Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN MELALUI MEDIA DESAIN GRAFIS PADA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Buhohang, Sayekti; Pulukadang, Wiwy T.; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rustam I.
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.6130

Abstract

This study aims to improve the essay writing skills of second-grade students at SDN 9 Kaidipang, North Bolaang Mongondow Regency, through the implementation of graphic design-based learning media. The problem addressed in this study is the low level of students' writing skills, as indicated by their inability to meet the learning indicators of the Indonesian language subject. This research employed a Classroom Action Research (CAR) approach conducted in two cycles, with each cycle consisting of two meetings. Data collection techniques included observation, written tests, and documentation of student work. The results showed a progressive improvement in students' writing abilities across the cycles. In the first cycle, only 3 out of 11 students (27%) met the success criteria in the first meeting, increasing to 5 students (45%) in the second meeting. In the second cycle, 7 students (64%) achieved the criteria in the first meeting, and 9 students (82%) in the second meeting. These findings demonstrate that the use of graphic design media can significantly enhance students' essay writing abilities. Therefore, this medium is considered effective and appropriate as an alternative strategy for teaching Indonesian language at the elementary level to promote literacy skills in an engaging and meaningful way. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa kelas II SDN 9 Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, melalui penerapan media pembelajaran berbasis desain grafis. Permasalahan yang diangkat adalah rendahnya keterampilan menulis karangan siswa, yang ditunjukkan oleh kurangnya pencapaian indikator pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes tertulis, dan dokumentasi hasil kerja siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis siswa dari siklus ke siklus. Pada siklus I pertemuan pertama, hanya 3 dari 11 siswa (27%) yang mencapai kriteria ketuntasan, meningkat menjadi 5 siswa (45%) pada pertemuan kedua. Pada siklus II pertemuan pertama meningkat menjadi 7 siswa (64%), dan pada pertemuan kedua mencapai 9 siswa (82%). Hasil ini membuktikan bahwa penggunaan media desain grafis secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa. Dengan demikian, media ini layak digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar untuk meningkatkan keterampilan literasi siswa secara aktif dan menyenangkan.
MENINGKATAKAN KEMAMPUN BERBICARA MELALUI MEDIA VIDEO ANIMASI PADA SISWA KELAS II SD NEGERI Usman, Zuliyaningsi; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rustam I.
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.6256

Abstract

This research aimed to enhance speaking abilities using animated video media among second-grade students at SDN 04 Dulupi, Boalemo Regency. This study employed a Classroom Action Research (CAR) approach, with data collection techniques including observation, tests, and documentation. The research subjects were 16 second-grade students. Initial observations revealed that only 4 out of 16 students (25%) could speak effectively, while 12 students could not. In Cycle I, Meeting I, 7 out of 16 students (44%) demonstrated speaking ability, with 9 students (56%) still struggling. By Cycle I, Meeting II, 11 out of 16 students (69%) were able to speak, with 5 students (31%) still unable. Furthermore, in Cycle II, 14 out of 16 students (87%) showed improved speaking ability, with only 2 students (12%) still struggling. Based on the research findings and discussion, it can be concluded that the use of animated video media significantly improves the speaking abilities of second-grade students at SDN 04 Dulupi, Boalemo Regency. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara melalui media video animasi pada Siswa II SDN 04 Dulupi kabupaten Boalemo. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Dengan subjek penelitiannya yaitu Siswa kelas II yang berjumlah 16 orang. Hasil penelitian pada observasi awal dari 16 siswa hanya 4 yang mampu berbicara atau 25%, 12 siswa tidak mampu. Siklus I pertemuan I dari 16 siswa ada 7 siswa yang mampu atau 44% dan tidak mampu 9 siswa atau 56%. Pelaksanaan siklus I pertemuan II dari 16 siswa yang mampu 11 siswa atau 69% dan tidak mampu 5 siswa atau 31%. Sedangkan pada siklus II dari 16 siswa yang mampu 14 siswa atau 87% dan yang tidak mampu 2 siswa atau 12%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan melalui media video animasi dapat meningkatkan kemampuan berbicara pada siswa kelas II SDN 04 Dulupi Kabupaten Boalemo.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI Fauzia, Nailah; Pulukadang, Wiwy T.; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rusmin; Husain, Rustam I.
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i1.4809

Abstract

This study aims to improve the poetry writing skills of fourth-grade students at SDN 37 Hulonthalangi, Gorontalo City, through the use of picture media. The research method employed was classroom action research (CAR) involving 15 students as subjects. Data collection techniques included observation, documentation, and student writing skill tests. In the initial observation, only 3 students (20%) demonstrated the ability to write poetry effectively. Following the implementation of actions during Cycle I, the number of students capable of writing poetry increased to 6 students (40%) in the first meeting and 9 students (60%) in the second meeting. In Cycle II, the students' poetry writing skills continued to improve, with 11 students (74%) achieving proficiency in the first meeting and significantly rising to 13 students (87%) in the second meeting. The results of this study indicate that the use of picture media effectively enhances the poetry writing skills of fourth-grade students at SDN 37 Hulonthalangi, Gorontalo City. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas IV SDN 37 Hulonthalangi Kota Gorontalo melalui penggunaan media gambar. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek sebanyak 15 siswa. Teknik pengumpulan data yang diterapkan meliputi observasi, dokumentasi, dan tes kemampuan menulis siswa. Pada observasi awal, hanya 3 siswa (20%) yang mampu menulis puisi dengan baik. Setelah penerapan tindakan pada siklus I pertemuan 1, jumlah siswa yang mampu menulis puisi meningkat menjadi 6 orang (40%), dan pada pertemuan 2 bertambah menjadi 9 orang (60%). Pada siklus II, kemampuan menulis puisi siswa terus menunjukkan perkembangan, yakni 11 siswa (74%) pada pertemuan 1, dan meningkat signifikan menjadi 13 siswa (87%) pada pertemuan 2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media gambar secara efektif dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas IV di SDN 37 Hulonthalangi Kota Gorontalo.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Hijayah, Nur; Pulukadang, Wiwy T.; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rusmin; Katili, Sukri
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i1.4826

Abstract

The problem presented in this study is “Can the Problem-Based Learning (PBL) model improve the speaking skills of fifth-grade students at SDN No. 37 Hulonthalangi, Gorontalo City?" This study aims to improve the speaking skills of fifth-grade students at SDN No. 37 Hulonthalangi, Gorontalo City by implementing the Problem-Based Learning (PBL) model, employing a Classroom Action Research (CAR) design. The method used in this study was classroom action research. The study findings were obtained after implementing two cycles of action. In the initial stage, 22 out of 27 students (78%) demonstrated limited speaking abilities. Improvements were observed following two sessions in Cycle 1 and one session in Cycle II. In the first meeting of Cycle 1, 7 students (26%) showed improvement in their speaking skills. In the second meeting of Cycle I, this increased to 14 students (52%). By Cycle II, 23 students (85%) exhibited proficient speaking skills. Based on these findings, it can be concluded that implementing the Problem-Based Learning (PBL) model significantly improved the speaking skills of fifth-grade students at SDN 37 Hulonthalangi, Gorontalo City. ABSTRAKMasalah yang disajikan dalam penelitian ini adalah “apakah Model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas V di SDN No. 37 Hulonthalangi Kota Gorontalo?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa melaluai Model Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas V di SDN No. 37 Hulonthalangi Kota Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian dapat dilihat setelah dilakukan tindakan siklus I dan II dari 27 siswa terdapat 21 siswa (78%) masih kurang mampu dalam kemampuan berbicara. Peningkatan dibuktikan dengan hasil pelaksanaan tindakan kelas siklus I sebanyak dua kali pertemuan dan siklus II satu kali pertemuan. Pertemuan pertama pada siklus I capaian 27siswa kemampuan berbicara memperoleh (26%) atau 7 orang siswa yang meningkat. Siklus I pertemuan II kemampuan berbicara siswa memperoleh (52%) atau 14 orang siswa meningkat. Pada siklus II mengalami peningkatan kemampuan berbicara siswa meningkat menjadi (85%) atau 23 siswa sudah mampu dalam kemampuan berbicara. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui model Problem Based Learning (PBL) kemampuan berbicara siswa di kelas V SDN 37 Hulonthalangi Kota Gorontalo meningkat.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK MENGGUNAKAN MODEL MIND MAPPING Alamri, Sri Fidya; Pulukadang, Wiwy T.; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rusmin; Husain, Rustam I.
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i1.5117

Abstract

The problem addressed in this study is: “Can the Mind Mapping model improve short story writing skills of fifth-grade students at SDN No. 10 Kota Barat, Gorontalo City?” The purpose of this study is to enhance students’ ability to write short stories using the Mind Mapping model. This research employed a classroom action research method. Data were collected through tests based on four assessment aspects, observation, and documentation. The results showed that in the initial observation, out of 21 students, only 3 students (14%) were able to write short stories, while 18 students (86%) were not. In Cycle I, Meeting I, 8 students (38%) showed the ability to write short stories, while 13 students (62%) did not. In Cycle I, Meeting II, 14 students (67%) demonstrated the ability, and 7 students (33%) did not. In Cycle II, Meeting I, 20 students (95%) were able to write short stories, and only 1 student (5%) was not. Based on the results and discussion, it is concluded that the Mind Mapping model effectively improves the short story writing skills of fifth-grade students at SDN No. 10 Kota Barat, Gorontalo City. ABSTRAKMasalah yang disajikan pada penelitian ini adalah “Apakah melalui model Mind Mapping kemampuan menulis cerita pendek siswa kelas V SDN No. 10 Kota Barat Kota Gorontalo meningkat?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek menggunakan model Mind Mapping pada siswa kelas V SDN No. 10 Kota Barat Kota Gorontalo. Metode yang digunakan dalam ini adalah penelitian tindakan kelas. Untuk pengumpulan data pada penelitian ini melalui tes dengan 4 aspek penilaian, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pada observasi awal terdiri dari 21 siswa terdapat 3 siswa atau 14% yang mampu dalam menulis cerita pendek dan 18 siswa atau 86% siswa tidak mampu. Siklus I Pertemuan I dari 21 siswa terdapat 8 siswa atau 38% yang mampu dalam menulis cerita pendek dan 13 atau 62% siswa tidak mampu. Pelaksanaan siklus I pertemuan ke-2 dari 21 siswa terdapat 14 siswa atau 67% yang mampu dalam menulis cerita pendek dan 7 atau 33% siswa yang tidak mampu. Sedangkan pada siklus II pertemuan ke-1 dari 21 siswa terdapat 20 siswa atau 95% yang mampu dalam menulis cerita pendek dan 1 atau 5% siswa yang tidak mampu. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa dengan melalui model Mind Mapping kemampuan menulis cerita pendek pada siswa kelas V SDN No. 10 Kota Barat Kota Gorontalo meningkat.