p-Index From 2021 - 2026
4.005
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK DENGAN MEDIA CERITA BERGAMBAR Yatiningsih Yatiningsih; Fuad Arif Noor
QURROTI : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI Vol 2, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.227 KB) | DOI: 10.36768/qurroti.v2i2.125

Abstract

MANAJEMEN KETELADANAN GURU RA BERPRESTASI DI YOGYAKARTA Fu'ad Arif Noor
QURROTI : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI Vol 1, No 2 (2019): Oktober
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36768/qurroti.v1i2.38

Abstract

AbstrakArtikel ini bertujuan untuk mengungkap manajemen keteladanan guru RA berprestasi yang termenej di Yogyakarta, sehingga diperoleh guru RA yang mampu menjadi teladan dengan bersungguh-sungguh mempelajari pelajarannya, dengan selalu mencari informasi untuk menjaga agar pelajaran tersebut tidak ketinggalan zaman (never up to date), bersemangat dalam mengajar, memperhatikan murid-muridnya, bersikap adil, mempunyai ekspresi yang cerah, selalu menjaga penampilan, menarik dan menyenangkan, cepat tanggap dan waspada, mempunyai perhatian yang besar dan pengalaman yang luas, serta mampu memberikan motivasi semangat belajar kepada peserta didiknya. Kualitas-kualitas tersebut akan mengantarkan guru menjadi sosok yang disenangi dan dikagumi bagi peserta didiknya. Dan ini akan memudahkan guru dalam melakukan tugasnya, yakni mengajarkan materi atau bahan kepada peserta didik, akhirnya peserta didik mampu mengerti perihal yang disampaikan kepadanya. Fokus perhatian peserta didik pada pribadi gurunya, merupakan hal yang perlu dalam keberhasilanproses belajar maupun mengajarnya. Bagi peserta didik yang telah tertarik pada gurunya, maka dia akan patuh kepada guru tersebut. Dan dia akan melakukan apa saja yang diperintahkan kepadanya. Secara tidak langsung, mereka akan mencontoh sesuatu yang berada dalam diri pribadi guru tersebut. Allah SWT mengingatkan: Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan (QS. As-Shoff,61: 3).Kata kunci: manajemen, keteladanan, Guru RA
PENGEMBANGAN TARI TOPI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN FISIK MOTORIK ANAK RA TUNAS BANGSA SIDOGEMAH SAYUNG DEMAK Fuad Arif Noor; Miftahun Ni'mah
QURROTI : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI Vol 4, No 1 (2022): April 2022
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36768/qurroti.v4i1.238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Tari Topi pada anak Kelompok B RA Tunas Bangsa Sidogemah Sayung Demak dan untuk  mengetahui adanya peningkatan kemampuan motorik kasar anak dengan metode Tari Topi pada anak kelompok B RA Tunas Bangsa Sidogemah Sayung Demak. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini melalui teknik observasi dan dokumentasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan analisis data deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan adalah anak didik RA Tunas Bangsa Sidogemah Sayung Demak dengan populasi 27 anak. Sumber data berasal dari pendidik dan tenaga kependidikan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan fisik motorik anak melalui media Tari Topi berdasarkan data pada pra tindakan aspek kelenturan dari 48,14% kemudian meningkat Siklus I menjadi 74,07% dan Siklus II meningkat menjadi 98,14%. Pada pra tindakan aspek kelincahan dari 42,59% kemudian meningkat, pada Siklus I menjadi 79,62% dan pada Siklus II meningkat menjadi 99,07%. Pada pra tindakan aspek keseimbangan dari 40,74% kemudian meningkat, Siklus I menjadi 62,96% dan Siklus II meningkat menjadi 97,22%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan menari Tari Topi dapat meningkatkan keterampilan motorik kasar anak kelas B RA Tunas Bangsa Sidogemah. Hal ini dikarenakan kegiatan menari Tari Topi dapat menstimulasi perkembangan motorik anak dari aspek kelenturan, kelincahan dan keseimbangan
KONSEP PENDIDIKAN PADA SEKOLAH ALTERNATIF QARYAH THAYYIBAH SALATIGA JAWA TENGAH Zubaedah Nasucha; Fuad Arif Noor
QURROTI : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI Vol 2, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1038.447 KB) | DOI: 10.36768/qurroti.v2i2.126

Abstract

MANAJEMEN, TATA USAHA, ADMINISTRASI, DAN KEPEMIMPINAN RAUDATUL ATHFAL (Studi Konsep Dasar Peristilahan) Fuad Arif Noor
QURROTI : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI Vol 2, No 1 (2020): April 2020
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.046 KB) | DOI: 10.36768/qurroti.v2i1.91

Abstract

HAFALAN SURAH AL KAFIRUN MELALUI GERAK KINESTETIK ANAK USIA DINI Fuad Arif Noor; Astuti Marheni Sri Prasetyaningsih
QURROTI : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI Vol 3, No 1 (2021): April 2021
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.837 KB) | DOI: 10.36768/qurroti.v3i1.149

Abstract

Historis Studi Islam Anak Madrasah Ibtidaiyah Andi Setiyawan; Fu`ad Arif Noor
Jurnal Ilmiah AL-Jauhari: Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah AL-Jauhari
Publisher : Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/jiaj.v6i1.2134

Abstract

Islam is a complex and all-embracing religion. The treatise of Islam is not based solely on aqidah, but much larger than that. It is not an easy matter to introduce and teach Islamic studies to students particularly they still are on the Madrasah Ibtidaiyah. For the children of Madrasah Ibtidaiyah to present and understand Islamic studies, approaches to study are necessary for them to understand it easier. The research used philosophical, sociological, theological, anthropological and historical approaches as the steps to introduce Islam to students. However, in this research, the researcher discussed how to introduce Islam to the students of Madrasah Ibtidaiyah using a historical approach. The research method used was a literature study research method, which was a study of the literature. The method for collecting data is a review of books, notes, and reports on literature relating to the history of Islamic studies of the children of Madrasah ibtidaiyah. According to the findings of this study, it is possible to introduce and teach the cultivation of Islamic principles to Madrasah Ibtidaiyah students using a historical approach
MANAJEMEN PESERTA DIDIK RAUDLATUL ATHFAL (RA) Fu'ad Arif Noor
Jurnal Al-Manar Vol 4, No 2 (2015): Desember
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.173 KB) | DOI: 10.36668/jal.v4i2.56

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep peserta didik Raudlatul Athfal dalam penerimaan dan belajar serta pengelolaan peserta didik Raudlatul Athfal bahwa kehadiran dibutuhkan di lembaga pendidikan tingkat satuan RA. Peserta didik adalah subjek dan objek dalam proses transformasi pengetahuan dan keterampilan sebagai dasar utama untuk masa awal dan dini. Peserta didik manajemen ditujukan untuk mengatur bagaimana berbagai kegiatan yang mengarah pada peserta didik potensi pertumbuhan dan perkembangan Raudlatul Athfal usia 4 (empat) sampai 6 (enam) tahun ini sehingga kegiatan belajar prategangan halus, tertib dan teratur untuk mencapai tujuan pembelajaran yang efektif dan efisien. Manajemen peserta didik didefinisikan sebagai pengaturan bisnis untuk pelajar dari peserta didik tersebut masuk sekolah sampai mereka lulus. Jadi pengelolaan administrasi peserta didik atau murid personel sebagai layanan yang difokuskan pada regulasi, pengawasan dan layanan siswa di kelas dan di luar kelas seperti: pengenalan, pendaftaran, layanan individual seperti pengembangan keseluruhan kemampuan, minat, kebutuhan untuk dilakukannya di sekolah. Tingkat pencapaian perkembangan peserta didik RA meliputi nilai-nilai agama dan moral, kotor fisik dan motorik halus, kesehatan dan perilaku keselamatan, kognitif terdiri dari belajar dan pemecahan masalah, serta berpikir logis dan simbolis. Untuk bahasa termasuk memahami bahasa, mengungkapkan bahasa, dan keaksaraan. Selain itu, lingkungan sosial termasuk emosional kesadaran diri anak, rasa tanggung jawab untuk diri sendiri dan orang lain, serta perilaku prososial. Sedangkan ruang lingkup perkembangan terbaru termasuk seni meliputi anak-anak dapat menikmati berbagai alunan lagu atau suara dan tertarik pada kegiatan seni.
Pendekatan Integratif dalam Studi Islam Fu'ad Arif Noor
Cakrawala: Jurnal Studi Islam Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.52 KB) | DOI: 10.31603/cakrawala.v13i1.2043

Abstract

Integrative approaches are studies which employ a method or means of view and analysis of fused and integrated, and integrative analysis can be grouped into two. First, integrative between all texts related to the issue that is being shelled or discussed. Second, integrative between nash with other sciences related to the issue being discussed. Sciences to Islamization is the product of ijtihad scientists (scholars/mujtahid). With the placement of such a level, then the sciences to Islamization is known today is not identical to the revelation. Moreover, it is no secret that the practice of education and instruction in Islam has been too much emphasis on textual sources and truth. So forget about the fact that when the idea of thoughts, ideas and beliefs are transformed into the text-based faith that is practised and operationalised in the field, it will automatically appear different understanding and interpretation. Integration between public science and the science of religion is primarily founded on a tauhidiq system, which puts God as the beginning and end of everything. Due to the belief of monotheism and belief in the values of religion can be born from any science, including the science that had been classified in the general sciences. As an academic community would be a challenge to realise that Islam is mercy all nature, which still thinking about the direction of the benefit of the world and the hereafter. Then it is not something impossible if PTAI someday become a center of knowledge on the condition that there is the commitment to hold a substantial change, including a reinterpretation of Islam, reforming the position of some of the terms of his teaching, through development, reconstructed starting with the deconstruction of Islamic studies, and develop science -ilmu Islam.
PENERAPAN METODE AR-RABITH DALAM PEMBELAJARAN TAHFIZHUL QUR’AN DI MIT IBNU MAS’UD YOGYAKARTA Nusyaibah Nusyaibah; Fuad Arif Noor
Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 4, No 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pendidikan Islam (STPI) Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.383 KB) | DOI: 10.36768/abdau.v4i2.200

Abstract

 Dalam proses pembelajaran Al-Qur’an membutuhkan sebuah metode yang diharapkan nantinya akan mempermudah dalam proses pembelajaran. Pembelajaran Tahfizh Al-Qur’an di MIT Ibnu Mas’ud Yogyakarta menggunakan metode Ar-Rabith yang memudahkan siswa dalam menghafal Al-Qur’an. Ke khasan metode Ar-Rabith dalam pembelajaran Al-Qur’an menjadi keunggulan dan nilai tersendiri di Madrasah Ibtidaiyah karena masih jarang sekolah yang menerapkan metode Tahfizh Al-Qur’an. Permasalahan dalam Penelitian ini: (1) bagaimana penerapan metode Ar-Rabith dilaksanakan di MIT Ibnu Mas’ud Yogyakarta (2) apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam pembelajaran Al-Qur’an (3) bagaimana hasil penerapan metode Ar-Rabith dalam pembelajaran Al-Qur’an. Sedangkan tujuannya untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang penerapan, proses dan faktor penghambat serta pendukung dalam penerapan pembelajaran Tahfizh menggunakan metode Ar-Rabith di MIT Ibnu Mas’ud Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa Metode Ar-Rabith adalah metode mengikat hafalan yang diharapkan dapat terus membantu siswa dalam menghafal hafalan yang baru dengan yang lama. Faktor pendukungnya adalah motivasi, Lingkungan yang mendukung, Guru yang berkompeten dan Kerja sama antara sekolah dan orang tua.  Faktor penghambatnya ada kemampuan siswa dibawah standar, rasa malas pada diri siswa dan tidak semua orang tua bisa menjadi motivator yang baik. Hasilnya adalah metode Ar-Rabith berhasil diterapkan menurut hasil dari wawancara peneliti dengan guru maupun siswa.