Elsa Cindrya
Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Metode Proyek Di Kelompok B Paud Dwi Rama Al-Ikhlas Kota Palembang Tahun 2020-2021 Anggriyani Mayangsari; Leny Marlina; Elsa Cindrya
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Februari 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak melalui metode proyek di Kelompok B PAUD Dwi Rama Al-Ikhlas Palembang Tahun 2020-2021. Meningkatkan Kreativitas anak melalui metode proyek pada penelitian ini difokuskan pada merencanakan pembuatan hiasan dinding berupa bingkai foto, mendapatkan bahan pembuatan bingkai foto di lingkungan sekitar, membuat hiasan dinding berupa bingkai foto. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaborasi. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B yang berjumlah 15 anak. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi, catatan lapangan dan triangulasi data. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan kreativitas anak meningkat dan terbukti peningkatannya yang dimulai dari Pra siklus :23,4 MB, Siklus I : 32,0 BSH, Siklus II :39,0 BSB. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan ini sudah memenuhi rata-rata kelas dan sudah masuk TCPmax 44 dengan persentase keberhasilan pada siklus II mencapai 86,66%.
Hubungan Permainan Tradisional Dengan Kemampuan Komunikasi Verbal Anak Usia 4-5 Tahun Di RA Muslimat NU 2 Palembang Silvia Febryansari; Mardiah Astuti; Elsa Cindrya
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4: Maret 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Hubungan Permainan Tradisional Dengan Kemampuan Komunikasi Verbal Anak Usia 4-5 Tahun Di RA Muslimat NU 2 Palembang.” Adapun yang menjadi permasalahan penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan permainan tradisional dengan kemampuan komunikasi verbal anak usia 4-5 tahun. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan korelasi product moment. Sampel yang digunakan 12 orang anak yang terdiri dari 6 orang laki-laki dan 6 orang perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisi data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji linieritas, dan uji hipotesis. Hasil hipotesis dalam penelitian ini diperoleh rhitung 0,6957939855 sedangkan df = 12-2 = 10 dengan taraf signifikan 0.05 sehingga didapat r.tabel 0,579 karena r.hitung>r.tabel. Maka dapat disimpulkan Ho ditolak artinya terdapat Hubungan Antara Permainan Tradisional Dengan Kemampuan Komunikasi Verbal Anak Usia 4-5 Tahun Di RA Muslimat NU 2 Palembang.
Pengaruh Kegiatan Paper Quilling terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di TK Al-Fur’qon Desa Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir Wini Malinda; Muhtarom Muhtarom; Elsa Cindrya
Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupensi.v5i3.6066

Abstract

This study investigates the impact of paper quilling activities on improving the fine motor skills of children aged 5–6 years at Al-Furqon Kindergarten in Pedamaran Village, Ogan Komering Ilir Regency. The research employs an experimental approach, which is a method designed to examine cause-and-effect relationships determined by the researcher. This study applies a Pre-Experimental method with a One Group Pretest-Posttest Design, where one group of participants is observed before and after treatment. The research population consists of 13 children aged 5–6 years enrolled in group B at Al-Furqon Kindergarten. Data collection was conducted through observation to measure changes in children's fine motor abilities before and after the implementation of paper quilling activities.The findings reveal a notable enhancement in fine motor development following the intervention. Prior to the activity, 2 children demonstrated low fine motor ability, 3 children showed moderate skills, and 8 children achieved higher scores. After participating in paper quilling sessions, all 13 children reached the “very well-developed” category, indicating marked improvement. These results demonstrate that paper quilling activities contribute significantly to strengthening children's fine motor coordination and precision. Thus, engaging children in paper quilling proves to be an effective strategy for supporting motor skill development in early childhood education settings.
Metode Pembelajaran PAUD Berbasis Islam Tradisonal Salafi : Studi terhadap Penerapan Perkembangan Kognitif di TK Islam Yaa Bunayaa Kota Palembang Marfina Damayanti; Muhtarom Muhtarom; Elsa Cindrya
Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupensi.v5i3.6266

Abstract

This study aims to examine the influence of learning methods on the cognitive development of children at Yaa Bunayya Islamic Kindergarten. The research adopts a qualitative approach using a case study design to gain an in-depth understanding of how learning methods are implemented to support children’s cognitive growth. Data were collected through direct observation, in-depth interviews with teachers, and documentation analysis of learning activities. The findings reveal that the kindergarten applies five main learning methods, namely habituation, gradual instruction, practice-based learning, talqin (guided repetition), and singing. These methods are implemented systematically to stimulate children’s cognitive abilities in a more optimal and structured manner. Through daily routines and consistent learning activities, children demonstrate positive cognitive development that aligns with established child development indicators, including understanding concepts, memory improvement, and problem-solving skills. In addition, the learning system at Yaa Bunayya Islamic Kindergarten has distinctive characteristics compared to conventional kindergartens. Certain activities such as singing and clapping are applied selectively, teachers’ dress codes reflect Islamic values, and routine activities are conducted before classroom learning begins to prepare students mentally and emotionally. Overall, the combination of structured methods, religious values, and consistent routines contributes significantly to supporting children’s cognitive development in a holistic and effective learning environment.
PENGARUH KEGIATAN EMERGENCY DRILL TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA BUMI PADA ANAK USIA DINI Reza Yunita; Suyadi Suyadi; Na’imah Na’imah; Elsa Cindrya; Afifah Nabila Sari
Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) Vol 6, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jikad.v6i2.19411

Abstract

Kegiatan Emergency Drills sebagai latihan simulasi tanggap bencana mampu menstimulasi kemampuan anak dalam mengenali tanda bahaya, melatih koordinasi gerak saat evakuasi, serta menumbuhkan sikap tenang dan tangguh ketika menghadapi situasi darurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan Emergency Drills terhadap kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada anak usia 5–6 tahun di PAUD Al- royan di Kabupaten Bengkulu Selatan. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan model one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 11 anak (4 laki-laki dan 7 perempuan) yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji hipotesis Paired Sample T-Test dengan taraf signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan kesiapsiagaan anak usia 5–6 tahun setelah diterapkannya kegiatan emergency drill, dengan nilai thitung = 16,2 lebih besar dari t tabel = 2,228 pada taraf signifikansi 5%. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan emergency drill efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan anak usia dini. Temuan ini menegaskan bahwa emergency drill mampu meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali tanda bahaya, melakukan langkah penyelamatan diri, serta menumbuhkan sikap tenang dan tangguh saat menghadapi situasi darurat.
Kemampuan Mengenal Huruf Anak Kelompok B Usia (5-6 Tahun) melalui Media Loose Part di TK Negeri Pembina Tanah Abang Pali Vira Dwi Putri Yanti; Amir Hamzah; Lidia Oktamarina; Hartatiana; Elsa Cindrya
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v14i1.22204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media loose part terhadap kemampuan mengenal huruf anak kelompok B di TK Negeri Pembina Tanah Abang Pali.. Penelitian ini menggunakan jenis Pre Eksperimental Designs dengan design One Group Pretest-Posttes Designs. Penelitian ini dilaksanakan di TK Negeri Pembina, Tanah Abang, PALI, dengan subjek anak kelompok B (usia 5-6 tahun). Penelitian kuantitatif eksperimental ini menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design untuk mengetahui pengaruh media loose parts terhadap kemampuan mengenal huruf anak. Sampel penelitian sebanyak 13 anak dipilih menggunakan purposive sampling dari populasi 31 anak. Penelitian ini menghasilkan bahwa, terdapat pengaruh yang signifikan antara media loose part terhadap kemampuan mengenal huruf  anak usia dini atau pada anak kelompok B dengan usia 5-6 tahun, yang diperoleh thitung = 4,806 sedangkan dk = 13-2=11 dengan ttabel = 1,795 karena thitung > ttabel (4,806 > 1,795). Maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya ada pengaruh media loose part terhadap kemampuan mengenal huruf anak kelompok B di TK Negeri Pembina Tanah Abang Pali. Penggunaan Media Loose Part  yang sudah peneliti lakukan sangat berpengaruh di TK tersebut, dimana anak-anak di TK tersebut pertama kali melakukan kegiatan ini. Hal ini dikarena di TK tersebut hanya fokus kepada calistung (membaca, menulis, dan berhitung) sehingga selama kegiatan penelitian berlangsung anak-anak antusias mengikuti kegiatan penelitian sampai dengan selesai. Kegiatan yang membantu perkembangan kemampuan mengenal huruf anak akan terus dilanjutkan oleh tenaga pendidik di TK Negeri Pembina Tanah Abang Pali, dimana peneliti sudah memberikan berupa masukan dan kegiatan untuk membantu pendidik dalam mengembangkan kemampuan mengenal huruf anak usia dini.
The Implementation of the Ummi Method in Memorizing Short Qur’anic Surahs at Khalifah 27 Kindergarten Jakabaring Palembang Satia Utami; Ali Murtopo; Elsa Cindrya
AlBanna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2026): Albanna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/m984fz53

Abstract

This study aimed to describe the implementation of the Ummi Method in improving the ability to memorize short surahs at TK Khalifah 27 Jakabaring Palembang. The study was motivated by the varying abilities of young children in memorizing short surahs, indicating the need for a learning method that is appropriate to their developmental characteristics. This research employed a qualitative approach with a descriptive design. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving the principal, classroom teacher, Ummi Method teacher, and students. The data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through triangulation. The findings revealed that the implementation of the Ummi Method was carried out systematically through opening activities, muraja’ah (memorization review), classical and individual learning, and repeated memorization using the one-verse-per-day system. The method helped children memorize short surahs gradually, improved the fluency and accuracy of recitation, and increased their confidence in presenting their memorization. The successful implementation of the Ummi Method was supported by teachers’ competence, appropriate learning media, and collaboration between the school and parents in guiding children’s muraja’ah at home. Therefore, the implementation of the Ummi Method effectively supports the development of young children's ability to memorize short surahs at TK Khalifah 27 Jakabaring Palembang. [Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi penerapan Metode Ummi terhadap kemampuan menghafal surah pendek di TK Khalifah 27 Jakabaring Palembang. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih beragamnya kemampuan anak dalam menghafal surah pendek sehingga diperlukan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru kelas, dan peserta didik. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Metode Ummi telah dilaksanakan secara sistematis melalui kegiatan pembukaan, muroja’ah, pembelajaran klasikal dan individual, serta pengulangan hafalan dengan sistem satu hari satu ayat. Penerapan metode ini membantu anak menghafal surah pendek secara bertahap, meningkatkan kelancaran hafalan, ketepatan pelafalan, dan kepercayaan diri dalam menyetorkan hafalan. Keberhasilan implementasi Metode Ummi didukung oleh kompetensi guru, penggunaan media pembelajaran yang sesuai, serta kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam membimbing muroja'ah di rumah. Dengan demikian, penerapan Metode Ummi mampu mendukung perkembangan kemampuan menghafal surah pendek pada anak usia dini di TK Khalifah 27 Jakabaring Palembang.]
Strategi Guru Dalam Menumbuhkan Literasi Religi pada Lembaga Pendidikan Berbasis Salafi Elsa Cindrya
Bidar Education: Journal of Educational Research and Innovation Vol. 1 No. 2 (2026): Bidar Education: Journal of Educational Research and Innovation
Publisher : SUSILO ACADEMIC PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67200/bidar.v1i2.32

Abstract

This study aims to examine religious literacy, teacher strategies, and the factors influencing the development of religious literacy in Salafi-based educational institutions. This research is a qualitative descriptive study using a case study approach. The subjects of this study were children in group A and B at Yaa Bunayya Islamic Kindergarten in Palembang, with the samples being MZA, AAH, and RA. The study was conducted over a period of two months. Data collection techniques included non-participant observation, semi-structured interviews, and documentation. Data analysis was carried out using the Miles and Huberman model, which consists of: 1) data collection, 2) data reduction, 3) data display, and 4) conclusion drawing (verification). Based on the research findings, it was shown that the development of religious literacy progressed according to the indicators, namely that the children were able to recognize symbols, had faith, were able to carry out religious practices, and were able to say good and appropriate phrases. It can be concluded that the teacher’s strategy for fostering religious literacy at Yaa Bunayya Islamic Kindergarten in Palembang does not involve singing or clapping, as the institution adheres to the Qur'an and Sunnah, which prohibit singing, especially with musical instruments. Despite not using singing strategies, the development of religious literacy in this kindergarten progressed properly. The supporting factor for the teachers in fostering religious literacy was the involvement of parents, while no inhibiting factors were identified.