Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA (Studi Kuasi Eksperimen Pada Siswa Kelas IV Sdn 157 Sukaraja Kota Bandung) Winarti, Winda; Haerani, Isna; Muftianti, Agni
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.436 KB)

Abstract

Latar belakang observasi ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran matematika. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa, perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan pembelajaran konvensional, serta untuk mengetahui sikap belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning.Observasi ini menggunakan metode Quasi Eksperimental Design dengan desain observasi Nonequivalent Control Group Design. Kemampuan berpikir kritis siswa diuji dengan menggunakan t-test independent sampel menghasilkan skor rerata thitung (2,871) > ttabel (1,993). Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa diuji dengan menggunakan independent sampel t test menghasilkan skor rerata thitung (2,799) > ttabel (1,993).Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning ini lebih baik daripada siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Selain itu, dengan menggunakan Problem Base Learning terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Berdasarkan rekapitulasi lembar observasi siswa bisa disimpulkan bahwa sikap belajar siswa dengan model pembelajaran Problem Based Learning lebih aktif dan antusias dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional, serta lebih efektif dalam pembelajaran.  
Model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC) terhadap kemampuan membaca intensif siswa sekolah dasar Widiastuti, Indri; Samsudin, Asep; Muftianti, Agni; Puspita, Ryan Dwi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i2.6255

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan membaca intensif siswa sekolah dasar karena metode pembejaran masih konvensional oleh pendidik sehingga tidak ada aktifitas siswa aktif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan membaca intensif siswa sekolah dasar melalui Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Adapun definisi dari membaca intensif adalah kegiatan membaca yang dilakukan dengan secara cermat dan teliti terhadap teks yang dibaca, membaca intensif dapat diterapkan dalam upaya mencari informasi yang bersifat detail. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji secara teoritis artikel-artikel terkait membaca intensif di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur terhadap lima artikel yang publish di Jurnal Nasional. Hasil kajian ini terdapat peningkatan dengan rata-rata persentase siklus I yaitu 65% dan siklus II yaitu 91%. Sehingga dapat di simpulkan bahwa kemampuan membaca intensif menggunakan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) sangat cocok untuk di terapkan kepada siswa sekolah dasar karena mengalami peningkatan yang signifikan yaitu sebesar 26%.