Ayu Nindyapuspa
Unknown Affiliation

Published : 27 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Suhu Pengomposan Lumpur Tinja Manusia dan Sisa Makanan dengan Metode Larvakomposting Laras Nur Fadilla; Vivin Setiani; Ayu Nindyapuspa
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Timbulan lumpur tinja manusia di IPLT dan sampah sisa makanan yang menumpuk dapat menjadi masalah serius ke depannya. Salah satu pemanfaatan lumpur tinja manusia dan sisa makanan yang dapat dilakukan oleh semua orang yaitu pembuatan kompos. Pengomposan pada penelitian ini menggunakan metode larvakomposting Black Soldier Fly untuk mempercepat proses dekomposisi sampah. Komposisi sampah yang digunakan yaitu lumpur tinja manusia 100%, lumpur tinja manusia dan sisa makanan (50:50), serta lumpur tinja manusia dan sisa makanan (75:25). Variasi lainnya yaitu variasi volume penambahan MoL kulit pisang kepok yaitu 0 mL, 40 mL, dan 80 mL tiap kilogram bahan kompos. Tujuan penelitian ini yaitu melakukan monitoring parameter suhu selama 15 hari pengomposan dilakukan. Suhu pada hari ke-15 dilakukan analisis berdasarkan SNI 19-7030-2004 tentang spesifikasi kompos dari sampah organik domestik. Pengomposan dilakukan dengan reaktor ukuran 50cm x 50cm x 15cm sehingga memiliki kapasitas 37,5 liter. Hasil analisis parameter suhu kompos telah memenuhi SNI 19-7030-2004 dengan hasil seluruh reaktor memiliki suhu sama dengan suhu air tanah.
Analisis Volatile Matter, Nilai Kalor dan Uji Lama Penyalaan Pada Biobriket Sludge IPAL Campuran Sekam Padi Bagas Wahyu Firmansyah; Ayu Nindyapuspa; Nora Amelia Novittrie
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sludge IPAL dari industri minuman berpotensi untuk dapat dimanfaatkan sebagai biobriket untuk menekan jumlah timbulan sludge yang belum dimanfaatkan. Kualitas biobriket sludge IPAL dapat ditingkatkan dengan penambahan bahan sekam padi, selulosa yang terkandung dalam sekam padi dapat memberikan pembakaran yang merata dan stabil sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi pengganti minyak bumi dan kayu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis volatile matter, nilai kalor dan uji penyalaan pada biobriket sludge IPAL dan sekam padi. Variasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah komposisi bahan sludge IPAL dan sekam padi (100% : 0% ; 90% : 10% ; 80% : 20% ; 70 : 30%) dan suhu karbonisasi meliputi 400oC dan 600oC. Hasil pengujian nilai volatile matter terbaik pada variasi komposisi 100% sludge IPAL pada suhu karbonisasi 600oC dengan nilai 21,81%, Nilai kalor terbaik pada variasi 90% sludge IPAL dan 10% sekam padi pada suhu karbonisasi 600oC dengan nilai 4621,15 kal/g dan hasil uji penyalaan terbaik pada variasi komposisi 100% sludge IPAL pada suhu karbonisasi 600oC dengan durasi penyalaan 50 menit.
Analisis Kualitas Biobriket Kulit Singkong Dan Ampas Teh Komposisi 50% : 50% Dengan Pirolisis Suhu 300oC Dan 350oC Vidia Qusnul Qoriah; Ayu Nindyapuspa; Nora Amelia Novitrie
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biomassa merupakan sumber energi terbarukan yang mempunyai potensi besar di Indonesia. Biobriket adalah salah satu energi alternatif bahan bakar yang terbuat dari biomassa. Biobriket dibentuk dari material yang berbentuk serbuk arang dihaluskan menjadi material yang lebih besar. Salah satu bahan yang dapat di manfaatkan menjadi biobriket adalah kulit singkong dan ampas teh. Biobriket kulit singkong dengan campuran ampas teh dapat dijadikan bahan bakar alternatife dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan pada biobriket kulit singkong dan ampas teh berupa pirolisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu pirolisis terhadap pengujian proximate dan nilai kalor briket. Penelitian ini menggunakan pirolisis suhu 300-350oC dengan komposisi kulit singkong dan ampas teh (50%:50%). Tahapan biobriket terdiri dari penyiapan dan pengeringan bahan baku, proses pirolisis, penghalusan bahan, pengayakan, pencampuran bahan baku, pencetakan, pengeringan, pengujian proksimat (kadar air, kadar abu, volatile matter, fixed carbon) dan nilai kalor. Pengujian analisis proximate dan nilai kalor terhadap kualitas biobriket mengacu pada standar SNI 01-6325-2000. Hasil dari penelitian menunjukan biobriket dengan suhu pirolisis 300-350oC memiliki nilai kadar air 6,9-3,4%, kadar abu 16,71-20,55%, Volatile matter 50,75-51,1%, Fixed Carbon 29,27-27% dan nilai kalor 4.826,97-5.039,08 kal/g.
Fitoremediasi Limbah Cair Industri Minyak dan Gas dengan Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) dengan Resirkulasi 40% dan 60% Syafinda Mulia Chairin Nisa; Ulvi Pri Astuti; Ayu Nindyapuspa
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi minyak dan gas bumi bermanfaat ekonomi bagi Indonesia, namun juga menyebabkan polusi lingkungan di setiap tahap prosesnya. Air terproduksi dari industri MIGAS mengandung konsentrasi BOD5 172 mg/L, COD 363 mg/L, minyak dan lemak 8 mg/L, dan TDS 12.860 mg/L. Pengolahan lanjutan diperlukan untuk mengurangi kadar pencemar tersebut. Penelitian ini menguji efektivitas tanaman Echhornia crassipes dengan variasi resirkulasi 40% dan 60%. Penelitian melibatkan empat tahapan: propagasi, aklimatisasi, Range Finding Test (RFT), dan fitoremediasi menggunakan sistem resirkulasi kontinu. Hasil penelitian menunjukkan penyisihan terbaik TDS dan miyak lemak pada resirkulasi 40% dan COD pada resirkulasi 60% dengan penurunan signifikan
Analisis Perhitungan Emisi Karbon Dioksida (CO2) Dari Aktivitas Transportasi di Jalan Dr. Ir. Soekarno – Jembatan Semampir Kota Surabaya Menggunakan Model Caline-4 Masyithoh Intania Balabagan; Ahmad Erlan Afiuddin; Ayu Nindyapuspa
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Surabaya merupakan salah satu kota dengan pertumbuhan penduduk dan perkembangan ekonomi yang tinggi. Didukung banyaknya sarana dan prasarana mengakibatkan tingginya mobilitas kendaraan bermotor sehingga menyebabkan kemacetan di beberapa titik di Surabaya, salah satunya di Jalan Dr. Ir. Soekarno. Jalan Dr. Ir. Soekarno atau Middle East Ring Road (MERR) merupakan jalan lingkar penghubung antara Jalan Kenjeran dengan Jalan Rungkut Madya. Tingginya volume kendaraan bermotor berdampak pada penurunan kualitas udara yang disebabkan oleh gas buang kendaraan bermotor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa beban emisi CO2 dari aktivitas kendaraan bermotor. Metode dalam penelitian ini menggunakan traffic counting yang dilakukan pada 2 segmen pada 4 jam puncak yakni pagi pada pukul 08.00 – 09.00 WIB, siang pada pukul 13.00 – 14.00, sore pada pukul 16.00 – 17.00, dan malam pada pukul 18.00 – 19.00 selama 7 hari berturut-turut. Hasil perhitungan beban emisi CO2 dengan memperhatikan besarnya faktor emisi CO2 yang tertinggi dihasilkan pada segmen 1 sebesar 11.905.866,3 g/jam dan segmen 2 sebesar 20.534.024,9 g/jam. Menggunakan rumus molekul sebagai bahan masukkan Model Caline-4, didapatkan hasil konsentrasi beban emisi CO2 tertinggi pada segmen 1 sebesar 235,5 ppm dan segmen 2 sebesar 407,5 ppm.
Identifikasi Emisi Gas Rumah Kaca dalam bidang Konstruksi Pada Tahap Pekerjaan Pipa (Studi Kasus: PT Adhi Karya Piping Package, Manyar Smelter Project) Fahrozi Maulana Mulyana; Ayu Nindyapuspa; Luqman Cahyono
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Adhi Karya Manyar Smelter Project merupakan salah satu perusahaan di bidang konstruksi dan ikut menjadi penyumbang emisi gas rumah kaca dan menghasilkan pemanasan global yang telah menjadi masalah serius yang terjadi di lingkungan sekitar kita dalam beberapa tahun terakhir. Emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari PT Adhi Karya adalah CO2, CH4, dan N2O. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung besaran potensi emisi gas rumah kaca dari proses utama dan proses penunjang yang dilakukan di PT Adhi Karya dalam tahap pekerjaan pipa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, dokumentasi data, dan survey perhitungan langsung di lapangan. Metode perhitungan gas rumah kaca yang digunakan mengacu pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta IPCC. Dari hasil analisis besaran emisi karbon yang dihasilkan dari pekerjaan pipa terbagi menjadi 2 proses yaitu proses utama dan proses penunjang, untuk proses utama menghasilkan emisi sebanyak 6.743,89 Kg CO2eq, dan untuk proses penunjang menghasilkan emisi sebanyak 43.424,89 Kg CO2eq
Analisis Proksimat dan Nilai Kalor pada Biobriket Manure Sapi dan Cangkang Pala menggunakan Variasi Suhu Annisaa Maheswari Akmal Hermanto; Ayu Nindyapuspa; Nora Amelia Novitrie
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manure sapi yang terdapat pada pertenakan berpotensi untuk dijadikan energi biomassa berupa biobiket, akan tetapi dalam pembuatan biobriket manure sapi masih memiliki kekurangan dari struktur bahan baku. Maka dari itu perlu adanya penambahan bahan baku salah satu altenatif yang dapat digunakan yaitu cangkang pala. Pada pembuatan biobriket ini diharapkan dapat memenuhi SNI 01-6235-2000. Proses pembuatan biobriket menggunakan metode pirolisis dengan mengunakan suhu 450° C selama 2 jam. Penelitian ini menggunakan perekat tepung tapioka 7%, dan komposisi manure sapi : cangkang pala yaitu 30% : 70%. Hasil penelitian di dapatkan kadar air 1,4%, kadar abu 9,5%, volatile matter 61,1%, fixed carbon 29,4%, dan nilai kalor 4856,71 kal/gram. Kata Kunci: Biobriket, Cangkang Pala, Manure Sapi, Pirolisis, Proksimat