Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS HIDRODINAMIKA HIDROFOIL DENGANMENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK CFD (COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC) Eva Hertnacahyani Herraprastansi; Muhammad Tauviqirrahman; Rifky Ismail
Prosiding SNATIF 2014: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Karakteristik hidrodinamika merupakan hal yang penting dalam bidang ilmu aplikasi hidrodinamika yang ditujukan untuk mendapatkan performansi maksimum dari suatu bentuk benda.Analisis karakteristik hidrodinamika ini dilakukan pada Eppler 818 Hydrofoilyang digunakan pada baling-baling kapal. Dalam penelitian ini, analisa karakteristik hidrodinamika dilakukan dengan mengkaji pendistribusian aliran fluida di sepanjang kontur hidrofoil baling-baling kapal untuk mendapatkan distribusi kecepatan, tekanan, gaya-gaya yang terjadi disekitar hidrofoil, serta koefisien lift dan drag. Untuk mencari koefisien lift dan drag dapat diperleh dengan bantuan program Gambit dan Fluent. Program Gambit untuk membuat prototipe profil, sedang program Fluent untuk mencari koefisien lift dan drag. Tujuan dari analisa ini adalah untuk mencari data koefisien lift dan drag pada profil Eppler 818 Hydrofoil. Metode yang digunakan adalah metode analisis simulasi. Simulasi dilakukan dengan membuat model Eppler 818 Hydrofoilsehingga didapatkan koefisien drag dan koefisien lift (CD/CL) maksimum. Dan dari hasil iterasi didapatkan nilai koefisien drag sebesar 8,94N, dan koefisien lift sebesar 48,4N . Kata kunci: hidrofoil, hidrodinamika, Koefisien Drag, Koefisien Lift, NACA
OPTIMASI FOIL NACA 63(3)018 PADA KAPAL HIDROFOIL MENGGUNAKAN PARTICLE SWARM (PSO) Eva Hertnacahyani Herraprastanti; Helmi Gunawan; Eko Budi Santoso
Teknika: Engineering and Sains Journal Vol 2, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/tesj.v2i2.239.79-86

Abstract

Hidrofoil adalah sebuah kapal dengan bagian seperti sayap yang dipasang pada penyangga di bawah lambung kapal. Ketika kapal meningkatkan kecepatannya, hidrofoil memproduksi gaya angkat sehingga lambungnya terangkat dan keluar dari air. Ini menyebabkan pengurangan gesekan dan oleh karena itu peningkatan dalam kecepatan. Pemilihan foil menjadi salah satu aspek yang penting dalam meningkatkan prinsip kerja kapal (Adji, 2017). Geometri foil yang dirancang dalam penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan gaya angkat (lift) yang maksimal serta menghasilkan gaya hambat (drag) seminimal mungkin pada waktu yang bersamaan. Sehingga nantinya geometri foil pada kapal hidrofoil tersebut adalah yang memiliki rasio koefisien gaya angkat (CL) terhadap koefisien gaya hambat (CD) paling besar (CL/CD maksimum). Selanjutnya proses optimasi menggunakan Particle Swarm Optimization (PSO) untuk mendapatkan nilai CL/CD maksimum. Metodologi  penelitian dilakukan melalui empat tahapan yaitu 1) penentuan sudut serang dan Bilangan Reynold; 2) penentuan foil NACA 63(3)018 3) iterasi dengan XFoil solver, 4) proses optimasi menggunakan GNU Octave 4.4.1. Hasil penelitian menunjukkan validasi pada MA409 menghasilkan nilai CL metode panel yang cukup baik dan akurat dengan rata-rata kesalahan sebesar 3.65%, sedangkan validasi untuk CD rata-rata kesalahan 9.31%. Hasil ini dalam toleransi yang diijinkan sesuai literatur Reid (2016) yaitu dibawah 9.5%. Kesimpulan penelitian adalah nilai rasio gaya angkat terhadap gaya hambat (CL/CD) maksimum dipengaruhi oleh bilangan Reynold. Semakin besar bilangan Reynold maka nilai CL/CD maksimum juga semakin tinggi. Ketebalan (thickness) dan camber maksimum hidrofoil setelah dioptimasi mempunyai kecenderungan semakin meningkat dengan peningkatan bilangan Reynold.
PENGARUH PERBANDINGAN NACL DAN COPPER SULPHATE TERHADAP MATERIAL HILANG PADA PERENDAMAN LOGAM ST41 Eko Budi Santoso; Achmad Taufik; Eva Hertnacahyani Herraprastanti
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 6, Nomor 1, Mei 2021
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.977 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v6i1.5012

Abstract

Dalam menghadapi kemajuan pada era industrialisasi maka ilmu pengetahuan dan teknologi yang berhubungan dengan proses perlindungan dari pengikisian logam oleh material lain atau yang dikenal dengan korosi juga mengalami perkembangan yang pesat. Banyak cara yang dilakukan antara lain dengan pelumasan dan pelapisan, dimana tujuannya adalah mencegah lajunya korosi atau pengikisan yang akan menurunkan sifat terbaik material. Korosi dianggap sebagai suatu kerugian dalam mempertahankan mechanical properties dari suatu material, tetapi masih ada peluang yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan korosi. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan massa antara larutan NaCl dan Cooper Sulphate terhadap material yang hilang pada logam ST 41. Spesimen direndam dengan variasi perbandingan massa antara larutan NaCl dengan Copper Sulphate dengan menggunakan variasi perbandingan antara NaCl dan Copper Sulphate, dengan waktu perendaman adalah 6 jam, 12 jam dan 18 jam. Untuk mengetahui material hilang dilakukan dengan melakukan penimbangan, pengukuran pH dan pengamatan visual hasil perendaman. Dari Penelitian ini didapatkan hasil material hilang paling kecil di dapatkan pada hasil perendaman dengan perbandingan 1:1 dengan material hilang rata rata 0,0025 gr, sedang material hilang terbesar di dapat pada perbandingan 1:3 yaitu sebesar rata rata 0,0235 gram. Secara Visual kekasaran permukaan material yang dikenai perlakuan dimana perbandingan Cooper Sulphate lebih besar, terlihat lebih kasar di banding dengan yang lainnya.
PRODUCTION SUSTAINABILITY OF BATIK CIPRAT DURING THE COVID-19 PANDEMIC IN SPECIAL SCHOOL JEPON BLORA REGENCY Eva Hertnacahyani Herrapratanti; Hendri Suryanto; Helmi Gunawan; Mochamat Slamet Riyadi
International Journal of Engagement and Empowerment Vol. 2 No. 1 (2022): International Journal of Engagement and Empowerment
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ije2.v2i1.41

Abstract

SLB N Jepon-Blora is one of the special schools that accommodates all types of disabilities by providing Batik Ciprat skills. Batik Ciprat's skills are carried out at school. Still, during the Covid-19 pandemic, students learned from home so that the production of Batik Ciprat was temporarily stopped, even though there was still a demand for Batik Ciprat from consumers. The tools used by SLB N Jepon-Blora's students in producing Batik Ciprat are straightforward. “Gawangan” means spreading cloth made of paralon pipes arranged like a table frame. These hurdles are inefficient, easily damaged, require ample space in storage. The STT Ronggolawe Cepu made a portable frame from stainless steel, which is designed to be folded so that it is practical and does not require ample space in terms of storage. This program aims to see the sustainability of the STT Ronggolawe Cepu team's activities at SLB N Jepon-Blora. The program's conclusions are as follows: 1) the tools submitted by the STT Ronggolawe Cepu Team still exist and are still being used in the Batik Ciprat production process before the Covid-19 pandemic. 2) the sustainability program has encountered obstacles from external factors, such as the natural conditions of the Covid-19 pandemic, causing the production of Batik Ciprat SLB N Jepon-Blora to be temporarily suspended.
Pelatihan Pengecoran Limbah Aluminium Rumah Tangga untuk Meningkatkan Nilai Jual bagi Masyarakat di Kabupaten Madiun Eko Budi Santoso; Eva Hertnacahyani Herraprastanti
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.566 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i2.538

Abstract

ABSTRACT The purpose of this activity is to conduct training for the community, especially from around Madiun, to be able to do aluminum waste treatment by doing re-casting to be printed into a craft that is worth selling. Re-casting in this activity uses the simplest tool in the hope that it can be reached by the target community. This casting can be done by using a simple kitchen by using a fire furnace with combustion using LPG. The training activity was held for 2 (two) days, with the details of the first day in the form of material about metals and casting while the second day was carried out by the practice. The results of this activity are in creasing knowledge about metals, especially aluminum and knowledge of simple casting practices.Keywords: Waste, aluminum, casting, sand moldABSTRAK Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan pelatihan kepada masyarakat khususnya dari sekitar Madiun agar dapat melakukan pengolahan limbah aluminium dengan melakukan pengecoran ulang untuk di cetak menjadi kerajinan yang layak jual. Pengecoran ulang dalam kegiatan ini menggunakan alat yang paling sederhana dengan harapan bisa dijangkau oleh masyarakat kalayak sasaran. Pengecoran ini dengan menggunakan dapur sederhana dengan menggunakan tungku api dengan pembakaran menggunakan LPG. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari, dengan rincian hari pertama berupa materi tentang logam dan pengecoran sedang hari kedua adalah dengan pelaksanaan praktek. Hasil dari kegiatan ini adalah bertambahnya pengetahuan mengenai logam khususnya aluminium dan pengetahuan praktek pengecoran sederhana. Kata Kunci: Limbah, aluminium, pengecoran, cetakan pasir
Analisis Kekuatan Material pada Poros Kemudi Kapal Tradisional di Kabupaten Rembang Jawa Tengah Eva Hertnacahyani Herraprastanti; Hendri Suryanto; Helmi Gunawan; Retno Wahyusari
Jurnal Energi Dan Manufaktur Vol 6 No 01 (2023): April 2023
Publisher : Department of Mechanical Engineering, University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEM.2023.v16.i01.p01

Abstract

Central Java Province, especially Rembang Regency, has great potential for marine resources. However, based on PRDB data for the fisheries sub-sector, from 2010 to 2021 the fishery sector has slowed down. One of the reasons for this condition is that fishermen in Rembang Regency still use small-scale capture fisheries methods. Alternative fishing patterns need to be considered to increase capture fisheries production and reduce ship fuel costs so that fishing operations can remain profitable. One way that can be done is by conducting a study on the ship's steering axis. The traditional ship steering axle uses AISI 1045 material which is hard, wear-resistant, torsional-resistant, and quite ductile at the core. This study aims to analyze the strength of the material on the steering shaft of a traditional ship using Solidworks. The method used is a quantitative simulation to analyze the strength of the structure on the steering shaft of a traditional ship including the strength of the structure, the magnitude of the force, the torque and the stress that occurs. This analysis will be useful to assist fishermen in selecting suitable materials for traditional boats. The result of this research is AISI 1045 material has a yield strength of 5.3e+08 N/m2. The traditional ship's steering axis when given a bending load of 100 N, with a torque of 10 N.m, the maximum stress is 33.64 N/mm2, so the safety factor is 5.588585. The critical stress will occur when the bending load is increased to 600 N and the torque is 60 N.m, the maximum stress is 201.9 N/mm2 and the safety factor is less than 1, which is 0.931154. The maximum stress obtained exceeds the maximum stress required by the Indonesian Classification Bureau (BKI) which is 188 N/mm2 so that the construction is said to be unsafe.
Analisis Tegangan Pada Rangka Mobil Off Road Menggunakan Metode Elemen Hingga Dengan Software SolidWorks Suryanto, Hendri; Herraprastanti, Eva Hertnacahyani
SIMETRIS Vol 17 No 1 (2023): Simetris
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51901/simetris.v17i1.317

Abstract

The chassis is the main part of a vehicle that functions to hold all components and passengers and must be able to withstand the loads that occur without experiencing excessive deflection or deformation. Off-road cars are designed to be able to pass on unpaved roads or terrain or rocky surfaces. With such terrain, it will put an excessive burden on the car, especially on the frame. The frame will be subjected to greater bending and torsional loads if the car is used on an uneven surface. For that we need a frame that is strong and rigid so that it is safe for the driver and other car components. In this study, an analysis of the stress that occurs on the frame of the TM D3 Off-Road Car was carried out to determine its strength. The analysis was carried out numerically using the finite element method using SolidWorks software. The results of the analysis show that under a static load of 3000 N, the frame is still in a safe condition because the stress that occurs in the frame is below the yield stress value of the material used, while at a torsional loading of 500 N.m, the frame is in an unsafe condition because the stress that occurs exceeds the value the yield stress of the material used. After modifying the frame, the simulation results with 500 N.m torsional loading show that the stress that occurs in the frame is in a safe condition.
Pengaruh Berat Roller Pada Countinuously Variable Transmission (CVT) Terhadap Performa Sepeda Motor Febrian, Yusuf Aditya; Suryanto, Hendri; Herraprastanti, Eva Hertnacahyani
SIMETRIS Vol 18 No 1 (2024): SIMETRIS
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51901/simetris.v18i1.410

Abstract

Pada motor matic dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya yaitu bergeraknya sliding sheave yang ditekan oleh pemberat atau roller berdasarkan putaran mesin, jika pemberat atau roller semakin ringan maka menyebabkan puli lebih melebar. Maka perlu dilakukan penyesuaian berat roller dengan tujuan agar mendapatkan tenaga yang optimal sehingga mampu melakukan akselerasi yang lebih tinggi. Motor yang akselerasinya tinggi membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk menghasilkan tenaga yang lebih besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berat roller CVT terhadap torsi, daya dan konsumsi bahan bakar spesifik. Untuk pengujian torsi dan daya dilakukan dengan alat dinojet 250i pengujian dilakukan pada rpm 5500 rpm, 6000 rpm, 6500 rpm dan 7000 rpm. Untuk pengujian konsumsi bakar spesifik alat yang digunakan adalah burret, pengujian dilakukan dengan cara melihat pengurangan bahan bakar pada burret selama 30 detik dilakukan pada rpm 5500 rpm, 6000 rpm, 6500 rpm dan 7000 rpm. Dari data pengujian torsi dan daya menunjukkan bahwa masing-masing roller akan mengalami peningkatan grafik data pengujian torsi dan daya disetiap rpm dan dari data pengujian konsumsi bahan bakar spesifik menunjukkan bahwa masing-masing roller akan mengalami penurunan grafik data pengujian konsumsi bahan bakar spesifik di setiap rpm.
Perancangan Kalkulator Elemen Mesin untuk Perencanaan Poros Suryanto, Hendri; Herraprastanti, Eva Hertnacahyani; Wahyusari, Retno; Gunawan, Helmi
Jurnal Teknik Mesin Vol 18 No 1 (2025): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jtm.18.1.1857

Abstract

To design a transmission shaft requires quite complicated calculations, the calculation time is also quite long and the calculations must be careful because they are done manually, as has been done so far. The calculation results must also be accurate because the size of the shaft that does not meet the requirements can result in failure. To meet these needs, calculations in shaft design can be done with a tool, namely a software application that is run on a computer. The purpose of this study is to produce a software application or machine element calculator for shaft planning using the Matlab GUI, and to increase the efficiency of shaft planning in terms of time. This machine element calculator is designed by selecting the Matlab GUI menus according to the calculation formulas for the torsional load shaft diameter, namely Edit Text, Static Text, Panel and Push Button. Then arrange and edit the GUI menus through the Property Inspector and create a program (Matlab Code) for calculating the shaft diameter through the Callback menu. With this calculator, calculations in transmission shaft planning can be accelerated, which is an average of 24.8 minutes faster than manual calculations, which is an average of 34.8 minutes.
MEDIA PEMBELAJARAN MENGENAL HEWAN LAUT MENGGUNAKAN KARTU RFID DI TK PERTIWI III WONOREJO CEPU KABUPATEN BLORA PROPINSI JAWA TENGAH Wibowo, Lastoni; Wahyusari, Retno; Herraprastanti, Eva Hertnacahyani; Gunawan, Helmi; ., Suprawikno; Korawan, Agus Dwi; Ghifari, Muhammad Al; Salsabilla, Dea; Indriyatni, Lies; Kurniawati, Endang
Fokus ABDIMAS Vol 1, No 2: APRIL 2023
Publisher : STIE Pelita Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34152/abdimas.1.2.94-101

Abstract

Learning activities in the Study Group (KB) are fun and do not burden children, so teachers are required to develop learning media. The problems faced by partners are that partners do not yet have learning media to get to know marine animals and the need for training in the use of learning media for partners. Based on an analysis of the situation and conditions faced by partners, the solution offered is to create and train for the use of learning media to get to know marine animals using an RFID card. This community service activity was carried out by a team from STT Ronggolawe Cepu in collaboration with a team of servants from STIE Pelita Nusantara Cepu. The conclusion of this activity is the creation of learning media to get to know marine animals using an RFID card and partners get learning media to get to know marine animals so that teachers can more easily introduce marine animals to students. Partners also gain knowledge and can apply technology through learning media about marine animals that have been created.