Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Kesalahan Konstruksi Sintaksis Pada Media Sosial Youtube Akun @KompasTv dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia SMA Dihana, Diesta Mara; Pramitasari, Afrinar
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v5i1.2107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan konstruksi sintaksis pada tataran frasa dan kalimat dalam komentar pengguna Youtube akun @KompasTV dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di jenjang SMA. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa teknik baca dan catat. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri atas 4 tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verification atau kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai bentuk kesalahan sintaksis dalam komentar, baik dalam bentuk frasa maupun kalimat. Kesalahan pada tataran frasa meliputi (1) pengaruh bahasa daerah, (2) penggunaan preposisi yang tidak tepat, (3) penggunaan unsur yang mubazir,(4) penggunaan bentuk superlatif berlebihan, dan (5) penjamakan ganda. Sementara itu, kesalahan pada tataran kalimat meliputi (1) kalimat tidak bersubjek, (2) kalimat tidak berpredikat, (3) penggandaan subjek, (4) predikat dan objek yang tersisipi, (5) kalimat ambigu, dan (6) penghilangan konjungsi. Temuan ini mencerminkan lemahnya kompetensi sintaksis pengguna dalam komunikasi digital. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pemanfaatan data autentik dari media sosial sebagai bahan ajar dalam pembelajaran teks berita, guna meningkatkan kesadaran dan keterampilan kebahasaan siswa secara kontekstual dan aplikatif.
Karcis-Delay sebagai Media Terapi Wicara pada Anak dengan Gangguan Keterlambatan Bicara Afrinar Pramitasari; Ariesma Setyarum; Aji Cokro Dewanto; Firda Aulia Hafizha
Indonesian Language Education and Literature Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v10i2.16888

Abstract

Keterlambatan berbicara pada anak jika dibiarkan dan tidak ditangani dengan benar dapat menjadi suatu gangguan serius yang bisa mempengaruhi perkembangan lain baik kognitif, kemandirian, maupun sosial. Tujuan penelitian ini yaitu 1) mengetahui analisis kebutuhan media karcis-delay dan 2) mendeskripsikan desain karcis-delay sebagai alternatif terapi wicara pada anak dengan gangguan keterlambatan berbicara. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development). Teknik pengumpulan data dengan observasi, angket, wawancara, dan Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) media karcis-delay sangat dibutuhkan sebagai stimulus untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak dengan gangguan keterlambatan berbicara 2) berdasarkan hasil analisis, diperoleh kebutuhan konten media karcis-delay yaitu kartu emosi dan penyebabnya. Kartu emosi yang disusun berupa emosi marah, sedih, bahagia, takut, terkejut, dan jijik beserta penyebabnya.Delay-Ticket as a Speech Therapy Media for Children with Speech Delay DisordersSpeech delays in children are left untreated and not handled properly, they can become a serious disorder that can affect other developments, including cognitive, independence, and social development. The aims of this research are 1) to understand the analysis of the need for delay-ticket media and 2) to describe the delay-ticket design as an alternative speech therapy for children with speech delay disorders. This research method is research and development. Data collection techniques include observation, questionnaires, interviews, and FGD. The results of the research show that 1) ticket-delay media is really needed as a stimulus to improve the speaking ability of children with speech delay disorders. 2) Based on the results of the analysis, it was found that the content needed for ticket-delay media was emotional cards and their causes. The emotion cards are arranged in the form of emotions of anger, sadness, happiness, fear, surprise, and disgust, along with their causes.
GANGGUAN BERBICARA PSIKOGENIK LATAH EKOLALIA DAN AUTOMATIC OBEDIENCE DALAM TAYANGAN YOUTUBE “AYU TING-TING TANTANG TRIO LATAH GAK BOLEH LATAH DI GAMES INI” DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN DI SMP: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK Zulfa Frizila; Afrinar Pramitasari
Lateralisasi Vol. 14 No. 1 (2026): JULI 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v14i1.10832

Abstract

Kajian ini menggunakan pendekatan psikolinguistik untuk menganalisis bentuk-bentuk perilaku latah yang muncul selama proses interaksi dalam permainan. Latah merupakan salah satu gangguan psikogenik yang ditandai oleh respons spontan terhadap rangsangan tertentu, baik berupa tuturan maupun gerakan tubuh. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi bentuk ekopraksia yang ditunjukkan oleh para partisipan serta menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi kemunculannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa simak dan catat terhadap tuturan serta tindakan yang terdapat dalam video. Data dianalisis berdasarkan teori gangguan berbahasa psikogenik dalam kajian psikolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk ekopraksia muncul melalui tindakan menirukan gerakan, ekspresi, dan perilaku yang dilakukan oleh lawan tutur secara spontan tanpa disadari. Kemunculan perilaku tersebut dipengaruhi oleh faktor kejutan, kebiasaan sosial, sugesti, serta situasi permainan yang memancing respons refleks dari para peserta. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa gangguan psikogenik latah tidak hanya diwujudkan melalui pengulangan tuturan (ekolalia), tetapi juga dapat berupa kepatuhan otomatis (automatic obedience) yang muncul akibat rangsangan tertentu dalam konteks komunikasi yang muncul akibat rangsangan tertentu dalam konteks komunikasi. Dengan demikian, kajian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan penelitian psikolinguistik, khususnya mengenai fenomena gangguan berbahasa psikogenik yang ditampilkan dalam media digital. Dengan demikian, kajian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan penelitian psikolinguistik, khususnya mengenai fenomena gangguan berbahasa psikogenik yang ditampilkan dalam media digital, serta memiliki implikasi pembelajaran di tingkat SMP, yaitu sebagai bahan ajar untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya kontrol diri dalam berbahasa, kemampuan menyimak secara kritis, serta pengendalian respons spontan dalam interaksi sosial agar komunikasi berlangsung lebih efektif dan terarah.
AMBIGUITAS DALAM KOLOM KOMENTAR AKUN @GUSMIFTAH99 DI MEDIA SOSIAL TIKTOK DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA farida; Afrinar Pramitasari
Lateralisasi Vol. 14 No. 1 (2026): JULI 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v14i1.10889

Abstract

Bahasa adalah alat komunikasi yang digunakan oleh individu satu dengan individu lain. terdapat dua jenis bahasa yakni bahasa lisan dan bahasa tulis, di dalam bahasa yang disampaikan mengandung suatu makna. Tetapi, sering terjadi bahasa yang ditulis atau bahasa secara lisan mengandung makna ganda, penafsiran berbeda. Fenomena bahasa yang memiliki kegandaan makna dalam kajian sematik disebut ambiguitas. Ambiguitas terjadi tidak hanya pada bahasa lisan, tetapi ambiguitas juga terjadi pada bahasa tulis. Fokus penelitian ini pada analisis ambiguitas kajian semantik menggunakan teori Ullmann (1972). Berdasarkan fenomena tersebut penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan bentuk ambiguitas dalam kolom komentar akun @gusmiftah99 di media sosial tiktok dan implikasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, objek pada penelitian ini yakni komentar yang dituliskan pada akun tiktok @gusmiftah99. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik teknik simak, baca, dan catat. Hasil penelitian menujukkan ditemukan adanya 4 data ambiguitas leksikal polisemi, 4 data ambiguitas hominimi, dan 4 data ambiguitas gramatikal dalam kolom komentar akun @gusmiftah99 di media sosial tiktok. Implikasi hasil penelitian dapat digunakan sebagai alternative bahan ajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN WORKSHEET SAY AND FIND UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK SPEECH DELAY USIA 4-6 TAHUN Putri Sovia; Afrinar Pramitasari
Lateralisasi Vol. 14 No. 1 (2026): JULI 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v14i1.10913

Abstract

Abstrak Kemampuan berbicara adalah salah satu aspek penting dalam perkembangan bahasa anak usia dini yang perlu distimulasi secara optimal melalui media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak speech delay. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan media pembelajaran worksheet say and find sebagai media alternatif untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak dengan gangguan berbicara usia 4-6 tahun serta mengetahui tingkat kelayakan media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan angket. Tahapan pengembangan yang meliputi analisis kebutuhan, desain produk dan pengembangan produk, serta tahap validasi ahli. Validasi dilakukan oleh para ahli media, ahli bahasa dan ahli psikolog anak untuk menilai kelayakan produk dari berbagai aspek. Hasil analisis kebutuhan dan hasil validasi oleh para ahli dianalisis menggunakan teknik analisis deskripsi kualitatif , Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa guru dan orang tua memerlukan media pembelajaran yang interaktif, menarik, dan mampu mendukung stimulasi kemampuan berbicara anak dan hasil validasi media worksheet say and find memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,5 pada aspek media, 4,9 pada aspek bahasa dan 4,6 pada aspek psikologi. hasil tersebut menunjukan bahwa media yang dikembangkan termasuk pada kategori sangat layak untuk digunakan. Dengan demikian, media pembelajaran worksheet say and find dapat dijadikan alternatif media pembelajaran yang efektif dan menarik untuk mendukung peningkatan kemampuan berbicara anak usia 4-6 tahun. Kata kunci : media pembelajaran, worksheet say and find, kemampuan berbicara, pengembangan media
PENGUATAN LITERASI SASTRA ANAK MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN APRESIASI SASTRA DI SDN PODOSUGIH 01 KOTA PEKALONGAN Dina Nurmalisa; Ariesma Setyarum; Desyarini Puspita Dewi; Afrinar Pramitasari; Ika Arifianti; Dewi Azizah; Agung Aditya
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5458

Abstract

Abstract: This community service activity aimed to strengthen children’s literary literacy among elementary school students through reading children’s stories, storytelling, and story discussion activities. The program was conducted at SDN Podosugih 01 Pekalongan and involved 30 third-grade students. The activities were carried out in two meetings on October 17 and 21, 2025, by a community service team consisting of lecturers and students. The implementation method was designed to be participatory and interactive, positioning students as active subjects in children’s literary literacy activities. Data were collected through observation, documentation, and reflective notes during the activities. The results showed that students demonstrated high enthusiasm in listening to stories, actively participated in discussions, and were able to retell the main ideas of the stories using their own words. In addition, the classroom teacher responded positively and stated that the activities helped foster students’ interest in children’s literary works. Overall, the program had a positive impact on improving students’ focus while listening to stories and increasing their enthusiasm for reading, indicating that children’s literary literacy activities can serve as an effective and enjoyable strategy to strengthen literacy in elementary schools. Keyword: children’s literature; community service; elementary school; literary literacy Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi sastra anak pada siswa sekolah dasar melalui kegiatan membaca cerita anak, mendongeng, dan diskusi isi cerita. Kegiatan dilaksanakan di SDN Podosugih 01 Kota Pekalongan dengan sasaran siswa kelas III yang berjumlah 30 orang dan dilaksanakan dalam dua kali pertemuan, yaitu pada tanggal 17 dan 21 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim pengabdian yang terdiri atas dosen dan mahasiswa. Metode pelaksanaan kegiatan dirancang secara partisipatif dan interaktif dengan menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam kegiatan literasi sastra anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan reflektif selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme yang tinggi dalam menyimak cerita, aktif dalam sesi diskusi, serta mampu mengungkapkan kembali inti cerita menggunakan bahasa mereka sendiri. Selain itu, guru kelas memberikan respons positif dan menilai bahwa kegiatan ini membantu menumbuhkan minat literasi siswa terhadap karya sastra anak. Kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif berupa peningkatan fokus siswa dalam mendengarkan cerita serta meningkatnya antusiasme siswa terhadap kegiatan membaca, sehingga kegiatan literasi sastra anak melalui membaca cerita, mendongeng, dan diskusi dapat menjadi alternatif strategi penguatan literasi yang efektif dan menyenangkan di sekolah dasar. Kata kunci: literasi sastra; pengabdian masyarakat; sastra anak; sekolah dasar
Senyapan dan Kilir Lidah dalam Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDI) Tahun 2025 dan Implikasinya dalam Pembelajaran di SMA: Pauses and Slips of the Tongue in the 2025 Indonesian Language Debate Competition (LDI) and Their Implications for Senior High School Learning Anys Melina; Afrinar Pramitasari
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2983

Abstract

Tuturan spontan dalam debat peserta didik sering memperlihatkan senyapan dan kilir lidah yang mencerminkan kerja kognitif di balik penyampaian argumen lisan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk senyapan, bentuk kilir lidah, dan implikasinya terhadap pembelajaran debat Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikolinguistik. Sumber data berupa video Lomba Debat Bahasa Indonesia Tahun 2025 yang diunggah di YouTube oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Data dikumpulkan melalui penyimakan berulang, transkripsi, pencatatan, pengodean, dan klasifikasi, lalu dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan 40 data, terdiri atas 20 senyapan dan 20 kilir lidah. Senyapan terisi mendominasi data senyapan, sedangkan antisipasi mendominasi data kilir lidah. Penelitian menyimpulkan bahwa ketidaklancaran dalam debat bukan semata kesalahan berbicara, melainkan bukti proses perencanaan ujaran di bawah tekanan kognitif dan waktu. Temuan ini berkontribusi bagi kajian psikolinguistik dan pedagogi debat, khususnya pengembangan evaluasi performa berbicara peserta didik secara kontekstual dan reflektif.
ANALISIS KESALAHAN KONTRUKSI SINTAKSIS TATARAN KALIMAT PADA CAPTION INSTAGRAM batang.update Anggun Lestianingsih Adiawati; Afrinar Pramitasari
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.8709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan kontruksi sintaksis tataran kalimat pada caption Instagram batang.update. Sumber data penelitian ini adalah keslahan kontruksi sintaksis dalam caption Instagram batang.update yang mengandung tataran kalimat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan kesalahan kontruksi sintaksis pada caption Instagram batang.update. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data kesalahan kontruksi sintaksi yaitu menggunakan Teknik baca dan catat. Kesalahan kontruksi sintaksis tataran kalimat meliputi lima kesalahan, yaitu: (1) Kalimat tidak bersubjek, (2) Kalimat tidak berpredikat, (3) Kalimat Ambiguitas,(4) Penggunaan konjungsi yang berlebihan, dan (5) Penggunaan istilah asing.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VISUAL INTERAKTIF WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN BAHASA DALAM MATERI DESKRIPTIF PADA SISWA LEMAH INTELEKTUAL Fika Dia Pramesti; Afrinar Pramitasari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i3.18257

Abstract

This study aimed to (1) describe the results of the needs analysis for interactive visual learning media required to improve language comprehension among seventh-grade junior high school students with intellectual disabilities, (2) design interactive visual learning media based on Wordwall that are aligned with the characteristics, abilities, and learning needs of students with intellectual disabilities, and (3) develop feasible interactive visual learning media to enhance students' language comprehension in descriptive text materials. This study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, which consists of the analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The research subjects included three expert validators (media, material, and language experts) and seventh-grade students of SMP Negeri 4 Pekalongan in the 2026/2027 academic year. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, tests, and documentation. The results indicated that the developed Wordwall-based interactive visual learning media were feasible for use, with an average expert validation score of 79.17%, categorized as fairly valid. The limited trial showed an increase in the average pre-test score from 77.77 to 85.55 in the post-test, while the field trial demonstrated an improvement from 72.67 to 85.67. In addition, students showed positive responses toward the learning media, as it increased their motivation, participation, and ease of understanding descriptive text materials through interactive visual activities. Therefore, the Wordwall-based interactive visual learning media can serve as an effective alternative learning medium for improving language comprehension among seventh-grade students with intellectual disabilities.
ANALISIS PENGGUNAAN KALIMAT MAJEMUK DALAM DETIKNEWS.COM DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN DI SMA Heri Sabarno; Afrinar Pramitasari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Released
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18480

Abstract

Compound sentences constitute one of the linguistic features frequently employed in news articles to present information in a coherent, systematic, and effective manner. This study aims to describe the forms of compound sentences found in news articles published on Detiknews.com and to examine their implications for Indonesian language learning at the senior high school level. This research employed a descriptive qualitative approach using the interactive model of data analysis. The findings revealed that, based on the analysis of six news articles, a total of 20 compound sentence constructions were identified, consisting of 11 coordinate compound sentences, 8 subordinate compound sentences, and 1 mixed compound sentence. Coordinate compound sentences were predominantly characterized by additive and adversative relationships, while subordinate compound sentences exhibited temporal, causal, result, purposive, complement, and restrictive attributive relationships. The mixed compound sentence combined both coordinate and subordinate clause relationships within a single sentence construction. The findings have pedagogical implications for Indonesian language instruction in senior high schools, as they may serve as contextual teaching materials to support students in understanding various forms of compound sentences through authentic news texts. Keywords: Compound Sentences, Compound Sentence Forms, Detiknews.com