Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konstruksi Hukum Islam terhadap Tradisi Menanam Barang: Studi Akulturasi Islam dan Budaya : Penelitian Dinda Mayang Apriliani; Nilfatri; Zeni Sunarti; Alisyah Pitri; Sri Kadarsih
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.407

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik jual beli ban bekas di Kelurahan Rano yang masih dilakukan secara langsung melalui pemeriksaan fisik, tawar-menawar, dan kesepakatan antara penjual dan pembeli. Permasalahan utama dalam transaksi ini adalah belum optimalnya keterbukaan informasi mengenai kondisi ban, seperti tingkat keausan, bekas tambalan, retakan, vulkanisir, tahun produksi, dan riwayat pemakaian ban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik jual beli ban bekas di Kelurahan Rano serta menganalisisnya berdasarkan prinsip hukum ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yuridis empiris. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pedagang ban bekas, pembeli, tokoh agama, serta pihak terkait. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli ban bekas di Kelurahan Rano pada umumnya telah memenuhi unsur dasar jual beli, yaitu adanya penjual, pembeli, barang, harga, dan kesepakatan. Namun, dari perspektif hukum ekonomi syariah, transaksi tersebut masih memiliki potensi gharar dan tadlis apabila kondisi ban tidak dijelaskan secara jujur dan rinci kepada pembeli. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa jual beli ban bekas dapat dibenarkan dalam hukum ekonomi syariah selama dilakukan secara suka sama suka, objek barang jelas, harga disepakati, serta penjual menyampaikan kondisi dan kekurangan barang secara transparan.
Zakat Distribution Education for Madrasah Students through the Zakat Collection Unit (UPZ) at Langgar Nurrul Jannah Anisbar Anhar; Nilfatri; Zeni Sunarti; Kurniawan; Reza; Triyana
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 13 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v13i2.3197

Abstract

Zakat is an important component of Islamic teaching that develops religious awareness, social responsibility, empathy, and solidarity among students. Zakat distribution activities at the community level provide an opportunity to introduce these values through direct educational experiences. The problem addressed in this study is the limited understanding of madrasah students regarding the principles, procedures, and educational values of zakat fitrah distribution. This study aims to examine the implementation of zakat distribution education for madrasah students through the Zakat Collection Unit (UPZ) at Langgar Nurrul Jannah, RT 10, Parit Culum I Village. This study employed a qualitative empirical approach. Data were collected through interviews, field observations, and documentation of zakat distribution activities and administrative records. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that zakat distribution activities provide students with direct learning experiences regarding the meaning of zakat, the criteria of mustahik, the distribution process, and the importance of honesty, responsibility, fairness, empathy, and social solidarity. Students' involvement in observing and understanding the distribution process also strengthens their awareness of helping people in need and practicing Islamic values in everyday life. The study concludes that zakat distribution through UPZ Langgar Nurrul Jannah can function as a contextual educational medium for strengthening students' zakat literacy and Islamic character. Integration between religious learning and community-based zakat practices can provide meaningful learning experiences for madrasah students.