Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The Effect of Social Capital Dimension on Lecture Performance Hartini, Hartini; Sapinah, Sapinah; N, Kristanty Marina Natalia; Wardhana, Aditya; Rahmawati, Rahmawati
JURNAL AL-TANZIM Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v7i1.4458

Abstract

This study aims to determine and analyze the effect of structures, rational and cognitive dimensions of social capital on lecturers’ performance. It employs a quantitative approach to research within the ex post facto design. The sample of the study was 67 respondents from Patompo University. Data were collected using questionnaires and documentations. Data analysis was carried out through analytical activities, which includes prerequisite test analysis and hypothesis testing. The results of the study show that: 1) overall, structural dimension of social capital, rational dimension of social capital, and cognitive dimension of social capital have a positive and significant effect on the lecturer performance; 2) structural dimension of social capital have a positive and significant effect on the lecturer performance; 3) rational dimension of social capital have a positive and significant effect on the lecturer performance; and 4) cognitive dimension of social capital have a positive and significant effect on the lecturer performance. This finding becomes an input for higher education leaders to better understand and provide with insights into which social dimension can affect the performance of lecturers by considering school backgrounds, increasing the lecturer participation thorugh reward system and appropriate performance evaluation models.
Mengenal dan Mendampingi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi Sekolah Ramah Anak Yunus, Muhammad; Husain As, Husain As; Hasyim, Ahmad; Yahya, Muhammad; Sapinah, Sapinah
Jurnal IPMAS Vol. 1 No. 3 (2021): September - Desember
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.1.3.2021.99

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada peserta mengenai pendidikan inklusi di sekolah formal bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Kegiatan dilakukan dengan memberikan sosialisasi secara online melalui zoom dan youtube STKIP Pembangunan Indonesia. Peserta yang mengikuti kegiatan berasal dari kalangan dosen, guru, mahasiswa, dan umum. Kegiatan ini diharapkan menjadi media kepada masyarakat agar pembelajaran inklusi bisa diberika secara tepat. Pendidikan inklusi ini diharapkan bisa menjadi pembuka jalan untuk anak Indonsia yang berkebutuhan khusus bisa bersekolah dan berdampingan bersama dengan anak normal tanpa ada stigma negativ bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Antusiasnya peserta yang ikut dalam kegiatan ini memberi banyak saran agar kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan membahas kurikulum pendidikan inklusi, metode pembelajaran dalam pendidikan inklusi, dan beberapa masukan dalam membahas jenis jenis anak ABK yang umum dijumpai
MODEL SPIRITUAL GOVERNANCE MRA HUSEIN DALAM ISLAMIC CORPORATE GOVERNANCE: SINTESIS KONSEPTUAL DAN RELEVANSI IMPLEMENTATIF Sapinah, Sapinah; Abdullah, Muhammad Wahyuddin; Sumarlin, Sumarlin
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 5 No. 4 (2025): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2025)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v5i4.3801

Abstract

Penelitian ini mengkaji model Spiritual Governance yang dikembangkan oleh MRA Husein sebagai sintesis konseptual dalam Islamic Corporate Governance (ICG). Berangkat dari kritik terhadap pendekatan konvensional berbasis agency theory yang dianggap sekuler dan transaksional, Husein menawarkan kerangka tata kelola yang berakar pada nilai-nilai maqāṣid al-sharī‘ah, seperti tauhid, hisbah, mas’uliyyah, amanah, dan ihsan. Model ini mengintegrasikan dua dimensi utama: spiritual governance sebagai fondasi normatif-etik dan instrumental governance sebagai struktur teknis organisasi. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, artikel ini tidak hanya mengonfirmasi relevansi kerangka tersebut dalam memperkuat akuntabilitas vertikal dan sosial lembaga keuangan Islam, tetapi juga mengidentifikasi tantangan implementasi, seperti kurangnya standar baku dan kesulitan pengukuran indikator etis. Studi ini menyimpulkan bahwa model Husein menawarkan paradigma alternatif yang strategis dan transendental, yang dapat memperkaya praktik ICG serta memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan syariah kontemporer.
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS USAHA UMKM BATIK KALINCUANG NAGARI TALANG MAUR KECAMATAN MUNGKA KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Ona Guserike Afner, Synthia; Nursamsi, Nursamsi; Marta, Andrik; Syahfitra, Muhammad; Detafiano Prakasa Afner, Dendy; Yosafat Panggabean, Ehud; Sapinah, Sapinah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.%p

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui program BIMA Kemdiktisaintek dengan membentuk Mitra Batik Kalincuang di Nagari Talang Maur. Kelompok yang beranggotakan ibu rumah tangga ini diberdayakan untuk memanfaatkan limbah cair gambir sebagai pewarna alami batik, sehingga sejalan dengan konsep ekonomi hijau. Permasalahan utama mitra adalah manajemen usaha yang belum profesional, pencatatan keuangan yang belum standar, serta keterbatasan kapasitas produksi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi, wawancara, sosialisasi, dan pelatihan. Pelatihan difokuskan pada dua bidang utama, yaitu peningkatan kapasitas produksi dan manajemen usaha. Pada bidang produksi, peserta dilatih teknik pencelupan dan kombinasi warna menggunakan limbah cair gambir sehingga menghasilkan batik dengan kualitas dan estetika yang lebih baik. Pada bidang manajemen usaha, peserta diperkenalkan pada struktur organisasi, konsep dasar akuntansi sederhana, perhitungan harga pokok produksi (HPP), serta pencatatan keuangan berbasis Microsoft Excel. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra dalam mengelola usaha secara lebih profesional dan terstruktur. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memperkuat fondasi manajemen UMKM Batik Kalincuang sekaligus mendukung keberlanjutan usaha ramah lingkungan di Nagari Talang Maur.
Analysis of the Green Economy Framework for the Sustainability of the Halal Industry in Indonesia Sapinah, Sapinah; Siradjuddin, Siradjuddin; Awaluddin, Murtiadi
Jurnal Ilmu Manajemen Profitability Vol. 10 No. 1 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/pem37n31

Abstract

The halal industry is a strategic sector in Indonesia’s economy; however, its development continues to face sustainability challenges, particularly in integrating environmental considerations into the halal value chain. While the green economy paradigm has become central to sustainable development discourse, systematic efforts to integrate this framework within the Indonesian halal industry remain limited and fragmented. This study aims to analyze the systemic and conceptual integration of the green economy framework in supporting the sustainability of the halal industry in Indonesia.Using a qualitative approach, this research employs a narrative literature review of scientific articles indexed in Scopus, Web of Science, and Google Scholar from 2019–2025. Literature selection was conducted systematically based on thematic relevance, conceptual contribution, source quality, and contextual alignment with halal industry and green economy issues.The findings reveal that integrating green economy principles into the halal industry requires a multidimensional framework comprising five components: (1) green sharia value, (2) green production and clean technology, (3) sustainable halal supply chain, (4) green halal financing and investment, and (5) policy, governance, and public engagement. The model demonstrates that halal industry sustainability depends not only on sharia compliance but also on ecological efficiency, technological transformation, and collaborative governance. The study contributes theoretically by linking maqāṣid al-sharī‘ah with the green economy paradigm and provides practical guidance for developing sustainability-oriented national halal policies.