Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Measuring the Role of Observable Variables of Student Engagement on College Belongingness Using the MIMIC Model Mardhiyah, Sayang Ajeng; Rachmawati, Rachmawati; Arslan, Gökmen; Iswari, Rosada Dwi
Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamajop.94921

Abstract

Online learning due to social restrictions that occurred during the COVID-19 pandemic reduced student engagement in both academic and non-academic fields, which was followed by a decline in college belongingness. However, student engagement takes various forms. Therefore, this research aimed to look at the role of student engagement in the form of attendance or visits, time spent on campus (duration), and involvement in organizations or activities on campus (covariate variables) on college belongingness (latent variable). The research participants were 400 students from a state university in South Sumatra who were selected using the following inclusion criteria: undergraduates, actively enrolled on campus, being at least a freshman (semester 1), at least 18 years old, and studying at the main campus of the university. Participants were selected using a non-probability sampling technique, namely convenience sampling. Data analysis was done using structural modeling, which was the MIMIC model. The results showed that the frequency of attendance and involvement in organizations or activities has a significant role in the social acceptance dimension of college belongingness, but not the amount of time spent on campus. Apart from that, the three covariate variables have no role in the social exclusion dimension of college belongingness.
Mental Health Literacy and Psychological Distress Among University Students Shirod, Muhamat Akil; Mardhiyah, Sayang Ajeng
Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jptt.v16n03.p229-236

Abstract

Background: Students at Sriwijaya University face various challenges, such as academic pressure, which can lead to psychological distress if not managed properly. Objective: This study examines the relationship between mental health literacy (MHL) and psychological distress among undergraduates at Sriwijaya University, hypothesizing that higher MHL correlates with lower distress levels. Method: Using a quantitative survey method, data were collected from 361 students and analyzed using the Pearson product-moment correlation (r = 0.122, p < 0.05), independent t-test compares two groups, while one-way ANOVA analyzes more than two groups. Results: We observed an unexpected pattern, a significant yet negligible positive correlation. This suggests students with higher MHL reported slightly greater distress, contradicting our initial hypothesis. Conclusion: Despite this unexpected association, we emphasize the continued importance of MHL education through campus programs. We recommend improvements in mental health literacy, particularly in first-aid skills, help-seeking behavior, and self-help strategies, as early protective measures in universities. Future studies should also examine additional variables that may reduce psychological distress. Abstrak Latar Belakang: Mahasiswa di Universitas Sriwijaya menghadapi berbagai tantangan seperti tekanan akademik yang dapat menyebabkan distres psikologis jika tidak dikelola dengan baik. Tujuan: Penelitian ini mengkaji hubungan antara literasi kesehatan mental (LKM) dan distres psikologis di kalangan mahasiswa Universitas Sriwijaya, dengan hipotesis bahwa LKM yang lebih tinggi berhubungan dengan tingkat distres yang lebih rendah. Metode: Menggunakan metode survei kuantitatif, data dikumpulkan dari 361 mahasiswa dan dianalisis menggunakan korelasi Pearson’s product moment (r = 0.122, p < 0.05), independent sample t-test membandingkan dua kelompok populasi, sedangkan one-way ANOVA untuk analisis lebih dari dua populasi. Hasil: Kami mengamati pola yang tidak terduga, korelasi positif yang signifikan namun dapat diabaikan antara LKM dan distres psikologis. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa dengan LKM yang lebih tinggi melaporkan distres yang sedikit lebih besar, yang bertentangan dengan hipotesis kami. Kesimpulan: Meskipun ada asosiasi yang tidak terduga ini, kami menekankan pentingnya pendidikan LKM yang berkelanjutan melalui program-program kampus. Kami merekomendasikan peningkatan literasi kesehatan mental, khususnya pada aspek first aid skills and help-seeking behavior, dan self-help strategies, sebagai langkah protektif dini di lingkungan universitas. Studi selanjutnya juga perlu meneliti variabel tambahan yang dapat mengurangi tekanan psikologis.
Academic buoyancy pada mahasiswa yang menjalankan kuliah secara daring Pratiwi, Marisya; Mardhiyah, Sayang Ajeng; Iswari, Rosada Dwi
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v5i2.26405

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak pada berbagai bidang kehidupan, salah satunya dunia pendidikan. Sekolah dan perguruan tinggi dituntut untuk menyelenggarakan pendidikan mengunakan metode dalam jaringan (daring). Adanya academic bouyancy pada diri mahasiswa diduga akan lebih dapat membantu mereka menghadapi kemunduran dan tantangan yang dihadapi selama perkuliahan secara daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaram academic buoyancy di dalam diri mahasiswa, terutama dalam menghadapi tantangan perkuliahan secara daring. Penelitian ini mengunakan pedekatan kuantitatif dan metode deskriptif. Variabel academic buoyancy diukur mengunakan skala academic buoyancy. Partisipan pada penelitian ini adalah 200 orang mahasiswa yang menjalankan pembelajaran daring. Teknik sampling yang digunakan adalah insidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa academic buoyancy pada mahasiswa yang menjalankan pembelajaran daring dominan berada pada kategori rendah (58,5%). Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa yang menjalankan pembelajaran daring masih memiliki ketangguhan yang rendah dalam menghadapi tantangan perkuliahan sehari-hari. 
Training for Tester: Pelatihan Menjadi Tester Psikotest bagi Mahasiswa dan Alumni Psikologi Pratiwi, Marisya; Mardhiyah, Sayang Ajeng; Juniarly, Amalia; Iswari, Rosada Dwi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 3 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i3.13544

Abstract

Salah satu capaian pembelajaran lulusan pogram studi Psikologi jenjang sarjana (S1) dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)  yang disusun oleh Kolokium Psikologi Indonesia (AP2TPI, 2019)  adalah mampu melakukan observasi, wawancara dan tes psikologi yang diperbolehkan sesuai dengan prinsip dasar psikodiagnostik dan Kode Etik Psikologi Indonesia. Untuk itu, para mahasiswa dan alumni program studi Psikologi perlu dibekali keterampilan untuk menjadi tester dalam pelaksanaan tes psikologi. Oleh karena itu, penyelenggara pendidikan Psikologi dituntut perlu lebih proaktif membekali para alumninya dengan keterampilan tersebut diluar mata kuliah formal yang sudah ditentukan, seperti dengan memberikan pelatihan soft skill terkait. Pelatihan ini dilakukan bekerja sama dengan salah satu konsultan psikologi di Palembang dan diberikan kepada 9 orang mahasiswa dan alumni psikologi. Pelatihan diberikan dalam kurang waktu kurang lebih dua bulan dan terdiri dari dua sesi, yaitu teori dan praktik langsung. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan dan keterampilan peserta yang mengikuti pelatihan ini berada pada kategori sangat baik dan baik.
Personal Attributes As Indicators Of Students Leading Competence: A Conceptual Analysis In The Context Of Higher Education Mardhiyah, Sayang Ajeng; Stiawan, Deris; Meilinda, Meilinda; Pratiwi, Marisya; Iswari, Rosada Dwi
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Directorate of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpka.v16i2.84768

Abstract

This research aims to formulate a personal attribute profile as an indicator of leading competence for Sriwijaya University students. This research uses a qualitative approach with content analysis and thematic analysis methods of academic literature, national policy documents, university vision and mission, and feedback from stakeholders. Based on the synthesis results, the four personal attribute profiles in this study are growth mindset, academic integrity, critical thinking disposition, and academic buoyancy. These profiles are expected to be integrated in the curriculum and various academic and non-academic activities, and become a strategic step to realize the vision of national higher education, achieve the goals and objectives of Sriwijaya University, and meet the competency demands of the world of work and the global community in the future.
Improving Knowledge and Emotion Management Psychology Students through Emotion Stabilization Training Mardhiyah, Sayang Ajeng; Pratiwi, Marisya; Dwi Iswari, Rosada; Purnamasari, Ayu
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 12 No 2 (2025): KONSELI : Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/0hqa1f49

Abstract

The purpose of this study is to determine how life design group counseling can improve students' career decision-making skills. This research is a type of action research using the Kemmis and Taggart model. The research was conducted in four stages: planning, action, observation, and reflection. The study involved 10 students from class XII, who were divided into two groups: 5 students in group A and 5 students in group B. Research data were collected through observation, inventory, and interviews. The instruments used included observation guidelines, inventory questionnaires, and interview guidelines. The inventory instrument contained 39 valid items with an alpha Cronbach value of 0.825. The research was conducted in three cycles with quantitative descriptive analysis. The results showed that through life design counseling conducted by implementing questions in career construction interviews and planning goals and efforts in achieving future career goals, students were able to plan their careers carefully despite facing failure. Students also understand their interests and potential as career opportunities. The results of the interview explained that the life design group counseling services provided can improve career decision-making skills so that students do not feel confused. It was proven that 9 out of 10 students were able to identify the chosen further study majors, 3 of them succeeded in entering college without a test. Therefore, it is concluded that life design counseling can help counseling teachers in helping students in making career decisions. It is also suggested to implement life design counseling in other counseling service strategies
PERAN QUALITY OF LIFE TERHADAP SENSE OF COHERENCE PADA PERAWAT DI PELAYANAN COVID-19 Hidayad, Berry; Mardhiyah, Sayang Ajeng
Psychology Journal of Mental Health Vol 5 No 1 (2024): Psychology Journal of Mental Health
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/pjmh.v5i1.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran quality of life terhadap sense of coherence pada perawat di pelayanan COVID-19. Hipotesis penelitian ini adalah ada peran quality of life terhadap sense of coherence. Partisipan pada penelitian ini adalah 102 perawat rumah sakit yang bekerja di bagian pelayanan COVID-19. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik puposive sampling. Peneliti menggunakan dua skala sebagai alat ukur, yaitu skala sense of coherence dari Antonovky (1996) dan skala quality of life dari WHOQOL (2012). Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil dari pengujian mendapatkan nilai R square = 0,166, F = 20,576, p = 0,000 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis penelitian diterima, yaitu ada peran quality of life terhadap sense of coherence yang signifikan. Kontribusi quality of life terhadap sense of coherence ada;ah sebesar 16,6%.
MENELISIK KONTRIBUSI DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP REGULASI DIRI PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 Azima, Fariha; Mardhiyah, Sayang Ajeng
Psychology Journal of Mental Health Vol 5 No 1 (2024): Psychology Journal of Mental Health
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/pjmh.v5i1.103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dukungan sosial terhadap regulasi diri pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Palembang. Hipotesis penelitian ini adalah ada peran dukungan sosial terhadap regulasi diri penderita diabetes melitus tipe 2 di Palembang. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Palembang. Partisipan responden TO sebanyak 30 orang dan responden data sebanyak 100 orang dengan kriteria yang terdiagnosis penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Pengumpulan data menggunakan skala dukungan sosial yang mengacu pada jenis dukungan sosial dari House (1981) dan skala regulasi diri yang mengacu pada aspek regulasi diri dari Zimmerman (1986). Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai R = 0,383, p = 0,000 (p<0,05). Ini menunjukkan bahwa ada peran dukungan sosial terhadap regulasi diri pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Palembang. Kontribusi dukungan sosial dalam memengaruhi regulasi diri adalah 14,6% (R Square = 0.146). Kesimpulannya hipotesis pada penelitian ini diterima