Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Citra Median Filter dan Metode K-Means untuk Mengindentifikasi Bawang Bombay Merah dan Putih Syafril, Syafril; Rahmad, Rahmad; Ramadhanu, Agung
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1867

Abstract

Latar Belakang penelitian ini dari sektor pertanian, khususnya hortikultura, Bawang bombay merupakan komoditas penting yang banyak dibutuhkan oleh industri pangan. Bawang bombay terdiri dari berbagai jenis, salah satunya adalah Bawang bombay merah dan putih, yang memiliki perbedaan karakteristik baik dari segi warna maupun komponen gizi. Identifikasi jenis Bawang bombay yang akurat sangat penting dalam rantai distribusi dan pengelolaan kualitas produk.  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keakuratan identifikasi jenis Bawang bombay merah dan putih menggunakan kombinasi metode Median Filter dan K-Means Clustering. Proses identifikasi diawali dengan peningkatan citra menggunakan Median Filter untuk menghilangkan noise pada gambar, yang dilanjutkan dengan segmentasi warna menggunakan metode K-Means. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kedua metode ini mampu meningkatkan akurasi identifikasi bawang hingga 92%. Temuan ini menunjukkan bahwa metode yang digunakan berpotensi diaplikasikan dalam sistem otomatis untuk pengenalan jenis bawang di sektor pertanian.
Optimasi Akurasi Metode Median Filter untuk Klasifikasi Kematangan Buah Alpukat Syarif, Ahmad; Angga, Angga; Ramadhanu, Agung
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1868

Abstract

Segmentasi citra alpukat merupakan langkah yang dilakukan untuk memisahkan bagian area objek (foreground) dengan latar belakang (background) pada citra alpukat, sehinggah objek alpukat yang tersegmentasi berupa motif dapat diproses untuk keperluan lain seperti pengenalan pola. Hasil dari segmentasi harus akurat, jika tidak akurat dalam memisahkan objek yang ada pada citra maka akan mempengaruhi hasil proses selanjutnya. Pada penilitian ini segmentasi dilakukan menggunakan metode median filter melakukan preprocessing yaitu reduksi noise menggunakan Median Filter. Setelah mendapatkan citra hasil segmentasi menggunakan Median Filter, selanjutnya melakukan pengukuran performa, hasil segmentasi dari setiap pengujian. Implementasikan dalam melakukan segmentasi citra alpukat yaitu melakukan segmentasi citra alpukat dengan menggunakan metode median filter melakukan segmentasi citra alpukat menggunakan metode Median Filter. Hasil segmentasi dari 16 citra alpukat dari 8 motif yang ada menunjukkan bahwa, segmentasi citra alpukat dengan menggunakan metode median Filter mendapatkan nilai terbaik yaitu 0.34 % dan nilai rata-rata ME sebesar 0.55 %.
Identifikasi Citra Jeruk Nipis dengan Contrast Stretching dan Median Filter Wirdawati, Wira; Yulihartati, Sandra; Ramadhanu, Agung
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1987

Abstract

Citra digital adalah suatu citra yang dapat didefinisikan sebagai fungsi f(x,y) yang memiliki koordinat spasial dan tingkat kecerahan yang diskrit. Penelitian ini bertujuan Mengimplementasikan citra pada jeruk nipis menggunakan Teknik Median filter dan Metode Contrast Stretching.  Contrast stretching adalah salah satu metode untuk perbaikan kualitas citra. Penelitian ini menggunakan aplikasi atau perangkat lunak MATLAB yang digunakan untuk memperbaiki kualitas citra. Sedangkan, Median Filter adalah salah satu teknik dalam pengolahan citra pada domain spasial yang dapat digunakan untuk peningkatan kualitas citra (image enhancement) terutama mengurangi noise (distorsi) pada sebuah Citra. Metode ini menunjukkan hasil dengan Nilai Metric: 0.97555 yang Menandakan Kesesuaian Tinggi, Nilai Eccentricity: 0.29717 menandakan nilai sempurna, dan Untuk Nilai Contrast: 0.023662 menunjukan nilai yang rendah, dan Nilai Correlation: 0.99765 menandakan Nilai yang baik, pada nilai Energy: 0.65264 menunjukkan tekstur yang seragam dengan hasil yang baik, kemudian untuk nilai Homogeneity: 0.99397 menandakan Keseragaman intensitas Pixel Citra yang cukup tinggi.
Avoidance Melalui Leverage Sebagai Variabel Moderasi : Kepemilikan Institusional, Komisaris Independen, Beban Pajak Tangguhan (Studi kasus pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016 - 2020) Ningsih, Neni Sri Wayuni; Agusty, Dhia Fadhila; Sari, Desi Permata; Ramadhanu, Agung
Jurnal Ekonomika Dan Bisnis (JEBS) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Ekonomika dan Bisnis (JEBS)
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jebs.v2i1.82

Abstract

This research aims to discover the effects of institutional ownership, independent commissioners, and deferred tax expense on tax avoidance with leverage as a moderating variable. Institutional ownership, independent commissioners, and deferred tax expense are used as independent variables, and tax avoidance is used as the dependent variable. And leverage is used as a moderating variable. This research was conducted on manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2016-2020. The method of determining the sample in this study used a purposive sampling method so that, from 196 populations, a sample of 63 companies was obtained. The datasets in this study were analyzed using multiple linear regression techniques.techniques. The results show that institutional ownership and deferred tax expense partially affect tax avoidance. Meanwhile, the independent commissioner has no significant effect on tax avoidance. Institutional ownership moderated by leverage affects tax avoidance, while independent commissioners and deferred tax expense moderated by leverage do not affect tax avoidance.
Sistem Identifikasi Citra Huruf Aksara Minangkabau Berbasis Convolutional Neural Network Saputra, Riyan; Ramadhanu, Agung; Sovia, Rini
Jurnal Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence) Vol 5 No 2 (2025): Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakaai.v5i2.1214

Abstract

Pelestarian aksara daerah penting untuk menjaga warisan budaya bangsa. Aksara Minangkabau, sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia, masih minim penelitian dan belum memiliki sistem digitalisasi memadai. Penelitian ini merupakan tahap awal eksplorasi pengenalan aksara Minangkabau menggunakan pendekatan Convolutional Neural Network (CNN) sebagai upaya mendokumentasikan dan menguji potensi digitalisasi aksara tersebut. CNN merupakan salah satu model deep learning yang dirancang untuk memproses data grid terstruktur seperti citra. Penelitian sebelumnya menunjukan kinerja CNN sangat baik dalam pengenalan tulisan tangan. Citra aksara yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari sumber museum dan tulisan tangan dari 31 sukarelawan. Dataset terdiri dari 4.650 citra karakter dari 75 kelas dengan berbagai kombinasi tanda baca pada lima huruf vokal, yang kemudian diproses melalui konversi grayscale, peningkatan kontras, segmentasi, dan augmentasi hingga menghasilkan total 8.537 citra. Model CNN yang dirancang mengklasifikasikan karakter ke dalam 75 kelas. Hasil pengujian mengindikasikan bahwa model dapat mengenali karakter dengan sangat baik. Pengujian menunjukkan akurasi 99% dalam skenario pengujian terbatas pada 500 data uji. Temuan ini memberikan landasan awal untuk digunakan dalam kajian akademis lanjutan maupun diskusi kultural yang lebih luas terkait keberadaan aksara Minangkabau.
IMPLEMENTASI IMAGE PROCESSING DENGAN METODE K-MEANS CLUSTERING UNTUK IDENTIFIKASI CITRA AYAM, PUYUH, DAN BEBEK Hidayattullah, Hafis; Ramadhanu, Agung
Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah Eksakta Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Hasi Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah Eksakta - JPPIE
Publisher : LPPM Universitas Dharma Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jppie.v4i2.2275

Abstract

Penelitian ini membahas masalah dalam mengklasifikasikan citra unggas, seperti ayam, puyuh, dan bebek, dengan menggunakan algoritma pengolahan citra dan teknik klasterisasi K-Means. Penelitian dilakukan karena sering terjadi kesalahan dalam mengenali jenis unggas karena kesamaan antar spesies yang sulit dibedakan secara manual. Tujuan utama penelitian ini adalah membuat metode pengenalan citra unggas secara otomatis dengan cara segmentasi berbasis klasterisasi. Teknik yang digunakan meliputi praproses citra, ekstraksi ciri bentuk dan tekstur, dan penggunaan algoritma K-Means untuk mengelompokkan nilai pixel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa K-Means memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas segmentasi citra unggas, sehingga membantu menonjolkan ciri-ciri unik dari setiap spesies. Sebagai contoh, puyuh lebih mudah dikenali karena tekstur dan kontrasnya yang tinggi, sementara bebek dan ayam cenderung memiliki citra yang lebih halus dan seragam.
IMPLEMENTASI K-MEANS CLUSTERING DAN TEKNIK PENGOLAHAN CITRA DALAM KLASIFIKASI HEWAN KUCING, BELALANG DAN SEMUT Wiratama, Aditya; Ramadhanu, Agung
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4730

Abstract

Abstract: Research on animal diversity and behavior plays an important role in understanding ecological interactions and their potential applications in human life. This article examines three species cats (Felis catus), grasshoppers (Caelifera), and ants (Formicidae) each of which holds a unique role in ecosystems and human interaction. Cats, as domesticated animals, serve not only as companions but also contribute ecologically by controlling small animal populations. Grasshoppers are herbivorous insects that play a significant role in food chains and can serve as indicators of ecosystem health, while also being known as agricultural pests. Meanwhile, ants are characterized by complex social systems and contribute to soil balance and nutrient distribution. By comparing the biological characteristics, behaviors, and ecological interactions of these three animals, this study aims to provide a more comprehensive understanding of the roles of fauna in ecosystems and their implications for conservation and sustainable utilization. Keywords: cats, grasshoppers, ants, ecology, biodiversity Abstrak: Penelitian mengenai keanekaragaman dan perilaku hewan memiliki peran penting dalam memahami hubungan ekologi serta potensi aplikasinya dalam kehidupan manusia. Artikel ini mengkaji tiga jenis hewan, yaitu kucing (Felis catus), belalang (Caelifera), dan semut (Formicidae), yang masing-masing memiliki peranan unik dalam ekosistem maupun interaksi dengan manusia. Kucing, sebagai hewan domestik, tidak hanya berfungsi sebagai hewan peliharaan tetapi juga memiliki peran ekologis dalam mengendalikan populasi hewan kecil. Belalang merupakan serangga herbivora yang berperan signifikan dalam rantai makanan, sekaligus menjadi indikator kesehatan ekosistem, namun juga dapat menjadi hama pertanian. Sementara itu, semut dikenal dengan sistem sosial yang kompleks serta kontribusinya dalam menjaga keseimbangan tanah dan mendistribusikan nutrien. Dengan membandingkan karakteristik biologis, perilaku, dan interaksi ekologis ketiga hewan tersebut, penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran fauna dalam ekosistem dan implikasinya bagi konservasi serta pemanfaatan berkelanjutan. Kata kunci: kucing, belalang, semut, ekologi, keanekaragaman hayati  
Optimization of Shape, Texture, and Color Extraction Methods in Concrete Strength Detection Ramadhanu, Agung; Hendri, Hallifia; Majid, Mazlina Abdul; Enggari, Sofika; Andini, Silfia; Hidayat, Rahmad
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 9, No 6 (2025)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.9.6.4164

Abstract

The growing demand for an accurate and rapid method to assess concrete strength has driven the development of non-destructive and cost-effective techniques. This paper aims to enhance the process of extracting shape, texture, and color features from concrete surface images to improve the accuracy of strength classification through digital image processing and artificial intelligence (AI). The study uses a dataset of 300 high-resolution photographs of concrete samples, categorized by their compressive strength levels: weak, moderate, and strong. These images were taken under controlled background and lighting conditions to ensure consistency. The methodology involves three stages: image preprocessing, feature extraction, and classification. During preprocessing, RGB images are converted to the Lab color space, and a three-layer median filter is applied to reduce noise. The K-Means clustering algorithm segments the images, and relevant features such as Metric, Eccentricity, Contrast, Correlation, Energy, Homogeneity, Hue, and Saturation are extracted. Among these, Correlation and Energy are the most influential in classification accuracy. The experimental results show that the proposed approach can reach up to 90 percent accuracy in classifying concrete strength into three categories. This suggests that visual features have strong potential to replace traditional destructive testing methods. The findings also point to the possibility of enhancing prediction accuracy with deep learning models and developing real-time, field-based evaluation tools to aid quality control in the construction industry.
KLASIFIKASI OBJEK PANDA, SINGA, DAN HANDYCAM DENGAN PENGOLAHAN CITRA MENGGUNAKAN K-MEANS PADA MATLAB Yusuf, Muhammad; Ramadhanu, Agung
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4859

Abstract

Abstract: Digital image processing plays an important role in object classification, both for research and practical applications. This study discusses the implementation of the K-Means Clustering method for identifying and classifying images of pandas, lions, and handycam devices using MATLAB software. The research stages include image acquisition, preprocessing such as image conversion and normalization, feature extraction based on color and texture, and classification using the K-Means algorithm. Experimental results show that the K-Means method is capable of grouping objects into the appropriate classes based on image feature similarity. The system’s accuracy is influenced by input image quality, cluster parameters, and the amount of training data used. Therefore, this study demonstrates that K-Means can be applied as a simple yet effective method for object image classification, particularly in distinguishing between animal types and non-living objects such as handycams. Keywords: K-Means, Image Processing, MATLAB, Object Classification, Panda, Lion,  Handycam Abstrak: Pengolahan citra digital memiliki peran penting dalam bidang klasifikasi objek, baik untuk penelitian maupun implementasi praktis. Penelitian ini membahas penerapan metode K-Means Clustering dalam proses identifikasi dan klasifikasi citra panda, singa, serta perangkat handycam menggunakan perangkat lunak MATLAB. Tahapan penelitian meliputi akuisisi citra, pra-pemrosesan berupa konversi citra dan normalisasi, ekstraksi fitur warna dan tekstur, serta proses klasifikasi dengan algoritma K-Means. Hasil percobaan menunjukkan bahwa metode K-Means mampu mengelompokkan objek ke dalam kelas yang sesuai berdasarkan kemiripan fitur citra. Tingkat akurasi sistem dipengaruhi oleh kualitas citra masukan, parameter klaster, dan jumlah data latih yang digunakan. Dengan demikian, penelitian ini membuktikan bahwa K-Means dapat dijadikan metode sederhana namun efektif dalam klasifikasi citra objek, khususnya untuk membedakan jenis binatang dan perangkat non-hayati seperti handycam. Kata kunci: K-Means, Pengolahan Citra, MATLAB, Klasifikasi Objek, Panda, Singa, Handycam
Co-Authors Afriadi Afriadi Afriadi, A Agus Salim, David Agusty, Dhia Fadhila Ahmad Syarif ahmad yani Akbar, Syifa Chairunnissa Deliva Al-arrafi, Muhammad Ikhsan Angga Angga Anggara Putra, Febri Antoni Antoni atiqah, sri Bayuputra, Ramdani Chairunnissa Deliva Akbar, Syifa Chan, Fajri Rinaldi Delvi, Syerlin Aprilia Desi Permata Sari Devita, Retno Dicky Imansyah, Muhammad Dila, Rahmah Dinantia, Triend Enggari, Sofika Erlanda, Hadrian Fajri Saputra, Charisman Gafari, Abuzar Gunadi Widi Nurcahyo Hadi Syahputra Halifia Hendri Harnaranda, Jefri Hendri, Hallifia Hidayati, Dzil Hidayattullah, Hafis Honestya, Gabriela Ilmawan, Fachrul Irsyad, As'Ary Sahlul Kareem, Shahab Wahhab Karseno, Doni Khomsi, Ahmad Maharani, Filsha Rifi Majid, Mazlina Abdul Mardison Mardison Masri, Taufik Muhammad Idris Muhammad Yusuf Nadia, Nadia Aini Hafizhah Negoro, Wahyu Saptha Ningsih, Neni Sri Wayuni Nurdiansyah, Ali Nurjannah, Farah Permata, Edo Pertiwi, Yuliana Pratama, Dede Putra, Kharisma Utama putri, kamila amaliah Rahmad Rahmad Rahmad, R Rianti, Eva Riati, Itin Riyan Saputra, Riyan Rosa, Imelda Sajida, Mayang salim, alfajri Saputra, Randy Sarjon Defit Selvia, Dina Silfia Andini, Silfia Sovia, Rini Sumijan, S Sutri, Ridwan Syafri Arlis Syafril Syafril Syafril, S Syalsabilla, Adinda Tesa Vausia Sandiva Utama Putra, Kharisma Vidyanti, Angela Citra Wiratama, Aditya Wirdawati, Wira Yanti, Rahma Yasmin, Nabila Yasmin, Nabilla Yemi, Leonardo Yesi Betriana Roza, yesibetriana_18 Yolanda Yolanda, Yolanda Yosfand, Windra Yuhandri Yulihartati, Sandra Zubaidah, Rima Puti