Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pendekatan Strategis Kepala Sekolah Dalam Pengambilan Keputusan Untuk Mengatasi Resiliensi Pendidikan di Era Digitalisasi Dewi Sumiyarsih Syam; Fetmawati; Irsyad; Sufyarma Marsidin
Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): Januari : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Islamic Education Management Study Program, Faculty of Tarbiyah, Sunan Drajat Islamic Boarding School Institute, Lamongan, East Java, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v8i1.2350

Abstract

Era digitalisasi menuntut sekolah untuk mampu menghadapi tantangan teknologi dan perubahan cepat dalam pendidikan. Kepala sekolah sebagai pemimpin strategis memiliki peran penting dalam membangun resiliensi pendidikan melalui pengambilan keputusan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan strategis kepala sekolah dalam pengambilan keputusan untuk meningkatkan resiliensi pendidikan di era digital. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelaah literatur terkait kepemimpinan digital, pengambilan keputusan berbasis data, supervisi dan kolaborasi digital, manajemen risiko, pengembangan kompetensi guru, serta strategi partisipatif dan inklusif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepala sekolah yang menerapkan kepemimpinan digital dengan karakter problem-solving, kolaboratif, kreatif, dan literasi digital yang memadai mampu menghadapi perubahan cepat, mendorong inovasi, memperkuat daya tahan sekolah, serta mengoptimalkan sumber daya dan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas resiliensi pendidikan sangat bergantung pada strategi kepemimpinan kepala sekolah yang visioner, adaptif, berbasis bukti, dan partisipatif.
Implementasi Manajemen Resiko dalam Peningkatan Efektivitas Pembelajaran di Sekolah Silvetrelli Ririn Sitohang; Merika Setiawati; Irsyad
Jurnal Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengkaji implementasi manajemen risiko dalam peningkatan efektivitas pembelajaran di sekolah, dengan fokus pada bagaimana risiko sebagai bagian integral kehidupan manusia dan institusi pendidikan dapat dikelola untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih stabil, inovatif, dan produktif. Melalui tinjauan pustaka, artikel membahas konsep risiko sebagai peristiwa yang menyebabkan kerugian, serta pentingnya manajemen risiko untuk mengantisipasi ancaman seperti kesehatan siswa, keamanan, kurikulum, teknologi, dan sumber daya manusia. Pendekatan berbasis risiko meliputi identifikasi, analisis, mitigasi, dan pemantauan risiko, yang didasarkan pada standar internasional seperti ISO 31000:2018. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa manajemen risiko tidak hanya mencegah kerugian tetapi juga mendorong inovasi, meningkatkan efisiensi, dan membangun ketahanan institusi pendidikan. Studi empiris dari berbagai sumber, termasuk kasus di Indonesia, mengungkapkan peningkatan efektivitas pembelajaran hingga 15-20% melalui mitigasi risiko yang tepat. Tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan resistensi budaya diatasi dengan rekomendasi praktis, termasuk kolaborasi dengan pemerintah dan integrasi teknologi sederhana. ini menekankan bahwa manajemen risiko adalah prioritas di era globalisasi untuk mendukung pengambilan keputusan efektif dalam pendidikan, dengan implikasi bagi pengembangan model risiko komprehensif di semua departemen sekolah
Analisis Risiko Sebagai Implementasi Sekolah Siaga Bencana Pada Sekolah Dasar Meliza Astuti; Irsyad; Merika Setiawati
Journal of Business Economics and Management | E-ISSN : 3063-8968 Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober - Desember
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the Analysis of Risk as an implementation of the SSB program at in Elementary Schools based on preparedness parameters. This type of research study is descriptive qualitative research of which the research subjects are the principal, teachers, students, and employees. The data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques used in the research study were data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusion. The data validity used was the triangulation of sources and techniques. The results showed that the implementation of SSB SDUA went according to the preparedness parameters. In the aspect o attitude and action, there is knowledge about DRR, the implementation of disaster simulations, ongoing socialization, and having emergency response skills. School policies support DRR, the availability of access to information, knowledge, and training. The aspect of preparedness planning, it was evidenced by the existence of SSB assessment documents, action plans before, during and after disasters, PROTAP, disaster warning systems, and evacuation sites. The aspect of resource mobilization was evidenced by the existence of a school disaster alert group, monitoring, and evaluation conducted by the school, the availability of equipment, supplies, and post-disaster basic needs. Supporting factors for SDB SSB program are qualified human resources and related agencies, while the impeding factors were related to the extent of school area that is quite narrow and the equipment have yet to cover all of school resident needs.
The Impact of Data-Driven Planning on Teacher Resilience: The Mediating Role of Team Collaboration Tia Ningrum; Anisah Anisah; Fifin Wildanah; Nikmah Hayati; Irsyad; Aini Septia Rahmalita; Mahaliza Mansor
Indonesian Journal of Learning Education and Counseling Vol. 8 No. 2 (2026): March
Publisher : ILIN Institute Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/ijolec.v8i2.3322

Abstract

This study aims to examine the effect of data-driven planning on teachers’ resilience through team collaboration in vocational high schools. This study addresses the limited empirical evidence linking data-driven planning to teacher resilience, particularly through collaborative mechanisms. Using quantitative research design, data were collected through a structured questionnaire administered to 482 teachers’ senior high schools in West Sumatra, selected using the proportional stratified random sampling technique. The data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PL S-SEM) to test both direct and indirect relationships among variables, with reliability assessed through Cronbach’s alpha and composite reliability, and validity evaluated using Average Variance Extracted (AVE).  Data-driven planning is conceptualized as the systematic use of data for instructional and managerial decision-making, team collaboration as structured professional interaction among teachers, and teacher resilience as the ability to adapt and sustain performance under challenges.The findings indicate that data-driven planning has a positive and significant effect on team collaboration, collaboration has a strong positive effect on teacher resilience, and collaboration significantly mediates the relationship between data-driven planning and resilience. These findings highlight the critical role of collaborative practices as a mechanism linking planning processes to resilience outcomes.This study contributes to the existing literature on educational management by integrating data-driven planning, collaboration, and resilience into a single empirical model. Practically, the results suggest that schools should strengthen collaborative data use to enhance teacher resilience.
The Influence of Principal Supportive Leadership and Work Climate on Teacher Job Satisfaction: A Regression Analysis Supporting SDG 4 on Quality Education Rismawati; Ahmad Sabandi; Irsyad; Sulastri
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 7 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i7.16017

Abstract

Teacher job satisfaction (TJS) is a pivotal determinant of academic quality, influencing teachers' motivation, commitment, and professional performance. This study examined the influence of Principal Supportive Leadership (PSL) and Teacher Work Climate (TWC) on TJS among public junior high school teachers in a city in West Sumatra, Indonesia. A quantitative explanatory design with a survey method was employed. Using the Slovin formula and proportionate stratified random sampling, 330 teachers were selected from a population of 1,898. Data were collected using self-report questionnaires utilizing a five-point Likert scale and analyzed through descriptive statistics, simple linear regression, and multiple linear regression, following classical assumption tests (normality, linearity, and multicollinearity). Results showed that PSL had a significant positive influence on TJS, and TWC also significantly influenced TJS. PSL and TWC simultaneously had a significant positive influence on TJS. These findings indicate that supportive leadership and a positive work climate are complementary factors that enhance teacher job satisfaction. This study contributes empirical evidence to educational leadership research. It offers practical implications for school heads and policymakers in fostering leadership practices and organizational climates that support teacher well-being and sustainable school improvement.
PERAN MANAJEMEN RISIKO DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENGELOLAAN PENDIDIKAN Rahma Ega Indriani; Irsyad; Merika Setiawati
Journal of Cultural and Innovative Education Vol. 1 No. 1 (2026): Journal of Cultural and Innovative Education
Publisher : FIKRIYA RAFT TIRTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen risiko memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan di Indonesia. Penerapan manajemen risiko yang efektif membantu lembaga pendidikan dalam mengidentifikasi, menilai, dan mengelola berbagai risiko yang muncul, seperti risiko keuangan, operasional, dan reputasi. Artikel ini mengkaji berbagai jenis risiko yang dihadapi oleh lembaga pendidikan, serta strategi mitigasi yang dapat diterapkan untuk mengurangi dampak negatif dari risiko tersebut. Selain itu, artikel ini juga membahas dampak positif penerapan manajemen risiko terhadap efisiensi pengelolaan sumber daya, kepuasan stakeholder, dan peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Meskipun demikian, tantangan dalam implementasi manajemen risiko, seperti keterbatasan sumber daya dan kurangnya pemahaman tentang konsep ini, masih perlu diatasi. Dengan demikian, penting bagi lembaga pendidikan untuk mengembangkan sistem manajemen risiko yang komprehensif guna menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.
ANALISIS PENILAIAN RISIKO DALAM MENUNJANG KEGIATAN SEKOLAH Galuh Diah Ningtias; Irsyad; Merika Setiawati
Journal of Cultural and Innovative Education Vol. 1 No. 1 (2026): Journal of Cultural and Innovative Education
Publisher : FIKRIYA RAFT TIRTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian risiko merupakan elemen penting dalam manajemen sekolah untuk memastikan kegiatan pendidikan berjalan aman, efektif, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penilaian risiko dalam kegiatan sekolah melalui pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber akademik yang membahas konsep manajemen risiko, jenis risiko di sekolah, dan praktik penilaian risiko menurut standar ISO 31000:2018. Hasil telaah menunjukkan bahwa sekolah menghadapi berbagai jenis risiko, seperti risiko operasional, keselamatan, keuangan, teknologi informasi, reputasi, hukum, serta risiko sosial dan lingkungan. Proses penilaian risiko meliputi identifikasi, analisis, evaluasi, dan mitigasi risiko, yang masing-masing berperan penting dalam menentukan strategi pengendalian yang tepat. Penelitian ini menegaskan bahwa penilaian risiko yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan dapat meningkatkan efektivitas tata kelola sekolah, memperkuat budaya keselamatan, dan mendukung pencapaian tujuan pendidikan. Dengan demikian, penerapan penilaian risiko menjadi kebutuhan strategis dalam upaya meningkatkan kualitas dan stabilitas penyelenggaraan pendidikan.
OPTIMALISASI STRATEGI MITIGASI RISIKO UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI OPERASIONAL SEKOLAH Natasya; Irsyad; Merika Setiawati
Journal of Cultural and Innovative Education Vol. 1 No. 1 (2026): Journal of Cultural and Innovative Education
Publisher : FIKRIYA RAFT TIRTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi mitigasi risiko dalam meningkatkan efisiensi operasional, sekolah. Risiko dalam penyelenggaraan pendidikan dapat muncul dari faktor internal, seperti pengelolaan keuangan dan sumber daya manusia, maupun faktor eksternal, seperti kebijakan pemerintah, bencana, dan perkembangan teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber relevan, termasuk pedoman SNI ISO 31000:2018 tentang manajemen risiko. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi mitigasi risiko yang efektif meliputi identifikasi dan penilaian risiko secara berkala, penyusunan kebijakan dan SOP, pemanfaatan teknologi digital, serta kerja sama dengan pihak eksternal. Penerapan strategi tersebut berpengaruh positif terhadap efisiensi biaya, peningkatan kinerja, serta penguatan tata kelola sekolah. Dengan demikian, manajemen risiko berperan penting sebagai upaya preventif dan strategis untuk menciptakan sekolah yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan.
STRATEGI MANAJEMEN RISIKO UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Putri Zulaikhai; Irsyad; Merika Setiawati
Journal of Cultural and Innovative Education Vol. 1 No. 1 (2026): Journal of Cultural and Innovative Education
Publisher : FIKRIYA RAFT TIRTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji secara mendalam strategi manajemen risiko dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Manajemen risiko dalam konteks pendidikan menjadi elemen penting dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan berbagai hambatan yang dapat mengganggu kelancaran proses pembelajaran. Dalam lingkungan pendidikan kejuruan yang berorientasi pada keterampilan praktik dan kesiapan kerja, risiko dapat muncul dari berbagai aspek seperti keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya kesiapan tenaga pendidik, hingga rendahnya motivasi belajar siswa. Dengan demikian, penerapan strategi manajemen risiko yang tepat diharapkan mampu membantu pihak sekolah dalam merancang perencanaan pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelaahan berbagai literatur yang relevan guna memahami konsep serta penerapan manajemen risiko dalam bidang pendidikan. Dengan memahami dan mengimplementasikan melalui penerapan prinsip-prinsip manajemen risiko secara terstruktur, sekolah mampu mewujudkan lingkungan pembelajaran yang aman, kondusif, serta berfokus pada peningkatan mutu pembelajaran, sehingga efektivitas pembelajaran di SMK dapat terus ditingkatkan agar selaras dengan tuntutan dunia kerja yang terus berkembang.
IMPLIKASI ANALISIS RISIKO TERHADAP MUTU PENDIDIKAN Mezaluna Azzurra Efendi; Irsyad; Merika Setiawati
Journal of Cultural and Innovative Education Vol. 1 No. 1 (2026): Journal of Cultural and Innovative Education
Publisher : FIKRIYA RAFT TIRTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis risiko dalam pendidikan merupakan proses sistematis yang bertujuan untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan berbagai potensi hambatan yang dapat memengaruhi mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah buku, jurnal nasional, dan regulasi terkait manajemen risiko serta penjaminan mutu pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa analisis risiko memiliki peran strategis dalam memperkuat tata kelola sekolah, terutama dalam memastikan keberlangsungan proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Kajian ini menemukan bahwa jenis risiko yang muncul pada satuan pendidikan meliputi risiko akademik, manajerial, keuangan, sarana prasarana, dan sosial-psikologis, yang masing-masing memiliki dampak berbeda terhadap kualitas pembelajaran. Proses analisis risiko meliputi identifikasi, analisis, evaluasi, penentuan prioritas, hingga pengendali menjadi fondasi bagi sekolah untuk mengambil keputusan yang tepat dan berbasis data. Implikasi analisis risiko terhadap mutu pendidikan tampak pada meningkatnya efektivitas penjaminan mutu internal, terbentuknya budaya kerja yang adaptif, efisiensi pengelolaan sumber daya, serta meningkatnya tingkat kepercayaan masyarakat. Dengan demikian, analisis risiko tidak hanya berfungsi sebagai upaya pencegahan, tetapi juga sebagai strategi penting dalam mewujudkan mutu pendidikan yang berkelanjutan dan akuntabel.