Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengenalan Pembuatan Jamu Segar dari Tanaman Obat Keluarga (TOGA) bagi Pengunjung Apotek Griya Farma Boyolali Ariastuti, Reni; Qonitah, Fadilah; Pambudi, Risma Sakti; Hanafi, Affan
SAMATA JOURNAL OF PUBLIC HEALTH SCIENCE Volume 2, Issue 1, September-February 2023
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sociality.v2i1.34670

Abstract

Tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan tanaman yang ditanam di sekitar pekarangan rumah. Toga dapat dimanfaatkan untuk dibuat menjadi sediaan jamu segar, yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan keluarga di masa transisi pandemi Covid-19. Pengabdian ini dilakukan agar masyarakat, khususnya pengunjung Apotek Griya Farma mengetahui cara pembuatan jamu segar yang baik dan benar. Pengenalan pembuatan jamu segar dilakukan menggunakan media leaflet. Pengunjung apotek merasa senang dan terlihat sangat antusias saat mendapatkan informasi terkait pemanfaatan toga untuk dibuat jamu segar. Informasi yang disampaikan teknik/cara pembuatan jamu segar berbahan toga sebagai minuman kesehatan keluarga. Pengunjung apotek Griya Farma menjadi paham dan mengerti bagaimana mengolah toga menjadi jamu segar sebagai minuman kesehatan keluarga.
UJI POTENSI TABIR SURYA EKSTRAK ETANOL PULP BIJI BUAH MARKISA UNGU (Passiflora edulis Sims) SECARA IN-VITRO Zuriyah, Putri; Ariastuti, Reni; Qonitah, Fadilah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32443

Abstract

Tabir surya merupakan suatu zat yang dapat melindungi kulit dari sinar UV. Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai sumber tabir surya adalah pulp biji buah markisa ungu. Pulp biji buah markisa ungu mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid dan fenolik yang berpotensi untuk digunakan sebagai tabir surya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi tabir surya ekstrak etanol pulp biji buah markisa yang meliputi nilai SPF, persen transmitan eritema(%TE), dan persen transmitan pigmentasi (%TP). Ekstraksi pulp biji buah markisa menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Metode: Ekstraksi pulp biji buah markisa menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, penentuan tabir surya secara spektrofotometri UV-Vis dan dilanjut dengan uji statistic menggunakan uji One Way ANOVA. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pada konsentrasi tertinggi ekstrak etanol pulp biji buah markisa 500 ppm dengan nilai SPF sebesar 20,377±0,459 (ultra protection). Nilai persentase transmitan eritema pada konsentrasi tertinggi ekstrak etanol pulp biji buah markisa 500 ppm dengan nilai %TE (2,586±0,326)% (Proteksi ekstra). Nilai persentase transmitan pigmentasi pada konsentrasi tertinggi ekstrak etanol pulp biji buah markisa 500 ppm dengan nilai %Tp (10,351±0,528)%  (Sunblock). Hasil analisis uji statistik Onewey ANOVA pada penentuan nilai SPF, %TE dan %TP menghasilkan nilai signifikan p-value <0,05. Simpulan: Pulp biji buah markisa ungu berpotensi sebagai tabir surya pada sinar UV A dan UV B, berdasarkan uji statistik One Way ANOVA ekstrak etanol 96% pulp biji buah markisa ungu nyatakan adanya perbeaan yang sigsnifikan terhadap potensi tabir surya pada variasi konsentrasi.  
PENDAMPINGAN PENGOLAHAN LIMBAH CAIR BATIK DI UMKM BATIK CAHAYA BARU, SEMARANG Qonitah, Fadilah; Ariastuti, Reni; Dewi, Anita Oktaviana Trisna; Suwardi, Suwardi; Yuliyanti, Andini Dwi; Azizah, Reyza Nur
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v6i1.1471

Abstract

UMKM Batik Cahaya has been operating since 2015 with the production of stamped batik cloth. Since the establishment of this UMKM, their batik production has produced liquid waste that is not managed properly. The resulting batik liquid waste is only collected and then discharged directly into the environment so that it has the potential to cause negative impacts on the environment Therefore, it is necessary to provide assistance related to the management of batik liquid waste so that it is safe for the environment. This service was carried out by counselling to Batik Cahaya Baru partners and making WWTP (Wastewater Treatment Plant) physically and anaerobic biology with bacterial media, bioballs, palm fibres, split stones and merapi stones. The result of this activity is the implementation of counselling to UMKM Batik Cahaya Baru about the treatment of batik liquid waste and the realisation of  WWTP. Through this programme, the liquid waste management process at UMKM Batik Cahaya Baru can be improved with the WWTP that has been made so that it is hoped that the discharged batik wastewater will not pollute the environment.
Profil Penggunaan Obat Tradisional pada Civitas Akademika Universitas Sahid Surakarta Rizal, Rafli Adnan; Ariastuti, Reni; Pambudi, Risma Sakti
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 2 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v14i2.8601

Abstract

Penggunaan obat tradisional di Indonesia masih menjadi pilihan masyarakat mengobati penyakit ringan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil penggunaan obat tradisional pada civitas akademika Universitas Sahid Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan instrumen penelitian berupa kuesioner dalam bentuk google form. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik purposive sampling, dengan total responden sebanyak 159 orang dari civitas akademika Universitas Sahid Surakarta. Teknik analisis dilakukan secara deskriptif dengan melihat persentase profil penggunaan obat tradisional. Kuesioner dilakukan uji validitas dengan metode Content Validity Index mendapatkan nilai 1 pada angket keseluruhan dan butir angket yang berarti valid. Hasil uji reliabilitas dengan nilai Cronbach’s Aalpha 0,89 untuk angket keseluruhan dan 0,91 untuk butir angket yang berarti reliabel. Hasil penelitian menunjukkan jamu merupakan jenis obat tradisional yang paling sering digunakan (50,94%), persentase terbesar menunjukkan bahwa sediaan yang paling sering digunakan adalah dalam bentuk cair (54,71%), sebagian besar responden memanfaatkan obat tradisional untuk mengatasi penyakit ringan (62,89%), dan kebanyakan responden memperoleh obat tradisional dari apotek (37,10%), sementara durasi penggunaannya paling banyak selama 2-3 (45,28%). Alasan menggunakan obat tradisional karena terbuat dari bahan alami (49,68%). Produk obat tradisional yang paling banyak digunakan adalah tolak angin (28,04%). Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa sebagian besar civitas akademika Universitas Sahid Surakarta menggunakan obat tradisional dalam bentuk jamu dengan alasan karena bebahan dasar alami dan untuk mengobati penyakit ringan.  
Uji Kandungan Fenolik Total Ekstrak Etanol Daun dan Kulit Batang Kelor (Moringa Oleifera) qonitah, fadilah; Nuzulul Ulmiyah Ramadhan; Ariastuti, Reni
FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains Vol. 2 No. 1 (2024): Bulan Juli 2024 Faskes : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains
Publisher : Program Studi Farmasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/faskes.v2i1.3211

Abstract

Latar belakang: Daun dan kulit batang kelor mengandung senyawa fenolik yang dapat berkhasiat sebagai antioksidan. Tujuan: dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kadar fenolik total pada ekstrak etanol daun dan kulit batang kelor.. Penyiapan ekstrak dilakukan dengan Metode: maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Penentuan kadar fenolik total dilakukan menggunakan Reagan Folin-Ciocalteu dan asam galat sebagai standar. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa hasil ekstrak etanol daun kelor memiliki kadar fenolik total yang besar yaitu 19,513 mg GAE/gr dibandingkan dengan ekstrak etanol kulit batang kelor yaitu 4,835 mg GAE/gr. Simpulan dan Saran: bahwa ekstrak etanol daun kelor memili kandungan fenolik total lebih besar yaitu 19,513 mg GAE/gr ± 0,019 dibandingkan dengan ekstrak etanol kulit batang kelor yaitu 4,835 mg GAE/gr ± 0,008.
UJI SIFAT FISIK SEDIAAN MASKER GEL PEEL-OFF EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH CINA Paperomia pellucida L Zulaika, Laili nur; Qonitah, Fadilah; Ariastuti, Reni
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 1 No. 02 (2023): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakteri Propionibacterium acnes merupakan salah satu bakteri penyebab jerawat. Masker gel peel-off merupakan salah satu sediaan yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan kulit dari jerawat. Daun sirih cina (Paperomia pellucida L) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid saponin dan tanin yang merupakan tanaman yang efektif terhadap bakteri penyebab jerawat (P. acnes). Penelitian ini bertujuan untuk menformulasikan sediaan masker gel peel-off ekstrak etanol daun sirih cina. Sediaan masker gel peel-off dibuat 4 formula dengan konsentrasi daun sirih cina sebesar 0%, 10%, 15% dan 20%. Uji sifat fisik yang diamati adalah organoleptis, pH, homogenitas, daya sebar, daya lekat, viskositas dan uji waktu  mengering. Hasil penelitian diperoleh bahwa sediaan masker gel pell-off ekstrak etanol daun sirih cina pada formula 0,1,2,3 mempunyai sifat fisik yang baik, memenuhi standar sifat fisik yang ditetapkan. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa masker gel peel-off ekstrak etanol daun sirih cina memiliki sifat fisik yang baik, memenuhi standar sifat fisik yang ditetapkan untuk sediaan masker gel peel-off.                                                                                                                                                                                                                                                                        
GAMBARAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PILIHAN KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN OBAT BEBAS DI APOTEK “X” SURAKARTA Manek, Yohanes Stephen; Ariastuti, Reni; Sakti Pambudi, Risma
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 1 No. 02 (2023): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Over the counter drugs are drugs that can be purchased freely at drug stores such as pharmacies, supermarkets, and drug stores. Drug selection can be influenced by several factors such as drug effectiveness, price, packaging design, safety, brand, promotions and recommendations from other parties. People often get drug information through other and print or electronic media advertisements, which are the most impressive types of information and are easy to understand. This research aims to determine factors that influence consumer choices regarding purchasing over-the-counter drugs at drug store "X" in Surakarta. The research used a cross sectional descriptive method. Primary data was collected through direct observation regarding the description of factors that influence the purchase of over-the-counter drugs without a doctor's prescription at the drugstore. Data was taken from 100 consumer respondents from an "X" drug store in Surakarta. Research data was processed using the Microsoft Excel application. The results show that the factors that influence consumer choices in purchasing over thecounter drugs at drug store "X" Surakarta is the effectiveness at 74.80%, safety at 73.88%, packaging design at 74.2 %, price at 74.4%, brand at 74.95%, promotion at a 73.10% and recommendation from other parties at 70.2%. Based on the results, it can be concluded that the biggest factor influencing consumers in choosing drugs at the drug store "X" Surakarta is the brand factor with an average of 74.95%.
EVALUASI SIFAT FISIK SEDIAAN FACIAL WASH  EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH CINA (Paperomia pellucidaL.)SEDIAAN FACIAL WASH  EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH CINA (Paperomia pellucidaL.) Santika, Maria; Qonitah, Fadilah; Ariastuti, Reni
FARMESTRA: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia Vol. 2 No. 02 (2024): Farmestra: Jurnal Pelayanan dan Teknologi Kefarmasian Indonesia
Publisher : Melekliterasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

If dirt on the face is not cleaned over time, it will accumulate into blackheads and pimples. Acne can also occur due to underlying blockage and inflammation, usually caused by the bacteria Propionibacterium acnes. Ethanol extract of Chinese betel leaves contains alkaloids, tannins, lipids and essential oils which have antibacterial properties. The aim of this research is to find out whether the facial wash formulation can meet the requirements for a good physical properties test and to find out whether the Chinese betel leaf extract (Paperomia pellucida L. Kunth) facial wash preparation has inhibitory power against P.acnes. This research is experimental research. Physical property tests carried out include organoleptic, pH, foamability and viscosity tests. Antibacterial activity testing was carried out using the diffusion method. Facial wash preparations from Chinese betel leaf extract (Paperomia pellucida L. Kunth) are made with concentrations of 0% (F0), 10% (F1), 15% (F2), 20% (F3). The results of the antibacterial activity test were tested using one way anova statistics. The research results showed that the facial wash preparation met the requirements for a good physical properties test and there was no significant difference between the formulas. The average results of the positive control antibacterial activity test for clindamycin had an inhibitory power of 19.53 ± 0.38 mm (strong), the facial wash preparation of Chinese betel leaf ethanol extract with a concentration of 10% was 8.90 ± 0.97 mm ( moderate), 15% concentration 12.00 ± 0.24 mm (strong), 20% concentration 13.33 ± 0.38 mm (strong), and negative control 0 ± 0 (not inhibiting. This study can be concluded that facial wash ethanol extract of Chinese betel leaves can inhibit antibacterial activity and the significant value is 0.000 <0.05, which means there is a difference in each concentration with the positive control
PENERAPAN REAKTOR BIOGAS FIXED DOME DALAM PENGOLAHAN LIMBAH PETERNAKAN MENJADI SUMBER ENERGI TERBARUKAN DI DESA BRAJAN, BOYOLALI Ariastuti, Reni; Qonitah, Fadilah; Indriastiningsih, Erna; Widagdo, Arisena; Nabila, Jihan
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v8i2.57988

Abstract

The potential natural resources of Brajan Village, Mojosongo, Boyolali include the availability of fertile rice fields covering an area of 166.651 hectares, almost 60% of the total area. Residents utilize this potential for farming and animal husbandry. These activities produce various kinds of waste, including post-harvest waste and livestock manure. The waste produced is generally unused or disposed of by residents. Starting from the large amount of existing potential, Sahid University Surakarta held community service activities aimed at reducing environmental pollution caused by untreated waste, as well as making the waste more useful and economically valuable. This activity was carried out by constructing a fixed dome biogas reactor and continued with training on the application of using the reactor to process livestock manure into biogas and organic compost from bio-slurry. In this service activity, the team provided a biogas reactor installation to one of the Brajan Village residents as a grant recipient. In addition, support in the form of chopping machines and agricultural tools was also provided to Gapoktan members as farming and composting equipment. Training activities were also conducted to increase the knowledge of Brajan Village residents regarding biogas and compost. This community service activity was considered successful and well-targeted because, after participating in the training, the residents' knowledge level regarding biogas and compost, which was initially classified as fair, improved to a very good level. Moreover, agricultural and livestock waste that was previously discarded now has higher economic value because it can be processed into biogas and compost. Potensi sumber daya alam Desa Brajan, Mojosongo, Boyolali berupa ketersediaan lahan persawahan subur seluas 166,651 Hektar, hampir 60% dari luas total wilayah. Potensi tersebut dimanfaatkan warga untuk bertani dan berternak, dari aktivitas tersebut menghasilkan berbagai macam limbah, diantaranya limbah pasca panen dan kotoran ternak. Limbah yang dihasilkan pada umumnya tidak dimanfaatkan/dibuang oleh warga. Berawal dari banyaknya potensi yang ada, Universitas Sahid Surakarta mengadakan kegiatan pengabdian yang bertujuan untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah yang tidak tertangani, serta menjadikan limbah lebih bermanfaat dan bernilai ekonomis. Kegiatan ini dilakukan dengan pembuatan reaktor biogas teknologi fixed dome dan dilanjutkan pelatihan aplikasi penggunaan reaktor dalam mengolah kotoran ternak menjadi biogas dan komos organik dari bio-slurry. Pada kegiatan pengabdian ini, tim pengabdi memberikan instalasi reaktor biogas kepada salah satu warga Desa Brajan sebagai penerima hibah. Selain itu bantuan berupa mesin pencacah dan alat pertanian juga diberikan kepada anggota gapoktan sebagai sarana bertani dan membuat kompos. Kegiatan pelatihan juga dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan warga Desa Brajan terkait biogas dan kompos. Kegiatan pengabdian ini dinilai  berhasil dan tepat sasaran karena setelah mengikuti pelatihan tigkat pengetahuan warga terkait biogas dan kompos yang awalnya tergolong cukup menjadi sangat baik. Di samping itu, limbah pertanian dan peternakan yang dibuang begitu saja sekarang menjadi lebih bernilai ekonomis karena mampu diolah menjadi biogas dan kompos.
Karakteristik Ekstrak Etanol Buah Markisa (Passiflora Edulis Sims.) Dan Uji Aktivitas Antioksidan Secara In Vitro Ariastuti, Reni; Qonitah, Fadilah; -, Ahwan
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 14, No 3 (2025): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v14i3.8879

Abstract

Buah-buahan merupakan sumber antioksidan alami, salah satu buah yang memiliki aktivitas antioksidan adalah buah markisa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol buah markisa secara in vitro. Metode ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi dengan etanol 96%, dan etanol 50%, pengujian aktivitas antioksidan secara in vitro dilakukan menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) menggunakan alat ukur spektrofotometer Ultra Violet-Visibel. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol buah markisa dinyatakan dalam nilai penghambatan terhadap radikal bebas yaitu IC50. Karakteristik ekstrak etanol 96% dan 50% memiliki nilai rendemen ekstrak 10% dan 12%, susut pengeringan 30% dan 35%. Kedua ekstrak memiliki kandungan fenolik, flavonoid, saponin, dan steroid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% dan 50% buah markisa memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 berturut-turut sebesar 751 μg/mL dan 1468 μg/mL. Ekstrak etanol buah markisa memiliki aktivitas antioksidan namun kurang poten dibandingkan dengan vitamin C.