Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Komposisi Musik Ensamble Quartet Gitar “Anak Rantau” Dalam Tinjauan Kreativitas Musikal Silo Siswanto; Irfan Kurniawan; Muhsin Ilhaq
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11425

Abstract

Tuisan ini adalah hasil studi deskriptif analitik karya komposisi musik akademik ansambel quatet gitar “Anak Rantau” karya Silo Siswanto. Pendekatan metode yang digunaakan dalam penelitian ini adalah studi Pustaka, dengan metode analisis kerja labor dengan tahapan transkripsi musik, analisis struktur musik, dan interpretasi dalam kreatifitas musikal. Dalam hal ini analisis musik diorentasikan pada uaraian bentuk- struktur karya dan analis krearifitas pengembang melodi yang meliputi analisis motif, tema, frase, dan period karya. Dari hasil analisis karya ini dapat ditemukan struktur dan pengembang kreatifitas  pada setiap bagian bagian-bagian karya. Pada setiap bagian musik ditemukan variasi melodi dan Teknik pengembangan yang berbeda, diantaranya Teknik repetitive, Teknik sekuen, Teknik diminuasi, pelebaran nilai interval, Teknik inversi melodi, Teknik canon, dan Teknik robato ekspresifo pada bagian cadenza. Dari keseluruhan hasil analisi karya ansambel quartet gitar klasik “Anak Rantau” ini dapat dipahami bahwa pendekatan Garapan karya yang digunakan oleh komposer adalah komposisi musik dengan bentuk karya tema variasi.
Integrasi Pengetahuan Lokal dalam Pendidikan Seni Rupa di Era Digital Muhsin Ilhaq; Irfan Kurniawan
Jurnal Sitakara Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore the integration of local knowledge in art education in the city of Palembang in the digital era. Using a phenomenological approach with qualitative methods, this study examines how digital technology and cultural heritage can be integrated into the art education curriculum. Results indicate that although there are challenges in adapting to technology, its proper application can enrich students' understanding of traditional arts and prepare them for the digital era. It can be concluded that effective art education in the modern era should consider cultural heritage while leveraging technological innovations. Keyword: Art education, local knowledge integration, digital era
Faktor Konsistensi Sahilin dalam Kesenian Tembang Batanghari Sembilan Feri Firmansyah; Irfan Kurniawan
SENDRATASIK UNP Vol 12, No 4 (2023)
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/js.v12i4.125815

Abstract

This article is the result of research which aims to describe one of the Tembang Batanghari Sembilan artists named Sahilin. The research is based on the Sahilin phenomenon which is consistent with the art of Tembang Batanghari Sembilan from early to old age. To describe Sahilin's consistency, data collection was carried out by observation, interviews and documentation. Next, the data will be presented descriptively, through the results of interpretive analysis. The research results showed that there were 4 main factors that influenced Sahilin's consistency in this art, namely; artistic talent, encouragement and upbringing from his father, social support, enjoyment because of function.
AESTHETIC ELEMENTS OF TURAK DANCE IN MUSI RAWAS DISTRICT: Elemen Estetis, TariSambut Turak Puspa Sena, Puspa Sena; Rochayati, Rully; Kurniawan, Irfan
GETER : Jurnal Seni Drama, Tari dan Musik Vol 7 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/geter.v7n1.p30-39

Abstract

This study is to determine the aesthetic elements of Tarisambut Turak in Musi Rawas Regency which includes motion, space, time. This research method will use qualitative method. Data collection techniques used by researchers are observation, interviews, and documentation. This research concludes that the aesthetic elements of Turak Peat Dance in Musi Rawas Regency consist of three parts, namely motion elements including movement and motion. The space element includes positive-negative space, floor pattern level, direction, dimension. Time elements include tempo, rhythm, and duration. The Turak Welcoming Dance movement was inspired by the Dutch colonization who wanted to control the area of the Lakitan Ulu Terawas Middle Tribe because the area was rich in natural resources, so it was developed in the form of a dance that could be enjoyed by the community through unique and meaningful movements that described the story of life during Dutch colonization. Turak Welcoming Dance has 5 varieties of movements, the arrangement of dance steps is sorted by researchers from the smallest to the largest. . Keywords: Aesthetic Elements, Turak Welcome Dance
Proses Pembuatan Batik Gambo Di Desa Toman Sanita, Merlinda; Kurniawan, Irfan; Elvandari, Efita
Jurnal Sitakara Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sitakara.v9i1.14791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses pembuatan Batik Gambo di Desa Toman Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian tanaman gambir merupakan tanaman yang memiliki banyak sekali manfaat seperti dijadikan bahan campuran obat, kosmetik dan bahan pewarna kain. Adapun proses pembuatan kain jumputan Gambo dimulai dari proses pembuatan pola kain, proses penjahitan kain, proses pengikatan kain, proses perendaman dan pengeringan kain. Kain jumputan Gambo terus mengalami perkembangan mengikuti trend zaman sesuai dengan selera masyarakat zaman sekarang. Pengembangan yang dilakukan untuk melestarikan kain jumputan Gambo dengan cara memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat bagaimana proses pembuatan kain Batik jumputan Gambo. Kesimpulan bahwa kain Batik jumputan Gambo merupakan icon industri kerajinan tangan yang berbasis pemberdayaan masyarakat terutama bagi para pengrajin kain Batik Gambo dan juga para petani Gambo (gambir). Promosi tentang kain Batik jumputan Gambo harus terus dilakukan terutama bagi masyarakat lokal setempat karena cukup banyak masyarakat yang belum mengetahui serta mengenal apa itu kain Batik jumputan Gambo dikarenakan kain Batik jumputan Gambo merupakan produk lokal khas Kabupaten Musi Banyuasin yang harus dikembangkan dan dilestarikan. Kata Kunci : Batik Gambo, pewarna alam, produk lokal.
Proses Penciptaan Tari Belanger di Sanggar Raden Kuning Ogan Ilir Sari, Desi Puspita; Kurniawan, Irfan
Jurnal Sitakara Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sitakara.v9i2.16108

Abstract

Tari Belanger merupakan karya tari kreasi baru yang mengangkat cerita tradisi nenek moyang terdahulu yang ada di Desa Seri Tanjung, yang menceritakan proses pemandian anak-anak perempuan yang beranjak remaja untuk menghindari masalah ataupun tolak balak. Peneliti melakukan wawancara terhadap koreografer tari Belanger yaitu Ana Nurkadina. Manfaat peneliti ini untuk mengenalkan dan melesetarikan tradisi kesenian yang hampir hilang yang berada di lingkungan sekitar desa Seri Tanjung. Bagi peneliti sejenis supaya bisa menjadi referensi penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, teknik pengambilan dan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini tari Belanger merupakan Proses penciptaan tari Belanger menggunakan metode konstruksi I dan II menurut teori Jacqueline Smith. Kata Kunci : Penciptaan; Tari Belanger; Sanggar Raden Kuning.
Manajemen Pelaminan Modern pada Sanggar Musi Wedding Gallery di Kota Palembang Sari, Desi Ratna; Rochayati, Rully; Kurniawan, Irfan
Indo Green Journal Vol. 2 No. 3 (2024): Green 2024
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v2i3.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pelaminan modern di Sanggar Musi Wedding Gallery Kota Palembang yang meliputi Planning, Actuating, Organizing, Controlling dan Sumber Daya Manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pengumpulan data digunakan oleh peneliti dengan cara: observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pada sanggar musi wedding gallery ini menerapkan manajemen modern dengan prinsip-prinsip yang jelas dalam melaksanakan pelaksanaan yakni, perencanaan yang baik, organisasi yang tersetrukturkan, pelaksanaan dengan tahapan yang baik, serta adanya sistem evaluasi(controlling) dalam peroses pelaksanaan, dan sistem rekrukren serta pengembangan sumber daya manusia yang baik.
Pembelajaran Anyaman Candralika dengan Metode Group Work pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Pulau Beringin Pramudya, Della; Kurniawan, Irfan; Siswanto, Silo
Indo Green Journal Vol. 2 No. 4 (2024): Green 2024
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v2i4.78

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian adalah yaitu: Bagaimanakah Pembelajaran Seni Rupa Membuat anyaman Candralika Menggunakan Metode Group work Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Pulau Beringin?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Proses Pembelajaran Seni Rupa Membuat anyaman Candralika Menggunakan Metode Group work Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Pulau Beringin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data skunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data observasi, data wawancara dan data dokumentasi. Secara keseluruhan data yang diperoleh dari data observasi, data wawancara dan data dokumentasi dapat diambil kesimpulan bahwa, hasil penelitian Di SMP Negeri 1 Pulau Beringin  pada kelas VII  mendapatkan hasil yang memuaskan. Hal tersebut dapat dilihat darihasil obeservasi yang secara  keseluruhan siswa tersebut mendapatkan nilai yang bagus, serta didukung dari peran guru seni  budaya yang mengajar di kelas VII  tersebut yang telah berlangsung dengan baik, persiapan untuk menunjang proses kegiatan belajar yang baik (tersedianya perangkat pembelajran, alat ataupun bahan pembelajaran dan media pembelajaran). Kemudian hasi pembelajaran tersebut di sinkronisasikan melalui data wawancara baik dengan guru dan siswa yang besangkutan, dengan tujuan ingin mengetahui lebih dalam bagaimana proses pembelajaran yang sebenarnya terjadi yang dilihat dari sudut pandang guru maupun siswa. Dan hasil yang didapatkan terdapat sistem pembelajaran yang telah direncanakan berjalan dengan baik. Dan selanjutnya dari data dokumentasi dari hasil penelitian untuk menguatkan data agar hasil penelitian ini mendapatkan hasil yang valid dan dapat diakui kebenarannya.
Pembelajaran Ekstrakurikuler Pada Lagu Sinaran di SMK Negeri 7 Palembang Setia Berta Sastra Hedi; Irfan Kurniawan; Silo Siswanto
Imajinasi : Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2024): Desember : Imajinasi : Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/imajinasi.v1i4.441

Abstract

Based on the above background, the formulation of the problem in the study is "How is the Implementation of Extracurricular Learning in Sinaran Songs at SMK Negeri 7 Palembang" This study uses a descriptive method with a qualitative approach to examine how extracurricular learning of "sinaran" songs at SMK Negeri 7 Palembang takes place based on its quality. In line with the chosen approach, the method used in this study is a descriptive method. This method is used to recognize and describe the actual state of the research object in accordance with the findings during the research in the field, regarding extracurricular learning of the song "sinaran" at SMK Negeri 7 Palembang.From the discussion above, it can be said that the teaching method used by the trainer in this extracurricular activity is successful. Students who were initially not skilled in playing musical instruments have made significant progress. Previously, they lacked confidence when performing in public, but now they are showing an increase in confidence. Researchers concluded that coaches not only focus on skill development, but also on strengthening students' mentality to be more confident when performing. The conclusion that the researcher can describe in this discussion is that the method applied by the trainer has advantages and disadvantages. The advantages of the peer tutor method applied by the trainer can make students more comfortable in interacting because it creates a learning atmosphere that tends to be relaxed, can increase confidence, reduce pressure or be less afraid to make mistakes in acting or asking questions.