Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

EDUKASI PENGGUNAAN OBAT YANG BIJAK PADA SISWA SMKN 5 SURAKARTA MELALUI GERAKAN APOTEKER MENGAJAR Ariastuti, Reni; Yusuf Muamar Bashori; Desi Riyana; Aginta Wigunavi
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v4i2.1285

Abstract

Obat merupakan sarana kesehatan yang ditujukan untuk pencegahan, pengobatan dan promotif kesehatan. Penggunaan obat tepat dan bijak akan mendukung tercapainya tujuan terapi yang diinginkan. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan memberikan pengetahuan kepada siswa SMK N 5 Surakarta tentang cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat dengan benar dan bijak. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah siswa-siswi SMK N 5 Surakarta. Metode penyampaian informasi kepada sasaran adalah ceramah dan diskusi. Kegiatan pengabdian ini diikuti sebanyak 60 siswa dari berbagai tingkat dan jurusan. Pengetahuan siswa terkait cara penggunaan, penyimpanan dan pembuangan obat yang telah rusak/kadaluarsa dinilai masih kurang, hal ini terlihat pada saat diskusi. Melalui kegiatan ini siswa-siswi SMKN 5 Surakarta mendapat tambahan ilmu cara penggunaan obat yang benar dan bijak. Harapannya perwakilan siswa SMK N 5 Surakarta yang tergabung dalam Unit Kesehatan Siswa (UKS) di sekolah dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam pengelolaan obat di sekolah, sehingga pengelolaan obat dapat tepat. Kegiatan pengabdian menghasilkan satu kesimpulam yaitu pembeian edukasi mengenai cara penggunaan obat dengan bijak dapat dilakukan dengan menggunakan metode ceramah.    Kata kunci : DAGUSIBU, obat, preventif, SMK
Sinergi Ekstrak Buah Cengkeh (Syzygium Aromaticum) Dengan Amoksisilin dan Siprofloksasin Terhadap Bakteri Resisten Patandung, Rosliana; Ariastuti, Reni; Subiyanto, Abyasa Fajari; Ilmi, Ibnul
Journal of Pharmaceutical and Health Research Vol 6 No 3 (2025): October 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jharma.v6i3.8614

Abstract

Antibiotic resistance is a serious global health threat, leading to increased morbidity, mortality, and economic burden due to the reduced effectiveness of infection therapy. One promising strategy to overcome this problem is the combination of antibiotics with natural phytochemical compounds that can enhance antibacterial activity. This study aimed to evaluate the synergistic potential between the ethanol extract of clove fruits (Syzygium aromaticum) and the antibiotics amoxicillin and ciprofloxacin against resistant Staphylococcus aureus and Escherichia coli. The study was conducted in vitro, including clove fruit extraction using 70% ethanol, determination of the minimum inhibitory concentration (MIC) by microdilution, and combination testing using the checkerboard assay to calculate the Fractional Inhibitory Concentration (FIC) index. The results showed that clove extract exhibited antibacterial activity with MIC values of 2000 µg/mL against S. aureus and 4000 µg/mL against E. coli. The combination of clove extract with amoxicillin produced a ΣFIC value of 0.25 (strong synergy), while the combination with ciprofloxacin yielded a ΣFIC of 0.50 (additive effect). These findings indicate that phytochemical constituents in clove, particularly eugenol, may enhance bacterial membrane permeability, thereby strengthening antibiotic activity. This study demonstrates the potential of clove extract as a natural adjuvant to improve the efficacy of antibiotics against resistant bacteria. The practical implication of this result is the opportunity to develop phytochemical–antibiotic combination formulations in pharmaceutical dosage forms that are more efficient and sustainable.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BIJI MARKISA UNGU (Passiflora edulis Sims) TERHADAP Propionibacterium acnes: ANTIBACTERIAL ACTIVITY TEST OF ETHANOL EXTRACT OF PURPLE PASSION FRUIT SEEDS (Passiflora edulis Sims) AGAINST Propionibacterium acnes Rifani, Inesta; Ariastuti, Reni; Qonitah, Fadilah
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Vol. 14 No. 2 (2025): JFL : Jurnal Farmasi Lampung
Publisher : Program Studi Farmasi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/3413qz27

Abstract

Inflammation of the hair follicles and sebaceous glands causes acne, a common skin disorder often triggered by bacterial infections such as Propionibacterium acnes. This study aims to determine the antibacterial activity of an ethanolic extract of purple passion fruit seeds against Propionibacterium acnes. The extraction process was carried out by maceration using 96% ethanol. The antibacterial activity of the extract was tested using the disk diffusion method (Kirby-Bauer) at concentrations of 10%, 20%, and 30%, with positive control (clindamycin) and negative control (1% DMSO) for comparison. Antibacterial activity was measured based on the inhibition zone diameter. The data obtained were then statistically analyzed using a one-way ANOVA test with a 95% confidence level. The extract yield was 5.78% and contained chemical compounds such as flavonoids, alkaloids, tannins, saponins, and terpenoids. The antibacterial test results showed inhibition zones for the 10%, 20%, and 30% extract concentrations and the positive control (clindamycin) of (6.45 ± 1.86) mm (moderate activity), (10.38 ± 0.29) mm (strong activity), (12.21 ± 1.21) mm (strong activity), and (17.78 ± 0.55) mm, respectively. Statistically, there was a significant difference in antibacterial activity between the samples (p-value < 0.05). In conclusion, the ethanolic extract of passion fruit seeds possesses antibacterial properties effective against Propionibacterium acnes..   Keywords: antibacterial, seed, Passiflora edulis Sims, Kirby_bauer, acne
Pemanfaatan Mesin Padder dalam Upaya Meningkatkan Efisiensi Produksi Batik di UMKM Batik Cahaya Baru, Kabupaten Semarang Qonitah, Fadilah; Ariastuti, Reni; Oktaviana Trisna Dewi, Anita; Suwardi, Suwardi; Monika, Dina
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2263

Abstract

UMKM Batik Cahaya Baru di Kabupaten Semarang menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi kain batik, khususnya dalam proses pewarnaan kain batik. Pada UMKM ini proses pewarnaannya masih manual sehingga memerlukan waktu yang cukup lama dan tenaga kerja yang intensif. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan efisiensi produksi batik di UMKM Batik Cahaya Baru melalui pemanfaatan mesin padder untuk pewarnaan kain. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan edukasi pemanfatan mesin padder dan pelatihan pengoperasian mesin padder dengan baik. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa penggunaan mesin padder dapat meningkatkan efisiensi waktu produksi sebesar 75% serta efisiensi penggunaan larutan pewarna kain batik sebesar 33,33%. Kegiatan ini menunjukkan urgensi pemanfaatan mesin padder sebagai inovasi yang mampu mempercepat proses produksi, mengurangi pemborosan bahan pewarna dan mendukung keberlanjutan usaha UMKM Batik Cahaya Baru.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Desa Karangasem dalam Pengelolaan Limbah Minyak Jelantah (Mijel) Guna Mendukung Lingkungan Bersih dan Ekonomi Kreatif Ariastuti, Reni; Qonitah, Fadilah; Patandung, Rosliana; Pambudi, Risma Sakti
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 9, No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v9i2.624

Abstract

Aktivitas rumah tangga seringkali menghasilkan sampah/limbah, salah satuya aktivitas menggoreng dapat menghasilkan limbah minyak jelantah. Minyak jelantah (mijel) merupakan minyak bekas penggorengan yang banyak mengandung radikal bebas, sehingga berbahaya bagi kesehatan jika digunakan /dikonsumsi terus-menerus, serta memberikan dampak negatif pada lingkungan yang dapat menyebabkan saluran kran pembuangan menjadi mampat dan mencemari tanah. Kegiatan PkM dilakukan dengan tujuan ingin mengurangi limbah mijel dengan memanfaatkannya menjadi lilin aromaterpi dan sabun cuci batangan. Metode pendekatan yang digunakan adalah melalui sosialisasi terkait limbah mijel dan pelatihan cara pengolahan mijel menjadi lilin dan sabun. Hasil pengabdian terlihat tingkat pengetahuan dan ketrampilan ibu-ibu kelompok wanita tani desa Karangasem menjadi meningkat dari tingkat pengetahuan kurang menjadi tingkat pengetahuan baik. Wanita tani desa Karangasem mampu membuat lilin aromaterapi dan sabun dengan baik. Pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi dan sabun dapat mengurangi limbah/sampah rumah tangga, menjaga lingkungan tetap bersih dan mampu menghasilkan produk olahan mijel yang memiliki nilai ekonomi.   
Pemanfaatan Minyak Jelantah Sebagai Bahan Baku Lilin Aromaterapi Ramah Lingkungan Di Kelurahan Karangasem Ariastuti, Reni; Ardistafani , Chintya Rahma; Ariyanti, Debi; Apot, Kornelia Bariap; Qonitah, Fadilah; Patandung, Rosliana
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 7 No 1 (2026): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v7i1.2191

Abstract

Abstrak: Limbah minyak jelantah masih menjadi isu lingkungan dan kesehatan di masyarakat karena sering dibuang ke saluran air atau digunakan kembali tanpa pengolahan yang tepat, sehingga berpotensi mencemari tanah dan air serta membahayakan kesehatan. Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pengelolaan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi sebagai upaya edukasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah menganalisis proses pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, mengidentifikasi manfaat ekonomi dan lingkungan, serta memberikan rekomendasi pengelolaan limbah minyak jelantah di masyarakat. Metode pengabdian menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan praktik langsung, disertai evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pelatihan peserta belum memahami bahaya minyak jelantah dan pemanfaatannya. Setelah kegiatan, peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan, mampu menjelaskan dampak lingkungan minyak jelantah, serta mempraktikkan pembuatan lilin aromaterapi secara mandiri. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran lingkungan dan membuka peluang usaha rumah tangga berkelanjutan. Kata Kunci: (Minyak Jelantah, Masyarakat, Lilin Aromaterapi, Pengabdian Masyarakat)
Uji Aktivitas Tabir Surya Ekstrak Etanol Kulit Markisa Ungu secara In Vitro dengan Spektrofotometri Uv-Vis Agtri, Nisa Aulia; Ariastuti, Reni; Qonitah, Fadilah
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/farmasains.v13i1.20601

Abstract

Excessive exposure to Ultraviolet (UV) radiation can cause skin damage, including erythema, premature ageing, and skin cancer. Sunscreen is commonly used to protect the skin from UV radiation. The peel of purple passion fruit (Passiflora edulis) contains phenolic and flavonoid compounds that may provide UV-absorbing activity. This study aimed to evaluate the sunscreen activity of the ethanol extract of purple passion fruit peel in vitro based on the Sun Protection Factor (SPF), Erythema Transmission Percentage (%Te), and Pigmentation Transmission Percentage (%Tp). The extract was obtained by maceration with 96% ethanol. Qualitative identification of phenolic compounds was performed using a FeCl3 reagent, while flavonoids were detected using concentrated HCl and magnesium powder. Sunscreen activity was evaluated using UV-Vis spectrophotometry at concentrations of 400, 600, 800, 1,000, and 1,200 ppm. The results showed that the extract contained phenolic and flavonoid compounds. At the highest concentration (1,200 ppm), the SPF value was 20.086±1.696 (ultra-protection), %Te was 0.697±0.149, and %Tp was 4.413±0.594, all of which were categorised as sunscreen. One-way ANOVA analysis indicated significant differences among concentration variations (p<0.05). In conclusion, the ethanol extract of purple passion fruit peel has potential as a natural active ingredient for sunscreen.