Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI MEDIA KOMIK DIGITAL PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI Kadir, Alfin Vitariyani T.; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.; Monoarfa, Fidyawati; Katili, Sukri
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4769

Abstract

The problema addressed in this research is: “Can the use of digital comic media improve the speaking skills of students at SDN 6 Biluhu, Gorontalo Regency?”. This study aimed to enhance speaking skills through digital comic media among Grade IV students at SDN 6 Biluhu, Gorontalo Regency. The type of research used was classroom action research. Data collection tecniques in this study included interviews, observation, tests, and documentation. In the initial observation, only 6 out of 24 students, or 25%, were able to speak effectively, while 18 students were not. In Cycle I, Meeting I, 12 students, or 50%, were able to speak, and 12 were not. In Cycle I, Meeting II, 15 students or 62,5%, showed improvement, while 9 still struggle. By Cycle II, 21 students, or 87,5%, were able to speak effectively, with only 3 students remaining below the expected standard. These results confirm that the students’ speaking skills met the success indicators set by the researcher, thus it can be concluded that digital comic media can improve students’ speaking skills. ABSTRAKPermasalahan dalam penelitian ini adalah ”Apakah melalui media komik digital kemampuan berbicara siswa di SDN 6 Biluhu Kabupaten Gorontalo meningkat?”. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara melalui Media Komik Digital pada siswa kelas IV SDN 6 Biluhu Kabupaten Gorontalo, Jenis penelitian ini yakni penelitian tindakan kelas. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini yakni, wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Pada observasi awal, dari 24 siswa hanya 6 siswa yang mampu untuk berbicara atau 25% dan 18 siswa lainnya belum mampu. Pada siklus I pertemuan I dari 24 siswa hanya 12 siswa yang mampu atau 50% dan 12 siswa lainnya belum mampu. Pada siklus I pertemuan II dari 24 siswa 15 siswa yang mampu ayau 62,5% dan 9 siswa lainnya belum mampu. Pada siklus II dari 24 siswa 21 siswa yang mampu atau 87,5% dan 3 siswa lainnya belum mampu. Dari hasil tersebut dapat dipastikan kemampuan berbicara siswa mencapai indikator keberhasilan yang diharapkan peneliti sehingga dapat disimpulakan bahwa melalui media komik digital dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK MELALUI PENGGUNAAN MEDIA VIDEO BERBASIS CANVA PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Mutala, Mutiara P.; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Pulukadang, Wiwy T.; Juniarti, Yenti
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4814

Abstract

The problem addressed in this study is: "Can the use of Canva-based video media (VIBERCAN) enhance listening skills among class IV students at SDN 3 Suwawa Tengah, Bone Bolango Regency?" This study aims to enhance students' listening skills using Canva-based video media (VIBERCAN). Furthermore, this study was a classroom action research (CAR), conducted in two cycles, consisting of four stages: planning, implementation, observation and evaluation, and analysis and reflection. The findings show that in Cycle I, Meeting I, out of 19 students, 6 students (32%) achieved a score of 75 or higher, meeting the set indicator, while 13 students (68%) did not meet the indicator. In Cycle I, Meeting II, 10 students (53%) reached the minimum score and 9 students (47%) did not. Therefore, the study continued to Cycle II. In Cycle II, Meeting I, 13 students (68%) scored 75 or higher, and 6 students (32%) did not. In Cycle II, Meeting II, there was an improvement-17 students (89%) scored above 75 and were categorized as having mastery, while 2 students (11%) scored below 75 and were categorized as not yet achieving mastery. It can be concluded that Canva-based video media (VIBERCAN) enhances listening skills among class IV students at SDN 3 Suwawa Tengah, Bone Bolango Regency. ABSTRAKPermasalahan dalam penelitian ini adalah “Apakah dengan menggunakan media Video berbasis canva (VIBERCAN) pada siswa kelas IV SDN 3 Suwawa Tengah Kabupaten Bone Bolango dapat meningkat?”. Adapun tujuan penelitian ini yaitu Meningkatkan kemampuan menyimak melalui penggunaan media video berbasis canva (VIBERCAN) pada siswa kelas IV SDN 3 Suwawa Tengah Kabupaten Bone Bolango”. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan dalam II siklus. Dan setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan tindakan, pemantauan dan evaluasi, serta analisis dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pada siklus I pertemuan I dari 19 siswa yang dikenai tindakan terdapat 6 (32%) siswa yang memperoleh nilai 75 ke atas sehingga sudah mencapai indikator yang ditetapkan yakni 75% dan 13 (68%) siswa belum mencapai indikator yang ditetapkan. Pada siklus I pertemuan II terdapat 10 (53%) siswa yang memperoleh nilai 75 keatas dan sudah mencapai indikator dan 9 (47%) siswa belum mencapai indikator yang ditetapkan. Dengan demikian dilanjutkan pada siklus II. Pada siklus II pertemuan I terdapat 13 (68%) siswa yang memperoleh nilai 75 keatas dan 6 (32%) siswa yang belum mencapai indikator. Siklus II Pertemuan II terjadi peningkatan yaitu sebanyak 17 siswa (89%) memperoleh nilai diatas 75 dan termasuk kategori tuntas sesuai dengan indikator yang ditetapkan dan sebanyak 2 (11%) memperoleh nilai diabawah 75 dan termasuk kategori tidak tuntas. Dapat disimpulkan bahwa deangan menggunakan media video berbasis canva (VIBERCAN) kemampuan menyimak pada siswa kelas IV SDN 3 Suwawa Tengah Kabupaten Bone Bolango meningkat.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA Gobel, Arifah Azhara; Pulukadang, Wiwy T.; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rusmin; Husain, Rustam I.
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.5146

Abstract

This classroom action research aimed to improve the descriptive writing skills of fifth-grade students at SDN 1 Molibagu, Bolaang Mongondow Selatan Regency, through the use of Audio Visual media. The primary problem identified was the students' low descriptive writing ability. Data were collected using tests with four assessment aspects, observations, and documentation. Initial observations revealed that only 3 out of 17 students (18%) were capable of writing descriptive essays, while 14 students (82%) were not. Following the implementation of the intervention, significant improvements were observed: in Cycle I, Meeting 1, the number of capable students increased to 6 (35%), and in Meeting 2, it further rose to 12 students (71%). The peak improvement was achieved in Cycle II, where 16 out of 17 students (94%) demonstrated the ability to write descriptive essays, with only 1 student (6%) remaining unable. Based on these findings, it is concluded that the use of Audio Visual media effectively enhanced the descriptive writing skills of fifth-grade students at SDN 1 Molibagu, Bolaang Mongondow Selatan Regency. ABSTRAKPenelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan deskripsi siswa kelas V SDN 1 Molibagu Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan melalui penggunaan media Audio Visual. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya kemampuan menulis deskripsi siswa. Data dikumpulkan melalui tes dengan empat aspek penilaian, observasi, dan dokumentasi. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa hanya 3 dari 17 siswa (18%) yang mampu menulis karangan deskripsi, sementara 14 siswa (82%) belum mampu. Setelah penerapan tindakan, terjadi peningkatan signifikan: pada Siklus I Pertemuan 1, kemampuan siswa meningkat menjadi 6 siswa (35%), dan pada Pertemuan 2 meningkat lagi menjadi 12 siswa (71%). Puncak peningkatan terjadi pada Siklus II, di mana 16 dari 17 siswa (94%) menunjukkan kemampuan menulis karangan deskripsi, dengan hanya 1 siswa (6%) yang belum mampu. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa penggunaan media Audio Visual secara efektif meningkatkan kemampuan menulis karangan deskripsi pada siswa kelas V SDN 1 Molibagu Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KALIMAT MAJEMUK MELALUI MODEL PROJECT-BASED LEARNING DI KELAS V SEKOLAH DASAR Mohamad, Natalia; Pulukadang, Wiwy T.; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rusmin; Katili, Sukri
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i3.5846

Abstract

This study aims to improve the ability to write compound sentences through the implementation of the Project-Based Learning (PjBL) model among fifth-grade students at SDN 3 Bulango Ulu, Bone Bolango Regency, consisting of 10 students. The research employed a classroom action research design. Data collection techniques included observation, testing, and documentation. Initial observations showed that only 1 student (10%) was able to write compound sentences, while 9 students (90%) were not. In Cycle I, Meeting I, 2 students (20%) demonstrated the ability to write compound sentences, while 8 students (80%) had not met the competency criteria. As this did not meet the targeted indicator of 75% of students scoring 75 or above, the intervention continued to Cycle I, Meeting II. In this phase, 5 students (50%) were able to write compound sentences, whereas 5 students (50%) still struggled. The target was again unmet, leading to Cycle II, Meeting I. At this stage, 9 students (90%) succeeded, and only 1 student (10%) required additional support tailored to their challenges. Based on the findings, it can be concluded that the use of the Project-Based Learning model effectively enhances students’ ability to write compound sentences in Class V at SDN 3 Bulango Ulu, Bone Bolango Regency. ABSTRAKTujuan penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis kalimat majemuk melalui model pembelajaran project based laerning (PjBL) pada siswa kelas V SDN 3 Bulango Ulu Kabupaten Bone Bolango dengan jumlah siswa 10 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil dari observasi awal yang mampu menulis kalimat majemuk 1 siswa atau 10%, tidak mampu 9 siswa atau 90%. Pada siklus I pertemuan I yang mampu menulis kalimat majemuk 2 siswa atau 20%, yang tidak mampu 8 siswa atau 80%, hal ini belum sesuai dengan indikator yang ditetapkan yakni 75% siswa yang dikenai tindakan memperoleh nilai 75 keatas sehingga dilanjutkan pada siklus I pertemuan II. Pada siklus I pertemuan II siswa yang mampu menulis kalimat majemuk 5 siswa atau 50%, yang tidak mampu 5 siswa atau 50%, hal ini belum sesuai dengan indikator yang ditetapkan yakni 75% siswa yang dikenai tindakan memperoleh nilai 75 keatas sehingga dilanjutkan pada siklus II pertemuan I. Pada siklus II pertemuan I siswa yang mampu menulis kalimat majemuk 9 siswa atau 90%, yang tidak mampu 1 siswa atau 10%, siswa yang belum mampu diberikan bimbingan sesuai dengan masalah yang dihadapi. Berdasarkan penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa dengan mneggunakan model pembelajaran project based learning kemampuan siswa menulis kalimat majemuk di kelas V SDN 3 Bulango Ulu Kabupaten Bone Bolanggo meningkat.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK CERITA ANAK MELALUI VIDEO YOUTUBE PADA SISWA KELAS V SD NEGERI Abdullah, Fatra Yuliana; Pulukadang, Wiwy T.; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Katili, Sukri
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i3.6254

Abstract

This study aimed to improve the listening skills of children's stories using YouTube videos among Grade V students at SDN 5 Bulango Selatan, Bone Bolango Regency. This type of research was classroom action research (CAR). Data collection techniques in this study included observation, documentation, and tests. The results of the study show that in the initial observation, only 4 out of 18 students, or 22% were able to listen effectively. In Cycle 1, Meeting 1, 5 students or 28% were able to listen, while 13 students or 72% were still unable. In Cycle 1, Meeting 2, the number of students able to listen increased to 10 or 56%, while 8 students or 44% were still unable. In Cycle II, Meeting 1, the number rose again to 12 students, or 67% who were able to listen, and 6 students, or 33% who were not. In Cycle II, Meeting 2, there was a significant improvement, with 15 students, or 83% able to listen, and only 3 students, or 17% who still could not. Based on these results, it can be concluded that the use of YouTube videos can improve the listening skills of Grade V students in listening to children's stories at SDN 5 Bulango Selatan, Bone Bolango Regency. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak cerita menggunakan video YouTube pada siswa kelas V SDN 5 Bulango Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan pada observasi awal bahwa dari 18 siswa yang mampu menyimak hanya 4 siswa atau 22%. Pada siklus I pertemuan 1 berjumlah 5 siswa atau dengan persentase 28% siswa yang mampu menyimak dan terdapat 13 siswa atau 72% yang belum mampu menyimak. Pada siklus I pertemuan 2 siswa yang mampu menyimak berjumlah 10 atau 56% dan terdapat 8 siswa yang belum mampu menyimak dengan persentase 44%. Pada siklus II pertemuan 1 yang mampu menyimak meningkat menjadi 12 siswa dengan persentase 67% dan terdapat 6 siswa yang belum mampu menyimak dengan persentase 33%. Pada siklus II pertemuan 2 mengalami peningkatan secara signifikan yaitu siswa yang mampu menyimak berjumlah 15 siswa dengan persentase 83% dan terdapat 3 siswa dengan persentase 17% yang belum mampu menyimak. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan video YouTube dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyimak cerita di kelas V SDN 5 Bulango Selatan Kabupaten Bone Bolango.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPTIF MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS III Damulawan, Afriani Devitasari; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rustam I.
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i3.6408

Abstract

This classroom action research (CAR) aimed to improve the descriptive paragraph writing ability of third-grade students at SD Cokroaminoto Poyowa Besar 1, Kotamobagu City, through the use of audio-visual media. The primary problem identified was the low interest of students in writing descriptive texts. Data were collected through tests with four assessment aspects, observation, and documentation. Initial observations revealed that only 4 out of 13 students (30%) were able to write descriptive paragraphs, while 9 students (69%) were not yet capable. Following the intervention, a significant improvement was observed: in Cycle I, meeting 1, the students' ability increased to 6 students (46%), and in Cycle I, meeting 2, it further increased to 9 students (69%). The peak improvement occurred in Cycle II, where 11 out of 13 students (85%) demonstrated improved descriptive paragraph writing ability, with the remaining 2 students not yet reaching the proficient criterion. Based on this research, it is concluded that the use of audio-visual media effectively enhances the descriptive paragraph writing ability of third-grade students at SD Cokroaminoto Poyowa Besar 1, Kotamobagu City. ABSTRAKPenelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis paragraf deskriptif siswa kelas III di Sd Cokroaminoto Poyowa Besar 1 Kota Kotamobagu melalui penggunaan media Audio Visual. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya minat menulis deskripsi siswa. Data dikumpulkan melalui tes dengan empat aspek penilaian, observasi, dan dokumentasi. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa hanya 4 dari 13 jumlah siswa atau (30%) yang mampu menulis paragraf deskriptif, sementara 9 orang siswa atau (69%) belum mempu menulis paragraf deskriptif. Setelah dilakukan tindakan, terjadi peningkatan yang signifikan: pada Siklus I pertemuan 1, kemampuan siswa meningkat menjadi 6 orang siswa atau (46%) dan pada Siklus I pertemuan 2 meningkat menjadi 9 orang atau (69%). Puncak peningkatan terjadi pada Siklus II dimana 11 dari 13 orang siswa atau (85%) menunjukkan peningkatan kemapuan menulis paragraf deskriptif dan 2 orang siswa lainnya yang belum mencapai kriteria mampu. Berdasarkan penelitian ini, disimpulkan bahwa penggunaan media Audio Visual secara efektif meningkatkan kemampuan menulis paragraf deskriptif pada siswa kelas III di SD Cokroaminoto Poyowa Besar 1 Kota Kotamobagu.
ELEMEN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING PADA SISWA KELAS IV SD SUGIANTI, NI KADEK; HUSAIN, RUSMIN; PULUKADANG, WIWY T.; MONOARFA, FIDYAWATI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i1.4452

Abstract

This study aims to improve the reading comprehension skills of fourth grade students of SD Negeri 2 Kabila through the application of the Snowball Throwing learning model. This study uses a quantitative approach with the classroom action research (CAR) method. The subjects of this study were 20 fourth grade students. Data on students' reading comprehension skills were collected through tests and analyzed quantitatively descriptively. The results of the study showed a significant increase in students' reading comprehension skills from cycle I to cycle II. In cycle I, 13 students (65%) achieved the set performance indicators, but had not met the 75% success criteria. In cycle II, there was an increase to 20 students (100%) who achieved the performance indicators, exceeding the set success target. This study concludes that the Snowball Throwing learning model is effective in improving the reading comprehension skills of fourth grade students of SD Negeri 2 Kabila. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SD Negeri 2 Kabila melalui penerapan model pembelajaran Snowball Throwing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah 20 siswa kelas IV. Data kemampuan membaca pemahaman siswa dikumpulkan melalui tes dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kemampuan membaca pemahaman siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, 13 siswa (65%) mencapai indikator kinerja yang ditetapkan, namun belum memenuhi kriteria keberhasilan 75%. Pada siklus II, terjadi peningkatan menjadi 20 siswa (100%) yang mencapai indikator kinerja, melampaui target keberhasilan yang ditetapkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran Snowball Throwing efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SD Negeri 2 Kabila.
KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI METODE SHOW AND TELL PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Kilo, Nurcahayani Usman; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.; Halidu, Salma; Katili, Sukri
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4592

Abstract

This research aims to improve the speaking skills of fourth-grade students at SDN 1 Telaga, Gorontalo Regency, through the technology-assisted Show and Tell method. The problems faced include difficulties in pronunciation, flat intonation, inappropriate word choices, and a lack of facial expressions and eye contact. The dominant lecture method resulted in students rarely practicing speaking. Therefore, the integration of technology such as interactive media, video recordings, and digital learning applications was implemented to increase student participation. This research used the Classroom Action Research (CAR) method with data collection techniques through observation, tests, and documentation. The research subjects consisted of 20 fourth-grade students. The results showed that students' speaking skills improved gradually. In the initial observation, only 3 students (15%) had good speaking skills. After Cycle I, this number increased to 50%, and in Cycle II, it reached 85%, meeting the success indicators. The conclusion of this study indicates that the technology-assisted Show and Tell method is effective in improving students' speaking skills. The integration of technology not only increased students' confidence but also helped them in aspects of pronunciation accuracy, intonation, diction, sentence structure, and focus on the interlocutor. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas IV di SDN 1 Telaga Kabupaten Gorontalo melalui metode Show and Tell berbantuan teknologi. Permasalahan yang dihadapi meliputi kesulitan dalam pengucapan, intonasi datar, pemilihan kata yang kurang tepat, serta kurangnya ekspresi wajah dan kontak mata. Metode ceramah yang dominan menyebabkan siswa jarang berlatih berbicara. Oleh karena itu, integrasi teknologi seperti media interaktif, rekaman video, dan aplikasi pembelajaran digital diterapkan untuk meningkatkan partisipasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa meningkat secara bertahap. Pada observasi awal, hanya 3 siswa (15%) yang memiliki kemampuan berbicara baik. Setelah Siklus I, angka ini meningkat menjadi 50%, dan pada Siklus II mencapai 85%, memenuhi indikator keberhasilan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa metode Show and Tell berbantuan teknologi efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Integrasi teknologi tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri siswa, tetapi juga membantu mereka dalam aspek ketepatan lafal, intonasi, diksi, struktur kalimat, dan fokus pada lawan bicara.
PENGEMBANGAN MEDIA WORDLY CARDS BERBASIS AUGMENTED REALITY (AR) MELALUI APLIKASI ASSEMBLR EDU PADA MATERI KOSAKATA KELAS IV DI SDN Umar, Nurfatima; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.; Halidu, Salma; Katili, Sukri
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4605

Abstract

Digital-based learning technology is rapidly advancing, one of which is the application of Augmented Reality (AR) in educational media.  The purpose of this research is to develop Wordly Cards Based on Augmented Reality (AR) as a learning media, which are AR-based vocabulary cards designed using the Assemblr Edu application, making them suitable for use in Indonesian language learning on the topic of Loanwords. The research method used is the Research and Development method, employing the ADDIE development model, which includes Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The analysis stage is conducted to understand user needs, followed by the design and development of cards containing AR content using the Assemblr Edu application.  Implementation was carried out with a trial of the developed product.  Evaluation is conducted by dividing pre-test and post-test questions to measure the effectiveness of the media. Media Wordly Cards Based on Augmented Reality (AR) as a learning medium for fourth-grade students at SDN 8 Kabila, is declared very suitable for use as a teaching medium.  Based on the results of media expert validation, it received a percentage of 100% with the category "Very Feasible," material expert validation received a percentage of 90.7% with the category "Very Feasible," and language expert validation received a percentage of 95.8% with the category "Very Feasible."  The assessment by the fourth-grade homeroom teacher as a user expert of the developed Wordly Cards Based on Augmented Reality (AR) media received a percentage of 98.2% with the category "Very Feasible."  The recapitulation of the expert validation results obtained a percentage of 96.1%, thus the Wordly Cards Media Based on Augmented Reality (AR) is declared very feasible to use. ABSTRAK Teknologi pembelajaran berbasis digital semakin berkembang pesat, salah satunya melalui penerapan Augmented Reality (AR) dalam media edukasi. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran Wordly Cards Berbasis Augmented Reality (AR) yaitu kartu kosakata berbasis AR yang dirancang menggunakan aplikasi Assemblr Edu sehingga layak untuk digunakan pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi Kosakata Serapan. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan (Research and   Development) dengan menggunakan model penelitian pengembangan ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Tahap analisis dilakukan untuk memahami kebutuhan pengguna, diikuti dengan perancangan dan pengembangan kartu yang memuat konten AR menggunakan aplikasi Assemblr Edu. Implementasi dilakukan dengan uji coba produk yang dikembangkan. Evaluasi dilakukan dengan membagi soal pre test dan post test untuk mengukur keefektifan media. Media Wordly Cards Berbasis Augmented Reality (AR) sebagai media pembelajaran untuk peserta didik kelas IV SDN 8 Kabila, dinyatakan sangat layak digunakan sebagai media ajar. Berdasarkan hasil validasi ahli media, mendapatkan presentase 100% dengan kategori “Sangat Layak”, validasi ahli materi mendapatkan presentase 90,7% dengan kategori “Sangat Layak”, validasi ahli Bahasa mendapatkan presentase 95,8% dengan kategori “Sangat Layak”. Penilaian oleh wali kelas IV sebagai ahli pengguna terhadap media Wordly Cards Berbasis Augmented Reality (AR) yang dikembangkan mendapatkan presentase 98,2% dengan kategori “Sangat Layak”. Rekapitulasi hasil validasi ahli mendapatkan persentase 96,1% sehingga Media Wordly Cards Berbasis Augmented Reality (AR) dinyatakan sangat layak digunakan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MENGGUNAKAN MODEL TEAMS GAME TOURNAMENT PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Lasulika, Nurwahidah Riana; Husain, Rustam I.; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4742

Abstract

The problem presented in this study is: “Does the use of the Teams Game Tournament (TGT) model improve Reading comprehension skills in grade IV students at SDN 4 Suwawa, Bone Bolango Regency?” This study aimed to improve reading comprehension skills using the Teams Game Tournament (TGT) model in grade IV student at SDN 4 Suwawa, Bone Bolango Regency. The method used in this study was classroom action research. The research results show that, in the initial observation, only 2 out of 16 students, or 13%, demonstrated Reading comprehension skills. In Cycle I, Meeting 1, the number of students who could comprehend Reading increased to 4 or 25%. While 12 students, or 75%, were still struggling. In Cycle I, Meeting 2, the number of students with reading comprehension skills rose to 8 or 50%, with the remaining 8 students or 50% still facing difficulties. In Cycle II, Meeting 1, comprehension skills improved further, with 12 students or 75% achieving reading comprehension and 4 students, or 25%, still struggling. By Cycle II, Meeting 2, there was a significant improvement, with 14 students, or 87% demonstrating reading comprehension skills, while only 2 students, or 13%, remained below the expected level. Based on these findings, it can be concluded that using the Teams Game Tournament (TGT) model effectively improves reading comprehension skills in grade IV students at SDN 4 Suwawa, Bone Bolango Regency. ABSTRAKMasalah yang disajikan pada penelitian ini adalah “Apakah penggunaan Model Teams Game Tournament (TGT) dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas IV SDN 4 Suwawa Kabupaten Bone Bolango?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman menggunakan Model Teams Game Tournament (TGT) pada siswa kelas IV SDN 4 Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan pada observasi awal bahwa dari 16 siswa yang mampu dalam membaca pemahaman hanya 2 siswa atau 13%. Pada siklus I pertemuan 1 berjumlah 4 siswa atau dengan persentase 25 % siswa yang mampu membaca pemahaman dan terdapat 12 siswa yang belum mampu membaca pemahaman dengan persentase 75 %. Pada siklus I pertemuan 2 siswa yang mampu membaca pemahaman berjumlah 8 siswa dengan persentase 50 % dan terdapat 8 siswa yang belum mampu membaca pemahaman dengan persentase 50 %. Pada siklus II pertemuan 1 yang mampu membaca pemahaman meningkat menjadi 12 siswa dengan persentase 75 % dan terdapat 4 siswa yang belum mampu membaca pemahaman dengan persentase 25 %. Pada siklus II petemuan 2 mengalami peningkatan yang signifikan yaitu siswa yang mampu membaca pemahaman berjumlah 14 siswa dengan persentase 87% dan terdapat 2 siswa dengan persentase 13% yang belum mampu membaca pemahaman. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa menggunakan model Teams Game Tournament (TGT) kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN 4 Suwawa Kabupaten Bone Bolango meningkat.