Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Tingkat Pengetahuan dan Prilaku Masyarakat Tentang Upaya Peningkatan Imunitas Tubuh dalam Pencegahan Infeksi COVID-19 Ramadhania, Alifira; Farhan, Fanny Septiani
Wal'afiat Hospital Journal Vol 2 No 2 (2021): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v2i2.78

Abstract

World health organization has declared the COVID-19 virus outbreak which is the cause of respiratory disease as a pandemic since March 2020. In Indonesia, COVID-19 infection reached more than 200,000 positive cases. With the increasing number of positive cases of COVID-19, it is necessary to apply prevention to protect oneself from this virus infection, one of which is by increasing the body's immunity such as doing physical activities, consuming vitamins and herbs. This study aims to find out the level of knowledge and behavior of RT 05/03, Rempoa Residence in an effort to improve the body's immune system to avoid COVID-19 infection. The method used was observational descriptive research using a total sampling technique with 162 samples with an adult (19-59 years old) and elderly (more than 60 years old). Sampling using a questionnaire shared with Google Form. The level of knowledge about COVID-19 in RT 05/03, Rempoa Residence, 88,9% has good knowledge, 11,1% enough knowledge, and no one has insufficient knowledge, as well as doing prevention to avoid COVID-19 infection. The results found that the RT 05/03, Rempoa Residence, has a good and enough level of knowledge about COVID-19, and conducts behavior to increase body immunity for the prevention of COVID-19 infection.
Gambaran Kualitas Hidup Lansia Dengan Hipotensi Ortostatik Di Panti Werdha Jakarta Selatan Farouk, Afaf Fahriyah; Farhan, Fanny Septiani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i4.17745

Abstract

Hipertensi ortostatik (HO) adalah penurunan tekanan darah yang terjadi saat berdiri dari posisi terlentang, dan sering dialami oleh lansia. HO dapat menyebabkan penurunan fungsi fisik, psikologis, dan kognitif, yang berdampak negatif pada tingkat kesehatan dan kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup lansia dengan HO. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pengumpulan data primer melalui wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 85 responden, 23 responden (27,1%) menderita HO dan 62 responden (72,9%) non-HO. Dari responden dengan HO, berdasarkan usia terdapat 17 (73,9%) kategori elderly, 5 (21,7%) kategori old, dan 1 (4,3%) kategori very old. Berdasarkan jenis kelamin, 5 (21,7%) laki-laki dan 18 (78,3%) perempuan. Berdasarkan pendidikan, 3 (13,0%) tidak sekolah, 8 (34,8%) SD, 6 (26,1%) SMP, dan 6 (26,1%) SMA. Berdasarkan komorbiditas, 10 (43,5%) hipertensi, 2 (8,7%) riwayat stroke, 4 (17,4%) diabetes melitus (DM), dan 7 (30,4%) tidak memiliki komorbiditas. Gambaran kualitas hidup lansia dengan HO berdasarkan aspek fisik menunjukkan 2 (8,7%) kategori buruk, 18 (78,3%) cukup, dan 3 (13,0%) baik. Berdasarkan aspek psikologi, 2 (8,7%) kategori buruk, 20 (67,0%) cukup, dan 1 (4,3%) baik. Berdasarkan aspek sosial, 4 (17,4%) kategori buruk dan 19 (82,6%) cukup. Berdasarkan aspek lingkungan, 20 (87,0%) kategori cukup dan 3 (13,0%) baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa lansia dengan HO di Panti Werdha Jakarta Selatan memiliki kualitas hidup yang cukup (60,9%) dan buruk (39,1%), sehingga pemeriksaan mengenai HO dan upaya meningkatkan kualitas hidup lansia dalam segala aspek sangatlah penting.
Pengaruh Pemberian Metode Pembelajaran Secara Konvensional dan secara Preferensi Sensori Kinestetik Terhadap Prestasi Belajar pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta Fanny Septiani Farhan; Esy Risdianti
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 1 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i1.636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode pembelajaran secara konvensional dan secara preferensi sensori kinestetik terhadap prestasi belajar pada mahasiswa kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta. Sebanyak 42 mahasiswa dengan preferensi sensori kinestetik dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diberi materi Clinicsl Skill Lab (CSL) pemeriksaan tekanan darah dengan metode konvensional. Setelah itu dilakukan tes tertulis untuk mengetahui pengaruh pengajaran dengan metode konvensional dan metode sesuai preferensi sensori kinestetik terhadap prestasi belajar. Hasilnya didapatkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara metode konvensional dengan metode preferensi sensori kinestetik. Kesimpulannya adalah seseorang yang belajar sesuai preferensi sensori nya akan menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik daripada metode konvensional. Kata kunci : Gaya belajar, prestasi belajar, metode konvensional, preferensi kinestetik
The Effect of Clean and Healthy Lifestyle Education on Knowledge and Attitudes Regarding Type 2 Diabetes Mellitus Among High School Student Najwa Annejang; fanny septiani farhan
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 11 No 2 (2026): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/d966hz66

Abstract

Diabetes Mellitus (DM), a chronic metabolic disease characterized by elevated blood glucose levels caused by impaired insulin secretion, insulin resistance, or both. The prevalence of Type 2 Diabetes Mellitus among adolescents has been increasing, mainly due to unhealthy lifestyle patterns. The Clean and Healthy Lifestyle/Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) is a set of consciously practiced health behaviors aimed at improving and maintaining health, including consuming balanced nutritious foods, engaging in regular physical activity, maintaining personal hygiene, and avoiding smoking. PHBS education is considered essential in preventing Type 2 DM from an early age. This research aims to determine the effect of PHBS education on the prevention of Type 2 DM among adolescents at SMA Daar El-Qolam, Banten. The study is a pre-experimental design using a one-group pre-test and post-test approach. Data were collected using questionnaires assessing knowledge, attitudes, and behaviors related to diet, physical activity, and smoking, and were analyzed using the Wilcoxon test. The results showed a significant improvement in knowledge (p<0.05) as well as positive changes in attitudes and behaviors regarding healthy eating and physical activity after the intervention. The study concludes that PHBS education effectively enhances adolescents’ knowledge, attitudes, and preventive behaviors toward Type 2 DM. School-based health education programs are recommended as promotive and preventive measures to reduce the risk of non-communicable diseases among high school student.
Pemanfaatan Lahan Apotek Hidup sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat pada Pasca Pandemi Covid Farsida Farsida; Fanny Septiani Farhan; Lailan Safina Nasution; Rahma Ayu Larasati; Risky Akaputra; Ihsanil Husna; Fadhilah Aisyah; Ayu Farah Syifa
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jaras.1.1.34-39

Abstract

Pasca pandemi di Indonesia menjadi alarm bagi individu dan lingkungan sekitar untuk memperkuat protokol kesehatan. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat dan budidaya tanaman obat. Adapun keberhasilan kegiatan ini dapat dilihat dari kegiatan masyarakat untuk mencoba menjalankan membudidayakan tanaman dengan lahan terbatas yang dimilikinya. Metode yang digunakan melalui sosialisasi dan praktikum kesehatan lingkungan bekerjasama dengan Aisyiyah Cabang Pondok Gede Bekasi. Peserta berjumlah 27 orang berasal dari masyarakat yang berada disekitar klinik Aisyiyah di kampung Pamahan. Penyelenggaraan sosialisasi berjalan dengan baik dan mendapat respon hangat dari masyarakat. Hasil yang telah dicapai berupa peningkatan pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang ada untuk ditanami dengan apotek hidup.
Memutus Mata Rantai Penularan Covid-19 Melalui Sosialisasi dan Pembagian Masker Kepada Petugas Kebersihan di Rumah Sakit dan Klinik di Jakarta Timur Rizqa Haerani Saenong; Fanny Septiani Farhan; Heryanto Heryanto
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jaras.1.1.40-44

Abstract

Walaupun prevalensi COVID-19 telah menurun dibandingkan awal pandemi dua tahun yang lalu, namun kewaspadaan masih harus dijalankan. Pencegahan dengan menjaga Kebersihan, menjaga jarak dan memakai masker masih tetap harus dilakukan. Pelayanan di rumah sakit dapat menjadi sumber penularan COVID-19, maka penting juga untuk mengedukasi para petugas kebersihan pada rumah sakit maupun klinik-klinik sebagai salah satu upaya pemutusan rantai penularan COVID-19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk sosialisasi dan penyuluhan tentang pentingnya alat pelindung diri kepada petugas kebersihan di RS pondok Kopi dan Klinik Sapta Mitra, metode dengan penyuluhan diharapkan dapat menambah pemahaman para petugas kebersihan. Setelah kegiatan dibagikan juga masker medis sebagai upaya nyata membantu para petugas medis untuk menjaga kebersihan dan terhindar dari penularan virus COVID-19.
Edukasi Kesehatan Bagi Lansia untuk Mempersiapkan Masa Tua Nan Bahagia Siti Nurhasiyah Jamil; Febi Sukma; Fanny Septiani Farhan
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jaras.2.1.1-5

Abstract

Usia tua dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan. Berbagai faktor, termasuk kesehatan fisik, kesehatan mental, hubungan sosial, dan lingkungan, mempengaruhi kualitas hidup lansia. Kegiatan pengabdian masyarakat FKK UMJ bertujuan untuk membantu lansia menjalani masa tuanya dengan kualitas hidup yang baik dan bahagia. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pemberian leaflet dan banner dengan harapan dapat meningkatkan pemahaman yang lebih baik tentang kesehatan, citra diri yang positif, dan lingkungan yang mendukung.
Skrining Sarkopenia pada Masyarakat Lanjut Usia di Desa Kudukeras, Cirebon, Tahun 2023 Lailan Safina Nasution; Tri Ariguntar Wikaningtyas; Tri Wahyuni; Farsida Farsida; Ahmad Muchlis; Fanny Septiani Farhan; Rahmini Shabariah; Rayhana Rayhana; Sugiarto Sugiarto; Febi Sukma; Siti Nurhasiah Jamil; Nurfadhilah Nurfadhilah; Nanda Safira
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jaras.2.1.25-32

Abstract

Lansia rentan mengalami kerapuhan dan sarkopenia, dan mereka sering kali memiliki beberapa penyakit penyerta, termasuk demensia. Sarkopenia ditandai dengan penurunan fungsi fisik atau hilangnya massa dan kekuatan otot. Ciri utama kelemahan fisik adalah sarkopenia. Evaluasi status fungsional, seperti skrining sarkopenia pada lansia untuk identifikasi penyakit secara dini, dapat menghindari penurunan kekuatan, kualitas, dan kuantitas otot pada lansia. Lima item yang termasuk dalam skrining adalah berat badan, tinggi lutut, lingkar betis, kekuatan genggaman tangan, dan tes duduk-berdiri di kursi sebanyak lima kali. Skrining sarkopenia dilakukan terhadap 69 orang di Desa Kudukeras, Kabupaten Cirebon, Indonesia pada hari Minggu, 5 November 2023, di pesantren Al-Fathonah. Dari seluruh peserta, 62 (89,85%) adalah pra-lansia dan lansia dengan 42 (67,74%) memiliki kekuatan genggaman yang rendah dan 37 (59,67%) memiliki kecepatan duduk-berdiri dari kursi yang rendah. Skrining sarkopenia ini menunjukkan pentingnya deteksi dini, yang dapat membantu untuk pencegahan dan penanganan lanjutan semua orang lanjut usia yang berisiko mengalami sarkopenia.