Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Bharasumba Jurnal Multidispliner

KAJIAN FILOSOFIS PENERAPAN SANKSI PIDANA MAKSIMAL TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA MONEY LAUNDRY Nisa, FN; Abdullah, La Ode Dedi; Makatutu, SH; Jamil, Jamil; Karim, LM; Abdullah, Rudi
Jurnal Multidisipliner Bharasumba Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Multidisipliner Bharasumba
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/bharasumba.v3i2.1100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji filosofis penerapan sanksi pidana maksimal terhadap pelaku tindak pidana Money Laundry. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa metode pendekatan yuridis normatif, yakni penelitian hukum kepustakaan dimana dilakukan secara deduktif dengan menganalisis dan mengkaji terhadap data sekunder yang berupa pasal-pasal dalam peraturan perundang-undangan yang mengatur permasalahan yang dibahas oleh penulis, spesifikasinya bersifat deskriptif analitis, yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan, menuliskan dan menganalisis peraturan perundang-undangan yang berlaku dihubungkan dengan teori-teori hukum dan pelaksanaan hukum positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana pencucian uang berdasarkan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010. Pelaku kejahatan pencucian uang dapat dikenakan hukuman penjara dan denda. Sanksi pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).
PERAN PENYIDIK DALAM PENYELSAIAN TINDAK PIDANA ANAK AKIBAT KETERBATASAN EKONOMI MELALUI RESTORATIS JUSTICE Abdullah, LOD; Pratiwi, ET; Jamil, Jamil; Karim, LM.; Abdullah, Rudi
Jurnal Multidisipliner Bharasumba Vol 4 No 1 (2025): BHARASUMBA : Jurnal Multidisipliner
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/bharasumba.v4i1.1358

Abstract

The purpose of the research is to understand the role of investigators in resolving juvenile delinquency due to economic limitations through restorative justice. Dan mengetahui hambatan Penyidik dalam Penyelesaian Tindak Pidana Anak akibat Keterbatasan Ekonomi melalui Restorative Justice. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian hukum sosiologis yang diterapkan dalam bidang hukum ini (hukum eksperimen). Dengan menggabungkan sumber daya hukum (data sekunder) dengan informasi tangan pertama yang dikumpulkan di lapangan, penelitian hukum eksperimental mencoba mengkaji masalah yang dihadapi. According to legal studies, the best way to write descriptive data is by using a qualitative approach. Analisis data adalah yang mengungkap dan menarik kebenaran sastra. Secara khusus, rincian tentang hukum, aturan, dan kajian ilmiah yang terkait dengan judul ini. Untuk membantu menemukan jawaban atas masalah ini, semua data pertama-tama diambil, diproses, dan kemudian dirilis secara deskriptif. Then, the data that is qualitatively assessed is presented in the form of a systematic explanation.The research results obtained are 1) The Role of Investigators in the Resolution of Juvenile Delinquency Due to Economic Limitations Through Restorative Justice is to bring together the perpetrator and the victim, as well as the parties involved in the case to reach an agreement with the families or facilitators between each family. dan berperan sebagai penengah. 2) Obstacles for Investigators in Resolving Child Criminal Cases Due to Economic Limitations Through Restorative Justice are the perceptions of the parties involved in the case, especially the perpetrator and the victim, and this makes it very difficult for the police to carry out their duties.
KAJIAN FILOSOFIS PENERAPAN SANKSI PIDANA MAKSIMAL TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA MONEY LAUNDRY Nisa, FN; Abdullah, La Ode Dedi; Makatutu, SH; Jamil, Jamil; Karim, LM; Abdullah, Rudi
Jurnal Multidisipliner Bharasumba Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Multidisipliner Bharasumba
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/bharasumba.v3i2.1100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji filosofis penerapan sanksi pidana maksimal terhadap pelaku tindak pidana Money Laundry. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa metode pendekatan yuridis normatif, yakni penelitian hukum kepustakaan dimana dilakukan secara deduktif dengan menganalisis dan mengkaji terhadap data sekunder yang berupa pasal-pasal dalam peraturan perundang-undangan yang mengatur permasalahan yang dibahas oleh penulis, spesifikasinya bersifat deskriptif analitis, yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan, menuliskan dan menganalisis peraturan perundang-undangan yang berlaku dihubungkan dengan teori-teori hukum dan pelaksanaan hukum positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana pencucian uang berdasarkan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010. Pelaku kejahatan pencucian uang dapat dikenakan hukuman penjara dan denda. Sanksi pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).