Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Uji Aktivitas Tabir Surya Gel Ekstrak Etanol Daun Jeruk Purut (Citrus hystrix DC) qonitah, fadilah; Ariastuti, Reni; Maharani, Pratiwi
FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains Vol. 3 No. 1 (2025): Bulan Juli 2025, FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains
Publisher : Program Studi Farmasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/faskes.v3i1.5218

Abstract

Latar belakang: Tabir Surya adalah produk kosmetik yang memiliki kemampuan untuk melindungi kulit dari sinar ultraviolet matahari. Daun jeruk purut mengandung senyawa flavonoid yang diduga mampu berfungsi sebagai pelindung dari sinar matahari. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi apakah gel ekstrak etanol dari daun jeruk purut dapat memberikan perlindungan terhadap sinar matahari, yang diukur melalui nilai SPF (Sun Protection Factor), persentase transmisi eritema, dan pigmentasi kulit. Empat formula gel dibuat dengan konsentrasi sebesar 0% (FI), 0,5% (FII), 1% (FIII), dan 1,5% (FIV). Metode: Efektivitas tabir surya dalam gel diuji secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV Vis. Data dianalisis dengan metode analisis one-way ANOVA. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa nilai SPF rata-rata dari formula gel I hingga IV adalah 0,67±0,01 (tanpa perlindungan), 6,32±0,05 (perlindungan ekstra), 12,94±0,05 (perlindungan maksimal), dan 16,20±0,01 (perlindungan ultra). Nilai persentase eritema adalah 0,92±0,002, 0,42±0,002, 0,18±0,000, 0,11±0,000 (sunblock), sementara nilai transmisi pigmentasi adalah 0,94±0,002, 0,54±0,001, 0,36±0,000, 0,23±0,000 (sunblock). Hasil menunjukkan bahwa formula II, III, dan IV memiliki aktivitas perlindungan terhadap sinar matahari, dengan SPF tertinggi terdapat pada formula IV. Simpulan dan saran: Ada perbedaan aktivitas tabir surya yang signifikan antara setiap formula yang diuji (nilai p-value <0,05)
EDUKASI PENGGUNAAN OBAT YANG BIJAK PADA SISWA SMKN 5 SURAKARTA MELALUI GERAKAN APOTEKER MENGAJAR Ariastuti, Reni; Yusuf Muamar Bashori; Desi Riyana; Aginta Wigunavi
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v4i2.1285

Abstract

Obat merupakan sarana kesehatan yang ditujukan untuk pencegahan, pengobatan dan promotif kesehatan. Penggunaan obat tepat dan bijak akan mendukung tercapainya tujuan terapi yang diinginkan. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan memberikan pengetahuan kepada siswa SMK N 5 Surakarta tentang cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat dengan benar dan bijak. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah siswa-siswi SMK N 5 Surakarta. Metode penyampaian informasi kepada sasaran adalah ceramah dan diskusi. Kegiatan pengabdian ini diikuti sebanyak 60 siswa dari berbagai tingkat dan jurusan. Pengetahuan siswa terkait cara penggunaan, penyimpanan dan pembuangan obat yang telah rusak/kadaluarsa dinilai masih kurang, hal ini terlihat pada saat diskusi. Melalui kegiatan ini siswa-siswi SMKN 5 Surakarta mendapat tambahan ilmu cara penggunaan obat yang benar dan bijak. Harapannya perwakilan siswa SMK N 5 Surakarta yang tergabung dalam Unit Kesehatan Siswa (UKS) di sekolah dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam pengelolaan obat di sekolah, sehingga pengelolaan obat dapat tepat. Kegiatan pengabdian menghasilkan satu kesimpulam yaitu pembeian edukasi mengenai cara penggunaan obat dengan bijak dapat dilakukan dengan menggunakan metode ceramah.    Kata kunci : DAGUSIBU, obat, preventif, SMK
Sinergi Ekstrak Buah Cengkeh (Syzygium Aromaticum) Dengan Amoksisilin dan Siprofloksasin Terhadap Bakteri Resisten Patandung, Rosliana; Ariastuti, Reni; Subiyanto, Abyasa Fajari; Ilmi, Ibnul
Journal of Pharmaceutical and Health Research Vol 6 No 3 (2025): October 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jharma.v6i3.8614

Abstract

Antibiotic resistance is a serious global health threat, leading to increased morbidity, mortality, and economic burden due to the reduced effectiveness of infection therapy. One promising strategy to overcome this problem is the combination of antibiotics with natural phytochemical compounds that can enhance antibacterial activity. This study aimed to evaluate the synergistic potential between the ethanol extract of clove fruits (Syzygium aromaticum) and the antibiotics amoxicillin and ciprofloxacin against resistant Staphylococcus aureus and Escherichia coli. The study was conducted in vitro, including clove fruit extraction using 70% ethanol, determination of the minimum inhibitory concentration (MIC) by microdilution, and combination testing using the checkerboard assay to calculate the Fractional Inhibitory Concentration (FIC) index. The results showed that clove extract exhibited antibacterial activity with MIC values of 2000 µg/mL against S. aureus and 4000 µg/mL against E. coli. The combination of clove extract with amoxicillin produced a ΣFIC value of 0.25 (strong synergy), while the combination with ciprofloxacin yielded a ΣFIC of 0.50 (additive effect). These findings indicate that phytochemical constituents in clove, particularly eugenol, may enhance bacterial membrane permeability, thereby strengthening antibiotic activity. This study demonstrates the potential of clove extract as a natural adjuvant to improve the efficacy of antibiotics against resistant bacteria. The practical implication of this result is the opportunity to develop phytochemical–antibiotic combination formulations in pharmaceutical dosage forms that are more efficient and sustainable.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI MARKISA UNGU (Passiflora edulis Sims) TERHADAP Propionibacterium acnes: ANTIBACTERIAL ACTIVITY TEST OF ETHANOL EXTRACT OF PURPLE PASSION FRUIT SEEDS (Passiflora edulis Sims) AGAINST Propionibacterium acnes Rifani, Inesta; Ariastuti, Reni; Qonitah, Fadilah
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Vol. 14 No. 2 (2025): JFL : Jurnal Farmasi Lampung
Publisher : Program Studi Farmasi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/3413qz27

Abstract

Inflammation of the hair follicles and sebaceous glands causes acne, a common skin disorder often triggered by bacterial infections such as Propionibacterium acnes. This study aims to determine the antibacterial activity of an ethanolic extract of purple passion fruit seeds against Propionibacterium acnes. The extraction process was carried out by maceration using 96% ethanol. The antibacterial activity of the extract was tested using the disk diffusion method (Kirby-Bauer) at concentrations of 10%, 20%, and 30%, with positive control (clindamycin) and negative control (1% DMSO) for comparison. Antibacterial activity was measured based on the inhibition zone diameter. The data obtained were then statistically analyzed using a one-way ANOVA test with a 95% confidence level. The extract yield was 5.78% and contained chemical compounds such as flavonoids, alkaloids, tannins, saponins, and terpenoids. The antibacterial test results showed inhibition zones for the 10%, 20%, and 30% extract concentrations and the positive control (clindamycin) of (6.45 ± 1.86) mm (moderate activity), (10.38 ± 0.29) mm (strong activity), (12.21 ± 1.21) mm (strong activity), and (17.78 ± 0.55) mm, respectively. Statistically, there was a significant difference in antibacterial activity between the samples (p-value < 0.05). In conclusion, the ethanolic extract of passion fruit seeds possesses antibacterial properties effective against Propionibacterium acnes..   Keywords: antibacterial, seed, Passiflora edulis Sims, Kirby_bauer, acne