Ginanjar Wira Saputra
Universitas Galuh

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Model Pengabdian Partisipatif Untuk Perumusan Kebijakan Perlindungan Pekerja Migran Di Tingkat Desa: Studi Lapangan Di Kecamatan Ngamprah Ginanjar Wira Saputra
Inspira: Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM) Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspira Brighter You Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini berfokus pada penguatan peran pemerintah desa dalam merumuskan peraturan desa (Raperdes) untuk perlindungan pekerja migran Indonesia. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop partisipatif yang melibatkan 11 desa di Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, pada bulan Juni 2025. Metode kegiatan mencakup pelatihan penyusunan kebijakan, diskusi dialogis, dan pendampingan penyusunan dokumen dengan melibatkan dinas dan kementerian terkait. Hasil utama dari kegiatan ini adalah tersusunnya dokumen Raperdes dari masing-masing desa yang berpartisipasi. Program ini membuktikan efektivitas kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah dalam mendorong perumusan kebijakan perlindungan pekerja migran secara partisipatif dari tingkat desa.
Kolaborasi Multi-Pihak dalam Penyusunan Raperdes Untuk Perlindungan Pekerja Migran Indonesia: Studi Pengabdian di Kecamatan Ngamprah, Jawa Barat Ginanjar Wira Saputra
Inspira: Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM) Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspira Brighter You Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel pengabdian ini membahas model kolaborasi multi-pihak dalam penyusunan peraturan desa (Raperdes) untuk perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI). Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, pada Juni 2025 dengan melibatkan 11 desa serta perwakilan dari pemerintah daerah, kementerian terkait, dan institusi akademik. Melalui lokakarya partisipatif, program ini memfasilitasi dialog, pemahaman bersama, dan pembagian tanggung jawab dalam merumuskan kebijakan lokal yang responsif dan aplikatif. Hasilnya menunjukkan peningkatan sinergi lintas sektor dan keluaran kebijakan berupa draft Raperdes di seluruh desa yang berpartisipasi.
Pendampingan Peningkatan Kapasitas Manajerial Perangkat Desa untuk Akselerasi Layanan Publik di Desa Bendasari Sahadi Sahadi; Kurniawati Kurniawati; Ginanjar Wira Saputra
Inspira: Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM) Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspira Brighter You Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimalisasi tata kelola pemerintahan desa menuntut adanya profesionalisme aparatur dalam memberikan pelayanan publik yang inklusif. Namun, Desa Bendasari di Kabupaten Ciamis menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur digital, hambatan geografis, dan minimnya kompetensi manajerial perangkat desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan peningkatan kapasitas manajerial guna mengakselerasi kualitas layanan publik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Focus Group Discussion (FGD) partisipatif yang mencakup fase identifikasi masalah, rekonstruksi solusi, dan perumusan rencana aksi. Hasil pendampingan mengungkap bahwa hambatan layanan berakar pada ketidakjelasan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang memicu multitasking tidak terstruktur, serta ketiadaan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku. Melalui intervensi ini, disepakati solusi inovatif berupa 'Hibridasi Sistem Pelayanan' yang mengombinasikan infrastruktur intranet lokal dengan layanan proaktif jemput bola (mobile service). Kegiatan ini juga memicu transformasi paradigma aparatur dari birokratis-reaktif menjadi manajerial modern yang memprioritaskan transparansi dan kepuasan masyarakat. Kesimpulannya, pendampingan ini efektif merumuskan restrukturisasi tata kerja yang adaptif terhadap kesenjangan digital. Direkomendasikan agar draf SOP yang terbentuk segera dilegalisasi melalui Peraturan Kepala Desa (Perkades) guna menjamin keberlanjutan akselerasi layanan.
Kolaborasi Perangkat Desa Dan Kelompok Wanita Tani Dalam Penguatan Kewirausahaan Sosial Di Desa Bendasari Sahadi; Ginanjar Wira Saputra; Dede Syahril Sidik; Diwan Pramulya; Sinta Puspa Rahayu; Kurniawati
Inspira: Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspira Brighter You Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Bendasari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis bertujuan untuk memperkuat kapasitas kewirausahaan sosial melalui kolaborasi perangkat desa dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan teknis dan manajerial KWT dalam mengolah potensi lokal, serta belum terintegrasinya sinergi kelembagaan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dan pendampingan interaktif dengan pendekatan collaborative governance. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terkait manajemen pertanian dan home industry skala mikro. Sinergi lintas aktor ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi, mengoptimalkan sumber daya lokal, dan mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di tingkat desa.