Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal SOLMA

Pelatihan Pembuatan dan Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Literasi Numerasi Bagi Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Lahat Suganda M, Vina Amilia; Harini, Bunda; Okta Safitri, Mazda Leva; Budiansyah, Budiansyah
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i2.13185

Abstract

Background: Berdasarkan hasil studi pendahuluan oleh tim Pengabdian Pada Masyarakat di Kabupaten Lahat dengan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, diperoleh informasi bahwa guru masih mengalami kesulitan ketika merancang dan menerapkan pembelajaran literasi numerasi pada materi pelajaran di Sekolah Dasar. Pelatihan dan pembinaan ini diharapkan guru-guru SD di Kabupaten Lahat dapat membuat dan mengunakan media pembelajaran interaktif berbasis literasi numerasi, sehingga dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran di kelas. Metode: Pelatihan dan pembinaan diikuti oleh guru Sekolah Dasar di Kabupaten Lahat dengan jumlah 30 orang. Metode dan bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan, dengan teknik, yaitu ceramah, diskusi dan tanya jawab, simulasi dan penugasan. Hasil: Pelatihan pembuatan dan penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis literasi numerasi bagi guru sekolah dasar di kabupaten lahat telah memberikan peningkatan pemahaman kepada peserta pelatihan atau guru tehadap media interaktif berbasis literasi dan numerasi. Kesimpulan: Peserta pelatihan atau guru telah berhasil membuat produk berupa media pembelajaran interaktif berbasis literasi numerasi.
Pendampingan Pengembangan Instrumen Diagnostik dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru Sekolah Dasar di Kota Prabumulih Maharani, Siti Dewi; Laihat, Laihat; Nurani, Dwi Cahaya; Astika, Ruri Tria; Kamil, Nurdin; Budiansyah, Budiansyah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16984

Abstract

Background: Setelah pandemi Covid-19, kebijakan kurikulum disesuaikan dengan kondisi saat itu, salah satunya melalui penerapan Kurikulum Merdeka. Kurikulum ini menekankan pembelajaran yang lebih mendalam dan fleksibel, serta memberi kebebasan kepada guru untuk menyesuaikan metode belajar dengan kebutuhan siswa. Dalam pelaksanaannya, digunakan penilaian diagnostik kognitif dan non-kognitif. Kegiatan ini bertujuan mendampingi 24 guru SD di Kota Prabumulih dalam mengembangkan instrumen diagnostik untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Metode: pada kegiatan pengabdian memberikan pelatihan berupa pendampingan pengembangan instrumen diagnostik dengan luring dan daring. Pengumpulan data dengan pemberian pretest dan post tes serta nilai N-gain. Hasil: kegiatan pengabdian pendampingan pemgembangan instrumen diagnostik memberikan dampak yang positif bagi guru SD di Kota Prabumulih. Jika dilihat ketika pretest nilai masih kecil, namun berbeda halnya setelah diberikan pelatihan pendampingan hasil posttest sebesar 81,67 meningkat dari pretets sebesar 36.67. Data diperkuat dengan data N-Gain score sebesar 0,70 terkategori “Tinggi”. Kesimpulan: Guru SD di Kota Prabumulih memahami bagaimana cara mengembangkan instrumen diagnostik baik kognitif maupun non kognitif.
Pendampingan Pengembangan Instrumen Diagnostik dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru Sekolah Dasar di Kota Prabumulih Maharani, Siti Dewi; Laihat, Laihat; Nurani, Dwi Cahaya; Astika, Ruri Tria; Kamil, Nurdin; Budiansyah, Budiansyah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16984

Abstract

Background: Setelah pandemi Covid-19, kebijakan kurikulum disesuaikan dengan kondisi saat itu, salah satunya melalui penerapan Kurikulum Merdeka. Kurikulum ini menekankan pembelajaran yang lebih mendalam dan fleksibel, serta memberi kebebasan kepada guru untuk menyesuaikan metode belajar dengan kebutuhan siswa. Dalam pelaksanaannya, digunakan penilaian diagnostik kognitif dan non-kognitif. Kegiatan ini bertujuan mendampingi 24 guru SD di Kota Prabumulih dalam mengembangkan instrumen diagnostik untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Metode: pada kegiatan pengabdian memberikan pelatihan berupa pendampingan pengembangan instrumen diagnostik dengan luring dan daring. Pengumpulan data dengan pemberian pretest dan post tes serta nilai N-gain. Hasil: kegiatan pengabdian pendampingan pemgembangan instrumen diagnostik memberikan dampak yang positif bagi guru SD di Kota Prabumulih. Jika dilihat ketika pretest nilai masih kecil, namun berbeda halnya setelah diberikan pelatihan pendampingan hasil posttest sebesar 81,67 meningkat dari pretets sebesar 36.67. Data diperkuat dengan data N-Gain score sebesar 0,70 terkategori “Tinggi”. Kesimpulan: Guru SD di Kota Prabumulih memahami bagaimana cara mengembangkan instrumen diagnostik baik kognitif maupun non kognitif.