Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Buana Farma

FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIK SEDIAAN FACIAL WASH EKSTRAK ETANOL DAUN MATOA (Pometia Pinnata J.R & G. Forst.) Dzakiyyatunnisa, Hanifah; Nawangsari, Desy; Samodra, Galih
Jurnal Buana Farma Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Buana Farma : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v4i4.1185

Abstract

Kulit wajah adalah bagian tubuh yang selalu terpapar debu, polusi, sinar ultraviolet, radikal bebas bahkan seringkali sisa sisa riasan jika tidak dibersihkan dengan baik. Oleh karena itu, kulit wajah harus mendapat perhatian ekstra agar tetap terjaga dengan baik. Perawatan wajah awal bisa dilakukan secara rutin dengan menggunakan pembersih wajah. Namun banyak pembersih wajah yang mengandung bahan kimia sintetis seperti triclosan yang dapat menyebabkan disfungsi tiroid. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan bahan alami seperti daun matoa. Ekstrak etanol daun matoa mempunyai efek antibakteri terhadap bakteri staphylococcus aureus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui formula facial wash ekstrak etanol daun matoa dengan uji sifat fisik dan stabilitas sediaan, untuk mengetahui respon iritasi sediaan dan untuk mengetahui kesukaan responden. Metode penelitian ini yaitu eksperimental laboratorium. Hasil pengujian organoleptik dan homogenitas didapatkan hasil yaitu tidak ada perbedaan pada formula kecuali warna pada F3 lebih coklat tua. Pengujian pH didapatkan hasil tidak memenuhi standar pH. Berdasarkan pengujian statistik diketahui bahwa viskositas mendapatkan nilai p value <0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan dengan penggunaan konsentrasi ekstrak etanol daun matoa. Pada hasil uji stabilitas, nilai pH pada ketiga formula tidak mempunyai pengaruh yang signifikan, nilai daya sebar F3 mempunyai pengaruh yang signifikan, nilai daya busa pada F1 mempunyai pengaruh yang signifikan, nilai viskositas pada ketiga formula mempunyai pengaruh yang signifikan. Hasil uji hedonik menunjukkan F1 mendapatkan rangking kesukaan pertama dengan persentase 33,90 %.
PERBANDINGAN SUHU DAN KECEPATAN PENGADUKAN PADA PREGELATINASI TERHADAP KARAKTERISTIK PATI TALAS PRATAMA (Colocasia esculenta (L). Schott var. Pratama) Firdaus, Anisa Kautsar; Nawangsari, Desy; Febrina, Dina
Jurnal Buana Farma Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Buana Farma : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v4i4.1190

Abstract

Indonesia termasuk dalam zona wilayah tropis yang mempunyai banyak tanaman sebagai bahan eksipien tablet yaitu pati talas pratama (Colocasia esculenta (L). Schott var. Pratama). Pada industri farmasi, penggunaan pati alam sangat terbatas dikarenakan pati alam mempunyai sifat alir dan kompresibilitas yang buruk sehingga banyak dilakukan modifikasi untuk mengatasi hal tersebut salah satunya yaitu dengan modifikasi pati alam menggunakan metode pregelatinasi sehingga sifat alir dan kompresibilitas dapat menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suhu dan kecepatan pengadukan terhadap karakteristik pati talas pratama yang telah dimodifikasi secara pregelatinasi. Penelitian ini dilakukan dengan eksperimen laboratorium menggunakan pati alami sebagai kontrol serta enam perlakuan modifikasi pati pregelatinasi, dimana 3 perlakuan menggunakan suhu 45 °C dengan kecepatan pengadukan 200, 250, dan 300 rpm dan 3 perlakuan menggunakan suhu 65 °C dengan kecepatan 200, 250, dan 300 rpm. Hasil penelitian menunjukkan pati alami dan pati pregelatinasi bertekstur serbuk halus berwarna putih kecoklatan, tidak berasa dan tidak berbau, pH pati alami dan pati pregelatinasi berada pada rentang 4,5-7,0, susut pengeringan semua pati berada pada <15%. Hasil uji laju alir pati alami dan pati pregelatinasi tidak dapat mengalir pada granul flow tester, tetapi sudut istirahat pati alami dan pati pregelatinasi telah memenuhi persyaratan yaitu ≤30°. Kompresibilitas yang tidak memenuhi persyaratan dengan kelembaban air yang tinggi yaitu pati alami, P1 dan P2. Hasil analisis statistik menggunakan One way ANOVA dan Post Hoc menghasilkan hasil pati pregelatinasi yang baik dengan peningkatan suhu dan kecepatan pengadukan, hasil terbaik pada pati pregelatinasi dengan perlakuan 65 °C dan 300 rpm.
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK WORTEL (Daucus carota L.) DALAM FORMULASI LOTION TERHADAP EFEKTIVITAS PENCERAHAN KULIT Fitri, Ely Nurul; Nawangsari, Desy; Kurniasih, Khamdiyah Indah
Jurnal Buana Farma Vol 5 No 4 (2025): Jurnal Buana Farma
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v5i4.1527

Abstract

Carrot (Daucus carota L.) is a natural source rich in β-carotene, an antioxidant compound that may inhibit melanin formation through the tyrosinase inhibition mechanism. This study aimed to determine the effect of varying concentrations of carrot extract in lotion formulations on skin-brightening effectiveness. This experimental laboratory study used four lotion formulations: a negative control, Formula 1 (5%), Formula 2 (10%), Formula 3 (15%), and a positive control (Kojie San® commercial lotion). The formulations were evaluated for physical characteristics (organoleptic, homogeneity, pH, spreadability, adhesion, and viscosity), safety through skin irritation testing, and skin-brightening effectiveness using a human skin tone set for 14 days on 25 female respondents. The results showed that all formulations met the physical property parameters, except for spreadability and adhesion, which were below the standard. No skin irritation was observed. Based on the skin-brightening test, 16% of respondents showed an improvement in skin brightness after 14 days of application, with Formula 3 (15%) exhibiting the highest effect, where 8% of respondents experienced a one-level increase on the skin tone scale compared to other formulations and the negative control. It can be concluded that the variation in carrot extract concentration affected the skin-brightening effectiveness, with the 15% formulation showing the highest result. These findings indicate that β-carotene in carrot extract has potential as a safe and effective natural active ingredient in cosmetic skin-lightening formulations.
OPTIMASI FORMULA DAN EVALUASI MASSA CETAK TABLET HISAP BERBAHAN YOGURT DENGAN METODE SIMPLEX LATTICE DESIGN Pujianti, Ayu; Nawangsari, Desy; Febrina, Dina
Jurnal Buana Farma Vol 5 No 4 (2025): Jurnal Buana Farma
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v5i4.1558

Abstract

Yocanserah® yogurt contains peanuts, ginger, and lemongrass, which have potential anti-diabetic properties. Yocanserah has a limited shelf life and sour taste, so it needs to be developed into a more acceptable lozenge formulation with a longer shelf life. The purpose of this study is to optimize the formulation of yogurt-based lozenge tablets using the simplex lattice design method. The materials or factors used in the optimization were Avicel PH 102, isomalt, and SSG, with the response being flow rate and compressibility. The data were analyzed using Design Expert software with the simplex lattice design method. The yogurt-based lozenge tablet mass was made using the wet granulation method with gelatin solution as a binder. The results showed that the tablet mass with variations in Avicel PH 102, isomalt, and SSG made using the wet granulation method produced flow rate and compressibility in accordance with the specifications. The use of variations in these three ingredients had a significant effect on the flow rate and compressibility of the tablet mass with a p-value < 0.05. The optimal formula for yogurt-based lozenge molding mass was obtained with a proportion of 49% Avicel PH 102, 1% isomalt, and 5% SSG, which produced a flow rate of 5.58 g/s and compressibility of 6.69% with a resulting desirability value of 0.311.