Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : eProceedings of Art

Perancangan Baru Interior Gereja-mal/ruko Jb3 Church Home For All Di Kota Bandung Dengan Pendekatan Religius Karismatik Sean Purnama, Pascal; Nur Arief Hapsoro, Agustinus; Aulia Widyaevan, Dea
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: In Indonesia, Christians as a minority group face limitations in developing church buildings. This has prompted the Christian community in urban Indonesia to develop a special typology that combines churches with malls or shophouses. Crane (2021) suggests that churches of this type have the potential to become multi-purpose spaces, such as, Businesses on Mondays to Fridays, small groups in the evenings, worshiping God on weekends. The diverse utilization of space based on function becomes important to discuss for the sustainability of the church as a community center. In addition to its spatial function, the church must also be able to give meaning and identity to its space. As Widyakusuma (n.d.) states, "Users define and give meaning to space, space also defines and gives meaning to users." The results of surveys and interviews showed several problems with JB3 Church Home For All, such as, circulation, acoustics, layout. Moreover, considering the new typology of church-mall/shophouses mentioned by Crane (2021), churches of this type experience confusion in defining their sacredness as the identity of a church building. Based on the problems mentioned above, a new design is needed for JB3 Church Home For All. Keywords: church, interior, religious, sacred, shophouses
Perancangan Ulang Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya Dengan Pendekatan Arsitektur Fleksibel Dwi Maharani, Gina; Aulia Widyaevan, Dea; Puspa Nabila, Ganesha
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The redesign of the Tasikmalaya City Arts Building aims to create a multifunctional space that provides optimal facilities to support various arts performances as well as adding complementary commercial facilities for the community with the aim of ensuring the building remains active and functional even when there are no performances taking place. To overcome these challenges, it is necessary to redesign the Arts Building in Tasikmalaya City with an approach of applying flexible architectural technology to create spaces that can accommodate various activities effectively and eficiently, including the application of adaptive and appropriate technology such as sound, lighting and space flexibility. Sound technology includes acoustic ceilings, materials, variable acoustics, audio settings and controls. Lighting technology includes various types of lamps, lighting controls and scenario-based lighting tailored to specific activities, as each activity directly influences space requirements and conditioning, thereby impacting the redesign of the Arts Building in Tasikmalaya City. Keywords : performance hall, arts hall, multi activity, technology, flexible
Perancangan Ulang Gereja Kristen Indonesia Pengadilan Bogor Dengan Pendekatan Religius Simbolik Sakral Calvinisme Lidya Emanuella Seumahu, Marscha; Nur Arief Hapsoro, Agustinus; Aulia Widyaevan, Dea
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The redesign of the Indonesian Christian Church (GKI) Pengadilan Bogor intends to design the main worship space of the church that can facilitate as a whole, especially the main worship space used for worship activities every week, then this design also includes rooms used for church community activities in it, as well as solving technical problems such as lighting and sound that affect the sacredness in the church. Because of the existing problems, the redesign of GKI Pengadilan Bogor is needed. The approach used in this redesign is the Calvinism sacred symbolic religious approach to create a sacred worship space and in accordance with the teaching of Christianity, especially the flow based on Calvinism, but also in its application will be considered the function of supporting spaces for church community activities in order to be well facilitated. These spaces include multipurpose rooms, felllowship rooms, Sunday school rooms and small worship rooms. The technical problems of the church will be considered based on the function and use of the spaces in this church. Keywords: church, religious approach, sacred, community activities
PERANCANGAN BARU KANTOR CABANG DISTRIBUSI ROKOK DI JAKARTA DENGAN PENDEKATAN CREATIVE OFFICE Fadhila, Farah; Salayanti, Santi; Widyaevan, Dea Aulia
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan 8A9 adalah perusahaan rokok yang juga bergerak untuk mendistribusikan produknya sendiri ke seluruh pasar penjualan. Permintaan produk rokok yang tinggi membuat diperlukan adanya kantor cabang baru, meskipun di wilayah Indonesia sudah banyak tersebar kantor cabang distribusi perusahaan 8A9. Guna produk dapat didistribusikan maksimal sehingga promosi atau marketing yang dilakukan sesuai dengan target, perlunya ide kreatif dan kerja sama sebuah tim dibalik hal tersebut. Sebuah cabang distribusi perusahaan 8A9 pegawai didominasi oleh divisi marketing dan sales yang menghabiskan waktu kerja diluar untuk mempromosikan dan mendistribusikan produk, namun mereka juga harus kembali ke kantor untuk membuat laporan dan menghasilkan ide untuk promosi kegiatan besok hari. Kantor belum dapat menjadi solusi pegawai untuk ruang yang dapat menghilangkan kelelahan dan kejenuhan saat kembali bekerja di kantor, mendorong kreativitas untuk menghasilkan ide kreatif promosi dan pemasaran produk, dan ruang yang mendorong kompaknya kerja sama tim Maka dari itu permasalahan tersebut dapat tersolusikan dengan pendekatan Creative office, karena pendekatan ini meningkatkan kreativitas, fleksibilitas, dan kolaborasi Perancangan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi perusahaan terkait.Kata kunci: Kantor cabang distribusi, Creative office, Kreatif.
PERANCANGAN INTERIOR BANDUNG CREATIVE CENTER DENGAN PENDEKATAN COMMUNAL SPACE Anggraini, Sherly; Murdowo, Djoko; Widyaevan, Dea Aulia
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandung sebagai kota kreatif memerlukan adanya satu wadah atau tempat yang dapat mewadahi industri kreatif yang ada di Kota Bandung. Dengan adanya perancangan baru diharapkan para pelaku industri kreatif memiliki wadah atau tempat yang memiliki fasilitas lengkap yang sesuai dan dapat mendukung aktivitas yang dilakukan. Masyarakat umum juga diharapkan memiliki wadah atau tempat wisata baru yang dapat menjadi tempat rekreasi sekaligus edukasi. Pada penelitian ini sumber data penelitian diperoleh melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan teknik pengumpulan data berupa observasi terhadap fasilitas serupa dan penyebaran kuesioner yang dilakukan secara langsung dan tidak langsung serta melalui studi pustaka. Setelah dilakukannya penelitian, program ruang yang akan diterapkan didapatkan berdasarkan permasalahan UMKM bidang industri kreatif yang ada di kota Bandung yaitu dibutuhkannya ruang makerspace, studio, dan retail dengan penerapan pendekatan Communal Space. Penerapan pendekatan Communal Space dan hasil perancangan diharapkan dapat menjawab permasalahan yang ada dan dapat menjadikan objek perancangan menjadi fasilitas yang aktif yang dapat mewadahi pelaku industri kreatif dan masyarakat umum.Kata kunci: Bandung, Industri Kreatif, Communal Space
PERANCANGAN INTERIOR COWORKING SPACE INDIGO DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN BEHAVIOUR Nurulrahma, Ajeng Ayu; Salayanti, Santi; Widyaevan, Dea Aulia
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coworking space merupakan lingkungan kerja atau kantor yang digunakan olehorang-orang yang bekerja sendiri atau bekerja untuk perusahaan yang berbeda-beda. Diera revolusi 4.0 sekarang, coworking space semakin populer dan penggunanya identikdengan perusahaan startup atau freelancer yang membutuhkan fleksibilitas dankepraktisan. Menurut data Startup Ranking per 14 Juni 2023, Indonesia menempatiperingkat satu sebagai negara dengan startup sebanyak 2.482 di Asia Tenggara danperingkat enam di dunia. Salah satu coworking space di Indonesia yang menyediakan areakerja bagi perusahaan rintisan adalah IndigoSpace. Perancangan area coworkingIndigoSpace ini mengambil pendekatan behaviour dengan tema "Dynamic Collaborations" berarti menekankan keberagaman dan dinamika hubungan antarindividu, memotivasi dan merangsang perkembangan kreativitas, produktivitas, sertapertukaran ide yang dinamis. Tema coworking space ini juga akan dirancang berdasarkanpemahaman terhadap perilaku dan preferensi individu. Diharapkan penerapan tema padainterior coworking tersebut dapat memfasilitasi pengguna khusus para peminat bidangbisnis digital startup untuk menunjang aktivitasnya seperti belajar, bekerja, dan berdiskusiserta menghadirkan lingkungan coworking space yang memberi kenyamanan dari segiaksesibilitas dan fasilitas bagi para pengguna. Kata kunci: Coworking Space, Startup, Perilaku