Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Perkembangan Politik Hukum Pegisian Jabatan Kepala Daerah Di Indonesia (perspektif sejarah hukum ): Development of Legal Politics for Filling Regional Head Positions in Indonesia (legal history perspective) bidja, isnanto; Ilyas, Mohammad
Jurnal Media Hukum Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Media Hukum (JMH)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tompotika Luwuk Banggai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59414/jmh.v13i1.869

Abstract

Penelitian ini membahas terkait perkembangan politik hukum pegisian jabatan kepala daerah di indonesia (dalam perspektif sejarah hukum). Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian hukum normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis yang menggunakan pendekatan sejarah hukum, infentarisasi hukum, dan perbandingan hukum. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini digunakan penelitian kepustakaan yang bersumber dari data sekunder berupa bahan hukum primer, skunder dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik hukum pengisian jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah di Indonesia telah diawali bahkan sejak pemerintahan Hindia Belanda hingga di era pasca reformasi berdasarkan ketentuan normatif yang menjadi acuan model pengisian jabatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Yang masing-masing regulasi ketentuan normatif pengisian jabatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tersebut memiliki corak dan karakter tersendiri sangat bergantung pada model pemerintahan daerah dan konfigurasi politik yang melatarbelakangi regulasi pengisian jabatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tersebut. Menurut UUD Tahun 1945 yang telah diatribusikan kedalam Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah, Undang Nomor 22 Tahun 2007 Tentang Penyelenggaraan Pemilihan Umum, dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 Tentang Perubahan kedua Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 sebagai landasan normatif utama pengisian jabatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, bahwa pengisian jabatan Kepala Daerah baik Gubernur, Bupati dan Walikota masing-masing sebagai kepala pemerintahan Provinsi, Kabupaten dan Kota “dipilih secara demokratis”.Dengan menggunakan penafsiran normatif terlihat bahwa baik “dipilih secara langsung” maupun “dengan cara lain” (dipilih oleh DPRD) sama-sama konstitusional.
Pondok Daring Pada Era Covid-19 di Dusun Banjar Tengah Kecamatan Dau Kabupaten Malang Ingsih, Ita Suhermin; Anggraini, Dita Wahyu; Safi, Asrini; Kabalmay, Nirza Asyani; Ubaidillah, Hanif; Attamimi, Marwan Hanan; Ilyas, Mohammad; Ni’am, Mahmad Alfian; Kobarubun, Syahrul Iqbal; Al Faruq, Umar
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v1i4.8767

Abstract

Pembelajaran daring merupakan metode belajar yang menggunakan model interaktif berbasis internet dan Learning Manajemen System (LMS). Bentuk pembelajaran seperti ini dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun tanpa terikat waktu dan tanpa harus bertatap muka. Tujuan dari program ini adalah untuk membantu siswa yang kesulitan dalam menyelesaikan tugas serta membeli kuota internet selama pendemi di Dusun Banjar Tengah Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Menyediakan Wi-Fi disalah satu tempat di Dusun dan memberikan pendampingan terhadap siswa dengan menerapkan sosial distancing dan protokol kesehatan. Masyarakat sekitar sangat mendukung kegiatan pondok daring, hal ini ditandakan dengan rasa antusias yang tinggi dari masyarakat setempat dan siswa siswi di Dusun Banjar Tengah.
Development Of Teaching Modules Based On Local Wisdom In Learning Literature Writing For Students In Elementary School Teacher Education Program Septika, Hety Diana; Ilyas, Mohammad; Prasetya, Kiftian Hady
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 8 No 1 (2024): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v8i1.3180

Abstract

This research focuses departs from local wisdom arising from the diversity of tribes, ethnicities and religions that are different for each region in Indonesia, thus making Indonesia have a multicultural society according to the attributes of each region, specifically in this study in East Kalimantan. The introduction of local wisdom for prospective teachers at the basic education level is very important as a basis for introducing elements of regional culture and customs in the educator environment. The urgency of this research focuses on the important role of educators in implementing the learning process with local wisdom content in terms of planning modules based on local wisdom. Teaching modules based on local wisdom are intended to introduce East Kalimantan regional culture to prospective educators, especially elementary school teachers. The task of the educator has an important role in implementing the learning process based on local wisdom by using teaching modules. This study aims to determine the steps for preparing local wisdom-based learning modules and to determine the effectiveness of the modules. The research method used is the ADDIE modeling R&D (Research and Development). The results of the research and development were found as follows: (1) The content and local wisdom context of the people of East Kalimantan which are relevant to the material for studying literary writing in teaching literature in elementary schools, (2) the results of validation by media experts on modules based on local wisdom in learning to write literature in learning literature in SD in the very appropriate category, (3) the results of the validation of material experts on modules based on local wisdom learning to write literature in learning literature in SD in the very feasible category, (4) student responses to modules based on local wisdom learning to write literature in learning literature in SD with a decent category.
Analisis Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Untuk Menguatkan Profil Pelajar Pancasila (P3) Pada Peserta Didik Kelas IV SDN 008 Samarinda Kota Miftakhul Solehah, Adinda; Abduh, Abduh; Ilyas, Mohammad; Muginarni, Muginarni
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 4 (2023): Media Digitalisasi Sebagai Kebutuhan Primer Dalam Pembelajaran Kenormalan Baru
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v4.3087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam menguatkan Profil Pelajar Pancasila (P3) pada peserta didik kelas IV SDN 008 Samarinda Kota. Jenis Penelitian ini yaitu penelitian kualititatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas IV-C SDN 008 Samarinda Kota yang berjumlah 28 orang. Pengumpulan data menggunakan angket dan observasi. Berdasarkan hasil observasi dan angket menunjukkan terdapat 5 dimensi Profil Pelajar Pancasila yang muncul yaitu mandiri, berkebhinekaan global, gotong royong, bernalar kritis, dan kreatif. Melalui proses pembelajaran dengan menggunakan model STAD terlihat bahwa terdapat 86% peserta didik yang menunjukan aspek kemandirian, terdapat 82% yang menunjukan aspek berkebhinekaan global, terdapat 89% peserta didik yang menunjukan aspek gotong royong, terdapat 89% peserta didik yang menunjukan aspek bernalar kritis, dan terdapat 93% peserta didik yang menunjukan aspek kreatif.
PELATIHAN KETERAMPILAN MENULIS KREATIF PUISI BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA KOMUNITAS MAHASISWA PEGIAT LITERASI DI KOTA SAMARINDA Septika, Hety Diana; Ilyas, Mohammad
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan menulis merupakan komponen penting dari kemampuan berbahasa seseorang. Meskipun setiap orang bisa menulis namun dalam hal penulisan puisi tidak semua orang memiliki keterampilan secara langsung. Untuk itu di butuhkan kemampuan khusus dengan cara pelatihan untuk menguatkan kemampuan berkomunikasi seseorang dalam menulis khususnya dalam menulis karya sastra. Pembelajaran sastra dalam kurikulum Merdeka saat ini terdapat kegiatan literasi yang mengharuskan siswa untuk dapat berkomunikasi dengan baik dalam menggunakan bahasa. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan ini berupa pelatihan menulis kreatif puisi yang berbasis pada unsur kearifan lokal di Kalimantan Timur. Target dari PKM ini adalah Komunitas Kreativitas Mahasiswa yang berada di Kota Samarinda. Kegiatan pelatihan menulis puisi kreatif puisi diarahkan dengan mencari tema-tema yang berbasis budaya Kalimantan Timur. Dalam kegiatan pelatihan, diarahkan dengan pemberian materi terkait 1) proses menulis menggunakan media foto dan gambar, (2) cara pengembangan teks puisi. Luaran dari kegiatan ini adalah terpublikasikannya produk kumpulan hasil karya puisi yang di tulis oleh komunitas pegiat literasi mahasiswa. Abstract Writing skills are a crucial component of one's language proficiency. While writing is a common ability, not everyone possesses the necessary skills to write poetry effectively. Therefore, specific training is required to strengthen an individual's communication skills, particularly in the context of writing literary works. The Merdeka curriculum's literature learning includes literacy activities that necessitate students' ability to communicate effectively using language. The implementation method employed in this activity involves creative poetry writing training based on local wisdom in East Kalimantan. The target of this Community Service Program (PKM) is the Student Creativity Community in Samarinda City. The creative poetry writing training is aimed at exploring themes based on East Kalimantan's culture. During the training, participants will receive materials on (1) the writing process using photo and image media, and (2) poetry text development techniques. The output of this activity is the publication of a collection of poetry works written by the student literary community. Kata kunci: Berbasis Kearifan Lokal, Menulis Puisi, Pelatihan
The Role of Circulating Tumour Cells and Carcinoembryonic Antigen as Diagnostic Tool for Metastatic Colorectal Cancer in Indonesia Angraeni, Sri; Abdullah, Murdani; Hasan, Irsan; Rinaldi, Ikhwan; Fauzi, Achmad; Martin, Cleopas; Shatri, Hamzah; Irawan, Cosphiadi; Nursyirwan, Saskia Aziza; Ibrahim, Febiansyah; Siregar, Lianda; Loho, Imelda Maria; Waspodo, Agus Sudiro; Margaluta, Ariansah; Firsyada, Fajar; Darnindro, Nikko; Lutfiah, Evah; Tanadi, Caroline; Ilyas, Mohammad
The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology, and Digestive Endoscopy Vol 26, No 3 (2025): VOLUME 26, NUMBER 3, December, 2025
Publisher : The Indonesian Society for Digestive Endoscopy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24871/2632025245-254

Abstract

Background: Patients with metastatic colorectal cancer (CRC) have a poor prognosis, with a 5-year survival rate of only 14%. Early detection and early intervention may improve outcome. Both circulating tumour cells (CTC) and serum carcinoembryonic antigen (CEA) have been suggested as diagnostic biomarkers for metastatic CRC. This study explored the performance of CTC and CEA as a tools for the detection of metastatic colorectal cancer in Indonesia.Methods: This study was conducted from December 2024 to April 2025 on metastatic colorectal cancer patients from three hospitals in Jakarta. CTC was analysed using the gradient density method and flow cytometry. CEA was analysed using chemiluminescent microparticle immunoassay.Results: This study recruited 160 patients with colorectal cancer patients of whom, 45% were known to have metastatic colorectal cancer. The median age was 57 (47—66) years and analysis was done at one time point only. The area under the curve (AUC) for CTC, CEA, and the combination of both CTC and CEA in diagnosing metastatic colorectal cancer was 0.579, 0.811, and 0.703, respectively. CTC showed 56.94% sensitivity and 50.00% specificity in detecting metastatic colorectal cancer. Meanwhile, CEA showed higher sensitivity (72.22%) and specificity (72.72%). Combination of both CTC and CEA increased sensitivity to 91.67%, but with a lower specificity of 37.50%. The optimal cut-off for CTC and CEA were 34.5 cells/3 ml and 18.31 ng/ml, respectively.Conclusion: CEA showed a better performance than CTC in diagnosing metastatic colorectal cancer. Combination of CTC and CEA showed promising potential as a valuable surveillance tool for detecting metastasis in colorectal cancers, but not as a primary diagnostic tool. 
PENGEMBANGAN MEDIA MOBILE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS DESKRIPSI PADA SISWA KELAS X SMK Wati, Eka Irma; Ilyas, Mohammad; Sulistyowati, Endang Dwi
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 1, No 4 (2017): Edisi Oktober 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.37 KB) | DOI: 10.30872/jbssb.v1i4.770

Abstract

ABSTRACT This research was conducted with the aim of: (1) designing mobile learning media in writing description text learning, (2) making plan and implement learning by using mobile learning, and (3) knowing the effectiveness of mobile learning media in learning Indonesian class X SMK. The method used is a research and development model adapted from Sugiono with 10 stages starting with identifying potentials and problems, data collection, product design, design validation, design revision, product testing, product revision, trial usage, product revision and mass production. The location of the research is SMKN 3 Samarinda from April to May 2017. Based on data analysis, mobile learning media is feasible and effective in learning to write description for students of class X SMK.  Keywords: learning media, mobile learning, writing description  ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: (1) mendesain media mobile learning dalam pembelajaran menulis teks deskripsi, (2) membuat perencanaan dan melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan mobile learning, dan (3) mengetahui efektivitas media mobile learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas X SMK. Metode yang digunakan adalah model penelitian dan pengembangan yang diadaptasi dari Sugiono dengan 10 tahapan yang diawali dengan mengidentifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, dan produksi masal. Lokasi penelitian adalah SMKN 3 Samarinda pada bulan April sampai dengan Mei 2017. Berdasarkan analisis data, media mobile learning layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran menulis deskripsi bagi siswa kelas X SMK. Kata kunci: media pembelajaran, mobile learning, menulis deskripsi