Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Applying Resource-Based View for Competitive Advantage in the it Industry: A Case Study on PT Metro Indonesian Software Fabel Fachrezzy; Donard Games; Hafiz Rahman
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i4.4442

Abstract

This study examines how PT Metro Indonesian Software leverages its firm resources to build a competitive advantage in the IT industry. Using the Resource-Based View (RBV) framework and the VRIO model, the research identifies the role of physical capital, human capital, and organizational capital in shaping the company's competitive positioning. Data was collected through semi-structured interviews with key informants, including company directors and employees, as well as non-participatory observations. The study highlights that the company effectively utilizes its technological infrastructure, skilled human resources, and agile development methodologies to maintain efficiency and innovation. However, challenges such as maintaining employee discipline, adapting to fast-changing industry trends, and cybersecurity threats remain critical considerations. The findings suggest that a continuous evaluation and strategic resource allocation are essential for sustaining long-term competitive advantage in the dynamic IT sector.
Pengaruh Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Pelanggan BPJS pada Klinik Pratama KKS Kota Padang Fitria Heny; Hafiz Rahman; Syafrizal Syafrizal
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i6.5446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan BPJS di Klinik Pratama KKS Kota Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei kepada pasien klinik. Kualitas layanan diukur menggunakan dimensi SERVQUAL: tangible, reliability, responsiveness, assurance, empathy, serta tambahan dimensi compliance (kepatuhan terhadap regulasi BPJS). Data dianalisis menggunakan korelasi, regresi linier berganda, dan Importance-Satisfaction Analysis (ISA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi kualitas layanan memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan, dengan reliable, empathy dan compliance sebagai faktor paling dominan. Temuan ini memberikan rekomendasi bagi pengelola klinik untuk fokus pada peningkatan aspek keandalan layanan, empati terhadap pasien dan kepatuhan terhadap standar BPJS guna mempertahankan dan meningkatkan kepuasan serta loyalitas pelanggan.
Pengaruh Frugal Living dan Perilaku Fear of Missing Out (FoMO) terhadap Frugal Entrepreneurship dengan Frugal Innovation sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Usaha Mikro Kuliner Kemasan Kota Padang) Julia Indah Pertiwi; Hafiz Rahman; Verinita Verinita
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i6.5699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya hidup frugal living dan perilaku Fear of Missing Out (FoMO) terhadap frugal entrepreneurship dengan frugal innovation sebagai variabel mediasi pada Usaha Mikro Kuliner Kemasan di Kota Padang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 115 responden. Analisis data dilakukan dengan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa frugal living dan FoMO berpengaruh signifikan terhadap frugal innovation, yang selanjutnya memediasi hubungan antara kedua variabel independen tersebut dengan frugal entrepreneurship. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku usaha mikro untuk mengadopsi strategi inovasi hemat dan memanfaatkan tekanan sosial sebagai pendorong kewirausahaan yang berkelanjutan.
Analisis Faktor Pembentuk Knowledge Intertia pada Proses Produksi Tenun Annisa Nazif Bachtiar; Hafiz Rahman; Vera Pujani
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November-Desember 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i2.7105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor pembentuk knowledge inertia dalam proses produksi tenun berbasis budaya di Sumatera Barat serta implikasinya terhadap capacity building pada tingkat individu maupun organisasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif-komparatif, penelitian ini melibatkan dua unit usaha, yaitu Tenun Kubang H. Ridwan By dan Songket Puti Ranik Djintan, yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi, dan dianalisis menggunakan perangkat lunak NVivo 15 Plus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi teknologi pada Songket Puti Ranik Djintan mampu meningkatkan efisiensi produksi, kualitas, serta kesejahteraan pengrajin, sekaligus memperluas kapasitas adaptif organisasi. Selain itu, praktik knowledge transfer yang dijalankan oleh pemilik usaha berperan penting dalam membangun empowerment pengrajin, baik secara teknis, kreatif, maupun manajerial. Sebaliknya, pada Tenun Kubang H. Ridwan By masih ditemukan pola relasi kerja yang tradisional dan hirarkis, sehingga menimbulkan ketergantungan pengrajin terhadap pemilik dan menghambat perkembangan kapasitas individu. Studi ini menyimpulkan bahwa knowledge inertia dapat diminimalisasi melalui sinergi antara pengetahuan, teknologi, dan budaya, dengan menekankan pentingnya capacity building sebagai strategi adaptasi dan keberlanjutan usaha kreatif berbasis budaya.
PENGARUH KEMITRAAN, PELATIHAN, INTERNET DAN INOVASI TERHADAP PENDAPATAN INDUSTRI MIKRO KECIL DI PROVINSI SUMATERA BARAT Imelfina Musthafa; Hefrizal Handra; Edi Ariyanto; Hafiz Rahman
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 3 (2025): Jurnal Agroteksos Desember 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i3.1556

Abstract

This study aims to analyze the effects of partnerships, training, internet usage, and innovation on the income of Micro and Small Industries in West Sumatra Province. The study employs a quantitative approach using secondary data in the form of panel data. The cross-sectional unit of analysis covers 19 regencies/municipalities in West Sumatra Province, while the time-series dimension utilizes annual data for the period 2021–2023. The empirical analysis indicates that training, internet usage, and innovation have a statistically significant partial effect on income, whereas partnerships do not exhibit a significant effect. These findings suggest that training plays an important role in enhancing the capacity of Micro and Small Industries actors, while internet usage and innovation contribute to increasing Micro and Small Industries income in West Sumatra Province.
Business Fraud dan Pola Respon Manajemen Pada Sektor Jasa Konstruksi Nurul Sukawati Sukawati; Hafiz Rahman; Ma'ruf Ma'ruf
Jurnal Manajemen Stratejik dan Simulasi Bisnis Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen Stratejik dan Simulasi Bisnis
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mssb.6.2.15-34.2025

Abstract

This study aims to examine business fraud practices and management response patterns in the construction services sector, particularly in government projects in West Sumatra. Using a qualitative phenomenological approach, this study explores the perceptions of six construction services company leaders through in-depth interviews. The results show that fraud practices in the construction sector are influenced by external pressures, weak supervision, and individual characteristics within the organization. Management response patterns to fraud are classified into four categories: defensive, corrective, strategic, and ethical enhancement. Additionally, minimalist (pragmatic) and maximalist (idealistic) individual types play a role in shaping managerial perceptions and strategies in addressing fraud. These findings reinforce the relevance of integrating Agency Theory, Theory of Planned Behavior, and Institutional Theory in explaining the dynamics of fraud and ethical governance in the construction sector. This research provides important implications for strengthening internal control systems, fostering an integrity-driven organizational culture, and developing ethics-oriented leadership. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik business fraud dan pola respon manajemen pada sektor jasa konstruksi, khususnya dalam proyek-proyek pemerintah di Sumatera Barat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, penelitian ini menggali persepsi enam pimpinan perusahaan jasa konstruksi melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik fraud dalam sektor konstruksi dipengaruhi oleh tekanan eksternal, lemahnya pengawasan, serta karakter individu dalam organisasi. Pola respon manajemen terhadap fraud diklasifikasikan ke dalam empat kategori: defensif, korektif, strategis, dan peningkatan etika. Selain itu, tipe individu minimalis (pragmatis) dan maksimalis (idealis) berperan dalam membentuk persepsi dan strategi manajerial dalam menghadapi kecurangan. Temuan ini memperkuat relevansi integrasi antara Agency Theory, Theory of Planned Behavior, dan Institutional Theory dalam menjelaskan dinamika fraud dan tata kelola etis di sektor konstruksi. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi penguatan sistem pengendalian internal, pembentukan budaya organisasi yang berintegritas, serta pengembangan kepemimpinan yang berorientasi pada etika.
Pengukuran Efektivitas Entrepreneurial Ecosystem dengan Metode Regional Entrepreneurship Accelerate Program (REAP) pada Kinerja Usaha Sektor Pertanian Kabupaten Pasaman Barat: (Studi Pada Kecamatan Kinali dan Luhak Nan Duo) Risha Mulya Putri; Hafiz Rahman; Eri Besra
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2034

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas ekosistem kewirausahaan dalam mendukung kinerja usaha pertanian di Kabupaten Pasaman Barat. Pendekatan Regional Entrepreneurship Acceleration Program (REAP) digunakan untuk menilai enam dimensi utama yang memengaruhi perkembangan usaha, yaitu akses pasar, sumber daya manusia, pendanaan, regulasi, peran universitas, dan budaya kewirausahaan. Penelitian dilakukan di Kecamatan Kinali dan Luhak Nan Duo melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku usaha pertanian yang dipilih sebagai responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua kecamatan memiliki tingkat efektivitas ekosistem yang berada pada kategori sedang, dengan kekuatan dan kelemahan yang berbeda pada tiap dimensi. Kinali cenderung unggul dalam akses pasar dan dukungan regulasi, sedangkan Luhak Nan Duo lebih kuat pada jejaring dan kolaborasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa ekosistem yang lebih kondusif mendorong peningkatan kinerja usaha, baik dari sisi perkembangan usaha maupun kemampuan bersaing. Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia dan perluasan akses pendanaan agar ekosistem kewirausahaan di sektor pertanian dapat berkembang lebih optimal.
An Integrated RBV-KBV Conceptual Framework for Generative AI Adoption in Small Manufacturing Enterprises Ikhwan Arief; Alizar Hasan; Nilda Tri Putri; Hafiz Rahman
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 10 No 4 (2026): August 2026
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/resti.v10i4.7622

Abstract

Small manufacturing enterprises remain economically important but continue to face recurring operational constraints in planning, scheduling, quality control, maintenance, and process-data use. Generative artificial intelligence offers increasingly accessible support for these bounded operational tasks, yet adoption remains uneven because many firms lack a coherent basis for linking digital opportunity to internal resources, organizational knowledge, and measurable operational improvement. This study develops a conceptual framework that integrates the resource-based view and the knowledge-based view to explain generative artificial intelligence adoption in small manufacturing enterprises. Using an evidence-grounded theory-development approach, the study builds a staged framework that separates foundational conditions, perceived operational AI opportunity, organizational translation mechanisms, and performance outcomes. The framework theorizes internal resources and knowledge assets as foundational antecedents, perceived generative artificial intelligence potential in operational functions as the adoption bridge, knowledge integration and dynamic capability as organizing mechanisms, and performance improvement as the downstream consequence. It further explains how conceptual clarity can support later empirical reduction without losing the richer logic needed for practical implementation. The study also clarifies how the framework can guide applied information-system design through data-readiness assessment, bounded decision-support use cases, human-in-the-loop verification, and operational KPI monitoring. The resulting architecture strengthens theoretical explanation and operational design logic for generative artificial intelligence adoption in constrained manufacturing environments, while preserving clear boundaries for subsequent validation and applied deployment.
Business Strategy Formulation in Creative Industry: Case Study of Supernova Sinema Pictures Genggam Arsuma Oejoen; Donard Games; Hafiz Rahman
Ilomata International Journal of Management Vol. 5 No. 3 (2024): July 2024
Publisher : Yayasan Sinergi Kawula Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/ijjm.v5i3.1259

Abstract

The videography and cinematography sector in Padang, Indonesia's creative industry experienced a remarkable growth of 2,500% from 2016 to 2023. The influx of new competitors engaging in aggressive price competition necessitates strategic formulation to bolster competitiveness. As Supernova Sinema Pictures enters its mature phase, it is crucial to conduct a comprehensive analysis of internal and external factors, employing frameworks such as the Business Model Canvas and McKinsey 7s Framework derived from the SWOT Matrix findings. Data were collected and analyzed through qualitative descriptive analysis using non-probability purposive sampling techniques, including Focus Group Discussions, In-depth Interviews with 28 industry stakeholders and consumers, and Participant Observation spanning four years. The findings position the company in Quadrant 1, pursuing an SO (Strength-Opportunity) strategy. Supernova Sinema Pictures has opted for a Market Development Strategy aimed at niche markets, emphasizing service quality enhancement and customer satisfaction. This research serves as a valuable reference for similar enterprises aiming to thrive in a challenging business environment.