Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

MANAJEMEN RISIKO K3 DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) UNTUK MENGIDENTIFIKASI POTENSI DAN PENYEBAB KECELAKAAN KERJA (Studi Kasus: Tahap II Pembangunan Gedung Laboratorium DLH Banyuwangi) Harliwanti Prisilia.; Dimas Aji Purnomo
Tekmapro Vol. 17 No. 2 (2022): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v17i2.299

Abstract

Suatu proyek bidang infrastruktur tentu mempunyai sasaran durasi pengerjaan yang wajib dilaksanakan dengan cepat serta tepat. Tetapi, pada faktanya selalu terdapat kendala yang membatasi pengerjaan proyek tersebut, salah satu pemicu terbentuknya keterlambatan dalam proyek bidang infrastruktur adanya kecelakan kerja. Pelaksanaan proyek pembangunan Gedung Laboratorium DLH Banyuwangi tahap II pada pekerjaan struktur terjadi beberapa kasus kecelakaan kerja yaitu tertinjak benda tajam yang dengan presentase kejadian 23%, kejatuhan barang dari atas dengan presentase kejadian 24%, jatuh terpeleset/tersandung dengan presentase kejadian 16%, terbentur barang keras dengan presentase kejadian 21%, terkena runtuhan bangunan 11%, dan terjatuh dari ketinggian dengan presentase kejadian 5% yang menyebabkan beberapa risiko. Kemudian dilakukan minimalisir dengan menerapkan manajemen risiko bidang kesehatan dan keselamatan kerja (K3) menggunakan metode FMEA dan FTA. Saat menerapkan metode FMEA ditemukan bahwa menginjak benda tajam merupakan mode kegagalan dengan hasil RPN paling tinggi, yaitu 36. Saat menerapkan FTA ditemukan 2 top event, 4 intermediete event, dan 5 basic event. Adapun upaya perbaikan yang dilakukan, yaitu dilakukannya briefing SOP kepada seluruh pekerja yang berada dilokasi, menerapkan aturan kerja, dan pengawasan rutin.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT TENTANG PAVING BLOK DI DESA KALIPAIT KECAMATAN TEGALDLIMO BANYUWANGI DIMAS AJI PURNOMO; Harliwanti Prisilia; Heru Prasetyo; Ratih Nurhayati
Journal of Science and Social Development Vol. 5 No. 1 (2022): Journal of Science and Social Development
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jossd.v5i1.701

Abstract

The road is an important community access that is used as mobilization. In most rural areas, the road conditions are still dirt, so there is a need to improve pavement, one of which is paving. Paving is a road pavement activity using paving blocks. Paving block is a building material composition made from a mixture of portland cement or other hydraulic adhesives, water and aggregate with or without other additives which do not reduce the quality of the concrete. This activity is carried out so that people understand and understand how to choose paving blocks and also how to install them in the field. The results of the community outreach were very enthusiastic as seen by the large number of attendees and also asking questions. Activities in the field of the community were given an explanation of how to arrange paving. This activity can also be used as a business opportunity for people who want to produce paving.
PENILAIAN KINERJA JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR MINUM DESA KAJARHARJO KECAMATAN KALIBARU (STUDI KASUS-JARINGAN PIPA AIR BERSIH HIPPAM KAJARHARJO) Dimas Aji Purnomo
Nusantara Hasana Journal Vol. 3 No. 6 (2023): Nusantara Hasana Journal, November 2023
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v3i6.1010

Abstract

Banyuwangi Regency is one of the regions at the eastern tip of the island of Java, which is located at the eastern tip of East Java Province, which has 24 subdistricts and 2,775 villages. One of them is Kalibaru District which is experiencing an increase in the need for clean water, especially in Kajarharjo Village. With this research, it is hoped that it can provide alternative solutions to clean water problems for the Kajarharjo Village area, Kalibaru District. The aim of this study is to determine the magnitude of the need for clean water in Kajarharjo Village until 2025. This research uses primary data and secondary data by projecting the population of Kajarharjo Village until 2025. The results of this analysis are the projected number of people from the calculation results in 2025 numbering 13971 people with a water demand figure of 3.75 ltr with a pipe network with a main distribution pipe cross-section of Ø 5 inches and a secondary distribution pipe cross-section of Ø 4 inches. From the results of the analysis carried out using the EPANET 2.0 program, there is a fairly significant comparison of the water weight points at each pipe connection, this proves that the topographic situation in the service area is a hilly area.
Pendekatan Konsep Lean Untuk Meminimalisir Waste Pada Pemeliharaan Pompa (Studi Kasus : PDAM Tirta Banyuwangi) Harliwanti Prisilia; Dimas Aji Purnomo
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 8 No. 1 (2023): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/tecnoscienza.v8i1.1050

Abstract

Pemeliharaan pompa memegang peranan penting pada sistem kerusakan pompa ada 3 jenis kerusakan yang di utamakan dalam maintenance yaitu Seal/Gland packing, poros pompa, motor pompa. Tujuan penelitian ini adalah dapat teridentifikasinya waste pada aktivitas pemeliharaan, penyebab waste pada aktivitas pemeliharaan memberikan rekomendasi perbaikan terhadap waste,mengetahui pengurangan lead time pada aktivitas pemeliharaan setelah adanya lean maintenance. Metode yang digunakan lean maintenance. Analisa untuk penerapan konsep lean maintenance menggunakan identifikasi nine waste, pemetaan VSMM (Value Stream Maintenance Mapping), identifikasi akar penyebab waste dengan konsep RCA (Root Cause Analysis), rekomendasi perbaikan dan pemetaan VSMM untuk mengetahui reducing lead time aktivitas pemeliharaan pompa.
Pendekatan Manajemen Risiko Serta Analisis K3 (Studi Kasus : Proyek Konstruksi Gedung Pertanahan Kabupaten Banyuwangi) Dimas Aji Purnomo; Harliwanti Prisilia
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 8 No. 1 (2023): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/tecnoscienza.v8i1.1052

Abstract

Di Era seperti ini perkembangan proyek konstruksi semakin lama semakin pesat. Hal tersebut menimbulkan resiko bahaya terhadap kecelakaan kerja yang diakibatkan kurangnya pemahaman tentang pentingnya K3. Mengetahui pengaruh K3 dan manajemen resiko pada proyek konstruksi gedung pertanahan di Kabupaten Banyuwangi merupakan tujuan penelitian ini. Data yang dikumpulkan seperti studi pustaka, pengamatan lapangan, kuisioner serta wawancara. Program SPSS Statistics 25 digunakan untuk menguji reabilitas dan validitas. 23 elemen yang mempengaruhi kinerja proyek konstruksi bangunan pertanahan di Banyuwangi ditetapkan sebagai hasil analisis SMK3. Elemen utama yang mempengaruhi K3 proyek konstruksi di Banyuwangi meliputi konsisten dalam penerapan K3, ada punisment bila ada melanggar K3, sosialisasi undang-undang K3 dan aturan K3 mudah dipahami. Hasil perhitungan nilai RPN tertinggi pada potensi kegagalan material jatuh dari atas dengan skor 34,9 dan pekerja terpeleset dengan nilai skor 33,71.
Analisis Biaya Dengan Menggunakan EVM Pada Proyek Konstruksi: (Studi Kasus : Proyek Rehabilitasi Mall Pelayanan Publik Kabupaten Banyuwangi) Dimas Aji Purnomo; Harliwanti Prisilia
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 8 No. 2 (2024): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/tecnoscienza.v8i2.1142

Abstract

Keberhasilan proyek konstruksi pada waktu, mutu dan biaya. Penjadwalan, pengendalian serta perencanaan, merupakan hal yang sangat penting untuk mencapai target dengan jumlah sumber daya yang terbatas. Metode EVM adalah suatu metode pengaturan biaya dan jadwal pada sebuah proyek konstruksi. metode ini mampu mengatur biaya dan jadwal pekerjaan proyek dengan tepat serta mampu menyampaikan informasi kinerja pekerjaan konstruksi serta memperkirakan biaya dan waktu dalam menyelesaikan seluruh pekerjaan pada proyek konstruksi. Pada pekerjaan Rehabilitasi Mall Pelayanan Publik, data yang diterima disaat pelaporan pada pekan ke- 14 merupakan PV (Planed Value) atau BCWS (Budget Cost of Work Schedule) = Rp 3, 416, 293, 980, EV (Earned Value) atau BCWP (Budget Cost of Work Performance) = Rp 3, 416, 300, 813 maka diartikan pekerjaan berjalan dengan bagus. Perkiraan pengeluaran yang dibutuhkan buat menyelesaikan semua pekerjaan hingga pekan terakhir (ke-16) berdasarkan analisa nilai hasil membutuhkan anggaran Rp 3, 592, 651, 694.
Sosialisasi dan pendampingan pembuatan rencana anggaran biaya Pembangunan Jembatan Gombengsari Purnomo, Dimas Aji; Prisilia, Harliwanti; Hindratmo, Astria
Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Teknologi (DIMASTEK) Vol 3 No 01 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Teknik-Universitas Wijaya Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38156/dimastek.v3i01.64

Abstract

Rencana anggaran biaya adalah perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk setiap pekerjaan pembangunan atau proyek konstruksi. Era saat ini masyarakat sangat membutuhkan pengetahuan tentang bagaimana menyusun anggaran biaya dan metode pelaksanaan konstruksi jembatan dikarenakan desa diberi kewenangan untuk mengelola dana desa. Dana desa tersebut digunakan untuk pekerjaan kontruksi. Dengan adanya pelatihan ini masyarakat lebih memahami tentang bagaimana cara menyusun rencana anggaran biaya yang benar dan bisa mengaplikasi metode pekerjaan konstruksi jembatan sesuai dengan standar PU
ANALYSIS OF THE APPLICATION OF OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY (K3) IN FABRICATION WORK WITH THE RISK ASSESSMENT METHOD AT PT INDUSTRI KERETA KERETA (INKA) BANYUWANGI Harliwati Prisilia; Dimas Aji Purnomo
STTAL POSTGRADUATE - INTERNATIONAL CONFERENCE Vol. 8 No. 1 (2024): Indonesia Naval Technology College STTAL Postgraduate International Conference
Publisher : Indonesian Naval Technology College STTAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potential hazards always exist when we are doing daily activities and potential hazards always existwherever we are, be it in every place of the work environment or outside the work environment. In the industrialbusiness world, occupational safety and health (K3) is very necessary. There will always be a risk of failure (riskfailures) in every work activity and when a work accident occurs, so that no matter how small the work accidentwill result in a loss effect for both the company and the worker. PT. Industri Kereta Api (INKA) Banyuwangi is astate-owned enterprise engaged in manufacturing services located in Ketapang Village, Kalipuro Banyuwangi. PTINKA Banyuwangi is still relatively newly inaugurated and has just started production, it is not surprising that theattitude of workers towards the application of K3 at PT INKA Banyuwangi has not gone well. The purpose of thisresearch is to identify potential hazards and conduct risk assessment of the level of work accidents at PT INKABanyuwangi.From the results of the identification that occurred at PT. Industri Kereta Api (INKA) Banyuwangi, 10potential hazards and risks were found in field workers. The risk level assessment for field workers contained 3low risks and 5 medium risks. Assessment of risk control in field workers there are 4 mild risks and 4 moderaterisks. While the results of the calculation of risidual risk or residual risk after control efforts are made there are still5 hazard risks that require improvement in work accident control at PT. Railway Industry (INKA) Banyuwangi.
Sosialisasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proyek Konstruksi (Gedung Terpadu Poliwangi) Purnomo, Dimas Aji; Prisilia, Harliwanti
Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Teknologi (DIMASTEK) Vol 3 No 02 (2024): Oktober 2024
Publisher : Fakultas Teknik-Universitas Wijaya Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38156/dimastek.v3i02.107

Abstract

Konstruksi bangunan atau proyek konstruksi memiliki beberapa karakteristik unik. Ini termasuk tempat kerja di luar ruangan yang rentan terhadap cuaca, jangka waktu pekerjaan konstruksi terbatas, pekerja yang belum terlatih, penggunaan peralatan yang berbahaya bagi keselamatan dan kesehatan kerja, dan pekerjaan yang sangat membutuhkan tenaga. Karena karakteristiknya yang unik, industri jasa konstruksi sangat rentan terhadap kecelakaan fatal.Tujuan dari sosialisai tentang K3 ini untuk meminimalisir tingkat kecelakaan kerja khususnya di bidang jasa konstruksi. Suatu sistem manajemen K3 yang diatur dan dapat digunakan oleh konsultan, kontraktor, dan pekerja konstruksi diperlukan untuk mengurangi kerugian yang terjadi selama proyek konstruksi.Sosialisasi K3 ini dilakukan pada Perusahaan jasa konstruksi PT.Kembar Jaya Karya -Banyuwangi yang mempunyai 370 karyawan. Selama proyek konstruksi, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dapat memastikan bahwa operasinya akan terus memenuhi persyaratan hukum dan kebijakan yang berlaku serta membantu mencapai Nilai Kecelakaan dan Kerugian Nihil, yang merupakan faktor penting dalam keberhasilan proyek. Angka kecelakaan kerja yang tinggi di Indonesia menunjukkan bahwa masalah keselamatan dan kesehatan kerja (K3) masih sering diabaikan.
Analysis of Occupational Safety And Health in The Construction Project of Integrated Lecture Building Dimas Aji Purnomo; Harliwanti Prisilia
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 9 No 1 (2025): G-Tech, Vol. 9 No. 1 January 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/gtech.v9i1.6108

Abstract

Occupational safety and health (OSH) is an important aspect in the implementation of construction projects, especially building projects that involve various high-risk activities. This research aims to analyze the implementation of the OHS system in building projects, identify potential hazards, and evaluate the effectiveness of mitigation efforts that have been made. The research method used is a quantitative and qualitative approach through field observations, interviews with workers, and analysis of related documents. The results show that the implementation of OHS still faces a number of challenges, such as lack of compliance with safety procedures, limited OHS facilities, and low levels of worker awareness of the importance of OHS. Nevertheless, some mitigation efforts, such as regular training and the use of personal protective equipment (PPE), have proven effective in reducing the risk of work accidents. This study recommends increased supervision, provision of adequate OHS facilities, and educational campaigns to build a safety culture in the work environment. The findings are expected to make a positive contribution to improving occupational safety and health on construction projects in Indonesia.