Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN STRATEGI PROMOSI GURIBEE PH., Mhd.Faja Winanda; Alam, Samsul; Putra, Putu Raka Setya
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keripik kentang dan makanan ringan lainnya juga dapat memberikan penambah energi dengan cepat. Gula dan karbohidrat dalam camilan mungkin memberi Anda tambahan energi sementara, namun efeknya tidak bertahan lama. Hal ini memungkinkan seseorang untuk fokus menyelesaikan tugasnya. Guribee merupakan produk Calbee Wings, perusahaan yang terkenal membawa inovasi pada industri makanan. Produk Guribee menawarkan pengalaman unik dengan empat lapisan rasa yang tak tertandingi di setiap gigitan. Produk Guribee memiliki tingkat kesadaran merek tertentu, karena terlepas dari semua hype di tahun 2021, banyak pemirsa yang tidak mengingat produk tersebut. Oleh karena itu, kami menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mengumpulkan data dari wawancara dan kuesioner dan mengolahnya menggunakan analisis, SWOT dan AOI untuk merumuskan strategi kreatif dan periklanan serta memilih media yang tepat untuk mempromosikan produk Guribee. Ini akan membantu meningkatkan kesadaran terhadap produk Guribee. Oleh karena itu, Anda dapat menjadikan Guribee lebih populer dengan mengembangkan strategi promosi produk Guribee. Kata Kunci : guribee, kentang, promosi
Drawing with YouTube in Early Childhood: Cognitive Outcomes and Pedagogical Implications Alam, Samsul; Yusny, Rahmat
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 10 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2025.103-15

Abstract

This study explores the role of drawing with YouTube in enhancing cognitive development among early childhood learners. Using an instrumental qualitative case study in one public kindergarten (TK Negeri Pembina Semarang) comprising eight classes with 138 children aged 4–6 years and nine teachers, data were collected through classroom observations, teacher interviews, and analysis of children’s drawings. The findings indicate that guided drawing with YouTube tutorials improved children’s observational accuracy (e.g., identifying geometric forms), stimulated collaborative creativity (e.g., divergent colour use), and fostered problem-solving skills (e.g., adaptive material substitution). These results suggest that drawing with YouTube serves as an effective visual learning medium supporting early cognitive and creative growth through multimodal engagement. In the global discourse on digital childhoods, this study provides evidence that structured digital use can transform screen media from passive consumption into active cognitive engagement. It contributes to worldwide discussions on multimodal literacy and digital creativity as essential competencies for young learners. However, the study is limited by its single-site context and lack of longitudinal analysis. Future research should include broader samples, cross-cultural comparisons, and quantitative validation to deepen understanding of the cognitive impacts of digitally mediated drawing activities. Practically, the findings highlight the pedagogical value of integrating short, guided YouTube videos with open-ended questioning to enhance visual literacy, reflective thinking, and creative autonomy in early childhood classrooms.
Pengenalan Aplikasi Perkantoran dan Editing Digital dalam Menumbuhkan Kreativitas dan Literasi Digital Siswa Kelas IX di SMPN 1 Galesong Selatan Azizah, Nurul; Alam, Samsul; Ardiana; Nasir
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/8jraf095

Abstract

Literasi digital masih tergolong rendah. Literasi digital bukan hanya kemampuan mengoperasikan perangkat, tetapi juga keterampilan mengolah, mengevaluasi, dan menciptakan konten digital. Di sekolah menengah pertama, kemampuan ini sangat penting sebagai bekal menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengenalan aplikasi perkantoran dan editing digital terhadap kreativitas dan literasi digital siswa kelas IX di SMPN 1 Galesong Selatan. Metode yang digunakan adalah desain pre-eksperimen dengan model one-group pretest-posttest. Data dikumpulkan melalui tes literasi digital (pretest dan posttest) serta observasi terhadap produk kreatif digital siswa. Teknik analisis data menggunakan uji statistik paired sample t-test untuk mengukur signifikansi peningkatan kemampuan literasi digital sebelum dan setelah intervensi pelatihan. Siswa diberikan pretest untuk mengukur kemampuan awal, kemudian dilaksanakan intervensi berupa pelatihan Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint) dan aplikasi editing digital (Canva dan Capcut), dan diakhiri dengan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan literasi digital serta kualitas kreativitas produk digital siswa. Program pelatihan terbukti relevan diterapkan untuk memperkuat kompetensi abad 21.
Pengenalan Aplikasi Perkantoran dan Editing Digital dalam Menumbuhkan Kreativitas dan Literasi Digital Siswa Kelas IX di SMPN 1 Galesong Selatan Azizah, Nurul; Alam, Samsul; Ardiana; Nasir
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/8jraf095

Abstract

Literasi digital masih tergolong rendah. Literasi digital bukan hanya kemampuan mengoperasikan perangkat, tetapi juga keterampilan mengolah, mengevaluasi, dan menciptakan konten digital. Di sekolah menengah pertama, kemampuan ini sangat penting sebagai bekal menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengenalan aplikasi perkantoran dan editing digital terhadap kreativitas dan literasi digital siswa kelas IX di SMPN 1 Galesong Selatan. Metode yang digunakan adalah desain pre-eksperimen dengan model one-group pretest-posttest. Data dikumpulkan melalui tes literasi digital (pretest dan posttest) serta observasi terhadap produk kreatif digital siswa. Teknik analisis data menggunakan uji statistik paired sample t-test untuk mengukur signifikansi peningkatan kemampuan literasi digital sebelum dan setelah intervensi pelatihan. Siswa diberikan pretest untuk mengukur kemampuan awal, kemudian dilaksanakan intervensi berupa pelatihan Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint) dan aplikasi editing digital (Canva dan Capcut), dan diakhiri dengan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan literasi digital serta kualitas kreativitas produk digital siswa. Program pelatihan terbukti relevan diterapkan untuk memperkuat kompetensi abad 21.