Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

The effectiveness of hydrocolloid dressing in post-operative wound healing: a narrative review Hastuti, Hediati; Nugraha, Bambang Aditya; Annisa, Hanun Nur; Aprilia, Ilma; Maesaroh, Imas; Karwati, Karwati; Hasna, Lathifah
Journal of Midwifery and Nursing Vol. 6 No. 2 (2024): May: Health Science
Publisher : Institute Of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jmn.v6i2.5034

Abstract

Hydrocolloid dressings, recognized as advanced wound care solutions, enhance the healing process through their impermeable characteristics. This narrative review aims to evaluate the efficacy of hydrocolloid dressings in managing post-operative wounds. This research scrutinized literature from databases and search engines such as PubMed, Cochrane Library, and Google Scholar, focusing on publications from 2013-2023. Analysis of five selected articles revealed that hydrocolloid dressings not only effectively support the healing of surgical wounds but also offer prolonged usage and cost-efficiency. These benefits underscore the value of hydrocolloid dressings as a recommended practice for post-operative wound care among nurses and healthcare professionals.
Teknik Relaksasi Genggam Jari (Finger Hold) terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Pasien dengan Gangguan Nyeri Akut di Ruang Penyakit Dalam Eriyani, Theresia; Karwati, Karwati; Shalahuddin, Iwan; Pebrianti, Sandra
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i11.17029

Abstract

ABSTRACT A hernia is a condition in which a protrusion or lump occurs in one part of the body that should not be there. Actions that can be taken to overcome hernias are surgery, surgery can cause postoperative pain. Objective to reduce pain through pain management. Therefore, researchers are interested in conducting a case study on pain management interventions in patients with acute pain. The research design used is a case study with a nursing process approach. After the implementation of pain management includes identification of location, characteristics, duration, frequency, quality, intensity of pain, identification of pain scale, identification of non-verbal pain responses, providing non-pharmacological techniques to reduce pain, finger grip techniques and advocating for early mobilization and collaboration in providing pharmacology to overcome acute pain in patients. The case study showed significant improvement from the pain scale of 2 (0-10) on the third day, the patient was no longer grimacing, there were no signs of infection, the patient said the pain was reduced and the patient said he could tilt to the left. The analysis of nursing problems in this case study was partially resolved. Analysis of Nursing Problems with Acute Pain in Partially Resolved Cases. The first day is nursing care at night, the second day is done in the morning and the third day is done in the morning. Showing improvement in the patient's condition is evidenced by the pain scale value of 2 (0-10) where the result is included in the range of the mild pain scale. Keywords: Early mobilization, Finger grip, Hernia, Nursing care, Pain management  ABSTRAK Hernia adalah suatu keadaan dimana terjadinya penonjolan atau benjolan pada salah satu bagian tubuh yang seharusnya tidak ada. Tindakan yang dapat dilakukan untuk mengatasi hernia yaitu pembedahan, pembedahan dapat menyebabkan timbulnya rasa nyeri post operasi. Tujuan untuk mengurangi nyeri melalui manajemen nyeri. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan studi kasus mengenai intervensi manajemen nyeri pada pasien dengan nyeri akut. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Setelah dilakukan implementasi manajemen nyeri meliputi identifikasi lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas, intensitas nyeri, identifikasi skala nyeri, identifikasi respon nyeri non verbal, memberikan teknik nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri teknik genggam jari serta menganjurkan untuk mobilisasi dini dan melakukan kolaborasi pemberian farmakologi untuk mengatasi nyeri akut pada pasien. Studi kasus menunjukan perbaikan dengan signifikan dilihat dari skala nyeri 2 (0-10) pada hari ke tiga, pasien sudah tidak meringis, tidak ada tanda- tanda infeksi, pasien mengatakan nyeri berkurang dan pasien mengatakan sudah bisa miring kana miring kiri. Analisa masalah keperawatan pada studi kasus ini teratasi sebagian. Analisa masalah keperawatan dengan Nyeri Akut pada kasus teratasi sebagian. Hari pertama dilakukan asuhan keperawatan pada malam hari, hari kedua dilakukan pada pagi hari dan di hari ketiga dilakukan pada pagi hari. Menunjukan perbaikan kondisi pasien dibuktikan dengan nilai skala nyeri 2 (0-10) di mana hasil tersebut termasuk ke dalam rentang skala nyeri ringan.Kata Kunci: Asuhan keperawatan, Genggam jari, Hernia, Manajemen nyeri, Mobilisasi dini
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.W DENGAN NYERI PINGGANG PADA TRIMESTER III KEHAMILAN DI PMB “I” KOTA CIMAHI Karwati, Karwati; Amallyasari, Dina
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 15 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v15i1.145

Abstract

Beberapa masalah yang sering dialami oleh ibu hamil yaitu nyeri pinggang yang umumnya terjadi pada trimester III, hal ini diakibatkan beban di perut serta tulang pinggang bagian bawah terutama didaerah pinggul tulang belakang membengkok dan ligamen merenggang. Apabila hal ini tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan kualitas hidup ibu hamil menjadi buruk. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan asuhan kebidanan yang komprehensif kepada Ny. W G1P0A0 di PMB “I” Kota Cimahi tahun 2021. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus asuhan kebidanan komprehensif. Setelah dilakukan asuhan pada kehamilan trimester III dengan teknik pengurangan rasa nyeri, pasien merasa nyaman dan rasa nyeri pinggang yang dialaminya sedikit berkurang, proses persalinan kala I sampai kala II pasien berlangsung normal dan tidak mengalami penyulit, dan masa nifas berlangsung secara normal. Dengan senam hamil, body mechanism dan kompres hangat berpengaruh secara signifikan terhadap pengurangan rasa nyeri pada pinggang/punggung pada kehamlan trimester III, meskipun teknik pijat effleurage memang belum mampu menghilangkan nyeri yang dirasakan oleh ibu yang akan melahirkan dan tidak bisa merubah karakteristik nyeri, tetapi efektif dalam menurunkan nyeri persalinan. Kata Kunci: Asuhan Kebidanan Komprehensif, nyeri pinggang
Pembentukan Karakter di TK Nurul Hikmah Jalancagak Subang Casini, Casini; Fajriyah, Fuzi Laelatul; Caswati, Icah; Karwati, Karwati; Awaliah, Windah
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1495

Abstract

Pendidikan karakter pada anak usia dini menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang unggul dan berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan menggambarkan strategi, metode, nilai, dan tantangan dalam pembentukan karakter pada peserta didik di TK Nurul Hikmah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur terhadap guru, kepala sekolah, dan orang tua, serta dokumentasi selama periode Maret–Mei 2025. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman (reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan) dengan triangulasi metode dan member check untuk menjamin validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK Nurul Hikmah menerapkan strategi karakter yang menyeluruh, meliputi pembiasaan harian (doa bersama, salam, antre, nyanyian lagu kebangsaan), keteladanan guru, metode naratif melalui cerita bergambar dan diskusi, serta pembiasaan tugas sederhana (rapi-rapi, mencuci tangan, merapikan alat). Nilai religius, disiplin, kejujuran, tanggung jawab, empati, dan kepedulian sosial ditanamkan melalui praktik langsung di lingkungan PAUD dan diperkuat lewat kolaborasi sekolah?orang tua. Meskipun demikian, terdapat tantangan berupa perbedaan pemahaman orang tua dan keterbatasan rasio guru?anak untuk pendampingan individual. Penelitian ini menyarankan penguatan kapasitas guru melalui pelatihan karakter dan pengembangan panduan praktis, serta peningkatan peran aktif orang tua melalui sosialisasi nilai dan modul karakter berbasis tema. Implementasi sinergi antara sekolah dan keluarga secara berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pembentukan karakter anak usia dini di TK Nurul Hikmah.
THE EFFECT OF PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION ON ANXIETY LEVELS IN 11th GRADE STUDENTS Namira, Adinda; Karwati, Karwati; Somana, Aan
Journal of Advanced Nursing and Health Sciences Vol. 6 No. 2, Agustus 2025
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/kn.v6i2.1871

Abstract

Background: Anxiety is a psychological condition characterized by vague worries, accompanied by feelings of uncertainty, helplessness, isolation, and insecurity. Adolescents are a vulnerable group to anxiety, particularly due to academic pressures such as assignments, exams, and the demands of determining future educational directions. This study aims to determine the effect of progressive muscle relaxation therapy (PMR) on reducing anxiety levels among 11th grade students at State Islamic Senior High School Cimahi.Methods: The research used a pre-experimental method with a one-group pre-test and post-test design, involving 36 respondents who met the inclusion criteria. The instrument used to measure anxiety levels was the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire, administered before and after the intervention. The intervention consisted of PMR therapy conducted for three consecutive days. Data were analysed using the Shapiro-Wilk test for normality and the paired t-test to determine differences in anxiety scores before and after intervention.Results: The results showed a significant decrease in anxiety levels after the intervention; the mean score before was 20,81, which decreased to 10,39 after the intervention. The paired t-test yielded a p-value of 0,001 (< α = 0.05), indicating a significant effect of progressive muscle relaxation therapy in reducing anxiety.Conclusion: Therefore, this therapy can be considered a non-pharmacological alternative intervention to manage anxiety in adolescents.
Hubungan Kadar Vitamin D Dengan Kejadian Preeklamsi Berat Awitan Lambat Karwati, Karwati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 14, No 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai peranan vitamin D dalam ilmu kedokteran dan kesehatan akhir-akhir ini mengalami peningkatan. Berbagai sistem pengaturan tubuh banyak yang dipengaruhi oleh vitamin D, antara lain sistem imunologis, pengaturan tekanan darah dan angiogenesis menjadi salah satu penyakit utama pada ibu hamil yang melibatkan gangguan imunologis, pengaturan tekanan darah dan angiogenesis adalah preeklamsi. Preeklamsi merupakan salah satu penyumbang utama tingginya angka kematian ibu (AKI) di Indonesia, dalam beberapa penelitan disebutkan kebutuhan vitamin D meningkat pada trimester tiga, diduga kekurangan vitamin D menjadi salah satu pencetus terjadinya preeklamsi berat awitan lambat.Tujuan Penelitian untuk mengukur perbedaan kadar vitamin D dan menganalisis hubungan antara ibu hamil dengan preeklamsi berat awitan lambat dan ibu hamil normal usia kehamilan > 34 minggu.Metode Penelitian yang digunakan Analitik observasional dengan rancangan case control study dengan jumlah masing-masing kelompok 30 responden yang berkunjung ke RSU Dr. Slamet Garut yang menandatangani informed consent pada bulan Agustus-September 2019. Diagnosa ibu hamil normal dan yang mengalami preeklamsi berat awitan lambat didapat dari formulir anamnesa, dan untuk pemeriksaan kadar vitamin D menggunakan metode CMIA (Chemiluminescent Microparticle Immunoassay).Hasil Penelitian menunjukkan kadar vitamin D pada kelompok kasus preeklamsi berat awitan lambat adalah 10.0 dan pada kelompok kontrol ibu hamil normal usia kehamilan > 34 minggu yakni 10.9, dengan P value 0.028, dan untuk kadar vitamin < 13,1 ng/mL memiliki risiko preeklamsi berat awitan lambat sebesar 5,68 kali dibandingkan dengan kadar vitamin D diatas > 13,1 ng/mL. Berdasarkan koefisien korelasi point biserial pada kelompok umur ibu 20-34 tahun hubungan antara kadar vitamin D dengan kejadian preeklamsi berat awitan lambat diperoleh r = - 0,345 dan berdasarkan kriteria Guilford  tergolong kategori terdapat hubungan yang lemah.Simpulan pada penelitian ini terdapat perbedaan kadar vitamin D pada kasus preeklamsi berat awitan lambat dan ibu hamil normal usia kehamilan > 34 minggu. Ada hubungan antara kadar vitamin D yang rendah terhadap pada kasus preeklamsi berat awitan lambat. Kata Kunci: Awitan Lambat, Hamil, Preeklamsi Berat, Vitamin D.
THE EFFECT OF PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION ON ANXIETY LEVELS IN 11th GRADE STUDENTS Namira, Adinda; Karwati, Karwati; Somana, Aan
Journal of Advanced Nursing and Health Sciences Vol. 6 No. 2, Agustus 2025
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/kn.v6i2.1871

Abstract

Background: Anxiety is a psychological condition characterized by vague worries, accompanied by feelings of uncertainty, helplessness, isolation, and insecurity. Adolescents are a vulnerable group to anxiety, particularly due to academic pressures such as assignments, exams, and the demands of determining future educational directions. This study aims to determine the effect of progressive muscle relaxation therapy (PMR) on reducing anxiety levels among 11th grade students at State Islamic Senior High School Cimahi.Methods: The research used a pre-experimental method with a one-group pre-test and post-test design, involving 36 respondents who met the inclusion criteria. The instrument used to measure anxiety levels was the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire, administered before and after the intervention. The intervention consisted of PMR therapy conducted for three consecutive days. Data were analysed using the Shapiro-Wilk test for normality and the paired t-test to determine differences in anxiety scores before and after intervention.Results: The results showed a significant decrease in anxiety levels after the intervention; the mean score before was 20,81, which decreased to 10,39 after the intervention. The paired t-test yielded a p-value of 0,001 (< α = 0.05), indicating a significant effect of progressive muscle relaxation therapy in reducing anxiety.Conclusion: Therefore, this therapy can be considered a non-pharmacological alternative intervention to manage anxiety in adolescents.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN KOLABORATIF DALAM PENDIDIKAN MODERN Hariani, Mila; Darmawan, Didit; Mardikaningsih, Rahayu; Fajarudin, Mochamad; Rahayu, Ati; Karwati, Karwati; Ratnawati, Iis; Santoso, Bambang; Parji , Parji; Yuliastutik
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi belajar merupakan kunci keberhasilan dalam proses pendidikan, terutama di era modern yang penuh tantangan dan peluang. Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi motivasi belajar siswa, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi untuk meningkatkannya, serta menawarkan rekomendasi strategis untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung motivasi belajar. Dengan menggunakan pendekatan studi literatur, kajian ini menganalisis berbagai sumber untuk memahami keterkaitan antara motivasi belajar dengan aspek internal dan eksternal siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor internal seperti kebutuhan, minat, dan persepsi siswa terhadap pendidikan berperan signifikan, sementara faktor eksternal seperti dukungan keluarga, komunitas, teknologi, dan kebijakan pendidikan memberikan pengaruh yang melengkapi. Tantangan utama yang diidentifikasi meliputi ketimpangan akses pendidikan, keterbatasan infrastruktur, dan kurangnya kompetensi pendidik untuk memanfaatkan teknologi pendidikan. Sebagai rekomendasi, kajian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemangku kepentingan untuk mengintegrasikan strategi berbasis bukti untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, diharapkan hasil kajian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan program pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Upaya Pendidik Dalam Membiasakan Anak Usia Dini Melaksanakan Shalat Dhuha di TK IT Annibras Lampang Indriani, Dini; Casini, Casini; Karwati, Karwati; Awaliah, Windah
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2163

Abstract

Pembiasaan shalat dhuha pada anak usia dini memiliki urgensi penting sebagai bagian dari upaya membentuk karakter religius dan menanamkan nilai-nilai spiritual sejak usia dini. Dalam konteks pendidikan anak, pembiasaan ini tidak hanya berfungsi sebagai rutinitas ibadah, tetapi juga sebagai strategi untuk menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap religius yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam peran pendidik dalam membiasakan anak melaksanakan shalat dhuha di lembaga pendidikan anak usia dini, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung maupun penghambat yang memengaruhi keberhasilan praktik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik untuk menggali makna yang lebih komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan pendidik meliputi pembiasaan rutin, keteladanan, serta pemberian motivasi secara berkelanjutan. Faktor pendukung yang ditemukan antara lain adanya dukungan lingkungan sekolah dan fasilitas yang memadai, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu dan konsistensi anak. Secara umum, pembiasaan shalat dhuha terbukti memberikan dampak positif terhadap perkembangan perilaku religius anak, seperti meningkatnya ketaatan, disiplin, dan kesadaran spiritual. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman teoritis mengenai pentingnya pembiasaan ibadah dalam pendidikan anak usia dini serta memperkaya kajian tentang pendidikan berbasis nilai religius. Kesimpulannya, diperlukan upaya penguatan metode pembiasaan yang lebih variatif serta penelitian lebih lanjut mengenai pembiasaan ibadah lain untuk memberikan gambaran yang lebih luas tentang pembentukan karakter religius pada anak.