Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Analisis Kelayakan Dalam Pemanfaatan Limbah Abu Insinerator Rumah Sakit Sebagai Substitusi Agregat Halus Paving Block Luqman Cahyono; Agung Prasetyo Utomo; M. Rizal Fahmi; Novi Eka Mayangsari; Ghea Abbyah Nur
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i1.751

Abstract

Abstrak Abu insinerator rumah sakit merupakan kategori limbah B3 dari sisa pembakaran. Timbulan abu insinerator yang dihasilkan salah satu rumah sakit yang ada disurabaya berdasarkan wawancara dalam sehari bisa mencapai kurang lebih 0,0161 m3/hari. Selama ini limbah abu insinerator rumah sakit dibuang oleh pihak ketiga ke secure landfill tanpa ada proses pengolahan. Potensi timbulan dari limbah ini sangat besar mengingat jumlah rumah sakit dan pasien yang sakit semakin banyak tiap tahunnya. Penggunaan abu insinerator rumah sakit dilakukan bertujuan untuk mereduksi limbah B3 menjadi material baru solid dan stabil (tidak mudah terurai) yaitu sebagai campuran pada paving blok. Metode penelitian ini dengan eksperimen langsung. Mix design yang digunakan 1 Semen : 4 Pasir dengan persentase limbah abu sebesar 0%, 7%, 9% dan 12% serta faktor air semen 0,40. Pengujian XRF abu insinerator rumah sakit memiliki kandungan unsur Ca, Fe, Si yang sama dengan kandungan pasir, sedangkan ditemukan unsur logam berat  Cr, Cu dan Zn merupakan limbah B3 perlu diuji lanjut Toksisitasnya, Hasil pengujian rata-rata kuat tekan berdasarkan SNI 03-0691-1996 untuk persentase 0% = 42,14 Mpa mutu kelas A, 7% = 37,40 Mpa mutu kelas B , 9% = 38,38 Mpa mutu kelas B dan 12% = 24,83 Mpa mutu kelas B. Berdasarkan hasil uji TCLP row material awal sebelum produk dilakukan solidifikasi dan stabilisasi menjadi paving berbahan limbah abu insinerator dinyatakan kandunga Cr, Cu dan Zn nilainya telah memenuhi baku mutu TCLP A, TCLP B dan TCLP C.
ANALISIS KEKUATAN BANGKU TAMAN BERBAHAN CEMENTITIOUS COMPOSITE DENGAN CAMPURAN FLY ASH DAN PASIR LIMBAH SANDBLASTING Fahmi, M. Rizal; Wiwik Dwi Pratiwi; Fitroh Resmi; Luqman Cahyono; Endang Fitria Rahmawati; Hanum Wardah Anggraeni
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v8i1.67-75

Abstract

ABSTRAK Meningkatnya kebutuhan akan ruang terbuka yang nyaman dan berkelanjutan mendorong inovasi dalam pemilihan material furnitur luar ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bangku taman berbahan cementitious composite ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah industri berupa fly ash, pasir sandblasting, dan fiberglass sebagai bahan penguat. Cementitious composite yang kuat, tahan cuaca ekstrem, tahan terhadap serangan serangga serta jamur serta fleksibilitas dalam desain membuatnya menjadi pilihan ideal untuk penggunaan di luar ruangan. Empat variasi campuran dibuat dengan substitusi fly ash sebesar 0%, 20%, 30%, dan 40%. Pembuatan spesimen sampel uji tekan dan tarik dilakukan pada 4 variasi dengan 3 kali replikasi untuk masing-masing varian. Hasil cetakan didiamkan terlebih dahulu selama 24 jam kemudian dilanjutkan dengan proses curing selama 28 hari. Seluruh spesimen uji tekan dan tarik diuji dengan menggunakan standar ASTM C-39 dan C-307. Pengujian kuat tekan dan tarik dilakukan untuk menentukan varian dengan performa mekanik terbaik. Hasil menunjukkan bahwa substitusi fly ash sebesar 20% menghasilkan kekuatan tekan dan tarik tertinggi, yaitu 30,27 MPa dan 4,16 MPa. Desain bangku taman selanjutnya disimulasikan menggunakan software Fusion 360 dengan masukan data material dari hasil uji laboratorium. Analisis menunjukkan bahwa desain memiliki nilai safety factor minimum 3,46 dan nilai von misses stress maksimum 0,884 MPa yang berada jauh di bawah batas kerusakan material. Dengan demikian, bangku taman yang dirancang terbukti aman dan layak digunakan, sekaligus berkontribusi terhadap pengurangan limbah industri dan peningkatan estetika ruang publik secara berkelanjutan. ABSTRACT The increasing need for comfortable and sustainable outdoor spaces drives innovation in the selection of outdoor furniture materials. This study aims to develop an environmentally friendly cementitious composite park bench by utilizing industrial waste in the form of fly ash, sandblasting sand, and fiberglass as reinforcing materials. Strong cementitious composite, resistant to extreme weather, resistant to insect and fungal attacks and flexibility in design make it an ideal choice for outdoor use. Four variations of the mixture were made with fly ash substitution of 0%, 20%, 30%, and 40%. The manufacture of compressive and tensile test sample specimens was carried out on 4 variations with 3 replications for each variant. The mold results were left for 24 hours first and then continued with a curing process for 28 days. All compressive and tensile test specimens were tested using ASTM C-39 and C-307 standards. Compressive and tensile strength tests were carried out to determine the variant with the best mechanical performance. The results showed that 20% fly ash substitution produced the highest compressive and tensile strengths, namely 30.27 MPa and 4.16 MPa. The park bench design was then simulated using Fusion 360 software with input of material data from laboratory test results. The analysis shows that the design has a minimum safety factor value of 3.46 and a maximum von misses stress value of 0.884 MPa which is far below the material damage limit. Thus, the designed park bench is proven to be safe and suitable for use, while contributing to the reduction of industrial waste and the improvement of the aesthetics of public spaces in a sustainable manner.
Analysis Of Flexural Resistance And Environmental Feasibility Of Ferrocement Concrete Slabs From Fly Ash And Sandblasting Waste Luqman Cahyono; Dwi Pratiwi, Wiwik; Fardina, Firda; Widiana, Dika Rahayu; Carina, Annisa'
Jurnal Teknologi Maritim Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jtm.v8i1.42

Abstract

Sandblasting waste from the shipbuilding industry and fly ash waste from industry and electric steam power plants in Indonesia are relatively high in quantity, are B3, and can potentially cause serious environmental pollution. This research aims to utilize this waste as material for ferrocement concrete, where the SiO2 and Al2O3 content from fly ash replaces some of the cement, silica sand from sandblasting waste replaces sand, and additional wire mesh as reinforcement. The method used is a quantitative experiment, where the material to be used is tested for gradation and TCLP. The finished ferrocement concrete is tested for flexural strength. The test results show that the raw material meets the gradation standards in SNI 03 2834 2000, as well the TCLP test results which show that the B3 heavy metal content is Barium, Zinc, and Copper in the sandblasting waste value is below the quality standards of PP No. 22 of 2021 Appendix XI so that all materials can be used for mix designs. The mix design created has a composition ratio of 1S:1.5PB, 1S:1.5PB:50AT, 1S:2PB, and 1S:1PB:50AT. The 1S:2PB ratio composition has the highest average flexural strength, namely 17.46 MPa, which is suitable for light vertical load construction work
PEMANFAATAN LIMBAH SANDBLASTING INDUSTRI PERKAPALAN MENJADI PRODUK BATA BETON PEJAL MENDUKUNG MATERIAL HIJAU Nur Fajar Aprilia Sari; Luqman Cahyono; Amanda Rosalina; Maret’atus Sholihah; Ria Rismawati; Ovi Prina Gastriani; Muhammad Akbar Febianto
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 4 (2025): Nusantara Hasana Journal, September 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i4.1705

Abstract

Indonesia, as a maritime country, has industrial activities that generate a large amount of waste. One of the largest waste-producing sectors is the shipping industry, particularly from ship maintenance and repair activities in shipyards. In this industry, there is a process called sandblasting, which is used to clean ship surfaces from rust, old paint, and other contaminants. The silica sand used in this sandblasting process is classified as hazardous and toxic waste (B3 waste). This waste poses a risk of environmental pollution if not properly managed.The research problem in this study is how to utilize sandblasting waste as an alternative material in the production of solid concrete bricks. The objective of the study is to process this waste into technically and environmentally feasible solid concrete bricks. The methods used include chemical characterization of raw materials using XRF, making test specimens in the form of 50 × 50 × 50 mm cubes, and conducting compressive strength and TCLP (Toxicity Characteristic Leaching Procedure) tests. The results show that the A2 variation produced a compressive strength of 142 kg/cm², exceeding the SNI 03-0349:1989 standard for quality I concrete bricks, and the TCLP test results indicated that the levels of Cu and Cr met the quality standards set by Government Regulation No. 22 of 2021. Therefore, solid concrete bricks made from hazardous and toxic waste are considered feasible as an environmentally friendly alternative construction material.
Analisis Pemahaman Peserta dalam Forum dan Pelatihan Pengelolaan Limbah dan Sirkulasi Sumber Daya Alam dalam Skala Internasional Vivin Setiani; Eky Novianarenti; Luqman Cahyono; Mohammad Abu Jami'in; Wiwik Dwi Pratiwi; Priyo Agus Setiawan; Wibowo Arninputranto; Mades Darul Khairansyah; Alma Vita Sophia; Wiediartini; Milasari Novianarenti
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3032

Abstract

Pemahaman pengelolaan limbah dan sumber daya alam merupakan salah satu aspek yang mempengaruhi terwujudnya kelestarian lingkungan. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini mengadakan forum dan pelatihan pengelolaan limbah dan sumber daya manusia untuk mewujudkan lingkungan lestari dan berkelanjutan. Kegiatan ini menggunakan metode sharing session dan diskusi dalam forum dengan menampilkan kondisi pengelolaan limbah dan sumber daya di Taiwan sebagai acuan pembanding untuk mengelola limbah dan sumber daya di Indonesia. Peserta forum pelatihan sebanyak 100 orang yang terdiri dari dosen akademisi dari 3 perguruan tinggi yaitu Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya dan Chung Yuan Christian University, serta pihak industri. Analisis data kuisioner pemahaman pengelolaan limbah dan sumber daya menggunakan metode Boxplot skor dan Paired t test. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman dalam mengelola limbah dan sumber daya. Tingkat pemahaman ini akan mendukung terwujudnya kelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
Analisis Kelayakan Dalam Pemanfaatan Limbah Abu Insinerator Rumah Sakit Sebagai Substitusi Agregat Halus Paving Block Luqman Cahyono; Agung Prasetyo Utomo; M. Rizal Fahmi; Novi Eka Mayangsari; Ghea Abbyah Nur
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i1.751

Abstract

Abstrak Abu insinerator rumah sakit merupakan kategori limbah B3 dari sisa pembakaran. Timbulan abu insinerator yang dihasilkan salah satu rumah sakit yang ada disurabaya berdasarkan wawancara dalam sehari bisa mencapai kurang lebih 0,0161 m3/hari. Selama ini limbah abu insinerator rumah sakit dibuang oleh pihak ketiga ke secure landfill tanpa ada proses pengolahan. Potensi timbulan dari limbah ini sangat besar mengingat jumlah rumah sakit dan pasien yang sakit semakin banyak tiap tahunnya. Penggunaan abu insinerator rumah sakit dilakukan bertujuan untuk mereduksi limbah B3 menjadi material baru solid dan stabil (tidak mudah terurai) yaitu sebagai campuran pada paving blok. Metode penelitian ini dengan eksperimen langsung. Mix design yang digunakan 1 Semen : 4 Pasir dengan persentase limbah abu sebesar 0%, 7%, 9% dan 12% serta faktor air semen 0,40. Pengujian XRF abu insinerator rumah sakit memiliki kandungan unsur Ca, Fe, Si yang sama dengan kandungan pasir, sedangkan ditemukan unsur logam berat  Cr, Cu dan Zn merupakan limbah B3 perlu diuji lanjut Toksisitasnya, Hasil pengujian rata-rata kuat tekan berdasarkan SNI 03-0691-1996 untuk persentase 0% = 42,14 Mpa mutu kelas A, 7% = 37,40 Mpa mutu kelas B , 9% = 38,38 Mpa mutu kelas B dan 12% = 24,83 Mpa mutu kelas B. Berdasarkan hasil uji TCLP row material awal sebelum produk dilakukan solidifikasi dan stabilisasi menjadi paving berbahan limbah abu insinerator dinyatakan kandunga Cr, Cu dan Zn nilainya telah memenuhi baku mutu TCLP A, TCLP B dan TCLP C.
Studi Beban Emisi Gas Karbon Monoksida (CO) pada Daya Serap Pohon Tabebuya dari Aktivitas Transportasi di Jalan Kusuma Bangsa Intifada Muhamad Zulfikar Albab Mahera; Ahmad Erlan Afiuddin; Luqman Cahyono
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah kendaraan bermotor yang semakin meningkat di Indonesia berdampak pada meningkatnya jumlah emisi CO yang dihasilkan. Banyaknya kendaraan yang melintas mempengaruhi kualitas udara yang ada di JL. Kusuma Bangsa. pengendalian pencemaran dengan menggunakan permodelan box model yang mempertimbangkan total daya serap pohon tabebuya yang berada di Jl Kusuma Bangsa. Pohon tabebuya didahulukan dalam perhitungan daya serap dan selanjutnya menghitung sisa emisi CO yang telah direduksi oleh pohon tabebuya. Beban emisi CO yang dihasilkan tertinggi sebesar 5160,370 g CO/Jam yaitu pada zona 2 saat waktu sore hari. Beban emisi CO yang terendah sebesar 1785,630 g CO/Jam yaitu pada zona 3 saat waktu malam hari. Total emisi CO didapatkan nilai sebesar 273394,556 Kg/tahun jika dikonversikan ke dalam CO2 didapatkan hasil sebesar 429620,016 Kg/tahun. Nilai sisa emisi CO2 yangdidapatkan dari daya serap tabebuya eksisting adalah sebesar 317300,016 Kg/tahun sehingga diperlukan penambahan daya serap emisi dari lebih banyak pohon. Total keseluruhan tabebuya yang ditanam adalah sebanyak 1131 pohon dengan daya serap pohon total CO2 yaitu sebesar 588120 Kg/tahun sehingga hasil sisa emisi yang didapatkan yaitu negatif atau 0 (nol).
Pemanfaatan Abu Insinerator Rumah Sakit dengan Campuran Serbuk Cangkang Bekicot sebagai Material Agregat Halus terhadap Kuat Tekan Paving Block Ghea Abbyah Nur; Novi Eka Mayangsari; Luqman Cahyono
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas kesehatan menghasilkan limbah yang bersifat infeksius dan berbahaya bagi lingkungan, hasil pembakaran limbah infeksius dengan insinerator di RSUD Dr Soetomo Surabaya dilakukan 4 kali sehari dan didapatkan hasil abu dari pembakaran insinerator sebesar 0,0161 m3/hari dengan mengandung kontaminan logam berat. Pemanfaatan cangkang bekicot yang belum maksimal, mulai dari bekicot hanya dimanfaatkan sebagai kuliner dan sebagian besar cangkangnya dibuang ke sungai. Penelitian ini berupaya untuk memanfaatkan abu hasil pembakaran insinerator rumah sakit dan serbuk cangkang bekicot sebagai material agregat halus yang digunakan sebagai paving block. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh uji kuat tekan paving block. Analisa penelitian yang dilakukan berupa pengujian kuat tekan pada paving block dengan komposisi campuran abu insinerator rumah sakit dan ditambahkan serbuk cangkang bekicot dengan substitusi agregat halus sebesar 0%+0%, 2%+0%, dan 4%+3% untuk umur beton 28 hari dengan faktor air semen 0,40. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kuat tekan paving block tertinggi pada variasi komposisi abu insinerator 2% yaitu sebesar 39,36 MPa memiliki mutu B sesuai dengan standar SNI. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin banyak substitusi abu insinerator rumah sakit dengan campuran serbuk cangkang bekicot yang digunakan, dapat mempengaruhi penurunan nilai kuat tekan pada pavingblock.
Analisis Karakteristik, Komposisi dan Timbulan Sampah Non-B3 di TPS Tanjung Tembaga Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Sagita Eka Hardiyani; Adhi Setiawan; Luqman Cahyono
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanganan sampah di Pelabuhan Tanjung Perak masih dilakukan dengan menerapkan pola lama yaitu pengumpulan sampah, pengangkutan sampah, dan pembuangan sampah ke TPA. Dengan jumlah timbulan sampah yang sangat tinggi, dapat menyebabkan semakin tingginya beban pengolahan sampah di TPA Benowo. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi timbulan, komposisi, dan karakteristik sampah non B3 di TPS Tanjung Tembaga.. Metode pengukuran dan sampling sampah menggunakan SNI 19-364-1994. Jumah sampah pada tahun perkiraan (tahun ke-10 perencanaan) mencapai 10035 Kg/hari dengan timbulan sebesar 7,24 kg/orang.hari. Komposisi sampah dan kadar air TPS Tanjung Tembaga terdiri dari 17% sampah daun (40%), 30% sampah sisa makanan (60%), 3% sampah kertas (10%), 7% sampah kayu (10%), 5% kain (30%), 2% karet (0%), 13% plastik (10%), 2% kaca (0%). Densitas rata-rata sampah yaitu 173,71 Kg/m3. Hasil studi akan digunakan sebagai dasar dalam perencanaan Material Recovery Factor(MRF) di TPS Tanjung Tembaga.
Perencanaan Sistem Instalasi Plambing Air Limbah Domestik Gedung Asrama STIKES Kota Kediri Muhammad Husain Alwi; Ulvi Pri Astuti; Luqman Cahyono
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air limbah yang dihasilkan oleh Asrama STIKES Kota Kediri dengan total populasi 80 orang adalah 9,6 m3/hari. Air limbah Asrama STIKES Kota Kediri berupa grey water dan black water. Karakteristik air limbah domestik STIKES Kota Kediri yaitu ph 7,06, BOD 188,4 mg/L, COD 389 mg/L serta TSS 156 mg/L. Kadar COD, BOD, dan TSS pada air limbah domestik dari STIKES Kota Kediri melebihi nilai dari baku mutu air limbah. Jika air limbah yang melebihi baku mutu dialirkan menuju badan air akan menimbulkan pencemaran air limbah. Air limbah harus dialirkan menuju ke IPAL dengan diamter pipa yang tepat berdasarkan beban unit alat plambing agar tidak terjadi kebocoran pada pipa penyalur air limbah. Distribusi air limbah domestik memanfaatkan sistem gravitasi dan kemiringan pipa (slope) untuk penyaluran menuju IPAL. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode perencanaan, perencanaan meliputi penentuan beban UAP pada masing masing alat plambing dan perhitungan beban UAP komulatif pada masing masing lantai Asrama STIKES Kota Kediri. Penentuan diameter pipa air buangan masing masing lantai didasarkan pada beban UAP komulatif masing masing lantai. Hasil perencanan sistem plambing STIKES Kota Kediri didapatkan diameter pipa grey water dari lantai 1, 2 dan 3 sebesar 75 mm atau 3 inch. Diameter pipa black water dari lantai 1 dan 2 sebesar 100 mm atau 4 inch dan lantai 3 sebesar 75 mm atau 3 inch. Diameter pipa ven Asrama STIKES Kota Kediri sebesar 65 mm atau 3 inch.