Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH SAYURAN SEBAGAI PAKAN TERNAK DALAM UPAYA PENGUATAN EKONOMI DI MASA COVID PADA PETUGAS KEBERSIHAN DI LINGKUNGAN SMAN 4 KOTA BENGKULU definiati, neli; Malianti, Lezita; Nurhaita, Nurhaita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya ikan lele termasuk salah satu jenis usaha yang sangat potensial untuk dikembangkan karena Permintaan pasar yang tinggi, kondisi lingkungan yang mendukung serta memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap pakan lokal alternatif yang  banyak tersedia. Kelompok petugas kebersihan Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Kota Bengkulu ini mempunyai peluang yang cukup besar untuk terlibat dalam pemanfaatan limbah sayuran sebagai pakan ternak dalam upaya penguatan ekonomi di masa pandemic covid 19, beberapa diantara anggota kelompok pernah memiliki usaha sampingan beternak ikan lele namun harus gulung tikar dikarenakan harga pakan yang terus meningkat. Kegiatan PKM ini bertujuan mengatasi permasalahan ekonomi dan pengolahan limbah, memanfaatkan limbah sayuran pasar sebagai bahan pakan ternak lele yang murah dan ramah lingkungan merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan mitra. Dengan adanya kegiatan ini dapat mendorong Kelompok Petugas Kebersihan SMAN 4 Kota Bengkulu yang tangguh dan mandiri karena dalam usaha dilengkapi dengan teknologi pemanfaatan limbah sayuran, serta manajemen usaha yang baik. Bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan adalah pelatihan pembuatan pelet ikan lele berbahan limbah sayuran pasar; pelatihan penyusunan ransum ternak lele; pembuatan demplot dilokasi yang sudah disiapkan oleh kelompok, pelatihan manajemen kolam. Adapun indikator dari kegiatan ini adalah Terlaksananya kegiatan PKM secara lancar, diaplikasikannya teknologi pembuatan pellet ikan lele, teknologi penyusunan ransum ternak lele, banyaknya anggota yang mengikuti kegiatan, meningkatnya motivasi berwirausaha serta dihasilkanya pellet ikan lele yang memiliki kualitas nutrisi yang baik.Keyword : Limbah Sayuran Pasar, Pelet Ikan Lele
PENGARUH ASAM ASETAT PADA DAGING ENTOK (CairinaMoschata) TERHADAP pH, KEEMPUKKAN DAN TOTAL BAKTERI Darmawan, Yusrah Darmawan; Suliasih; Suharnas, Edwar; Nurhaita; Malianti, Lezita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v2i3.4817

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pH, keempukan, dan total bakteri daging entok yang direndam dengan asam asetat. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu dan analisa pH, keempukan dan total bakteri dilakukan di Laboratorium Peternakan Fak. Pertanian Universitas Bengkulu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga terdapat 16 unit percobaan. Konsentrasi asam asetat yang diteliti (0%, 2%, 4%, dan 6%), Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan asam asetat dapat mempengaruhi kadar pH, keempukan dan total bakteri pada daging entok. Kesimpulan penelitian ini adalah perendaman daging entok menggunakan asam asetat, level asam asetat sampai 6% akan menurunkan nilai pH , total bakteri dan nilai keempukan daging entok. Kata Kunci : Asam asetat, pH, keempukan, total bakteri, daging entok.
Pengaruh Sari Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus.L) Terhadap Kandungan Protein, Karbohidrat dan pH Pada Yoghurt Drink Dengan Starter Komersil Darmawan, Anton; suliasih, Suliasih; Malianti, Lezita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Susu merupakan cairan putih yang keluar dari ambing sapi perah dengan keadaan segar. Penambahan sari buah naga merah terhadap protein merupakan zat gizi yang sangat penting, karena yang paling erat hubungannya dengan proses-proses kehidupan Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yoghurt drink sari buah naga merah terhadap kandungan protein, karbohidrat dan pH pada yoghurt sari buah naga merah dengan starter komersil. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan . Penambahan sari buah naga merah dibuat dengan A = 0%, B = 3%, C = 6% dan D =9%. Parameter yang diamati adalah pH, kandungan karbohidrat dan protein. Hasil penelitian memperlihatkan penambahan sari buah naga merah berpengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap kandungan karbohidrat, protein dan pH. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi penggunaan sari buah naga merah digunakan menurunkan nilai pH, dan meingkatkan nilai karbohidrat dan protein. Kata Kunci : Susu, Yoghurt, Sari Buah Naga, Stater Komersil
PENGARUH ES KRIM SUSU SAPI DENGAN PENAMBAHAN BUAH PISANG AMBON CURUP (Musa Sapientum cv.’Ambon Curup’) TERHADAP DAYA LELEH, OVERRUN, DAN VISKOSITAS Lagi Gentara, Kukun; Suliasih, Suliasih; Suharnas, Edwar; Malianti, Lezita
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v4i3.7634

Abstract

Penelitian bertujuan untuk melihat daya leleh, overrun, dan viskositas es krim dengan penambahan persentase buah pisang ambon curup yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 01 Desember 2023 sampai dengan tanggal 08 Januari tahun 2024 bertempat di Laboratorium Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan  Acak Lengkap (RAL)  dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri atas :P0: Kontrol ( tanpa penambahan buah pisang Ambon Curup), P1: Penambahan 03% buah Pisang Ambon Curup ke dalam adonan es krim, P2: Penambahan 06% buah Pisang Ambon Curup ke dalam adonan es krim, P3: Penambahan 09% buah Pisang Ambon Curup ke dalam adonan es krim, P4: Penambahan 12% buah Pisang Ambon Curup ke dalam adonan es krim. Parameter pada penelitian ini adalah sifat fisik : Daya Leleh, Overrun, dan Viskositas Es Krim. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan buah pisang ambon curup berpengaruh nyata terhadap daya leleh, overrun, dan viskositas. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan buah pisang ambon Curup (Musa Sapientum cv.’Ambon Curup’) pada es krim sampai dengan 12% dapat meningkatkan Daya Leleh, Overrun, dan Viskositas. Kata kunci : Susu, Es Krim, Pisang Ambon Curup.
PENGARUH FERMENTASI AMPAS KELAPA (COCOS NUCIFERA L ) DENGAN DOSIS MIKROORGANISME LOKAL (MOL) YANG BERBEDA TERHADAP KANDUNGAN GIZI Ego Indera Hidayat; Malianti, Lezita; Suliasih, Suliasih
Jurnal Inspirasi Peternakan Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Inspirasi Peternakan
Publisher : Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jinak.v6i1.10166

Abstract

Ampas kelapa merupakan hasil samping dari pembuatan santan. Selama ini ampas kelapa hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak dengan harga produk yang sangat rendah. Hasil ampas kelapa dapat diolah menjadi tepung ampas kelapa yang kaya akan serat kasar 20% yang dapat dijadikan sebagai olahan tepung ampas kelapa yang bernilai gizi tinggi dan mengatasi bahan pakan bisa bertahan lama maka dilakukan fermentasi mengguanakan MOL. Mikrooganisme Lokal adalah larutan hasil fermentasi yang berbahan dasar dari berbagai sumberdaya yang tersedia setempat . Percobaan dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan . Ampas kelapa fermentasi dibuat dengan 2000 gram ampas kelapa, 100 gram dedak 100 gram molases. Dengan perlakuan dosis mol P0 = 0%, P1 = 2,5%, P3 = 5%, P4 =7,5%, dan P4 = 10% MOL. Parameter yang diamati adalah BK, LK, PK, ABU dan SK. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dosis mol berpengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap kandungan BK, LK, PK, SK dan tidak berpengaruh terhadap BO. Hal ini menunjukan bahwa dosis MOL sangat berpengaruh terhadap kualitas ampas kelapa fermentasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi dosis MOL yang digunakan semakin baik kualitas nutrisi ampas kelapa fermentasi.. Kata kunci : Ampas Kelapa, Fermentasi, Mikroorganisme Lokal.