increased their understanding of the importance.of controlling blood pressure, prevention and management of hypertension.
Penerapan Spirometri Insentif Pada Pasien Efusi Pleura: Studi Kasus Hamidah, Siti; Wijayanti, Dewi; Pujianto, Ahmat; Pailungan, Ferly Yacoline; Tukan, Ramdya Akbar; Lesmana, Hendy
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i3.16776

Abstract

Penyakit efusi pleura merupakan penyakit yang disebabkan oleh faktor infeksi maupun faktor non infeksi yang menduduki urutan ketiga setelah kanker paru yang insidennya semakin meningkat setiap tahunnya. Pasien yang mengalami efusi pleura mengalami gejala sesak nafas, batuk, nyeri pleuritik, saturasi oksigen menurun yang diakibatkan oleh gangguan pada pengembangan paru yang berdampak pada beberapa alveoli yang mengalami kolaps, guna menghindari permasalahan pada pola nafas pasien berbagai pendekatan intervensi keperawatan di terapkan salah satunya melalui latihan nafas dalam dengan spirometri. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis asuhan keperawatan klien dengan efusi pleura dengan masalah keperawatan gangguan pola nafas melalui penerapan latihan nafas dalam dengan penggunaan spirometri terhadap keberhasilan pengembangan paru. Metode penelitian merupakan studi kasus dengan jumlah partisipan dua orang dengan diagnosis efusi pleura. Penerapan latihan nafas dalam dengan spirometri dilakukan selama 5 hari, dengan frekuensi latihan 4 kali/hari untuk setiap sesi latihan 5-15 kali inspirasi dalam. Hasil karya ilmiah ini terjadi peningkatan volume inspirasi pada kedua partisipan pada awal latihan volume inspirasi dari 600 ml menjadi 1100 ml dan partisipan kedua dari 600 ml menjadi 1200 ml pada hari kelima. Saran: latihan nafas dalam dengan spirometri sebaiknya diterapkan minimal 4 kali sehari dengan 5-15 kali inspirasi untuk setiap sesi latihannya dan latihan sebaiknya dilaksanakan setiap hari guna memaksimalkan ekspansi paru.
Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Perawat dalam Pendokumentasian Early Warning Score System (EWSS) di RSUD dr. JUSUF SK Armanto, Armanto; Lesmana, Hendy; Ose, Maria Imaculata; Pujianto, Ahmat; Tukan, Ramdya Akbar; Hasriana, Hasriana
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i7.14762

Abstract

ABSTRACT One of the strategies used to mortality in patients was to implement early warning score system (EWSS). EWSS is a scoring system for evaluating vital signs to detect changes or worsening in patients before emergencies occur. The purpose of the research was to determine the factors related to nurse compliance in documenting the early warning score system at RSUD dr. H. Jusuf SK. This research used a non-experimental method with an analytical obervasional design and employed cross sectional approach. The research is by means of probalility and the method used is random sampling. The population of the research were all nurses in-patient rooms, with a sample of 103 respondents. The results showed that nurses’ knowledge about EWSS was poor (66%), nurses’ attitude about EWSS was negative (88.3%), and nurses motivation about EWSS was low (86,4%). The results of the chi-square test showed that there was no significant relationship between nurses’ knowledge and compliance with EWSS documentation with a ρ value of 0.062, there was a relationship between attitude and nurses’ compliance in documenting EWSS showing that the ρ value was 0.015, and there was a relationship between motivation and nurses’ compliance in documenting EWSS showing a ρ value af 0.008. Training and socialization of EWSS filling needs tobe improved in order to rapidly detect changes or worsening in patients and to increase the quality of services at hospitals. Keywords: Compliance, Documentation, Early Warning Score System, EWSS  ABSTRAK  Salah satu strategi yang digunakan untuk menurunkan angka kematian pada pasien adalah dengan menerapkan early warning score system (EWSS). EWSS adalah sistem skoring untuk mengevaluasi tanda-tanda vital untuk mendeteksi perubahan atau perburukan pada pasien sebelum terjadi kegawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam pendokumentasian early warning score system di RSUD dr. H. Jusuf SK. Penelitian ini menggunakan metode non eksperimen dengan desain obervasional analatik dan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini adalah dengan cara probability dan metode yang digunakan adalah random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perawat ruang rawat inap, dengan jumlah sampel 103 responden. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan perawat mengenai EWSS kurang (66%), sikap perawat mengenai EWSS negatif (88,3%), dan motivasi perawat mengenai EWSS rendah (86,4%). Hasil uji chi-square menunjukkan tidak ada hubungan pengetahuan yang signifikan antara pengetahuan perawat dengan kepatuhan pendokumentasian EWSS dengan p value sebesar 0,062, ada hubungan antara sikap dengan kepatuhan perawat dalam mendokumentasikan EWSS menunjukkan bahwa ρ value sebesar 0,015, dan ada hubungan antara motivasi dengan kepatuhan perawat dalam pendokumentasian EWSS menujukkan hasil ρ value sebesar 0,008. Pelatihan dan sosialisasi pengisian EWSS perlu ditingkatkan lagi agar dapat mendeteksi dengan cepat perubahan atau perburukan pada pasien dan untuk meningkatkan mutu pelayanan di Rumah Sakit. Kata Kunci: Early Warning Score System, EWSS, Kepatuhan, Pendokumentasian