Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM PERPUSTAKAAN BERBASIS INKLUSI SOSIAL DALAM PEMBERDAYAAN DESA BAMBAPUANG Rasyid, Nirma; Rusadi, La Ode; Mantasa, Kamaluddin
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 4 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v4i2.102

Abstract

Salah satu bentuk upaya pembangunan berkelanjutan yaitu melalui program pengembangan perpustakaan desa berbasis inklusi sosial dimana bertujuan untuk memberdayakan masyarakat berperan aktif dalam proses pembangunan berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi dan dampak program perpustakaan berbasis inklusi sosial oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Enrekang dalam pemberdayaan Desa Bambapuang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif pada data yang diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program perpustakaan berbasis inklusi sosial oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Enrekang dalam pemberdayaan desa Bambapuang adalah mengadakan pekan literasi, perpustakaan digital, pojok baca buku dan pelatihan dan kursus. Implementasi program tersebut berdampak positif dalam pemberdayaan masyarakat di desa Bambapuang berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan, pemberdayaan kreatifitas dan ekonomi masyarakat serta meningkatnya minat baca dan literasi masyarakat. Program perpustakaan berbasis inklusi sosial telah berkontribusi pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas masyarakat. Hal ini dapat berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam hal ekonomi dan sosial. Kata Kunci: Implementasi, Perpustakaan Umum, Inklusi Sosial
Pengelolaan Bahan Pustaka di Perpustakaan Universitas Negeri Makassar Yulistian, Dede; Herman, Herman; Rusadi, La Ode; Fendy, Fendy; Suriadi, Suriadi; Mantasa, Kamaluddin
Journal Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Journal Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan bahan pustaka merupakan salah satu aspek krusial dalam menunjang layanan informasi di perpustakaan perguruan tinggi. Perpustakaan Universitas Negeri Makassar (UNM) sebagai pusat sumber belajar memiliki tanggung jawab untuk menyediakan, mengorganisasi, dan memelihara bahan pustaka secara efektif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sistem pengelolaan bahan pustaka di Perpustakaan UNM, meliputi tahapan pengadaan, pengolahan, penyimpanan, serta layanan sirkulasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun proses pengelolaan sudah menggunakan sistem otomasi perpustakaan, masih terdapat kendala pada keterbatasan koleksi digital, kurangnya tenaga pustakawan profesional, serta kebutuhan pembaruan fasilitas penyimpanan. Kata Kunci: Manajemen Perpustakaan, Otomasi Perpustakaan, Katalogisasi
Memanfaatkan Penggunaan Teknologi Informasi Untuk Menumbuhkan Literasi di SDS Muhammadiyah Sungailiat Miswara, Miswara; Rusadi, La Ode
LIVRE : Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol. 1 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/livre.v1i2.9518

Abstract

Abstrak Teknologi informasi adalah istilah umum untuk teknologi apapun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengkomunikasikan, dan/atau menyebarkan informasi. Teknologi informasi sudah merupakan kebutuhan semua orang termasuk kalangan anak-anak pada masa sekarang. Dengan fenomena ini dapat memberikan dampak positif dan juga dampak negatiF. Dampak negatif terutama bagi anak-anak yaitu menurunnya literasi anak-anak pada masa sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bahwa untuk meningkatkan literasi anak-anak pada era teknologi sekarang maka kita harus menggunakan teknologi juga. Pemanfaatan teknologi yang dapat kita lakukan misalnya penggunaan gadget (smartphone). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan melakukan observasi. Observasi yang dilakukan yaitu dengan cara memberikan pilihan kepada anak-anak di sekolah antara membaca lewat buku atau menonton film lewat smartphone. Penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar anak-anak memilih smarthphone dibandingkan buku. Meskipun ada beberapa anak-anak yang memilih buku tapi daya tarik smartphone lebih memikat anak-anak daripada buku. Menurut mereka, cerita yang mereka pahami lewat menonton lebih menarik daripada membaca langsung. Dalam penelitian ini saya menemukan bahwa anak-anak cenderung menyukai bentuk audio visual daripada teks. Penelitian ini menyarankan kepada pihak sekolah agar dapat memanfaatkan penggunaan teknologi informasi guna meningkatkan literasi anak-anak atau pihak sekolah bisa juga mulai mengubah perpustakaan manual menjadi perpustakaan digital sehingga anak-anak akan lebih tertarik. Kata kunci: Literasi, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Teknologi.   Abstract Information technology is a general term for any technology that helps humans create, change, store, communicate, and disseminate information. Information technology is a necessity for everyone, including children today. This phenomenon can have both positive and negative impacts. The negative impact, especially for children, is the decline in children's literacy. This research aims to explain that to increase children's literacy in the current technological era, we must use technology too. The use of technology that we can, for example, use gadgets (smartphones). The method used in this research is descriptive qualitative. The data collection technique was carried out by making observations. The observations were carried out by giving children at school a choice between reading through books or watching films on smartphones. This research found that most children choose smartphones over books. Even though some children choose books, the appeal of smartphones attracts children more than books. According to them, the stories they understand through watching are more interesting than reading directly. In this research, I found that children tend to prefer audio-visual forms rather than text. This research suggests that schools can take advantage of the use of information technology to increase children's literacy or that schools can also start changing manual libraries into digital libraries so that children will be more interested. Keywords: Literacy, Technology, Use of Information Technology
Pelatihan Penulisan Cerpen Bertema Kebudayaan dan Kesenian Sulawesi Selatan bagi Mahasiswa di Kota Makassar Rijal, Andi Samsu; Aminah, Sri Nur; Rusadi, La Ode
Jurnal Pengabdian Seni Vol 5, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v5i2.13895

Abstract

Pelestarian nilai kebudayaan dan kesenian masyarakat sangat penting untuk dilakukan oleh siapa saja dan dengan cara apa saja, termasuk mendokumentasikannya dalam bentuk karya tulis seperti cerita pendek. Pelatihan kepenulisan cerita pendek (cerpen) bertema kebudayaan dan kesenian masyarakat Sulawesi Selatan merupakan upaya untuk mengajak mahasiswa di Kota Makassar dalam melestarikan nilai-nilai kebudayaan dan kesenian. Kegiatan pelatihan ini menjadi upaya untuk meningkatkan minat dan bakat mahasiswa dalam berliterasi dan berkesenian. Peserta yang terlibat dalam pelatihan adalah mahasiswa Universitas Islam Makassar dan mentor merupakan praktisi sastra, praktisi budaya, dan dosen. Bentuk kegiatan berupa pelatihan dengan model partisipatif. Peserta pelatihan melakukan langkah-langkah seperti mendengarkan ceramah dari pakar, mengikuti tutoring, melakukan observasi sederhana, studi literatur, kepenulisan, dan penyuntingan naskah. Kegiatan pelatihan dilakukan tiga tahap: tahap pertama adalah seminar dan workshop kepenulisan (September dan Oktober 2023), tahap kedua adalah pendampingan penulisan (Januari dan Februari 2024), dan tahap ketiga adalah diseminasi hasil pelatihan kepenulisan (Oktober 2024). Luaran pelatihan ini berupa karya cerita peserta pelatihan. Hasil dari pelatihan ini dapat menumbuhkan kreativitas mahasiswa dalam menulis cerpen bertema kebudayaan dan kesenian Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berimplikasi pada pendalaman karakter mahasiswa melalui pemahaman cerpen kebudayaan dan kesenian. Preserving the cultural and artistic values of the community is highly essential to do by anyone and in any way, including documenting them in the form of written works such as short stories. Short story writing training in the theme of culture and art of South Sulawesi is an effort to encourage students in Makassar City to preserve cultural and artistic values. This activity is also an effort to increase students' interest and talent in literacy. Participants involved in the training were students from Makassar Islamic University. The mentors involved in this program were literary practitioners, cultural practitioners and lecturers. The form of activity is training with a participatory model. Training participants carried out steps such as listening to lectures from experts, taking part in tutoring, making simple observations, studying literature, writing and editing manuscripts. The training activities were conducted in three stages, the first was seminars and writing workshops (September and October 2023), the second stage was writing assistance (January and February 2024), and the third stage was dissemination of the results of the writing training (October 2024). The output of this training was in the form of stories by the training participants. The result is this program can foster student creativity in writing short stories in the varied themes of South Sulawesi culture and art. As a result, this activity leads to an implication for deepening student character through understanding cultural and artistic short stories.
Pelatihan Penulisan Cerpen Bertema Kebudayaan dan Kesenian Sulawesi Selatan bagi Mahasiswa di Kota Makassar Rijal, Andi Samsu; Aminah, Sri Nur; Rusadi, La Ode
Jurnal Pengabdian Seni Vol 5, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v5i2.13895

Abstract

Pelestarian nilai kebudayaan dan kesenian masyarakat sangat penting untuk dilakukan oleh siapa saja dan dengan cara apa saja, termasuk mendokumentasikannya dalam bentuk karya tulis seperti cerita pendek. Pelatihan kepenulisan cerita pendek (cerpen) bertema kebudayaan dan kesenian masyarakat Sulawesi Selatan merupakan upaya untuk mengajak mahasiswa di Kota Makassar dalam melestarikan nilai-nilai kebudayaan dan kesenian. Kegiatan pelatihan ini menjadi upaya untuk meningkatkan minat dan bakat mahasiswa dalam berliterasi dan berkesenian. Peserta yang terlibat dalam pelatihan adalah mahasiswa Universitas Islam Makassar dan mentor merupakan praktisi sastra, praktisi budaya, dan dosen. Bentuk kegiatan berupa pelatihan dengan model partisipatif. Peserta pelatihan melakukan langkah-langkah seperti mendengarkan ceramah dari pakar, mengikuti tutoring, melakukan observasi sederhana, studi literatur, kepenulisan, dan penyuntingan naskah. Kegiatan pelatihan dilakukan tiga tahap: tahap pertama adalah seminar dan workshop kepenulisan (September dan Oktober 2023), tahap kedua adalah pendampingan penulisan (Januari dan Februari 2024), dan tahap ketiga adalah diseminasi hasil pelatihan kepenulisan (Oktober 2024). Luaran pelatihan ini berupa karya cerita peserta pelatihan. Hasil dari pelatihan ini dapat menumbuhkan kreativitas mahasiswa dalam menulis cerpen bertema kebudayaan dan kesenian Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berimplikasi pada pendalaman karakter mahasiswa melalui pemahaman cerpen kebudayaan dan kesenian. Preserving the cultural and artistic values of the community is highly essential to do by anyone and in any way, including documenting them in the form of written works such as short stories. Short story writing training in the theme of culture and art of South Sulawesi is an effort to encourage students in Makassar City to preserve cultural and artistic values. This activity is also an effort to increase students' interest and talent in literacy. Participants involved in the training were students from Makassar Islamic University. The mentors involved in this program were literary practitioners, cultural practitioners and lecturers. The form of activity is training with a participatory model. Training participants carried out steps such as listening to lectures from experts, taking part in tutoring, making simple observations, studying literature, writing and editing manuscripts. The training activities were conducted in three stages, the first was seminars and writing workshops (September and October 2023), the second stage was writing assistance (January and February 2024), and the third stage was dissemination of the results of the writing training (October 2024). The output of this training was in the form of stories by the training participants. The result is this program can foster student creativity in writing short stories in the varied themes of South Sulawesi culture and art. As a result, this activity leads to an implication for deepening student character through understanding cultural and artistic short stories.
PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU MELALUI PELATIHAN MENULIS Syukriady, Dwi; Ashar, Ashar; Musbaing, Musbaing; Rusadi, La Ode; Taufik, Ashabul; Yuriatson, Yuriatson; Sasabone, Luana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.23420

Abstract

Keterampilan menulis merupakan keterampilan dasar yang wajib di kuasai guru, namun sering hanya mendapat perhatian terbatas. Lebih lanjut, adanya Merdeka Belajar menuntut guru untuk mengadopsi perubahan sebagai langkah pengembangan profesionalisme guru yang berkelanjutan. Guru wajib untuk di bekali pengetahuan tentang pengembangan profesionalisme, salah satu cara untuk mengembangkan profesionalisme guru adalah melalui pelatihan menulis, guru yang terbiasa menulis mampu menciptakan ruang bagi diri melalui karya-karya dan memberi ide-ide baru untuk dibagikan kepada siswa di kelas. Melihat fakta yang terjadi disekolah mitra, tim pengabdian berinisiatif untuk mengadakan pelatihan menulis sebagai langkah pengembangan profesionalisme guru. Metode yang digunakan yaitu pemaparan materi, praktik menulis dan Focus Group Discussion. Hasil pelatihan menunjukkan selama pelatihan menulis, guru merasa terbantu dengan pelatihan ini, respon positif juga tampak dari hasil Focus Group Discussion, mereka bersemangat setelah dibekali dengan pelatihan yang bermanfaat dan ingin melanjutkan latihan menulis secara mandiri.